𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘂𝗽, 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗿𝗲𝗺𝗮𝗸𝗲
𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗮𝘂𝘁𝗵𝗼𝗿.
✰ Juara Rising Star Pedang dan Sihir S2✰
Kehancuran telah terjadi, menghancurkan dunia modern yang dikatakan hanyalah sebuah dunia yang kecil.
Terhubung dengan dunia besar, Karma seorang pemuda yang berasal dari dunia kecil terjebak dalam dunia pedang dan sihir, mencari Lylia gadis yang pertama kali bisa membuatnya jatuh cinta karena diculik oleh seorang dewa kuat.
Karma belum menyadari bahwa dirinya adalah seorang penguasa elemen yang baru saja terlahir.
Mencoba mencari kekuatan untuk menghadapi musuh tangguh dan menyelamatkan gadis yang dia cintai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aoxue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32 - Re Destruction
Serangan dari seseorang yang berpakaian hitam berhasil ditahan oleh Karma dengan sebuah belati kecilnya.
Dengan rapalan mantra sihir yang baru saja diucapkan oleh musuhnya, membuat Karma harus menghindar terlebih dahulu dengan sangat cepat.
Kecepatan Karma tidak bisa dianggap remeh, musuhnya menjadi lebih fokus bertarung melawan Karma.
Dengan sebuah belati ditangannya, Karma percaya diri bisa menang melawan musuhnya yang saat ini dia hadapi.
Dengan sihir yang dikeluarkan oleh musuhnya, Karma ikut membalas untuk menggunakan sihirnya kembali.
Tanpa merapal, Karma bisa mengeluarkan sihir dengan begitu leluasa yang membuat musuhnya itu terkejut akan keunikan yang dimiliki oleh Karma.
"Jadi, begitu? Kamu hebat juga bisa menggunakan sihir tanpa merapalnya." ucap seorang musuhnya itu.
Dengan sihir yang kembali musuhnya rapalkan, Karma terkejut karena musuhnya memiliki dua jenis elemen yang sama sepertinya, yaitu sihir elemen api dan sihir elemen petir.
Namun, kekuatan dari musuhnya itu tidak bisa diremehkan karena sihir yang dirapalnya selalu sihir tingkat tinggi.
Tidak banyak orang yang bisa merapalkan sihir tingkat tinggi secara terus menerus, musuhnya Karma itu sangat hebat karena bisa merapalkan sihir tingkat tinggi secara leluasa.
Karma belum menyadari dengan kelebihan dari musuhnya itu dikarenakan bukan hanya musuhnya, Karma terbilang cukup kuat juga untuk terus menerus mengeluarkan sihir tingkat tinggi.
Musuhnya terkejut karena ada sosok manusia yang ternyata memiliki kapasitas energi sihir yang banyak, membuat dirinya kebingungan dan bertanya-tanya.
"Apakah dia sama seperti diriku?"
Dengan lebih kuat dan serius, musuhnya mampu mengalahkan Karma dengan teknik sihirnya yang ternyata memiliki tiga jenis elemen sihir.
Satu elemen sihir lainnya adalah kegelapan, dengan sihir kegelapan yang dipadatkan menjadi ranjau, Karma tidak bisa menghindarinya. Dia pun kalah dan terluka.
Saat musuh itu mendekati Karma, dia berpikir bahwa Karma akan mati pada saat itu juga, mata Karma tiba-tiba berubah menjadi merah dengan lingkaran kuning seperti cincin di matanya membuat musuhnya itu kembali dengan keadaan terkejutnya.
"Leluhur!" ucapnya langsung membungkukkan dirinya.
Karma kebingungan karena tiba-tiba saja musuhnya itu menghormati Karma dan kata panggilannya yang membuat Karma semakin kebingungan yaitu kata 'Leluhur'.
"Aku tidak akan memanggilmu lagi dengan kata leluhur yang membuatmu terkejut itu, mungkinkah kamu terlahir sebagai seorang manusia-iblis?" tanya seorang pria yang menjadi musuhnya itu.
"Apakah kamu terlahir dengan darah iblis pendahulu yang sangat murni? Hebat sekali! Akhirnya aku mendapatkan kerabat sesama manusia-iblis" lanjutnya.
Karma yang tidak mengerti itu langsung membuka suaranya, "Kenapa kamu menganggapku manusia-iblis? Dan lagi, aku pernah membaca ras iblis itu di sebuah buku, bukankah mereka sudah punah?"
Musuhnya itu tiba-tiba melihat ke kanan dan ke kiri, menyipitkan matanya dan menyapu seluruh pandangannya ke segala penjuru hutan.
Setelah keadaan dirasa aman, dia pun melihat Karma dan menjawab pertanyaan Karma dengan secara berbisik-bisik.
"Ras Iblis tidak punah, sebenarnya aku berasal dari kerajaan iblis, hanya saja aku diusir karena memiliki darah manusia, ibuku pernah dilecehkan oleh seorang manusia hingga aku pun terlahir dari darahnya."
Karma terkejut karena setelah melihat sikapnya, dia tidak terlihat seperti orang yang menyembunyikan sesuatu.
Setelah itu, musuhnya itu merangkul Karma dengan ramah, meski begitu Karma tetap waspada kepadanya.
Bukan berjalan ke arah yang sepi, mereka berjalan mengarah ke villa Pasukan Ksatria Pedang Hitam.
Karma mendapatkan kesempatan, mungkin saja pria yang sedang merangkulnya ini akan kalah jika dikepung oleh rekannya.
Itu yang Karma pikirkan, hanya saja.
"Setelah sampai di villa, tolong untuk menyembunyikan rahasia elemen sihir kegelapanku, ya?" pintanya.
"Dan tentang keadaan tubuhku yang sama sepertimu itu, karena ini adalah rahasia yang sangat besar!" lanjutnya.
Setelah memasuki villa, Karma terkejut karena seorang yang tadi ingin membunuhnya ternyata adalah salah seorang rekan pasukannya.
"Yo! Wakil Komandan! Rupanya kamu sudah kembali?" tanya Louis yang sedang memakan daging panggang di tangannya.
"Sudah! Aku akan membawanya ke kamarku terlebih dahulu!" ucapnya santai.
Karma dikejutkan kembali dengan identitas seorang yang ternyata adalah wakil komandan di pasukannya itu.
Tepat sebelum Karma mengikuti wakil komandan itu, dirinya ditarik terlebih dahulu oleh Louis.
"Hati-hati! Aku takut dengan kepribadian wakil komandan! Semoga beruntung!" bisik Louis yang langsung pergi berlari dari sana.
Mendengar bisikan dari Louis, Karma menjadi sedikit lebih waspada terhadap wakil komandannya itu.
Mengikutinya dari belakang memasuki kamarnya yang terletak bersebelahan dengan kamar komandannya.
Saat pintu terbuka, aura mistis terasa kental. Karma menjadi gugup, dengan aura sebuah kamar yang gelap pekat ternyata itu karena kamarnya yang tidak dia bersihkan.
Karma menghilangkan kecurigaannya, itu lanjut mengikuti wakil komandan yang baru saja merapalkan sihir di atas karpet.
Munculnya lingkaran sihir membuat Karma kembali waspada, dengan lingkaran sihir itu, ternyata membuka sebuah jalan yang disegel khusus oleh wakil komandan.
Pintu rahasia terbuka, wakil komandan menitah Karma untuk segera mengikutinya.
Berjalan masuk ke bawah tanah, gelap dan tiba-tiba saja pintu masuknya tertutup.
Dengan setelah jauh masuk ke dalam bawah tanah, Karma dikejutkan dengan penampakan ruang bawah tanah yang menyeramkan.
Karena terdapat sebuah ukiran lingkaran sihir yang mengelilingi aula kecil itu, Karma memfokuskan untuk mencoba membaca lingkaran sihir itu.
Namun setelah dipastikan, ternyata lingkaran sihir itu tidak dapat dia mengerti.
"Oh? Kamu pernah belajar cara membaca lingkaran sihir bukan? Ini berbeda, karena lingkaran sihir ini adalah lingkaran sihir yang sangat kuno, lingkaran sihir ini kegunaannya adalah sebagai alat teleportasi ke tempat yang sangat jauh, apakah kamu tahu apa itu teleportasi?"
"Mari ikut denganku ke sebuah tempat!" ajaknya yang kini mulai merapalkan sihir kembali.
Dengan sebuah lingkaran sihir yang begitu dahsyat, urat-urat di tubuh wakil komandan itu seperti akan meledak, Karma terkejut bisa melihat sihir yang ternyata adalah sihir tingkatan yang jauh dari kata tinggi, sebenarnya seberapa tinggi tingkatan sihir ini? pikirnya.
Dengan sekejap, sebuah lingkaran sihir yang menyilaukan mata itu karena telah aktif membuat Karma menutup matanya hingga saat Karma membuka matanya, dia sudah berada di tempat yang tidak dia kenali.
Masih mengamati pemandangan sekitar, Karma dikejutkan saat dirinya melihat wakil komandan yang sudah tak sadarkan diri.
Buru-buru mengangkat wakil komandannya, Karma melihat ada sebuah gubuk yang tidak jauh dari altar tempat dimana Karma baru saja berdiri.
Memasuki gubuk itu dengan membopong wakil komandannya itu, Karma dengan segera menurunkannya saat Karma melihat ada sebuah kasur.
Gubuk ini sangat terurus, ini membuat Karma berpikir bahwa wakil komandan ternyata memiliki tempat tinggal yang entah ada dimana ini.
Tiba-tiba sebuah penekanan yang sangat kuat terasa di sekujur tubuh Karma. Ada sosok yang sangat hebat yang berniat membunuhnya.
Apa karena belum pernah ngerasain jahe makanya bisa begitu?
Aku bacanya ja eh?
🤣🤣
Biar aku bisa stay cool tiap jalan 😎😎
Kata merupakan kayaknya Bagus disisipin setelah kata yang
Apa perasaanku aja ya
Sasuga Lord. Beda kelas emang
Btw ni koki perangainya mirip sanji dikit yak. Soal menghargai makanannya tapi. Bukan soal fisiknya 😅😅😅
Sama puding indomaret enakan puding indomaret yak
Badan ama karakter terjun bebas gara gara puding legend
Roti yang dijual cuma 6 bulan sekali, roti legendaris 🤣🤣🤣
Nah ini.. puding legend
Ada konspirasi 😅😅
Sasuga MC