NovelToon NovelToon
Aksara Untuk Arsyilla

Aksara Untuk Arsyilla

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Dosen / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kirana Pramudya

Petaka satu malam yang seolah menjadi awal dari semua bencana yang memporak-porandakan hidup seorang Arsyilla Kirana. Berprofesi sebagai seorang Dosen Muda di salah satu Universitas di Ibukota. Hidupnya justru jungkir balik karena segelas alkohol yang dia minum tanpa sengaja, membuatnya berakhir dalam hubungan satu malam dengan seorang pria.

Di satu sisi tunangan dari Arsyilla, yaitu Vendra mulai ingin segera menikahi Arsyilla. Sayangnya, noda yang kini ditanggung Arsyilla membuat gadis itu memilih untuk mengakhiri jalinan cinta yang sudah dijalin selama 1 tahun dengan Vendra.

Sementara itu, ada Aksara Adhinata Pradana. Pria yang dalam diam justru menyembunyikan identitasnya dan menjadi pelaku utama dalam petaka satu malam bersama dengan Arsyilla.

Bagaimana benang kusut semua kisah ini terpecahkan? Mungkinkah Arsyilla akan menerima pertanggungan jawab dari Aksara? Dapatkah juga Aksara membuka rahasianya selama ini yang dia simpan dengan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirana Pramudya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kilat Ketakutan

Menjelang petang, rupanya Ravendra kembali menemui Arsyilla. Pria itu bersiul-siul saat membuka pintu ruangannya yang gelap itu.

“Kamu masih di dalam Sayang?” tanya pria itu dengan menyeringai.

Wajah Arsyilla yang semula menunduk pun, perlahan terangkat. Rasanya dia begitu geram dengan Ravendra, tetapi dia tidak bisa melawan.

Perlahan Ravendra mendekati Arsyilla, tangannya bergerak menyentuh sisi wajah Arsyilla. Kemudian melepas sejenak kain yang seolah menyumbat mulut Arsyilla itu.

"Jadi bagaimana, kamu mau menyerahkan dirimu kepadaku dengan sukarela?" tanya Ravendra kepada Arsyilla.

Dengan cepat Arsyilla menggelengkan kepalanya, "Tidak. Aku gak sudi," ucapnya. “Aku lebih baik mati, daripada harus menyerahkan diriku padamu,” ucap Arsyilla yang memincingkan matanya dan seolah berteriak kepada Vendra.

Pria itu justru tertawa, semakin Arsyilla menolaknya agaknya justru membuat Vendra makin bersemangat untuk menyakiti Arsyilla. Pria itu tahan, membawa satu kakinya, bertumpu di tepi kursi kayu yang diduduki Arsyilla saat ini, menundukkan sedikit badannya, dan tangannya memegang dagu Arsyilla.

“Wanita sialan, satu tahun bersamamu, hanya ciuman di bibir saja tidak engkau berikan. Banyak wanita sepertimu di luaran sana,” umpat Vendra kali ini dengan kesal.

Baginya, banyak wanita seperti Arsyilla di luaran sana. Entah umpatan dari mana sehingga pria itu bisa mengucapkan kata-kata seperti itu kepada Arsyilla.

“Mendekamlah di sini, tunggu saja sampai ada orang yang menolongmu. Oh, atau apa perlu aku menelponkan Papamu itu?” tanya Ravendra dengan ucapan setengah mengejek kepada Arsyilla.

Usai itu, Ravendra bergerak menjauh dari posisi Arsyilla saat ini, “Malam itu, aku yang sengaja mencampurkan minuman keras ke Orange Jus yang kamu minum. Aku berupaya untuk bisa mendapatkanmu, sayangnya saat itu semalaman aku mencarimu kemana-mana dan aku tidak menemukanmu. Jadi, dengan siapa kamu menghabiskan malam itu?” tanya Ravendra kini.

Sungguh, apa yang diucapkan Ravendra barusan membuat Arsyilla tercekat. Berarti memang Orange Jus yang dia minum saat itu telah dicampuri dengan alkohol. Sekarang pun, Arsyilla tahu bahwa pelakunya adalah Ravendra, kekasihnya sendiri. Pria yang menyerahkan segelas minuman kepadanya.

Pantas saja, usai meminum Orange Jus itu dadanya terasa begitu terbakar hingga rasa itu menyeruak di dalam kerongkonan hingga tenggorokannya, dan berakhir dengan mual dan muntah yang dia alami waktu itu. Usai itu, Arsyilla tidak teringat lagi dengan apa yang terjadi padanya. Sebab, usai kejadian itu, keesokan paginya dia telah terkampar dalam satu ranjang tanpa busana bersama dengan Aksara.

“Apa mau, aku memberimu alkohol itu? Supaya aku bisa memakaimu?” teriak Ravendra kini.

Di hadapan Arsyilla, pria yang kini dihadapinya justru bukanlah manusia, melainkan sosok Iblis. Tidak dipungkiri Arsyilla begitu ketakutan saat ini. Ingin pergi dan melarikan diri, tetapi badannya dalam keadaan terikat. Mungkinkah di tempat ini tidak ada yang mendengarkan tangisannya.

Usai itu, Ravendra menyeringai. Dia menundukkan wajahnya, dan hendak menyambar bibir Arsyilla. Akan tetapi, Arsyilla segera menghindar dengan memalingkan wajahnya. Tidak akan membiarkan Ravendra untuk menciumnya.

“Bahkan dengan badanmu yang terikat pun, kamu masih bisa menolakku,” ucap Ravendra lagi. Kali ini pria itu menarik rambut sebahu Arsyilla dengan begitu kerasnya, dan memberikan satu tamparan di pipi Arsyilla.

Rasa sakit, perih, dan rasa panas seolah menjalari wajahnya saat itu. Arsyilla kembali menangis, tetapi kali ini isakannya tak bersuara, dadanya begitu sesak. Tidak mengira, dulu pria yang mengatakan rasa suka padamu, bersikap manis, dan sekarang bisa melakukan tindak kekerasan kepadanya.

“Diamlah di sini, membusuklah di sini hingga ada orang yang menemukanmu. Wanita sialan,” umpat Ravendra dan kembali mengikatkan sebuah kain yang menutup mulut Arsyilla.

Usai itu, Ravendra kembali keluar dari ruangan itu dengan mengusap kasar wajahnya. Pria itu pergi begitu saja dari apartemennya dan melajukan mobilnya dengan sekencang mungkin.

Sementara di dalam ruangan itu, Arsyilla kembali terisak. Menangis. Dirinya benar-benar kesakitan saat ini. Tamparan dan setiap tindakan yang dilakukan Ravendra benar-benar menyakitinya. Lagipula, sampai kapan dia harus terikat dan disekap di dalam ruangan yang gelap, sempit, dan kotor itu.

Papa, tolong Syilla, Pa …

Selamatkan Syilla.

Syilla, sangat takut, Pa …

Jika tidak ada yang menyelamatkan Syilla, bisa-bisa hanya nama Syilla yang tersisa, Pa.

Dalam isakan dan ketakutan yang dia rasakan sekarang ini, hanya nama Papanya yang selalu dia sebut. Berharap sang Papa akan tahu bahwa dia membutuhkan pertolongan saat ini.

***

Waktu terus bergulir. Langit Ibukota kini telah berwarna gelap. Aksara masih berusaha melacak keberadaan Arsyilla di telepon pintarnya.

Ayolah, di mana kamu, Syilla.

Sejak tadi, aku mencarimu seperti orang gila.

Kumohon, di mana pun kamu berada kuharap segera ada koneksi, sehingga aku bisa menemukanmu.

Jika malam ini, aku tidak menemukanmu, aku akan benar-benar gila, Syilla.

Aksara pun begitu frustasi mencari keberadaan Arsyilla. Ditambah dengan perasaannya yang merasa tidak enak kali ini. Setelah berputar-putar di area kampus dan juga mencari di kafe yang ada di sekitaran kampus dengan harapan dia bisa menemukan istrinya. Rupanya hasilnya nihil.

Tiba-tiba sebuah ide terlintas dalam benak Aksara sekarang ini.

CCTV!

Ya, CCTV fakultas Teknik pasti bisa melihat di mana keberadaan Arsyilla tepat jam 16.00 sore tadi.

Hingga Aksara segera melajukan mobilnya kembali menuju fakultas Teknik, dia segera mencari petugas dari kampus fakultas teknik arsitektur untuk melihat rekaman CCTV di kampus itu. Berharap, Aksara akan bisa menemukan jejak Arsyilla di sana.

Akan tetapi, belum sampai Aksara tiba di fakultas teknik, pelacak lokasi Arsyilla di handphonenya terdeteksi. Pria itu membelalak saat mengetahui titik lokasi yang terlihat di aplikasi handphonenya. Seolah tidak bisa berbicara lagi, Aksara segera melajukan mobilnya menuju titik lokasi tersebut.

“Tunggu aku, Syilla. Aku menemukanmu,” ucap Aksara dengan cemas dan berharap mobilnya bisa segera tiba di titik lokasi tersebut.

1
ling_y
Luar biasa
Kurnia Wardhani
Biasa
Kurnia Wardhani
Buruk
1n4
Bukannya kekasihnya alias mamanya Thania itu model ya, terus Rangga nikah sama guru TK nya Thania, adiknya Indi? kok beda ya cerita disini sama disebelah?
anypuji
jadi ingat nahyan dan navya
Pujianto Ajha
Luar biasa
Yaser Levi
masa gak tau..awal mulanya gmn ??jgn bego dech ..
Michelle Ardina
Bpk n anak sama
Michelle Ardina
copy nya bisma beneran nih
Michelle Ardina
ehh syila ntar nyesel lho
Michelle Ardina
mama khaira sma papa radit lupa kh sama aksara nya yg dlu
Michelle Ardina
aksara nya bunda naya n ayah bisma mirip ayahnya deh
Michelle Ardina
ehhh darren junior
anypuji
sabar ya vendra
anypuji
gas gak tuh aksara diajak mandi bareng🤭🤭🤭
anypuji
segera kirimkan jodoh untuk vendra
anypuji
ben kapok Tira Ama Bagas
anypuji
Vendra pura² baik ap emang udah berubah
anypuji
Tiara jahat
anypuji
semoga positif
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!