Menceritakan seorang CEO cantik yang bernama Raihana Fika Cantika dia selalu dituntut dia seorang wanita mandiri sejak dia masih SMP kedua orang tua sudah meninggal menjadikannya wanita cuek dan ketus kepada siapapun
Tapi pertemuan dengan seorang pelajar SMA ini membuat selalu darah tinggi karena ulah yang dia buat
Dia bernama Arka Bryan Dhekson
Gimana kelanjutannya langsung aja kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Love you
2 hari berlalu
Arka bangun sangat pagi hari ini karena Hana terus mengganggunya bahkan dia yang terbiasa sarapan pun harus sarapan itu juga karena paksaan Hana
"Ka ini baru jam berapa bahkan aku masih bisa tidur sebentar"Ucap Arka
"Kenapa sih susah bangun pagi Arka?"Ucap Hana
"Ya kalau bisa siang kenapa harus pagi ka?"Ucap Arka
"Jawaban macam apa itu?"Ucap Hana
Arka tertawa kecil dan mengambil roti yang sudah disiapkan pelayan untuknya
"Kamu cerdas cermatnya sendiri aja?"Ucap Hana
"Gak ka aku bertiga"Ucap Arka
"Sama siapa"Ucap Hana
"Setyawan sama Bila"Ucap Arka
Yang sedang minum pun langsung tersedak karena mendengar nama Bila
"Astaga Kaka kenapa bisa tersedak gitu sih"Ucap Arka dan mengambilkan tisu untuk Hana dan dia mengambilnya
"Bila satu kelompok sama kamu?"Tanya Hana
"Iyah!makanya padahal aku malas banget tapi ya gimana kepala sekolah paksa buat aku ikut"Ucap Arka
"Lombanya kapan?"Ucap Hana
"Hari ini"Ucap Arka
"Astaga Arka maksudnya jam berapa"Ucap Hana yang mulai kesal
"Hehe maaf ka!jam 10 an kayanya"Ucap Arka
"Kalau aku bisa aku akan datang"Ucap Hana,Hana merasa tidak enak mendengar Arka satu kelompok dengan Bila walaupun Arka juga sudah tidak dekat lagi dengan Bila tapi tatap saja daya tarik anak remaja lebih kuat dari pada wanita dewasa menurutnya
Arka langsung melotot menatap Hana
"Apa Kaka mau datang? Puji Tuhan aku senang sekali ka!"Ucap Arka
"Iyah tapi aku gak janji yah"Ucap Hana
"Tapi aku bakal tunggu Kaka kok"Ucap Arka dan tersenyum
"Tapi aku gak janji loh Arka "Ucap Hana
"Iyah gak papa kok"Ucap Arka
"Oh iya kalau aku menang Kaka bakal minta apa dari aku?"Ucap Arka
"Tapi kamu juga boleh minta apapun ke aku Arka"Ucap Hana
"Kaka mau nya apa?"Ucap Arka
"Apa yah?"Ucap Hana dan berpikir
"Ganti nama sebutan kita Arka!kamu jangan lagi panggil aku ka dan aku juga gak bakal panggil kamu Arka lagi"Ucap Hana
"Hanya itu?"Ucap Arka
"Iyah kayanya itu deh"Ucap Hana
"Kalau aku kalah gimana?"Ucap Arka
"Intinya setelah kamu lomba kamu sudah harus punya nama panggilan kita"Ucap Hana
"Oke ka!"Ucap Arka
"Oh iyah kalau kamu?"Ucap Hana
Arka menatap jam yang ada ditangannya ternyata sudah jam 7 dan dia pun ingin bergegas pergi
"Ka aku pergi dulu yah soalnya sebelum lomba aku harus berunding dulu"Ucap Arka dan meminum susu nya
"Oh oke deh"Ucap Hana
"Tapi kedatangan Kaka bakalan tetap aku tunggu"Ucap Arka dan dia pun bergegas pergi
"Semoga kamu menang yah Arka!"Ucap Hana sambil menatap Arka yang mulai menjauh
15 menit kemudian dia sampai disekolah dan disana ada Bila membuat Arka malas
"Arka!"Ucap Bila dan menghampiri Arka
Arka hanya diam dan memarkirkan motornya
"Pagi-pagi muka nya udah cemberut aja sih Arka?"Ucap Bila
"Gw gini Karena lu"Ucap Arka dan berjalan meninggalkan Bila tapi dia malah bertemu indah
"My Hany Arka semangat yah cerdas cermat nya aku bakal jadi pemandu sorak pribadi kamu"Ucap Indah sambil bergelayut manja ditangan Arka dan Arka berusaha melepaskan tangan indah tapi indah tak mau lepas
"Indah kamu bisa gak sih jangan ganggu Arka dulu"Ucap Bila yang kesal melihat Indah
"Ye emang gw ganggu gitu malah gw itu mood booster nya my Hany"Ucap Indah
"Kamu gak lihat tuh mukanya Arka?dia gak suka tau"Ucap Bila
"Aku ganggu kamu Hany Arka?"Tanya Indah
"Stop gak kalian berdua?kalian itu sama-sama penganggu! ah pagi-pagi udah bikin kesal aja!"Ucap Arka dan menghempas tangan indah dan berlalu pergi
Baru berapa langkah dia melangkah dia bertemu Willy dan mereka saling tatap dan tatapan itu sangat tajam
Sejak kejadian malam itu Willy menjadi berubah bahkan dia menjauh Arka dan Yang lainnya sebenarnya dia sedih akan hal ini tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa karena Willy sudah menganggap nya musuh
Indah dan Bila tetap mengikuti Arka tapi langkah mereka terhenti karena melihat Willy
Satu sekolah sudah tahu jika mereka sudah tidak berteman lagi
Willy mendekati Arka dan berbisik ditelinga Arka
"Lu boleh aja jadi suaminya ana tapi cuma gw yang boleh jadi ayah dari anak-anak dia"Ucap Willy
Arka langsung panas dan langsung menarik kerah baju Willy tapi Willy hanya tersenyum sinis
"Apapun yang terjadi gw bakal terus jadi suami ka Hana!"Ucap Arka
"Yakin lu suaminya bahkan lu manggil dia aja dengan sebutan ka!"Ucap Willy
Arka diam dan Willy menepis tangan Arka
"Ingat kata-kata gw Arka!lu buat ana hamil maka lu bakalan liat anak lu mati sebelum dia lahir"Ucap Willy
Bagus,Gio dan Hero datang dan langsung melerai mereka
"Stop!kalian kenapa sih hah! ini sekolah bukan buat ajang berkelahi"Ucap Gio
Willy dan Arka diam tapi masih saling tatap
"Kalian berdua sahabat sejak kecil apa cuma gara-gara cewe hah persahabatan kita hancur"Ucap Bagus
Indah dan Bila saling tatap karena mendengar Arka dan Willy merebutkan wanita yang sama
"Lu bilang cuma karena cewe hah?lu gak tau betapa gw ingin ana jadi masa depan gw dan harapan gw putus karena sepupu gw jadi calon suami dia dan sekarang lu!"Ucap Willy dan menunjuk wajah Arka
"Dan gw gak bakal lepasin dia lagi gw bakal perjuangan kan!"Ucap Willy
"Stop!"Ucap Hero
Willy pun menepis tangan Gio yang memeganginya dan pergi
Arka diam gio,bagus dan Hero menepuk pundak Arka
"Gak papa Arka lu harus semangat,dia cuma terbawa emosi"Ucap Gio
Arka menganggukan kepalanya
Bila dan Indah mendekati Arka
"Kalian marahan cuma karena cewe?"Ucap Indah
Mereka semua diam
"Siapa cewe itu Arka?kenapa Willy bila semarah itu sama kamu?"Ucap Bila
"Bukan urusan lu"Ucap Arka dan berjalan meninggalkan semuanya
"Kalian tau siapa cewenya kasih tau dong nanti aku jajanin cilok mau?"Ucap Indah
"Lu kira kita bocil cilok apa?"Ucap Hero
"Batagor deh"Ucap Indah
"Kalau gak seblak!"Ucap Indah lagi
"Lu tau dah?lu itu gilaaaaaa"Ucap Bagus dan berlari mengejar Arka
Hero dan Gio juga lari
Bila diam sambil terus menatap Arka
"Siapa wanita itu Arka?apa karena dia juga kamu berubah kaya gini ke aku?"Batin Bila
Perlombaan pun dimulai
Tim Arka sudah ketinggalan dan mereka berada di urutan kedua
Bila melihat Arka seperti orang gelisah jika Arka menjawab selalu saja jawabannya salah atau hampir benar
"Arka kamu kenapa?"Tanya Bila
"Gw gak papa"Ucap Arka
Sebenarnya dia menunggu Hana makanya dia sangat gelisah
"*Ka kamu dimana?"Batin Arka
Disisi Hana*
Hana baru saja tiba di sekolah Arka dan dia langsung menuju aula dimana perlombaan diadakan
Hana pun masuk tapi karena terlalu ramai membuat nya sulit melihat Arka tapi dia membawa 2 anak buahnya dan membuat bisa mencari tempat duduk yang nyaman
Dia tersenyum melihat Arka tapi Arka masih belum melihatnya dan Hana menatap papan layar yang dimana kelompok Arka berada urutan kedua
Hana lalu berdiri dan menyoraki Arka
"Arka ayo kamu harus bisa!"Teriak Hana
Arka kenal betul suara itu dan dia mencari asal suara itu wajahnya seketika tersenyum melihat kehadiran Hana
"Kaka!"Ucap Arka dan Bila mendengar itu dan dia menatap arah mata Arka
"Kaka itu?bukankah dia yang waktu itu dirumah Arka?kenapa bisa membuat Arka sebahagia ini?"Batin Bila
Arka menjadi semangat dan dia mulai kembali fokus
"Ayo Arka kamu harus menang!ka Hana bela-belain datang kesini cuma buat kamu"Batin Arka
"Oke ini soal yang terakhir dan ini adalah poin yang salah tinggi yaitu 350 poin"Ucap Juri
Arka benar-benar mendengarkan ucapan juri
Dan juri menyebutkan soalnya
"Ayo Arka kamu harus bisa"Ucap Hana dengan penuh harap
Tapi dari sekolah lain menjawab terlebih dahulu
"Salah!"Ucap Juri
"Ada yang lain?"Ucap Juri lagi
Arka mengangkat tangannya dan menjawabnya
Hana senang sekaligus menjadi deg-degan karena nya
"Hampir benar!"Ucap Juri
Sekolah lagi yang menjawab
"Hampir benar!"Ucap Juri lagi
"Ayo cepat!"Ucap Juri
Arka mulai berpikir keras
Dan kembali mengangkat tangannya
"Harus benar!"Teriak Hana
Para juri mengangguk
"Ya jawabannya benar!"Ucap Juri
"Yes!"Ucap Arka dan Bila juga senang karena otomatis mereka menang karena angkat mereka hanya terpaut 100 saja dengan kelompok ada diatas mereka
Satu sekolah Arka juga bersorak karena sekolah mereka menang
"Dan sudah bisa dipastikan jika SMA Bakti Bangsa adalah pemenangnya!"Ucap Juri
"Kamu hebat Arka!"Puji Bila
Arka tersenyum tipis
"Terima kasih!"Ucap Arka
Hana juga sangat senang jika Arka bisa menang
Arka menatap Hana dan Hana juga tatapan mereka bertemu
"Love you!"Ucap Arka tanpa suara dan Hana yang mengerti itu pun tersenyum
Acara sudah selesai dan Arka kembali meyumbang mendali atas kepintarannya