"Kenapa aku mencintai nya, banyak laki-laki di dunia ini. Psychopath." Ucap Lisa yang tidak habis pikir dapat mencintai seorang Psychopath.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kumat
"Kamu sangat manja pada ku sayang." Ucap Lisa.
"Apa tidak boleh aku manja pada istri ku sendiri." Tanya Evans.
"Aku sangat suka kamu seperti ini, terus lah seperti ini, itu membuat rasa cinta ku pada mu semakin besar sayang." Jawab Lisa.
Evans meletakkan Kepala nya di atas pundak Lisa, tangan nya bergerak masuk nyelinap ke dalam baju Lisa dan mengusap perut Lisa yang rata.
"Sabar sayang, sebentar lagi dia akan berisi anak mu." Ucap Lisa.
"Apa itu benar." Tanya Evans.
"Pasti sayang, aku menikah bukan hanya ingin bersamamu tetapi aku juga ingin memiliki anak dari mu." Jawab Lisa.
"Bagaimana kita memiliki anak kalau kita tidak membuat nya." Ucap Evans.
"Dulu kamu dingin dan selalu menolak ku, sekarang kamu yang ngebet, sabar sayang kamu harus l terlebih dahulu." Kata Lisa.
Sesampainya di rumah mereka berdua langsung berjalan menuju kamar, Evans berjalan sambil memeluk Lisa dari belakang. Saat melewati dapur mereka berdua mendengar suara yang sangat tidak asing.
"Sayang perlahan, sayang." Ucap Diana.
"Perlahan bagaimana sayang, ini kemauan kamu, kita bermain di dapur." Kata Rian.
"Hmmm sayang." Racau Diana.
Lisa dan Evans berjalan secara perlahan, Nafas Evans mulai tidak beraturan, dan saat melihat Diana dan Rian sedang melakukan hubungan intim, Evans malai kehilangan kendali tubuh nya gemetar, mata nya mencari benda tajam untuk melukai diri nya.
Lisa yang mengetahui hal itu langsung menarik Evans dan membawa nya masuk ke dalam kamar. Di kamar Lisa memeluk Evans dengan sangat erat. Tubuh Evans benar-benar gemetar hebat, ia memiliki rasa trauma yang begitu dalam.
"Tenang sayang ada aku di sini." Ucap Lisa.
"Sayang adik kamu bangun, bagaimana bisa." Tanya Lisa yang sengaja menghibur Evans.
"Sayang." Evans mempererat pelukan nya pada Lisa.
Ini kedua kali nya Lisa dapat menenangkan nya, dan ia sangat bersyukur menikah dengan Lisa wanita yang sangat sempurna menurut nya.
"Sudah tidak papa kan." Tanya Lisa.
"Terimakasih." Jawab Evans.
"Kamu pasti bisa sayang, percaya itu." Kata Lisa.
"Iya aku yakin aku bisa melewati ini bersama mu." Ucap Evans..
"Ingat pernikahan kita hanya satu tahun, jadi sebelum kita berpisah kamu harus sudah sembuh."
Hati Evans terasa sangat sakit saat Lisa mengatakan itu, sebenarnya ia tidak mau berpisah dengan Lisa dan ia berjanji pada diri nya sendiri jika Lisa akan terus bersama nya sampai kapan pun itu.
"Jangan membahas itu dulu, kamu membuat ku takut." Kata Evans.
"Hehehehe maaf, aku pergi dulu sayang. Kamu di rumah saja, malam ini aku akan pulang dan akan memberikan hadiah sepesial untuk mu." Ucap Lisa.
"Kamu hati-hati, pergi bersama Daniel kan." Tanya Evans.
"Iya sayang, ada Daniel yang menjaga ku. Jangan khawatir pada ku." Jawab Lisa.
Evans merebahkan diri nya ke atas kasur untuk istirahat. Sebelum pergi Lisa mencium wajah Evans, sebenarnya ia tidak tega meninggalkan Evans sendiri di kamar, tapi pekerjaan menuntut nya untuk melakukan hal itu.
"Aku mencintaimu Lisa." Ucap Evans saat melihat Lisa pergi dari hadapan nya.
Lisa berjalan keluar dari kamar nya, ia melihat Diana dan Rian sedang asik mengobrol tanpa merasa bersalah sedikit pun.
"Jika ingin melakukan nya di kamar jangan di ruang dapur, ini bukan rumah pribadi kalian." Ucap Lisa.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 😘😘
𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..