NovelToon NovelToon
Story' Of Blue Sky

Story' Of Blue Sky

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Fanfic
Popularitas:172.3k
Nilai: 5
Nama Author: Marcelina Andrian Putri

Sinopsis

Ini bukan kisah gadis cantik yang kaya raya dijodohkan dengan pria tampan nan rupawan yang juga orang kaya raya

Ini bukan cerita seorang preman sekolah tukang bully jatuh cinta dengan seorang gadis cupu berkacamata hitam tebal dengan rambut di kuncir dua

Ini bukan cerita seorang most wanted pria bertemu dengan gadis pindahan yang cantik seperti Dewi Fortuna

Ini bukan cerita badboys bertemu dengan gadis baik dan lugu

Ini bukan cerita pria mesum bertemu dengan gadis polos

Ini bukan cerita Cinderella yang di pakaikan sepatu kaca oleh pangeran

Ataupun seorang gadis yang ambisius berusaha meluluhkan hati pria dingin.

Ini cerita biasa, tentang kehidupan seorang gadis remaja yang tumbuh di lingkungan baru.

Tentang gadis yang hidupnya berubah 180 derajat, gadis biasa yang tidak terkenal di sekolahnya. Tidak terlalu cantik, biasa saja tidak ada yang menarik dalam dirinya. Namun siapa sangka ada hal yang selama ini gadis itu sembunyikan, juga tentang cinta dan cita yang melekat dalam romansa persahabatan. Tentang aku dan kamu yang terikat namun beranggapan tidak bisa bersama. Ingat di bukan kisah putri seperti kartun Disney yang sering kalian tonton.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marcelina Andrian Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Story' Of Blue Sky 29

"Margarinnya yang blue band atau simas?" Monolog gadis berhodie itu sambil menimang-nimang bentuk margarin saset di kedua tangannya.

"Ah blue band aja lah, mungkin yang mahal lebih bagus" ucapnya lagi kemudian memasukan 3 bungkus margarin blue band kedalam keranjang biru.

Ia mengecek satu persatu bahan belanja yang di tulis bunda Nanda di kertas putih, mencontengnya dengan pena pertanda bahwa barang itu sudah masuk kedalam keranjang.

"Totalnya 378 ribu mbak, mau pake debit atau tunai?" Ucap kasir itu, membuat Biru terpelonjak kaget. Biru mengaruk tengkuknya tidak gatal jujur ia binggung sekarang uang di berikan oleh Nanda hanya 300 ribu rupiah, sedangkan dia tidak membawa dompet dan ponsel.

"Mbak gimana mau pembayaran pakai debit atau tunai" ucap kasir itu lagi.

Biru mendekatkan tubuhnya ke arah kasir wanita itu sedikit dan berbisik.

"Mbak bisa di kurang---" belum sempat ia melanjutkan ucapnnya sebuah suara menghentikan dirinya untuk berucap.

"Biar saya yang bayar".

Tak lama orang itu memberikan 5 lembar uang berwarna merah.

"Gabungin sama belanjaan saya tadi" ucapnya, kemudian kasir itu mengangguk.

Biru menoleh ke arah orang itu, ia terkejut melihat pria itu ya dia adalah Farel Septiansyah.

"Farel Lo kok disini?" Ucap Biru refleks.

Farel yang merasa terpanggil tersenyum manis ke arag Biru, senyuman yang selalu ia tunjukkan ke gadis di hadapannya ini selalu.

"Gue tinggal di komplek deket sini, Bi" ucapnya lagi.

"Sini gue bawain belanjaan lo" katanya kemudian mengambil 1 kantong kresek besar belanjaan Biru.

Farel mendudukan dirinya di sebuah kursi plastik di depan minimarket. Begitupun dengan Biru ia menarik kursi plastik duduk di sebelah Farel yang sedang membuka bumbu mie cup yang ia beli di dalam tadi.

"Lo masih suka makan mie instan?" Tanya Biru, sebenarnya bukan hal baru lagi jika Farel suka mengkonsumsi makanan berjenis mie apalagi yang instan, namun ia berpikir bahwa makanan instan itu tidak di konsumsinya lagi semenjak mereka tidak pernah bertemu.

"Gue masih sama kayak dulu Bi cuman yang beda lo ga lagi ada di samping gue".

"Rel gue---" seolah kehabisan kata-kata untuk menjawab Farel, sebelum itu Farel terlebih dahulu memotongnya.

"Jadi orang itu Langit Bir?" Timpal Farel sambil menatap bintang dan bulan di atas langit malam.

"Orang yang lo suka selama ini, yang berusaha lo cari Erlangga Langit Rajanendra kan?" Ucapnya lagi tampa menoleh ke arah Biru yang menatap nya dari samping.

"Satu tahun kita pacaran, dan lo ngakirin semuanya demi Langit?" Ucapnya lagi sambil tersenyum miris mengingat kisah indah mereka dahulu harus kandas di tengah jalan.

"Gak gitu Rel, gue gak mau lukain perasaan lo. Lo pantes dapet yang lebih dari gue percuma lo nungguin gue kalo pada akhirnya lo tau jawabannya bakal sama, bukannya itu sia-sia?".

"Gue ga akan merasa sia-sia buat berjuang untuk lo Bi, sekalipun pada akhirnya gue ga bisa dapetin lo tapi hati gue gak bisa nampik kalo gue sayang sama lo".

"Gue mohon lupain kisah kita yang dulu Rel, gue gak bisa nyakitin lo terus".

"Apa ga ada kesempatan buat gue Bi?" Ucap Farel sendu.

"Gue minta maaf tapi untuk sekarang, gue ga bisa Rel".

"Gue ngerti Bi, Maaf kalo gue memaksa lo buat suka sama gue".

"Seharusnya gue yang minta maaf, gue udah nyakitin lo Rel lo gak salah apapun" ucap Biru sambil mengengam tangan Farel.

"Kalau kita ga bisa jadi pacar, kita masih bisa jadi temen kan?" Tanya Farel, netranya menatap ke arah Biru. Wajah gadis yang selama ini ia rindukkan.

"Kita bisa jadi teman".

"Kalo gitu biar temen lo yang nganter lo pulang ya?".

Mau tidak mau Biru menerima ajakan Farel di iring pulang bersama Farel karena tidak mungkin pulang bersama soalnya Biru membawa sepeda.

"Jadi disini Rumah lo?" Ucap Farel ketika sudah sampai di rumah minimalis berwarna putih dengan dua lantai. Kemudian di angguki Biru.

"Rumah gue ga jauh dari sini kok Bir ada di ujung jalan sana, ga nyangka kalo kita tetangga deket hehe" ucap Farel di sertai kekehan, membuat Biru mengulingkan senyumannya.

"Btw lo mau masuk?" Tawa Biru, namun mendapat gelengan dari Farel.

"Ga enak udah malem namu, besok aja sekalian jemput lo sekolah lo mau kan?" Ucap Farel.

"Gue ga bis---".

"Oh gue tau, lo berangkat sekolah bareng Langit?".

"Its okay no problem, kalo gitu gue pamit dulu ya babay My Bibi" ucap Farel sambil mengacak rambut atas Biru gemas. Biru terdiam mendapatkan perlakuan dan senyuman itu. Semua hal yang di lakukan Farel barusan mengingatkan ia kembali dalam kisah lama yang seharusnya telah selesai.

Saat Biru hendak melangkahkan kakinya sebuah suara menghentikan langkahnya.

"Bagus, jadi gini ya lo" ucap sebuah suara dingin dan sarkasme.

Biru mendonggakan kepalanya, melihat sesorang berdiri di tengah-tengah halaman rumah nya sambil menepukkan tanganya dan berseringai tajam.

"Loh Langit udah keluar dari rumah sakit?" Tanya Biru terkejut pasalnya selama beberapa hari ini ia tidak ke rumah sakit untuk menjeguk Langit karena ada sesuatu alasan.

"Ga usah ngalihin pembicaraan Bir, ternyata gini ya rasanya di khinanatin sahabat".

"Maksud kamu apa Lang, gue gak ngerti".

"Gak usah pura-pura ga tau lo gadis munafik" umpat Langit kemudian menaiki motornya meninggalkan Biru yang berteriak memanggili namanya.

Langit kecewa, sangat kecewa. Setelah menunggu Biru selama 1 jam lebih gadis itu malah pulang bersama musuhnya dan lebih parahnya musuhnya menyelipkan kalimat mesra untuk Biru. Ia merasa terhianati, karena rasa bersalah akibat perbuatan orang tuanya ia terpaksa menemui Biru namun yang ia dapat malah kekecewan mendalam karena Biru sahabatnya memiliki sesuatu dengan musuhnya tanpa ia tahu itu.

.......

**Btw gaes mungkin beberapa hari ini aku gak update soalnya besok aku udah jadi maba, maaf ya tapi nanti bakal aku usahain biar senantiasa up buat kalian:)

makasih buat kalian yang baca

Much Love

Celineee

Satu-satunya pacar Kim Soo Hyun dan Pacar Nanon Korapat**

1
Anonim
cerita yg "biasa"...mlh asyik bacany
Daryanti Sulanjari
mpe lupa nama2 karakter di sini saking lama
kenzha
apalagi ini😭
ksian langit biru kapan bahagianya
kenzha
thor.. apa bnr yg dblg Farel klo langit sprt itu k adx ny Farel
jgn deh.... aq hrp itu hny slah pahamnya Farel atw hny akal2an Farel biar biru bnci langit
kenzha
aq mah ogak sama org kyak Farel wlpn dy ada slma 10th.....
Weli Ani
lanjut
Weli Ani
semangat thor ceritanya bagus
Anita Ria
semangat ya thor... pasti bisa 😊
kenzha
smngat thor
aq kawal langit biru smpai sah😁
Anita Ria
Semangat trus thor 👍👍
kenzha
lanjut thor.....
Nur Anisah Anto
awan mana
Dewi Yanti
nyesek sumpah thorrr bacanya😭😭😭😭
Dewi Yanti
nyesek banget njirrr bacanya😥😥
💞Aulia Adriani💕
semangat
kenzha
wih. yg dtunggu2...... lanjut thor aq setia mnunggu
Celinee
makasih ya readers peluk online dari anak Palembang;)
Mirdhawati mirdha
rindu dgn kelanjutan.y
Yhou Ann Yhoung Anninie
lanjut aja dikit" gpp thor 👍
Neno
g pa2 thor,yg penting ceritax lanjut,semangat💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!