Di Benua Sembilan Provinsi, kekuatan adalah satu-satunya hukum yang diakui. Lin Xuan, pewaris muda Klan Lin yang lahir dengan Tulang Kaisar Kuno, dikhianati pada malam upacara kedewasaannya. Tetua Agung klan bekerja sama dengan sepupunya, Lin Haotian, dan tunangannya dari Sekte Pedang Bulan, Su Qingxue, untuk merobek Tulang Kaisar dari tubuhnya secara hidup-hidup. Dengan meridian yang hancur dan tubuh yang dibuang ke Jurang Tulang Iblis, Lin Xuan seharusnya mati menjadi santapan binatang buas.
Namun, darah pantang menyerah dan kebencian yang membakar jiwanya memicu bangkitnya artefak misterius dari era sebelum penciptaan langit: Sistem Penakluk Takdir (Fate Conqueror System). Sistem ini memiliki satu hukum mutlak: rampas takdir musuh untuk membangun tahta sendiri. Setiap musuh yang dibunuh dan setiap faksi yang dihancurkan oleh Lin Xuan akan diekstrak menjadi Esensi Kultivasi Murni, Bakat Spiritual, dan Fragmen Hukum.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31: Aliansi Darah & Hancurnya Menara Segel Kuno
Mendengar kata Inti Sumber Kekacauan Malam, panel sistem di mata Lin Xuan langsung bergetar kuat memberikan konfirmasi:
[Verifikasi Sistem: Inti Sumber Kekacauan Malam milik Ye Linglong adalah katalis tingkat tertinggi yang dibutuhkan untuk melebur Tubuh Kaisar Darah Asura dan Tubuh Naga Api Sejati menjadi Konstitusi Tertinggi: Tubuh Kaisar Kekacauan (Chaos Sovereign Body)!]
"Kesepakatan yang adil," sahut Lin Xuan sambil melangkah ke tepi kolam batu hitam dan menghunus Pedang Pemutus Karma. "Tapi aku punya satu syarat tambahan."
Ye Linglong mengangkat sebelah alisnya yang lentik. "Katakan."
"Saat kita menyerbu Istana Kekaisaran sebentar lagi, nyawa Yan Cangqiong dan Leluhur Yan Wuji adalah milikku sepenuhnya," ucap Lin Xuan dengan nada tak terbantahkan. "Kau boleh membantai sisanya sesuka hatimu."
Ye Linglong tertawa pelan—suara tawa merdu yang sarat akan hawa pembunuhan dingin. "Kau benar-benar serakah, Lin Xuan. Tapi aku menyukai gayamu. Potong rantainya!"
BOOOOOOOMMM!!
Lin Xuan tidak membuang waktu sedetik pun. Sembilan pola naga pada Inti Emas-nya menyala terang, dan ia mengaktifkan Seni Perang Asura Pembantai Surga bersama efek Domain Pedang Asura dari Pedang Pemutus Karma (Tingkat Langit)!
"Putus untukku!!"
SRAAAAK! KLAAAAANG! CRAAAAACK!
Sembilan kilatan cahaya pedang hitam kemerahan yang merobek ruang menyambar kesembilan Rantai Besi Penekan Naga secara beruntun dalam satu tarikan napas!
Di bawah ketajaman Senjata Pusaka Tingkat Langit yang mengabaikan enam puluh persen pertahanan material, kesembilan rantai kuno yang telah mengurung Ye Linglong selama sepuluh tahun itu mengeluarkan bunyi jeritan logam yang memekakkan telinga sebelum putus berkeping-keping secara bersamaan!
Pada detik kesembilan rantai itu terputus—
BOOOOOOOOOOOOOOOOOMMMMMM!!
Langit malam di atas seluruh Ibu Kota Kekaisaran Yan Agung tiba-tiba berubah menjadi gelap gulita tanpa sebutir bintang pun!
Dari tubuh Ye Linglong yang perlahan melayang naik dari dasar kolam, meledak gelombang energi bulan hitam dan kabut malam kekacauan yang begitu dahsyat hingga melampaui batas puncak Ranah Inti Emas Tingkat 9 (Setengah Langkah menuju Ranah Jiwa Baru Lahir)!
Rambut hitam panjangnya berkibar liar di udara, dan di dahinya muncul tanda bulan sabit berwarna ungu keemasan—tanda garis keturunan bangsawan tertinggi dari Dinasti Iblis Malam!
KRAAAAK—DUAAAAAAAAAARRRRRR!!
Gelombang pelepasan segel dari tubuh Ye Linglong langsung menghancurkan kesembilan lantai Menara Segel Kuno dari dalam hingga meledak menjadi hujan batu raksasa yang menghantam kompleks belakang Istana Kekaisaran Yan!
Sebelum mereka berdua terbang keluar dari reruntuhan menara yang meledak, Ye Linglong menepati janjinya: dengan satu jentikan jari lentiknya, sebutir kristal berwarna hitam keunguan yang memancarkan aura kekacauan purba—Inti Sumber Kekacauan Malam—melayang ke telapak tangan Lin Xuan!
"Ambil itu, sekutu baruku," ucap Ye Linglong sambil melayang di samping Lin Xuan di tengah badai debu dan api. "Tampaknya tikus-tikus tua dari keluarga kerajaan Yan sudah datang mengepung kita!"
Ledakan hancurnya Menara Segel Kuno Sembilan Lantai mengguncang seluruh Ibu Kota Kekaisaran Yan Agung seperti gempa bumi dahsyat!
Dalam waktu kurang dari satu menit, tiga ribu prajurit lapis baja Garda Naga Emas telah mengepung area reruntuhan menara di bawah, sementara di angkasa malam, melayang seorang kakek tua berjubah naga merah tua bersama sepuluh komandan istana tingkat Ranah Inti Emas!
Kakek tua yang memancarkan aura api membara di Ranah Inti Emas Tingkat 8 itu adalah Leluhur Penjaga Istana, Yan Wuji!
Saat melihat Menara Segel Kuno telah rata dengan tanah dan sosok Ye Linglong melayang bebas di angkasa berdampingan dengan seorang pemuda berjubah hitam, wajah Leluhur Yan Wuji langsung berubah sepucat mayat!
"Ye Linglong?! Bagaimana mungkin Rantai Besi Penekan Naga bisa putus?!" teriak Yan Wuji dengan suara menggelegar penuh kepanikan dan amarah. "Dan siapa bocah berjubah hitam di sampingmu itu?! Cepat aktifkan Formasi Naga Api Pelindung Istana dan bunuh mereka berdua sebelum Pangeran Mahkota keluar dari pertapaannya!"