NovelToon NovelToon
Siapakah Jodohku???

Siapakah Jodohku???

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:220k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yeni istiyanti

Gadis cantik dan hebat itu bernama Laras,hidupnya harus jungkir balik.
Dari serba ada menjadi tidak punya apa-apa,
Diumurnya yang masih sangat muda,
duduk di bangku SMA,ia terpaksa harus bisa hidup mandiri.
ia pribadi yang tangguh,cerdas dan berbakat.
Unsur action,petualangannya dalam meraih apa yang diinginkannya dan kisah percintaannya menjadi bumbu menarik dalam kisah ini.
Siapakah Jodohku???
apakah ia yang selama ini selalu bersamaku ataukah orang lain?
Banyak pria yang mencintai Laras,
siapakah yang pada akhirnya akan selalu bersamanya,menerima segala kekurangannya mengingat kini dia bukan lagi berasal dari keluarga yang kaya raya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yeni istiyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rangkaian Pelepasan Dan Makan Bersama

Entah mengapa Raka seperti merasakan hal yang aneh.

Hatinya berkecamuk,rasanya seperti dia akan pergi jauh.

Rasanya seperti Laras akan meninggalkan dirinya.

Tak ada semangat untuk melakukan hal lain, atau bahkan sekedar untuk makan saja dia sama sekali tidak bernafsu.

Yang ia inginkan hanyalah melihat Laras,

memandanginya dan selalu berada disampingnya mencium aroma tubuhnya.

***

Pengumuman kelulusan sudah di umumkan pihak sekolah kemarin.

Hari ini merupakan acara terakhir sekolah yaitu acara wisuda,pelepasan angkatan XII

SMA N 1 S*l*.

"Sayang,gue berangkat ya.

Ayah sama ibu udah menunggu dari tadi didepan.

Sampai kapan sayang mau bobo terus?

ni udah siang sayang."

Laras kesal karena ketika dirinya tidur, suaminya itu tidak ikut tidur.

Sedangkan sekarang ketika ia mau beraktifitas suaminya malah mengantuk karena semalaman tidak tidur.

"Iya sayangku,

habis ini aku bangun.

Edwin juga mau kesini,ada berkas yang mau aku selesaikan.

Sayang tolong jaga baik-baik jagoanku."

ucap Raka sambil mengelus perut Laras yang masih rata berbalut kebaya modern itu.

"Jagoanku??."Laras mengernyitkan dahinya.

"Hemmm ..."Raka mendaratkan ciuman diperut istrinya itu.

"Usia kehamilanku baru 8minggu sayang,

terus dari mana sayang tau kalo baby ini akan berjenis kelamin laki-laki??."

"Entah sayang,ini hanya feelingku sebagai seorang ayah."

(Sebenarnya aku juga mempunyai feeling, entah kau atau aku akan pergi jauh sayang.

Tapi aku ga berani menceritakan kecemasanku ini kepadamu.

Aku takut kehamilanmu akan terganggu dengan pikiranku yang tak jelas arahnya ini.

Kurasa ini hanya pantulan dari rasa cemas yang aku punya terhadapmu.)

"Jangan terlalu berharap tapi ya sayang,

gue takut sayang kecewa kalo nanti anak yang gue kandung adalah perempuan.

Bagiku mau laki-laki atau perempuan sama saja.

Buah cinta kita berdua,

baby kita mengerti keadaan ibunya sayang.

Diawal gue sering muntah dan lemah sekarang sudah tak begitu lagi."

Laras kini juga mengelus perutnya yang belum terlihat buncit.

***

"Larass...ayo nanti telat sayang!!!"

Teriak ibu dari ruang tengah.

***

Senyum simpul merekah dari bibir Laras dan Raka.

"Hati-hati ya sayang,nanti aku jemput.

Aku yang akan menemani sayang di acara makan bersama nanti sore.

Justin bilang akan ada Jasson disana,

jadi aku akan ikut untuk menjaga tuan putri yang ku punya ini."

"Hem gombal deh,

dadah sayang emmuach."

Laras mencium bibir Raka.

Auto berubah warna merah bibir Raka sekarang,

terkena lipstik yang Laras pakai.

"Hahahaha dadah sayang weelk😋."Laras mengejek sambil berlalu dari kamar.

"ih sayang nakal."

***

"Apa sudah kau susun strategi dengan baik nanti malam Arman!!!.

ingat!!!

ini merupakan kesempatan terakhir kita.

Jika sampai kali ini gagal.

Habis sudah riwayatku dan anakku!!."

Jacob merasa khawatir dengan nasib anaknya Jasson nanti.

Apabila dia sampai gagal mendapatkan Laras kali ini.

Sudah pasti yang ada hanya sebuah penderitaan di masa depan anak laki-lakinya itu.

"Sudah Bos!!!

semua sudah siap sesuai yang bos minta.

Bos apa tidak terlalu berlebihan jika kita hanya akan mengambil seorang Laras,

tapi kita harus membunuh Raka bos!!.

Kan bisa saja kita hanya mengambil Laras boss,tanpa harus membunuh Raka."

"B*d*hmu itu sungguh luar biasa Arman!!!."

BUGGHH!!!

dipukulnya kepala anak buahnya itu.

"Jika tidak kita habisi bocah bernama Raka itu,dia akan dengan cepat menemukan Laras!!

dan anakku akan menjadi semakin gila lagi!!

MENGERTI!!!.

Setidaknya ini juga merupakan pembalasanku karena dia telah beraninya menciduk anak buahku.

Harus kau ingat!!

jika kau memberi rasa belas kasihan kepada mangsamu maka jangan salahkan jika keadaan berbalik kamu menjadi mangsanya ingat itu Arman!!!."

Seringai sinis muncul dari ujung mulut Jacob.

"Baik bos!!

maaf bos!!!."

***

"Selamat siang pak Raka."

Sapa Edwin ramah kepada bos barunya itu.

"Siang juga Edwin,apa berkas yang saya minta sudah kamu siapkan semua?."

"Sudah pak,bapak tinggal tanda tangan disini."

"kamu sudah ganti semua menjadi nama Laras??."

Raka segera menandatangani seluruh berkas itu.

"Berkas apa itu nak??."

Tanya ayah tiba-tiba membuat Edwin agak terkejut.

"Raka membuat berkas ahli waris Laras jika sesuatu terjadi dengan Raka yah."

"Maksud kamu apa nak,

memangnya kamu itu mau kemana??

jangan suka mempunyai pikiran yang tidak-tidak!!

Ayah tidak suka."

Ayah Martin sangat tidak suka dengan perilaku anaknya itu yang seolah-olah dia akan pergi jauh.

"Tidak ayah,ini hanya untuk jaga-jaga saja.

Jika mendadak terjadi sesuatu padaku semuanya sudah aku urus.

Ayah tenang saja.

Ayah dan Justin tetap punya sesuai proxy nya.

Satu hal lagi ayah jika sesuatu terjadi padaku,

Raka mohon agar Justin selalu menjaga Laras."

"Stop Raka!!!

Ayah benar-benar tidak suka kamu berbicara terlalu jauh seperti ini.

Ayah benar-benar akan kecewa jika alur pembicaraanmu seperti itu terus."

"Raka hanya berjaga-jaga ayah,

tolong ayah jangan marah."

Dipeluknya ayah Martin begitu erat,

seakan tak ingin Raka lepaskan lagi.

"Oia Raka,

jika nanti pesawat kita sudah datang.

Mau ditaruh mana pesawat itu??."

Tanya Ayah yang masih berkutat pada pesawat yang ia sangat inginkan itu.

"Apa kamu bisa menjawab pertanyaan ayahku ini Edwin??."

Tanya Raka seketika mengejutkan Edwin yang tengah melamun.

"eehem..nanti itu kita masih negosiasikan dengan pihak dari bandar udara internasional Adi Soemarmo pak.

Apakah lahan yang akan kita gunakan untuk parkir pesawat bapak itu dengan sistem sewa atau bisa kita beli sesuai luas ukuran pesawatnya.

Tapi saya pastikan sebelum pesawat ready masalah ini sudah selesai pak."

Jelas Edwin kepada Ayah Martin.

"Ooh beres deh kalo gitu."

jawab Ayah Martin puas.

***

***Author kasih tau ya pesawatnya nanti parkir dimana,biar para pembaca ga penasaran.

🙏😁😁😁

Iyalah Thor ya kali punya pesawat terus ga tau mau taroh dimana kan ga lucu Thor..

😂😂😂

jangan sampe ni Thor ...

ibarat Kate kaya kita punya mobil terus ga punya garasi.

masa iya NTU mobil mau di taroh di jalan.

Biarin aja taroh dijalan Mak,biar di maling orang mobilnya😂😂😂😂

Ah ngomong ma lu Thor ga pernah ada ujungnya yang bener capek hahahaha

😁😎😋😂***

***

Berbagai rangkaian acara telah dilewati para peserta wisuda.

Semua terlihat begitu bahagia.

Para Orang tua atau wali yang datang sudah pulang terlebih dahulu.

Diakhir sesi acara,semua peserta wisuda sibuk berfoto-foto ria.

"Apakah boleh aku berfoto bersama denganmu?."

Pertanyaan Allex itu seketika membuat Laras terdiam.

Laras bingung harus menjawab apa,

disatu sisi dia adalah kakaknya.

Namun di lain sisi sikap terakhir padanya begitu mengecewakannya.

"Ayo kita foto bertiga!!."

Potong Justin untuk memecahkan kesunyian itu.

Cekrek!!

Cekrek!!

"Mau dicetak atas nama siapa dek?."

Tanya tukang foto itu.

"Pake nama Justin aja pak,

gabungin sama semua foto-foto yang tadi.

Biar semua gue yang bayar.

Banyakan foto gue soalnya."

"Oke."saut tukang foto itu.

Acara sesi foto-foto selesai,

kini rangkaian acara makan bersama di laksanakan di restaurant ternama yang letaknya tak jauh dari sekolah.

Ide dari acara makan bersama ini di usulkan oleh para peserta wisuda pribadi.

"Udah di tunggu kak Raka tuh didepan.

Gue bareng temen-temen yang lain aja."

ucap Justin dingin.

Benar saja saat Laras melangkahkan kakinya kedepan gerbang betapa terkejutnya dia.

Suaminya yang ganteng paripurna itu menjadi bahan pembicaraan mendadak oleh para peserta wisuda wanita.

"*uuunnchh ganteng banget tu cowok,kira-kira jemput siapa dia ya??."

"wahh kalo gue punya cowok kaya gitu,

ga bakalan gue bolehin keluar!!

pasti gue kurung!!

takut diambil pelakor saayy..."

Lalu perempuan yang lain ikut menimpali.

"Ya kali dia mau punya cewek yang burik kaya lu.

Udah burik suka kurung orang lagi."

Wkwwkwkwkwkw....

Tawa renyah pecah di sela ocehan mereka*.

Laras hanya tersenyum tipis mendengar semua itu.

"Sayang..!!."

Teriak Raka sambil berlari kearah Laras dan meraih tangan mungilnya.

"Yaaaaahhhh...!!!."

Suara teriakan itu berbarengan.

"Laras lagi Laras lagi!!!

kenapa semua cowok ganteng tu deketnya sama Laras sih.

kita para burik ga di kasih satupun."

"Terima nasib sebagai burik lah say..."

wkwkwkwkw...

Tawa renyah kembali pecah di kerumunan itu.

"Ngapain si keluar mobil segala.

kan bisa tunggu gue didalam mobil."

Laras cemberut.

"Hem,sayang cemburu ya aku jadi bahan pembicaraan cewek-cewek tadi."

Raka malah memancing Laras.

Laras hanya terdiam sambil mengerucutkan bibirnya.

"Jangan ngambek dong nanti cantiknya luntur loh,kita jalan ya?

Justin baru aja wa.

Dia udah sampai restaurant."

"Hem."

Hanya itu jawaban yang keluar dari bibir mungil Laras.

Setibanya di restaurant Raka langsung mencari tempat duduk yang sudah Justin pesan.

Dan benar saja Jasson sedang berada di panggung menyanyikan sebuah lagu.

You

**You did it again

You did hurt my heart

I don't know how many times

Oh you ...

I don't know what to say

You've made me so desperately in love

And now you let me down

You said you'd never lie again

You said this time would be so right

But then I found you were lying there by her side

Oh you ...

You turn my whole life so blue

Drowning me so deep

I just can reach myself again

Oh you ...

Successfully tore my heart

Now it's only pieces

Oh, nothing left but pieces of you

Oh, oh baby

Oh you ...

Frustrated me with this love

I've been trying to understand

You know I'm trying I'm trying

Oh you ...

I don't know what to say

You've made me so desperately in love

And now you let me down

You said you'd never lie again

You said this time would be so right

But then I found you were lying there by her side

Oh you ...

You turn my whole life so blue

Drowning me so deep

I just can reach myself again

Oh you ...

Successfully tore my heart

Now it's only pieces

Oh, nothing left but pieces of you

You turn my whole life so blue

Drowning me so deep

I just can reach myself again

Oh you ...

Successfully tore my heart

Now it's only pieces

Oh, nothing left but pieces of you**.

Prok..!!!

Prok..!!!

Prok..!!!

Tepuk tangan riuh memenuhi ruangan itu.

"Buset!!!

kayanya galau bener Abang lu Jeslyn."

Celetuk Justin sambil memotong daging steak dipiringya.

"Ga tau tuh,kayanya dia habis di tolak cewe.

cewenya nikah sama cowo lain katanya.

makanya dia galau berat."Jeslyn santai saja sambil memotong steaknya juga.

"Memang siapa cewek yang berani nolak cowok seganteng Abang lu jes??."Jedar penasaran.

"Entah!!

gue juga ga kenal tu cewek."Jeslyn NGELES seperti bajay.

Raka menoleh ke Justin dan Laras seakan bertanya siapa.

Keduanya bersamaan menaikan kedua pundaknya,pertanda tidak tau.

"Sorry ya suara gue jelek.

Hanya itu yang bisa gue persembahkan buat kalian semua."

Jasson datang dan duduk di meja bundar itu.

"Bagus kok suaranya kakak."Jedar CAPER kepada Jasson sambil memberikan senyum terbaiknya.

Hmmm pengen muntah gue liat ni cewek.

Dalam hati Jasson bergumam.

"Oia pengumuman guys,

gue sama pacar gue Allex bakal kuliah di UGM nih.

Tadinya gue pengen kita kuliah di Swiss.

Tapi Allex ga mau.

kalian ada yang mau kesana juga ga?."

"Kalo gue masih bingung mau kemana Jes."

Jawab Jedar sambil melirik Jasson.

Tiba-tiba Jasson mengambil piring steak Laras,

ia memotong kecil-kecil daging itu lalu meletakan kembali piring itu kedepan Laras.

"Silahkan dimakan,udah gue potong-potong biar mudah kamu makan."Jelas Jasson.

Semua mata melihat kearah Laras dan Jasson sekarang.

Tanpa pikir panjang Laras langsung memindahkan piring itu ke Raka,

dan diambilnya piring steak milik Raka.

"Terima Kasih."

Ucap laras agar Suasana tak menjadi tegang.

"Ahahahhaa ok sama-sama."

Jasson masih berusaha untuk tersenyum.

Hatinya semakin sakit,

semakin hancur,

apa yang ia lakukan ditolak terang-terangan didepan semuanya oleh Laras.

Setelah kejadian itu seluruh meja bundar itu menjadi hening.

Hanya sesekali Jedar dan Jeslyn berusaha mencairkan suasana.

Waktu pun berlalu.

Acara makan-makan itu kini telah usai.

Laras berpamitan untuk ke toilet sebentar.

sementara Justin dan Raka menunggunya di loby.

semua telah membubarkan diri masing-masing.

Setelah menunggu beberapa menit,

Akhirnya Laras muncul juga.

Mereka bertiga berjalan menuju parkir mobil.

Saat hendak Raka membuka pintu mobilnya.

Muncul 2 orang berboncengan menggunakan sepeda motor tanpa plat nomor dari arah samping.

Dan seketika melepaskan tembakan ke arah Raka.

Dor!!!!

Tembakan itu mengenai dada Raka.

"Aaarrrghhh!!!."

Kakak!!!!!!

Teriak Justin histeris.

dan langsung meraih tubuh Raka.

Dor!!!!

Tembakan kembali di lesatkan oleh kedua pria itu,namun kini tembakan itu mengenai lengan kanan Justin.

"Sayang!!! Justin!!!."

Baru saja Laras ingin berlari ke arah Raka dan Justin namun pandangannya kabur dan berubah menjadi gelap,

Laras jatuh pingsan.

Beruntung saja Ada Allex di belakangnya menangkap tubuh mungil itu yang akan tersungkur di tanah.

Semua orang berlarian menuju TKP dan sebagian lagi mengejar pelaku yang menggunakan sepeda motor itu.

"ju..Justin dengarkan ka...kak.."

Dengan suara dan nafas yang tersisa,

Raka mencoba berbicara.

"Jangan banyak bicara kak,

ambulance akan segera datang.

Kakak harus bertahan.

kakak pasti kuat."

ucap Justin berusaha menguatkan kakaknya itu,walaupun ia juga berusaha menahan sakit dilengan kanannya.

Diliriknya istrinya yang jatuh pingsan itu,

Darah banyak mengalir dari dada bidangnya.

"To..tolong kamu ja..ga la..ras

me..menikah..lah deng..annya.

ja..ga.. dia..dan..anak ka..kak

Asy...hadu alla.. ilaa..ha ill..allah."

Pemilik suara itu kini terdiam,

matanya telah tertutup dan ada tetesan air mata diujung sana.

"Kakak...!!!!

Kakak..!!! Bangun!!!

kak Raka!!!

Jangan tinggalkan aku kak!!!

aku mohon bangun!!!!

aku mohon kak!!!!

Kakak!!!!

ArrggHhh!!!!."

😭😭😭😭😭😭😭😭😭

Teriak Justin sambil terus menangis dan berusaha membangunkan kakaknya itu.

Tiuwit...tiuwit...tiuwit..

tot...tot..!!

2 Ambulance datang dan segera membawa Raka menuju rumah sakit.

Raka bersama Justin dalam 1 mobil ambulance.

Sedangkan 1 mobil lagi membawa Allex dan Laras.

Sampai sini dulu ya teman-teman,

author ikut nyesek buat nulis di adegan ini.

😭😭😭😭😭😭😭

Buat teman-teman yang sudah mampir ke karya ini,

jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak biar q juga bisa mampir ke karya kalian,

selalu

Like,

Vote,

Favorite,

And Comment di setiap episodenya yah..

and boleh follow juga

IG aku

Nama IG: yistiyanti

☺️☺️☺️

🙏🙏🙏

1
Mei Mei
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Pacaran tapi panggilannya Lo-gue 🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Dasar kompor..KalobRaka sama Tiyas,itu juga masa lalunya, Keliatan banget kamu kayak mau balas dendam karna Tiyas nolak kamu dan milih Raka...
Qaisaa Nazarudin
Bukannya kakak kandung kan?
Qaisaa Nazarudin
Panggilan nya loe-gue?? Atau Aku-kamu sih? kok gak konsisten banget..🤔🤔
Yukity
mampir Thor...

Salken ya..
Mampir yuk di novelku
GADIS TIGA KARAKTER
Makasih🙏😍
Genik_A.A
jejak dulu deh hehe
😁
Puan Harahap
hadir thor 10 like
⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hadir kk thor
⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hadir thor
Chierly Nakßanjar
hai aku udah mampir ya
Nurul Hidayati
mantep😘😘
nungguin si Ramadhan SM Khansa Up
coba baca yg lain,mksihhh
Dian Anggraeni
lima jempol tooor lanjuut 👏👏👏👏
Machan
5 like yg tertinggal kak yen
OP_PRO
pasti lucu itu tiga bayi kembar tapi sayang yang cowok udah ga bisa diselamatkan, semangat terus yah 😊 ditunggu next episode dan feedback-nya bila berkenan yah
evlyn
terimakasih kak 🙏🙏🙏 terus berkarya ...😘😘😘😘
evlyn
sedih 😭😭😭😭
evlyn
berhati mulia ny seorang laras .... 😘😘😘
evlyn
setidak ny masih ada orang baik disini 🙏🙏🙏
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi
Nyicil sampe sini dlu thor. Nnti lanjut lagi, Papaayy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!