NovelToon NovelToon
Istri 150 Juta Tuan Mafia.

Istri 150 Juta Tuan Mafia.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Mafia / Cintapertama
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: liyana

harap bijak memilih bacaan.



Di jadikan babu oleh sang bibik, di bully oleh warga desa sebab bau badannya.

Ia begitu patuh, namun berkahir di jual oleh Bibiknya pada Tuan Mafia kejam yang menjadikannya budak nafsu menggunakan status istri yang di sembunyikan dari dunia.

ikuti ceritanya disini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon liyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30.hidup dan mati?

Di mobil.

"Tuan aku nggak pernah melakukan itu, Davin katanya sakit perut, aku mau panggil pelayan, tapi dia tahan aku dan bilang mau ke kamarnya sendiri, jadi aku mau bantuin karena kasihan dan dia–"

"Dia cium kamu, meluk kamu, bahkan kamu bermain di leher dia, iya!"

Anggi menggeleng keras."Nggak! nggak kayak gitu!"

"Terus mana yang benar Anggi!" bentak Hazard memukul stir.

"aku, aku yang benar, dan kata-katamu dan keluargamu yang salah,"mata Anggi memerah dan berkaca-kaca melihat Hazard yang diam saja, dan tak lama Hazard menghentikan mobilnya di jalan yang sepi dan penuh pepohonan.

Hazard menatap tajam Anggi." Turun!"

"Enggak, disini sepi,"kata Anggi ketakutan melihat pepohonan di sekelilingnya nya." Aku takut, kenapa tidak bawa aku ke penjara saja."

"Wanita aneh, penjara malah mau,"gumam Hazard pelan."Keluar atau kamu akan saya lempar keluar!"

Anggi terperanjat kaget mendengar bentakan Hazard, air matanya jatuh, ia membuka pintu mobil dengan tangan bergetar, gerakannya lambat seakan masih berharap Hazard berubah pikiran.

Hazard mendengus sambil melirik sinis nan tajam pada Anggi yang beberapa kali menoleh Kearahnya.

Anggi akhirnya keluar berdiri di depan pintu mobil yang baru saja ia tutup, mata Anggi menatap penuh permohonan pada Hazard, tapi sayangnya pria itu terlihat acuh dan berakhir menancap gas mobil itu hingga menjauh dari Anggi yang duduk sambil menangis.

"Sekarang aku harus kemana, aku nggak pernah lewat jalan ini,"Anggi terus celingukan mencari kendaraan, hingga satu motor lewat, penilik nya begitu besar dan berotot.

Anggi degdegan saat pria itu berhenti di depannya. " Hei manis, kamu cantik sekali sore ini, mau ikut bersamaku?"

Anggi langsung menggeleng keras, ia menautkan tangannya yang mulai bergetar.

Pria itu memperhatikan tubuh Anggi yang bersih dan berisi dari atas sampai bawah, ia menjilat bawah bibirnya."emm, lalu kamu menunggu siapa disini?"

Anggi melihat jalan yang sudah tinggalkan Hazard."Aku menunggu suamiku."

Pria itu menaikkan satu alisnya."kamu sudah menikah?"

"iya," Anggi bergerak tak karuan apalagi pria ini terlihat menatapnya sama seperti Hazard saat menginginkan tubuhnya, jika tubuhnya di isi oleh pria itu, bisa di pastikan ia lebih memilih mati.

"Aku temani, kamu menunggu suamimu,"ujar pria itu tersenyum, membangunkan bulu kuduk Anggi, Anggi meremas tangannya.

"Tidak perlu,bapak bisa pulang,"suara Anggi sedikit bergetar, membuat pria itu tersenyum semakin lebar.

"Apa kamu berbohong?"

Anggi berusaha tenang tapi tak bisa, pria itu terlalu tahu kalau ia berbohong."Pak, aku sudah menikah, dan menunggu suamiku, jadi tolong, tinggalkan aku sendiri."

Suara Anggi terlihat lebih tenang dari sebelumnya, pria itu mengangguk pelan dan akhirnya pergi, Anggi bernapas lega kala pria itu menjauh dari tempatnya.

Anggi memutuskan berjalan ke arah mobil Hazard tadi, ia berharap ia bisa kembali ke desanya.

Siapa tahu rumah Bibiknya masi bisa di buka.

sekitar 35 menit Anggi berjalan, langit yang awalnya oren kini menjadi biru tua, yang menerangi jalannya hanya sinar bulan dan bintang.

Anggi memeluk dirinya, menangis dalam diam, ia mendongak berusaha menahan tangis."umur mu sudah se tua ini, tapi kenapa kamu masih sering menangis,"suara Anggi terdengar serak.

Anggi menghirup udara pelan-pelan dan menghembuskannya pelan juga. "Kamu memang tidak beruntung, ibu dan ayahmu mati meninggalkan mu, mungkin mereka tak sanggup merawatmu, sebab itu!" Anggi merentangkan tangannya, membiarkan air mata lolos jatuh membasahi pipi, dagu dan lehernya."Mereka lebih memilih mati, bahkan melihat wajah mereka tidak pernah, bibik? dia pergi meninggalkanku, sekarang!"Anggi menangis segugukan rasa sesak di dadanya menghantam begitu kuat, hingga napasnya patah-patah, suara tangis nya tak lagi keluar hanya suara napas yang tertahan ingin keluar."Suami yang membeli mu tak mempercayaimu!"Anggi berbicara pada dirinya sendiri.

Anggi berjongkok menelungkupkan wajahnya di antara lutut.suara motor yang kencang terdengar.

Anggi menoleh, ia tersenyum berharap itu Hazard, tapi matanya membelalak, itu pria besar tadi, ia membawa temannya sekitar 2 orang.

Anggi langsung bersembunyi di balik pohon, dan sialnya mereka berhenti disana.

"Ck dimana! mana wanita yang kamu bilang seksi itu!"

"Tadi disini, entahlah, apa dia benar-benar sudah menikah? tapi dia terlihat berbohong."

"dia takut denganmu, bukan berbohong, ayolah balik, menyusahkan."

Anggi menutup mulutnya dan mundur kebelakang, suara ranting yang patah terinjak oleh kaki Anggi.

"Tunggu, suara apa itu?" pria besar tadi.

"Dari arah sana,"teman pria itu menunjuk tempat Anggi bersembunyi.

Anggi langsung berlari sekuat tenaga,ketiga pria itu tertawa keras." Apa aku bilang,malam ini kita akan bersenang-senang!"

Mereka bertiga terus mengejar Anggi, langkah mereka lebih lebar dari Anggi, membuat mereka yang belari semakin dekat.

Sedangkan Hazard ia kembali menuju tempat ia menurunkan Anggi tadi, ia panik kala tak melihat Anggi disana."CK kenapa saya bisa melakukan hal seperti ini, seharusnya saya menyerahkan dia di penjara."

Anggi berlari sekuat tenaga, kala tangan ketiganya hampir menggapainya.

"Ya ampun, rasanya sangat menyenangkan bisa bermain kejar-kejaran seperti ini," kata pria besar itu.

"hahahah, ini memang menyenangkan setelah ini kita main kuda-kudaan ya,"sahut temannya.

Satu temannya hanya tertawa, mereka sebenarnya bisa saja menangkap Anggi dengan mudah, tapi mereka ingin melihat Anggi berhenti.

"Ck, aku lelah menunggu, melihat bokongnya saja membuatku tegang," pria besar itu berlari lebih kencang dan menarik baju Anggi hingga sobek.

Anggi melotot kan mata, untungnya ia masih menggunakan dalaman sampai paha.

"Wah! mulus banget Coy!" seru temannya mengusap tangannya, siap memakan Anggi.. kaki mereka terus main kejar-kejaran.

Anggi sendiri menangis dan merasa malu bagian bawahnya terlihat, padahal Anggi menggunakan celana pendek sebatas paha.

"Cantik, udahan yuk, main kejar-kejaran nya, abang capek manis, ayo kita main kuda-kudaan aja, meskipun capek tapi enak," ujar pria besar itu.

Kedua temannya sontak tertawa, hingga Anggi berhenti di tepi jurang yang dalam, di bawahnya terlihat air laut yang dalam.

"Nah akhirnya berhenti juga kamu, ck yok gas!"Pria besar itu membuang kain baju Anggi dan melepaskan bajunya, kedua temannya pun melakukan hal yang sama.

tubuh Anggi bergetar hebat, air matanya mulai mengering karena habis, Anggi terus menoleh ke belakang, langkah kaki ketiga pria itu semakin dekat.

Hingga Anggi Akhirnya memilih melompat dari atas, ketiga pria itu melototkan mata.

"Aaaaah goblok, di kasih yang enak malah milih mati!" kesal ketiganya kompak.

"Ck udahlah yok balik," pria besar itu memunguti sobekan baju putih milik Anggi, saat berbalik mata mereka melotot kala Hazard berdiri lumayan jauh dari mereka.

"Siapa pria itu?"tanya teman pria besar itu.

"Mungkin suaminya," ketiganya tertawa bersama.

HALLO-HALLO ADA ORANG NGGAK DISINI?

SILAHKAN DI JAWAB READERS. 🫨

Giman nih sama bab ini, oke tidak, atau ada yang salah, yuk nggak papa keluarin opini kalian🤗

Seperti biasanya yah jangan lupa apa?iya itu.. jangan lupa yah kasihanilah aku, yang gagal bab terbaik🙃

1
Micheil gendox
sesama wanita kok meleceh kan wanita.
Micheil gendox
gk masuk ceritanya. masa ceritanya pelecehan terhadap wanita
Micheil gendox: tpi ya masuk akal dong. semut ke injak aja masih mau menggigit apalagi manusia.
lo kan wanita? masa lo juga mau dilecehin kaya cerita lo
total 2 replies
merry
pedes bgt mulut tuan azan tar di kerekn sm Tuhan br nyahok kmu tuu
Micheil gendox
cerita kok isiny pelecehan sama wanita yang tk punya
Micheil gendox
cerita busuk merendahkan martabat wanita aja.
farik muhammad
Masih banyak tulisan typonya
liyana;IG. Studio liyana: Terima kasih, nanti aku revisi🙏🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!