Rembulan Senja adalah anak yatim-piatu di sebuah panti di kota pesisir pantai. Hidupnya selalu diliputi kemalangan. Suatu hari, dirinya melihat mobil mewah terbalik dan mengeluarkan api, milik orang kaya dari kota.
Dibalik kaca, dia mengintip, tiga orang terjebak di dalamnya. Tanpa keraguan, tangan mungilnya membuka pintu yang tak bisa dibuka dari dalam. Akhirnya terbuka, salah satunya merangkak keluar dan menolong yang lainnya. Kedua orang kaya itu ternyata pemilik panti dimana dia tinggal. Lantas, dirinya dibawa ke kota, diadopsi dan disematkan nama marga keluarga angkat. Tumbuh bersama anggota keluarga, jatuh cinta dan menikah dengan salah satu pewaris. Malangnya, ada yang tak menyukai kehadirannya dan berusaha melenyapkannya!
Tiga tahun menghilang, kemudian muncul dan menuntut balas atas 'kematiannya'. Bangkit dan berjaya. Harus memilih antara cinta dan cita. Yang manakah pemenangnya!? Siapa jodoh yang diberikan Tuhan padanya? Akankah dia menjemput kebahagiaannya!?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cathleya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30. Rumor.
Di apartemen semi elite tengah kota, malam hari. Di hari dan jam yang sama dengan acara gala dinner ...
Tampak seorang gadis cantik bersahaja, duduk di sofa, di sebelahnya terdapat kacang pistachio, pizza pepperoni dan susu murni cair dalam kotak besar. Semua itu di dapatkan dari Ruang Dimensi.
Memakai baju tidur longgar bergambar karakter kartun plus sandal rumahan berkarakter yang sama. Rambut lurusnya dibiarkan tergerai berantakan. Mata bundarnya terpaku pada serial tivi kabel, yang menjadi favoritnya selama setahun ini, setelah bangkit dari kematian.
Hidupnya saat ini adem ayem, tenang dan menikmati uang yang mengalir setiap detik, setiap, jam dan setiap hari!
Lagi tenang-tenangnya, muncul angin bergemuruh di ruangan berukuran 3x4 meter persegi.
"Hemmm! Kebiasaan yang buruk. Ucapkan salam sebelum memasuki rumah!" ucap Rembulan cukup keras tanpa melihat kehadiran sosok di sampingnya, hanya desiran angin yang terasa menyapa daun telinganya yang super sensitif.
Sosok tersebut memindahkan kudapan sang master tanpa memperlihatkan wujud asli. Jadi, Rembulan (manusia biasa) akan melihat benda melayang di udara!
Tak berapa lama, sosok tersebut menampilan wujud dalam bentuk spirit. Makhluk cantik berambut dengan bola mata jingga dan ungu.
"Maaf, master. Kebiasaan! He he he!" kekeh Pink dan Violet begitu menampakkan wujud aslinya dan duduk mengapit dirinya.
"Assalammualaikum!?" salam keduanya mengulangi kehadiran dengan mengucapkan salam..
"Wa'alaikumsalam!" jawab Rembulan.
"Nah! Begitu, dong. Ucapkan salam begitu masuk!" ujar Rembulan lembut pada keduanya.
Dibalas cengengesan oleh keduanya. Rembulan hanya bisa geleng kepala.
"Bagaimana suasana pesta dan kehadirannya, tanpaku!?" tanya Rembulan mengenai suasana pesta yang dihadiri ribuan pengusaha setanah air.
Matanya masih terpaku pada jalinan cerita serial di televisi ukuran 42 inchi.
"Anak buah anda yang merupakan petinggi Ransen Corporation, sangat piawai menjalani tugasnya. Sesuai dengan instruksi untuk mempresentasikan anda melalui perusahan!" jelas Pink dengan semangat.
"Betul, master! Dan produk kita pun menjadi best seller serta tranding topic di kalangan pengusaha, tak terkecuali Ambrosia dan Orion!" imbuh Violet histeris.
Mendengar asistennya mengatakan benda dari ruang dimensi adalah 'produk kita', Rembulan tertawa geli. Bagaimana kalau seisi dunia tahu, perhiasan itu bukan miliknya. Hanya ada satu tebakan. Dihujat plus dibully ramai-ramai serta habis-habisan oleh mereka sampai ke tulang sumsumnya tak bersisa!
"Master! Kenapa anda tertawa sendiri. Apa penjelasan kami tidak masuk akal sehingga anda tertawa!" tanya keduanya heran dan menghentikan laporannya.
"Tidak! Aku tertawa karena kamu bilang produk kita. Padahal kita tidak memproduksi apa pun! Kalau mereka tahu, pasti aku yang bakal dihujat seluruh dunia!" ucap Rembulan tanpa bisa menahan tertawa dan mengeluarkan air mata.
"Ha ha ha ha! Betul juga!"
Akhirnya, ketiganya tertawa bersama dan apartemen kembali riuh.
"Ya, sudah cukup tertawanya. Teruskan!" ucap Rembulan.
"Wuidihhh, master! Yang namanya si Ellena dan nona Ambrosia lainnya seperti 'meledak'! Mereka kebakaran jenggot karena belum memiliki satu dari perhiasan keluaran Ransen yang sedang viral!" tambah Pink menggebu.
"Anda sangat brilian! Menjadikan harta karun menjadi cuan dalam waktu cepat dengan membuka toko perhiasan dan butik pakaian tanpa ada yang curiga!" ucap Violet memuji.
"Iya, betul! Mereka tahunya itu adalah karya anda. Mereka sangat takjub dengan kwalitasnya!" imbuh Pink.
"Tentu, saja! Keuangan Orion tidak sedang sehat karena gaya hidup boros anggota keluarganya. Di Orion, yang waras adalah pendiri perusahaan. Di Ambrosia, opa, oma dan om Reynand!"
"Ellena dan kedua adik perempuannya memang penyuka perhiasan sama seperti oma, hanya mereka tahunya membeli tapi sedikit menghasilkan uang. Dan suami mereka sangat kerepotan atas hobi mereka!" ucap Rembulan mengkritik kebiasaan anggota keluarga angkat yang tidak perhitungan dalam keuangan.
Menurutnya, tinggal menunggu waktu saja, mereka akan tenggelam dan kehabisan nafas!
"Oh ya, bagaimana jalannya pembangunan mansion? Berjalan baik hari ini!?" tanya Rembulan antusias.
"Aku tidak bisa meninjau sebab banyak berkas yang harus diselesaikan sebelum launching. Aku ingin semuanya sempurna pada hari H-nya!" ungkap Rembulan pada keduanya tentang pembangunan hunian impiannya yang digadang-gadang termewah dan termahal setanah air!
Karena mereka spirit jadi mudah menyusup dan menyelidiki yang diinginkan sang master, tentu saja tanpa bisa ditangkap CCTV atau netra manusia!
"Semua berjalan baik! Tentu saja pekerjanya orang-orang kita jadi tidak ada pencurian material, tidak ada yang korupsi dan tak ada preman yang menghambat progres pembangunan!" lapor keduanya dengan bangga.
Pink dan Violet adalah makhluk sangat cerdas. Lebih dari manusia biasa. Dia bisa mempelajari aktivitas dunia manusia seperti kemampuan bahasa asing, kemampuan tekhnologi dan sains termasuk meretas dan menyetir, selesai dalam waktu singkat, hanya sekali melihat dan sekali membaca. Otaknya tidak lemot dan gesit sehingga sangat membantu Rembulan dalam menjalankan perusahaan walau seorang diri.
"Bagus, kalau begitu!" puji Rembulan membuat hidung keduanya kembang kempis saking senangnya di puji sang master.
"Oh ya, ada satu tugas lagi yang harus kalian lakukan. Sebelum kemunculanku di hadapan mereka dan publik, aku ingin kalian menyusup ke keluarga Orion dan Ambrosia dan keluarga lain yang berkaitan dengan mereka. Cari tahu rahasia mereka sampai yang terkelam! Aku lakukan itu agar mereka tidak menyerangku secara psikis justru sebaliknya. Akulah yang akan menyerang mereka suatu saat nanti!"
"Lakukan esok hari!" perintah Rembulan.
"Dan satu lagi, jemput Iskandar dan keluarganya. Cukup sudah setahun mereka meninggalkan akar tempat mereka tumbuh dan pengasingan dari dunia luar. Tempatkan mereka di tengah kota. Beri mereka rumah dua lantai, kendaraan dan tempat usaha yang mereka mau sesuai keahlian. Tepatnya, setelah kemunculanku diumumkan saat open house mansion Ransen!"
"Baik, master! Your wish is our command!" jawab mereka serempak.
Rembulan menyuruh mereka beristirahat di kamar yang disediakan namun keduanya menolak dan memilih di ruang dimensi. Dirinya mengabulkan dan ikut bersama mereka. Istirahat diruang dimensi yang tenang, membuat kwalitas tidurnya jauh lebih baik.
Disana, dia bisa memulihkan staminanya dengan berendam di kolam penyembuhan, berkultivasi serta mengeksplor dunia ruang dimensi yang belum rampung walau telah berlalu 3 tahun!
Calvin dan Helga, setelah keluar dari acara, tidak langsung kembali ke mansion Ambrosia melainkan ke klub malam yang paling besar dan terkenal di dunia malam ibukota. Mereka bertemu dengan teman-teman semasa kuliah di luar negeri.
Kembali sedikit ke masa silam, keduanya menjalin hubungan di saat tunangan wanita itu, notabene om kandung Calvin, sedang terpuruk karena kecelakaan. Kakinya lumpuh permanen. Helga memutuskan kekasihnya saat dia membutuhkannya namun dia tidak perduli, keduanya pun bertemu dan terlibat affair.
Dan Reynand ditinggal saat sedang sayang-sayangnya!