NovelToon NovelToon
The Petals Bride

The Petals Bride

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Terpaksa Menikahi Murid / Sugar daddy / Selingkuh / Cinta Terlarang / Poligami
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Evan Bramasta, cowok berbadan tinggi, kulit putih dan hidung bangir. Berusia 30 tahun yang berprofesi sebagai guru olahraga di sebuah Sekolah Menengah Atas dan sudah mempunyai seorang istri atas perjodohan dari orang tuanya. Istrinya bernama Sabina Elliana yang bekerja di sekolah yang sama dengan suaminya.

Beberapa bulan belakangan ini, Evan selalu memperhatikan seorang murid perempuan yang selalu membuatnya sakit di bagian bawah. Ia menginginkan gadis itu menjadi miliknya dengan cara apapun.

Namanya Ziyara Liffyani, gadis yatim piatu berparas cantik di usianya yang baru 17 tahun. Dia harus bekerja paruh waktu di toko buku untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Ziyara juga diam-diam sangat menyukai guru olahraganya itu. Apa pun akan Ziyara lakukan untuk menggapai cita-citanya dan mendapatkan keinginannya, termasuk menjadi istri simpanan guru olahraga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Halaman Rumah

“Wow, manis banget istri mas ini."

Kini Ziyara membuka bra nya, ia masukkan dadanya ke dalam mulut suaminya dan langsung di lahap oleh Evan.

Tangan kanan memeluk pinggang istrinya, tangan kiri mengelus rahim dan mulut di sumbat oleh dada besar istrinya.

Ia mainkan lidahnya untuk memainkan kismis dada Ziyara yang kini sudah mulai mengeras, Jarinya di bawah sana sudah mulai ia masukkan ke dalam rahim istrinya dan mengoboknya dengan tempo cepat.

“Akhh ... akhh ... akhh."

“Mmmhh pelanhh mas, hhhhh," ucap Ziyara sambil menguyel rambut suaminya dan menekan kepala Evan agar semakin dalam menyeruput dadanya.

Evan menyeruput dan memvacum dengan kencang kismis istrinya, ia gigit dengan gemas dan ia tarik tarik kismis itu.

“Nngghh Sayang, akhh ... akhh ... akhh."

“Me-Q nya nelen jari mas sayang."

“Mmhh mau keluar mashh ...  cepetinhh Sayang!”

Evan semakin mempercepat laju jarinya dan mencapung leher Ziyara.

“Ahh ... Ahh ... akkhh maasshh ...  keluar mashh ... keluar Sayang ... aAhhhhh."

SRRRTTT

SRRRTTT

SRRRTTT

“Enak?" tanya Evan.

Ziyara menganggukkan kepalanya dan bersandar di dada suaminya lalu menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Evan.

“Leher aku jangan di capungin mas."

“Kenapa?" tanya Evan.

“Anak kamu bawel, nanya nanya kenapa sama leher aku."

“Yaudah, nanti mas capung disini aja," balas Evan dengan menguyel dada istrinya.

“Awhh."

Lama lama -uyelan Evan pada dada istrinya menjadi semakin kasar, ia menarik dan mencubit kismisnya sehingga Ziyara menggigit lehernya.

“Uuuuuhhhh, jangan kenceng-kenceng sayang gigit leher mas, capungin aja."

Ziyara dengan sengaja menggerakkan brutunya dan melahap serta menyeruput leher suaminya.

“Mmhh, nakal."

“Udah keras mas yang di bawah," ucap Ziyara.

“Puasin dia sayang."

Ziyara turun dari pangkuan suaminya, ia berjongkok di depan Evan yang bersandar di sofa dengan tubuh yang sudah tidak memakai apa pun.

Ziyara elus tombak Evan dari luar celana dalamnya dan mulai menguyel dengan pelan, lalu ia cium dan ia gigit dengan pelan tombak Evan yang sudah sangat keras.

“Ahh ...  SShhhhh Sayang."

“Kenapa mas?"

“Ngghhh, mas bergairah Babby."

Ziyara melepaskan celana dalam Evan lalu langsung melahap ujung tombak suaminya dengan lidah hangatnya.

“Mmmhhh."

“GLOK  ... . GLOK  ... . GLOK”

Ziyara memasukan batang keras itu ke dalam mulutnya lalu dengan cepat ia memaju mundurkan kepalanya melahap tombak Evan.

“Akhh ... akhh ... akhh enak Sayang ...  mulut kamu enakhhh ...  Mmmhhh."

“Ahh Babby."

Ziyara mengeluarkan tombak suaminya lalu menjepit tombak itu di belahan dadanya dan menaik turunkan dadanya menggunakan tangan.

“Uuuuhhhhh ... mulut, dada sama me-Q kamu enakhh Sayang ...  semuanya ngejepit titid mashh. Mas gak tahan Sayang, mas pengen!"

Dengan inisiatifnya sendiri, Ziyara menunggingkan badannya dan menyuruh suaminya menusuk dari belakang.

Evan berdiri dari duduknya dan mengobok sebentar tombaknya lalu memasukkan tombaknya ke dalam rahim Ziyara.

JLEEEEEBBBHHHH

“Auuuuhhhh."

“Nnghhhh, sempith banget Sayang ...  titid mas belum semuanya masukhh ...  Mmmhhh."

“Ukhhh, hentakkin langsung mashhh, ngeganjel banget."

Dengan sekali hentakan, tombak Evan langsung masuk ke dalam rahim istrinya.

“Uuuuuuuhhhhhh."

“Uuuuhhhh, kenapa makin sempit sih Sayang."

“Gerakin mashhh."

“Akhh ... uuuuhhhh ... Akkhhh me-Q kamu Sayang ...  enak bangethh cintaa ...  ngghh mashh gak kuat di jepit giniih."

“Ngghhh titid kamu tambah gede mashh ...  robek me-Q Akuhh ...  oohhh mashhh ...  ampunhh!”

PLAK

Evan menampar brutu Ziyara dan menguyelnya dengan kasar.

Ia membungkuk kan tubuhnya dan memeluk tubuh Ziyara dengan geberan yang semakin cepat.

“Ahh ... uuuuhhhh maaaassshhhh."

“Iya Sayang."

“Remes nen aku massshhhhh ...  nngghh."

Evan menguyel dada istrinya dan mencubit kismis keras itu.

“Nuunghhh  ...  ... . enakhh bangethh mashh ...  enak banget di cubit gituu Sayang."

“Mmhh ...  kamu suka Babby? Hm?"

“Ahh ...  suka mashh, suka banget di giniin sambil nen aku dimainin ginihh."

“Bangun Sayang, mas mau kamu berdiri."

Ziyara bangun dengan tombak suaminya yang masih menusuk dari belakang, Evan memeluk istrinya dengan menghentak hentakan brutunya agar tombak besarnya masuk dengan dalam ke dalam rahim istrinya.

Tangannya tak lepas dari dada besar Ziyara yang menjadi favoritnya.

PLOK ... PLOK ... PLOK

bunyi penyatuan mereka yang terdengar sangat keras di ruang tamu rumah itu, tak membuat mereka memelankan suara desahan mereka.

“Ahh ... Ahh ... Ahh mau cium mashh ...  mau lidah kamu Sayang."

Evan menjulurkan lidahnya dan langsung di tangkap oleh Ziyara dan langsung di sedot olehnya.

Tangan kiri Evan turun ke bawah untuk memainkan kacang imut istrinya.

“Nngghh Sayang ...  jangan di gituin mashh ...  nngghh."

“Kenapa Babby."

“Aku gak kuathh mashhh ...  uuuuhhhh ampunhh mashhh!”

Mulut Evan berpindah ke leher putih Ziyara dan langsung menyeruputnya, menghiraukan larangan Ziyara agar tidak mencapung lehernya.

“Mashh ...  aku mau keluar mashh ...  gak kuathh ...  akhh ... akkhh ... akkhh keluar mashh ...  keluar ...  ngghhh ...  Aaauuuuhhhhhhhhh!”

SRRRTTT ... SRRRTTT ... SRRRTTT!

Evan melepaskan tahutannya dan menggendong Ziyara menuju ke kamar tamu, sesampainya di kamar ia menurunkan Ziyara di kasur dan membuka paha Ziyara lebar-lebar, ia mainkan sebentar rahim istrinya yang sangat becek dan licin menggunakan kepala tombaknya.

“Nngghh ...  jangan di mainin gitu mashh ...  Mmmhhh."

“Kenapa jangan sayang?"

“Gatel kalo di gituin mashh."

Tanpa aba-aba lagi, Evan langsung memasukkan dan langsung menggeber rahim istrinya.

“Akhh ... akkhh ... Ahh enak banget me-Q kamu Babby ...  dari jaman sekolah sampe sekarang kamu gak pernah bikin mas kecewa ...  Uuunghhh."

“Akhhh ... uuuuhhhh ... uuuuhhhh masShhhhh ...  terushh masshh ...  Mmmhhh."

Ziyara membelitkan kakinya di tubuh Evan dan menarik leher suaminya agar bisa ia cium.

Puas berciuman dengan suaminya, Ziyara beralih menggulung daun telinga suaminya dan membisikkan sesuatu di telinga suaminya.

“Pakai aku terushh mashh ...  jangan biarin me-Q aku nganggur ...  mmhhh aku suka dimainin kayak gini Sayang."

“Babby ...  kamu bikin Mash tambah bergairah Sayang ...  mas tunjalin kamu sampe malam."

Evan menghentak hentakkan tombaknya dan menguyel kasar dada Ziyara, menampar dada itu dan mencubit kismisnya sampai Istrinya menjerit minta ampun.

“Aauuuuhhhhh ...  ampunnhh mashh ...  mmhh titid kamu enakh bangeth Sayang ...  menTOKKK  ... hhh."

“Ahh ... uuuuhhhh ... akkhh enak ya Babby me-Q nya di masukin kayak ginihh ...  mmmhh."

“Uukkhh iya mashh enak banget."

“AAhh ... uuuuhhhh ... uuuuhhhh mash mau keluar sayannghh ...  mas gak tahanhh Babby."

“Mmhhh aku juga mau keluar masshh ...  cepetinhhh."

Evan mempercepat laju geberannya dan menyeruput kencang dada Ziyara.

PLOK ... PLOK ... PLOK ...

“Aakkkkhhhh keluar mashhh."

“Aaaaaaaakkkkhhhhh”

SRRRTTT

SRRRTTT

SRRRTTT

Evan masih menghentakkan tombaknya dan tetap menyeruput dada Ziyara.

“Ahh Sayang ...  Mash keluar yaanghh ...  keluar Babby ...  aaaaauuuuhhhhhhh."

SRRRTTT

SRRRTTT

SRRRTTT

Evan menyemprotkan benihnya ke dalam rahim Ziyara dan menjatuhkan dirinya di pelukan sang istri.

“Huh ... huh ... huh."

Ziyara mengusap kepala suaminya hingga punggung Evan yang berkeringat.

PLAK,

Ia menampar brutu Evan yang masih berada di atasnya.

Evan menegakkan tubuhnya dan mengecup kening istrinya dengan mesra.

“Mas sayang banget sama kamu."

Ziyara tersenyum mendengar perkataan suaminya, ia mengelus lembut pipi Evan hingga jambang yang ada di wajah itu.

“Aku juga sayang banget sama mas, gak mau kehilangan mas," balas Ziyara.

“Jangan percaya apapun yang orang bilang tentang mas, kecuali kamu liat sendiri dan mas yang ngomong sendiri sama kamu," ucap Evan.

“Iya mas, aku selalu percaya sama kamu."

1
Supryatin 123
Alhamdulillah dah lahiran walaupun prematur lnjut thor 💪💪
Supryatin 123
jangan donk Thor 😭😭😭klo ziya d buat pergi.lnjut thor 💪💪.
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
Ifah ifah
terllu lemah iman ny si evan ga suka sma sifat ny si evan😠😠😠
Narimah Ahmad
part ni, 😡😡😡 buatku emosian huh 😡😡😡
Supryatin 123
🤣🤣🤣 pembantu songong ya.lnjut thor 💪💪
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
Narimah Ahmad
m dalam kehidupan pasti ada susah senang , suka duka dan l...nya
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪❤️
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
NH..8537
good job kaka 👍🙏😘
NH..8537
ingin yg terbaik boleh Van..tp jgn smp egois jg.. kasihan anak..nya nti..jalani sj sambil liat yg terbaik nti..nya🥹🙏
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪❤️❤️
Supryatin 123
lnjut thor 💪😠
NH..8537
smg tetap semangat slalu Kaka cantik 💪👍🙏
NH..8537
haduh tuh bocil" ada" sj🤭smg ke depan mereka jd keluarga yg lebih baik lg 😁 good job kak 👍🙏😘
NH..8537
smg stlh ini mereka jadi Sabahat yg sholid👍damai itu indah🤭 lanjuttt Kaka cantikkk 💪🙏
Supryatin 123
akhirnya damai juga gitu kan enk d liat.lnjut thor💪💪
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
NH..8537
salut sm Kaka..nya👍 good job..lah💪🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!