Cerita ini menceritakan tentang seorang anak yang bertemu kakek misterius dan diberi kekuatan yang dimana sangat kuat tapi dia tak menyadari akan kekuatan itu dan memulai jalan petualangannya sendiri.
jadi seperti apakah kelanjutannya anak ini didunia kultivasi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon candra27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 31
Cultivation Of Min Can
Suasana yang semuala dipenuhi dengan rasa takut dan tertekan kini hening seketika.
Ketika mereka semua melihat pemimpin bandit itu diterbangkan dalam sekali pukul oleh pemuda yang baru san berjalan kearah pertempuran itu.
"Ini bagaimana bisa..."
"S-sulit dipercaya dalam sekali pukul"
"S-sungguh kuat sekali"
Ucap semua orang yang menyaksikan kejadian barusan itu dan dengan raut wajah kaget dan heran,Tapi mereka jadi senang maka dengan begini bisa dibilang bahwa para bandit itu telah kalah.
"Baiklah kuharap kalian setelah ini pergi jangan sampai kembali kemari karena jika begitu aku akan membantai kalia semua!" ucap ming can dengan wajah tersenyun manis tapi penuh dengan tekanan
Sedangkan para bandit yang melihat hal itu merasa takut dan gemetar seperti mereka dihadapkan dengan seorang iblis yang menyeramkan seolah siap menyantap mereka semua.
Hingga ming can kembali berkata "Baiklah kubiarkan kalian pergi sekarang dan ingat jangan kembali lagi paham!!" ucap ming can penuh dengan tekanan pada kata-katanya yang diucapkan.
Hingga sontak para bandit itu pergi dengan membawa ketua mereka.
Setelah kejadian itu ming can yang telah dianggap penolong semua orang disana diperlakukan dengan ramah oleh semua orang juga disambut suasana baik oleh orang yang ada disana.
Sehingga setelah sore hari tiba ming can pergi menuju penginapan yang ada disana yang bernama 'Penginapan Li Nan'.
"Permisi apakah maih tersedia kamar kosong untuk aku sewa?" ucap ming can pada pelayan yang berjaga di lobby.
kemudian pelayan itu kaget "Akh...anda bukankah orang yang melawan bandit tadi siang kan?" ucap nya dengan penuh antusias
Ming can mengangguk pelan dengan berkata "ya itu aku,apakah ada masalah?".
Kemudian pelayantu berkata dengan girang "Akh...tentu tak masalah,Oh ya anda akan pesan kamarkan ayo mari saya akan bawa anda ke kamar VIP kami juga tak perlu bayar dan terserah anda mau tinggal berapa lamapun juga bebas makan apapun di tempat kami anggap sebagai rasa terimakasih kami para penduduk disini" ucap pelayan itu dengan antusias.
Ming can kaget mendengar hal itu ia berkata "Akh...kurasa itu tak perlu ini terasa berlebihan bukan,aku jadi tak enak hati"
Kemudian pelayan itu berkata kembali "Justru dengan ini kami merasa bisa membalaskan kebaikan anda tuan muda kadi saya mohon tolong diterima ya!".
Hingga ming can pun tak bisa menolak dan menerima nya.
Kemudian ming can diantarkan ke salah satu kamar VIP di penginapan itu.
"Baiklah tuan ini kamar anda juga ini kunci nya,jika butuh sesuatu silahkan panggil kami dan juga semoga nyaman dan betah dengan pelayanan kami" ucap pelayan itu sambil pergi dari sana.
Sedangkan ming can sendiri masuk kedalam kamar dan mengunci pintu dari dalam kemudian berbaring di tempat tidur,sambil memikirkan yang telah terjadi hari ini.
"Haih...Banyak sekali yang terjadi hari ini" ucap ming can sambil menghela nafasnya.
----Keesokan pagi
Setelah ming can bangun ia langsung beranjak dari tempat tidur dan mandi kemudian setelah itu berpakaian bersiap untuk lanjut perjalanan kembali tapi sebelum itu ia pergi keluar penginapan setelah melakukan chek out dan mencari restoran untuk makan.
Hingga ia menemukan restoran tak jauh dari sana bernama "Kedai Ling" ia masuk dan duduk di salah satu meja kosong disana dan memesan makan juga minum.
Setelah selesai makan dan minum ming can memanggil pelayan dan membayar makanan dan minuman yang ia makan dan minum.
"Baiklah sekarang haru kembali melanjutkan perjalanan ku" ucap nya setelah keluar dari kedai dan mulai langsung terbang ke arah utara dengan cepat.
Kemudian Waktu berlalu beberapa hari ming can pun akhirnya sampai pada tempat tujuan.
"Akhirnya sampai setelah melewati perjalanan melelahkan beberapa waktu terkhir ini" ucap ming can sambil terbang terus mendekat gerbang kota kerajaan.
Ming can pun tidak lagi terbang melainkan hanya berjalan saja ketika sudah sangat dekat dengan gerbang kota sehingga ketika ming can hendak masuk ke kota.
"Maaf berhenti sebentar,apakah kamu pendatang baru disini jika iya maka ada biaya masuk sebesar 10 koin perak" ucap salah seorang penjaga yang menghadang ming can.
Dan karena ming can tak mau cari masalah ia pun dengan sukarela mengeluarkan 10 koin perak dan memberikan nya pada penjaga itu hingga akhirnya kini ming can bisa masuk kedalam kota.
Ketika didalam kota ming can pun langsung saja mencari informasi terlebih dahulu karena bagaimana pun informasi itu penting dan tempat yang paling tepat adalah kedai makan dan minum.
Hingga akhirnya ming can berjalan mencarj kesana-kemari kedai makan/minum dan pada akhirnya sampai pada sebuah kedai yang besar ditemui ming can,hingga ia pun masuk kedalam kedai dan duduk di salah satu meja kosong disana dan hanya memesan minum.
Seketika tak butuh waktu lama minuman yang ia pesan tiba dan juga ia mendengar banyak info dari orang-orang yang mengobrol di kedai itu.
Hingga ada satu informasi yang menarik perhatiannya yaitu mengenai kompetisi beladiri yang akan diadakan esok hari dan yang membuat ming can tertarik adalah mengenai siapa yang masuk ke peringkat 10 besar dapat kesempatan masuk kedalam sekte besar yang ada di ibukota kerajaan ini.
Hingga ia pun terus mendengar kan percakapan mengenai kompetisi itu dan kemudian ia beranjak pergi dari kedai setelah membayar minum yang ia pesan dan mencari informasi mengenai sekte besar yang ada disini yaitu sekte Pelangi,Pedang Putih,Azure dan sekte Guntur.
Diantara ke-4 sekte yang memiliki urutan terbesar adalah sekte Pelangi Dan uruatan ke 4 dari sekte besar itu adalah sekte Guntur,Tapi ada informasi lain mengenai ke-4 sekte asing-masing yang menarik.
Sekte Pelangi rata-rata muridnya memiliki sifat arogan dan Sombong lalu Sekte Pedang Putih memiliki reputasi yang sedikit lebih baik dari sekte pelangi kemudian sekte Azure Sendiri tak terlalu banyak muridnya seperti sekte lain tapi sangat kuat jadi mendapat posisi ke 3 ter kuat dari ke 4 sekte dan juga dikenal paling ketat untuk masuk ke sekte Azure dan yang terakhir adalah sekte guntur yang lebih memperhatikan murid nya yang memiliki elemen petir dan lebih baik reputasinya dibanding dengan sekte pelangi dan sekte Pedang Putih.
Maka dari itu jika ada kesempatan ming can lebih memilih untuk masuk kedalam sekte Azure Karena mungkin lebih cocok dengannya dan juga dengan begitu ia bisa tenang.
Kemudian setelah itu ming can pergi mendaftar kan diri di pertandingan itu yang dibuka sejak 3 hari sebelum pertandingan dimulai.
Hingga ming can pergi mendaftar di aula pertandingan yang ada di tengah kota yang dimana akan dijadikan tempat kompetisi besok.
Sehingga setelah daftar mimg can pun pergi kembali dan menuju salah satu penginapan yang ada disana hingga setelah sampai di penginapan ia pun memyewa kamar disana dan setelah itu ia menunggu hari esok datang untuk kompetisi.
Part 31 END