NovelToon NovelToon
Sistem Master Sekte

Sistem Master Sekte

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
​Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
​Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: Kesepakatan Rahasia

​Angin sepoi-sepoi bertiup melintasi halaman Puncak Bintang Jatuh, membawa serta keheningan yang cukup canggung setelah kata-kata Su Ya.

​Token giok berwarna merah darah itu tergeletak di atas meja batu, memancarkan aura kuno dan mistis. Alam Rahasia Bulan Berdarah—bahkan bagi Lin Mo dan Su Yue yang masih pemula di dunia kultivasi yang luas ini, nama itu terdengar seperti ladang harta karun yang tak terbayangkan.

​Jiang Chen tidak langsung mengambil token tersebut. Dia menatap Su Ya dengan matanya yang setenang sumur kuno, membuat manajer wanita yang biasanya pandai membaca pikiran orang itu merasa sedikit terintimidasi.

​"Di dunia ini, tidak ada makan siang gratis," ucap Jiang Chen perlahan, ujung jarinya mengetuk meja batu secara berirama. "Paviliun Bulan Perak memiliki kekayaan dan koneksi yang tak terbatas. Kau bisa menyewa lusinan kultivator Pembentukan Fondasi tingkat puncak jika kau mau. Mengapa memilih sekteku yang baru saja menyinggung Keluarga Wang dan Sekte Iblis Darah?"

​Su Ya menghela napas pelan. Senyum profesionalnya luntur, digantikan oleh ekspresi kelelahan yang jarang ia perlihatkan pada orang luar.

​"Ketua Sekte Jiang sangat tajam. Anda benar, Paviliun Bulan Perak memang kuat, tetapi itu bukan milikku sepenuhnya," Su Ya menuangkan secangkir teh untuk dirinya sendiri. "Saya sedang terjebak dalam perebutan kekuasaan internal dengan cabang utama. Jika saya menggunakan kultivator dari markas besar, semua hasil dari Alam Rahasia itu akan diklaim oleh mereka. Saya butuh sekutu kuat dari luar... seseorang yang cukup gila untuk tidak takut pada sekte besar, dan cukup kuat untuk menjamin hasil."

​"Dan kau melihat kegilaan itu dalam diriku?" Jiang Chen tersenyum tipis.

​"Saya melihat naga yang sedang bersiap menelan langit," jawab Su Ya tanpa ragu, menatap mata Jiang Chen. "Syarat saya sederhana. Di dalam Alam Rahasia nanti, saya hanya menginginkan satu benda: Teratai Darah Seribu Tahun. Jika Anda dan sekte Anda bisa membantu saya mengamankannya, seluruh harta lain yang Anda temukan di sana akan menjadi milik Sekte Pedang Bintang seutuhnya. Selain itu, Paviliun Bulan Perak cabangku akan menjadi penyokong materi sekte Anda secara gratis selama sepuluh tahun."

​Itu adalah tawaran yang luar biasa menggiurkan. Menyelami Alam Rahasia tentu penuh bahaya, tetapi bagi Jiang Chen, itu adalah ladang Poin Sistem dan sumber daya yang tak ternilai.

​"Sepakat," kata Jiang Chen akhirnya, mengambil token giok merah itu dan memutarnya di sela-sela jarinya. "Namun, sebelum kita bersulang untuk kerja sama ini, ada satu transaksi kecil yang ingin aku lakukan dengan Manajer Su."

​"Oh? Transaksi apa itu?" Mata Su Ya kembali berbinar sebagai seorang pedagang.

​Jiang Chen mengibaskan lengan jubahnya. Sebuah botol porselen kecil melayang dan mendarat dengan mulus di depan Su Ya.

​"Buka dan lihatlah."

​Dengan penasaran, Su Ya membuka penutup botol tersebut. Seketika, cahaya merah kebiruan memancar keluar, diiringi oleh aroma obat yang begitu pekat hingga membuat energi spiritual di dalam tubuh Su Ya bergejolak ganas, seolah ingin menerobos batas kultivasinya saat itu juga.

​Mata Su Ya membelalak lebar, kecantikannya yang biasanya tenang kini digantikan oleh ekspresi sangat syok. Tangan lentiknya gemetar saat ia menuangkan satu butir pil seukuran kelereng ke telapak tangannya. Pil itu memiliki garis-garis emas halus yang berdenyut layaknya jantung yang berdetak.

​"I-Ini... Pil Kondensasi Qi Tingkat Bumi!" Su Ya nyaris berteriak, suaranya bergetar hebat. "Dan... dan ini adalah Urat Pil Emas! Kualitas Kesempurnaan Seratus Persen! Ya Tuhan... bahkan Master Alkimia tingkat 4 di ibu kota kekaisaran pun tidak bisa menghasilkan Urat Pil semurni ini!"

​Su Ya menatap Jiang Chen dengan napas tersengal-sengal. Wajah pemuda itu tetap datar, seolah pil legendaris yang bisa memicu pertumpahan darah ini hanyalah permen murah di matanya.

​"Ketua Sekte Jiang... apakah Alkemis misterius di belakang sekte Anda yang membuat ini?" tanya Su Ya dengan nada penuh hormat.

​"Siapa yang membuatnya tidak penting. Yang penting adalah, berapa banyak Batu Spiritual yang berani kau tawarkan untuk pil ini?" Jiang Chen bersandar di kursinya.

​Su Ya menelan ludah, berusaha menenangkan detak jantungnya yang menggila. Pil berurat emas tidak meninggalkan residu racun apa pun di dalam tubuh, yang berarti seorang jenius bisa memakannya terus-menerus tanpa merusak fondasi mereka.

​"Ini sangat tak ternilai..." Su Ya menggigit bibir bawahnya. "Saya... saya hanya membawa 100.000 Batu Spiritual tingkat menengah bersamaku hari ini. Jika Anda bersedia menukarnya, saya juga akan menambahkan sebuah Perahu Terbang kelas menengah untuk fasilitas transportasi sekte Anda."

​100.000 Batu Spiritual tingkat menengah setara dengan 10 juta tingkat rendah! Ditambah lagi Perahu Terbang, yang merupakan barang mewah langka.

​"Bawa botol itu," Jiang Chen menyetujui dengan santai.

​Transaksi selesai dalam sekejap. Su Ya memasukkan botol porselen itu ke dalam cincin spasialnya seolah itu adalah nyawanya sendiri, lalu menyerahkan sekantung besar Batu Spiritual dan sebuah miniatur perahu kayu yang diukir indah kepada Jiang Chen.

​Wanita itu membungkuk dalam-dalam, rasa hormatnya kini seratus kali lipat lebih tulus daripada saat ia pertama kali mendaki gunung. "Ketua Sekte Jiang, kerja sama kita ini akan menjadi rahasia yang paling saya jaga. Saya akan mengirimkan tiga token masuk Alam Rahasia untuk Anda dan dua murid Anda besok pagi. Saya mohon undur diri."

​Setelah Su Ya pergi dengan keretanya, Jiang Chen menatap tumpukan Batu Spiritual yang kini membanjiri ruang penyimpanannya.

​[DING!]

[Misi Utama Baru Dipicu: Menggali Rumput Beserta Akarnya!]

Deskripsi: Seekor harimau yang menangis meminta bantuan induknya bukanlah ancaman, tetapi induknya (Sekte Iblis Darah) bisa merepotkan jika datang saat Tuan Rumah sedang berada di Alam Rahasia.

Tugas: Hancurkan Sekte Harimau Hitam sepenuhnya sebelum matahari terbit esok hari!

Hadiah: Kultivasi Instan ke Ranah Inti Emas (Tingkat 1), Pemanggilan Binatang Penjaga Sekte (Tingkat Langit), dan 1.000 Poin Sekte.

Hukuman Kegagalan: Serangan gabungan dari Sekte Iblis Darah.

​Jiang Chen membaca panel transparan di depannya, dan senyum dingin yang familiar perlahan mengembang di wajahnya.

​Hadiah terobosan permanen ke Ranah Inti Emas! Sesuatu yang ia tunggu-tunggu sejak masa pakai kartu pengalamannya habis.

​"Guru, apakah ada masalah?" Lin Mo bertanya, merasakan perubahan aura pembunuh dari gurunya. Su Yue juga menatap dengan cemas.

​"Tidak ada masalah, hanya sedikit pekerjaan bersih-bersih," Jiang Chen melempar miniatur Perahu Terbang ke udara. Dengan suntikan energinya, miniatur itu membesar dalam sekejap menjadi sebuah kapal layar sepanjang belasan meter yang mengambang di atas halaman sekte.

​"Su Yue, Lin Mo. Naik ke kapal. Bawa senjata baru kalian."

​"K-Kita mau pergi ke mana, Ketua Sekte?" Su Yue bertanya sambil melompat naik dengan takjub.

​Jiang Chen berdiri di haluan kapal, jubah putihnya berkibar ditiup angin sore, menatap ke arah pegunungan barat di mana markas musuh berada.

​"Manajer Su bilang Sekte Harimau Hitam telah memanggil bala bantuan dan sedang merencanakan serangan," suara Jiang Chen terdengar tenang, namun mengandung keangkuhan yang merajai langit.

​"Menunggu musuh mengetuk pintu bukanlah gaya Sekte Pedang Bintang. Malam ini, kita akan meratakan Puncak Harimau Hitam menjadi tanah datar."

1
R.A.N
💪👍
R.A.N
perasaan blum -1.000 lebih udh VVIP?? harusnya pas beli bsar
R.A.N
hoow💪👍
R.A.N
semangat🔛🔥💪
R.A.N
episode 4,pertama💪🙏👍
R.A.N
semangat ⚡🔨Thor, lanjutkan
R.A.N
novel bagus ini baru ketemu💪👍
Arinto Ario Triharyanto
yoooiiiii
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
by💪💪
Hadi Hadi
up up up😄
Hadi Hadi
mantap🤭🤭
Hadi Hadi
is good💪💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪💪
Arinto Ario Triharyanto
mantaapppp
Arinto Ario Triharyanto
yoyoi😎
Arinto Ario Triharyanto
mantap betul dah😎
dewa pedang
wkwkwk mampus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!