NovelToon NovelToon
Dia Yang Tak Biasa

Dia Yang Tak Biasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Duniahiburan / Wanita perkasa / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Showbiz / Cintapertama
Popularitas:243
Nilai: 5
Nama Author: Adrina salsabila Alkhadafi

​Lina adalah pewaris kekuatan supranatural Dorong & Tarik yang hebat, sebuah energi kinetik yang hanya mengalir di garis keturunan perempuan keluarganya. Jika Lina fokus, ia bisa memindahkan truk. Tapi karena ia ceroboh, ia lebih sering menghancurkan perabotan rumah, membuat Ayah dan adiknya, Rio, selalu waspada.
​Kekuatan yang harus ia sembunyikan itu, ia gunakan secara terlalu ikhlas untuk membantu seorang kakek mendorong gerobak rongsokan, yang menyebabkannya melesat kencang di jalanan.
​Insiden konyol ini ternyata disaksikan oleh CEO Aris, seorang pebisnis jenius nan tampan yang sedang diburu musuh misterius. Aris langsung terobsesi dan merekrut, apa yang terjadi di kehidupan lina Bersiaplah mengikuti drama komedi supranatural ini.lerstgooo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adrina salsabila Alkhadafi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31: Agen Rahasia dari Masa Lalu

​Pagi itu di penthouse, Lina lagi chill banget, pakai hoodie kebesaran, sambil scroll TikTok. Aris lagi prepare untuk video conference, tapi vibes-nya langsung down karena Rio.

​Rio teriak dari dapur. "ARIS! LINA! INI KRISIS!"

​Aris: "Rio, please deh. Jangan lebay. Ada apa lagi? Ada lumut Nenek tumbuh di meja meeting?"

​Rio muncul dengan wajah gloomy. "Lebih parah dari itu, Tuan CEO! **Stok cup ramen edisi limited dari Jepang yang kusimpan di bunker khusus, HILANG! Itu worth jutaan, Aris! Ini pencurian kelas kakap! Aku enggak terima!"

​Lina dan Aris saling pandang. Lina ngakak. "Oke, guys. Chill! Cup ramen hilang bukan akhir dunia, Rio."

​Tiba-tiba, Kenji, si Gamer Paranoid, muncul dengan headset di leher. "Rio benar, Kak Lina. Ini major banget. Kalau hacker kelas atas sudah tahu kita punya cup ramen langka, itu artinya mereka sudah tahu kelemahan kita!"

​Aris menggeleng. "Rio, ini pasti cuma salah hitung inventaris. Sat-set beresin masalah yang beneran penting!"

​Saat Aris mau mulai meeting, pintu penthouse dibuka paksa. Masuklah seorang wanita yang sangat fierce, memakai setelan kulit ketat. Vibes-nya kayak Agen Rahasia di film action tahun 90-an.

​"Aris! Akhirnya aku menemukanmu!" serunya, sambil menodongkan semacam laser pen ke arah Aris.

​Aris: "Astaga! Siapa dia? Dia spill masa lalu cringe kamu, Aris?" bisik Lina.

​Aris memutar mata. "Lina, kenalkan. Ini Jessi. Dia adalah mantan Ketua Keamanan Internal Phoenix Tech sebelum aku ambil alih. Dulu dia naksir aku, tapi aku ghosting dia karena dia lebay."

​Jessi menatap Lina dengan sinis. "So, ini bodyguard yang kamu nikahi? Aris, aku datang untuk memperingatkanmu! Ada organisasi bayangan baru namanya The Culinary Syndicate (TCS). Mereka mencuri data dari semua perusahaan makanan terbesar di dunia! Mereka beneran bahaya!"

​Aris: "Jessi, please. Kamu lebay banget. Kamu bilang hacker kue kering itu berbahaya. Sekarang culinary syndicate?"

​Jessi: "Aku enggak main-main! Aku lihat mereka masuk ke server Phoenix Tech! Mereka ambil data yang sangat rahasia! Dan aku yakin, itu ada hubungannya dengan kehilangan cup ramen Rio!"

​Rio, yang mendengar namanya disebut, langsung menghampiri Jessi. "Benar! Jessi, kita harus team up! Aku yakin mereka ambil resepku!"

​Lina mulai tertarik. "Oke, wait. Kalau ini beneran soal cup ramen langka, ini sudah jadi urusan Kinetik, Aris!"

​Lina, yang kini jadi CEO dan Ratu Kinetik check, mengambil alih komando.

​"Dengar, guys! Kita enggak perlu panik. Jessi, kamu kasih kita clue terakhir yang kamu punya. Aris, kamu siapin jet. Kita sat-set ke Markas TCS," kata Lina.

​Jessi: "Markas mereka ada di sebuah gudang tua di pinggiran kota. Mereka super hati-hati!"

​Aris: "Oke, Ratu Kinetik, aku ikut deh. Tapi kamu enggak boleh Dorong Kinetik kursi rodaku kalau aku bete."

​Mereka sampai di gudang tua itu. Jessi menyelinap masuk ala Agen Rahasia di film lama, sementara Lina dan Aris mengawasi dari belakang.

​Lina: "Aris, Jessi ini cringe banget gayanya. Kayak cosplay spy film 80-an."

​Aris: "Dia memang begitu, Lina. Dia butuh Titik Nol biar vibes-nya enggak lebay."

​Di dalam gudang, mereka menemukan anggota TCS—sekelompok orang yang tampak seperti food blogger yang stylish tapi jahat. Mereka sedang mengagumi koleksi cup ramen curian yang tertata rapi.

​Rio berteriak dari headset-nya: "ITU CUP RAMEN KU!!! HANCURKAN MEREKA!"

​Jessi menyerang duluan, menggunakan gerakan karate yang lebay. Dia berhasil membuat food blogger itu kaget, tapi food blogger itu malah merekam aksi Jessi.

​"Lina, sekarang giliran kita! Aksi yang aesthetic dan efektif!" bisik Aris.

​Lina mengangguk. Dia fokus. Dia menggunakan Tarik Kinetik Sentuhan Mikro yang sangat kuat pada semua tutup cup ramen di rak.

​WUSSHHH!

​Secara serentak, semua tutup cup ramen itu terbuka di udara, dan air panas yang sudah disiapkan untuk menyeduh ramen itu tiba-tiba menyeduh ramen secara instan, menciptakan kabut tebal yang beraroma ramen di seluruh gudang.

​Food blogger itu panik. "Aroma limited edition ini terlalu kuat! Aku enggak bisa lihat!"

​Lina: "Aris, sekarang! Dorong mereka ke dinding!"

​Aris, sambil menahan tawa melihat kekacauan cup ramen, menggunakan Dorong Kinetik halus pada setiap food blogger, membuat mereka terpeleset di lantai yang licin karena air ramen. Mereka semua menempel di dinding, enggak bisa bergerak.

​Misi penyelamatan cup ramen berhasil. Mereka menemukan cup ramen itu utuh (meski sudah diseduh otomatis).

​Di luar gudang, Rio memeluk cup ramen-nya. "Terima kasih, Lina! Aku berutang budi padamu!"

​Jessi, yang kecewa karena aksinya enggak sekeren Lina, terlihat gloomy. "Aku gagal lagi. Aku enggak pernah bisa sekeren kalian."

​Lina mendekati Jessi. "Jessi, look at me. Kamu enggak gagal. Kamu yang kasih kita clue. Kamu itu Titik Awal Kekacauan yang kita butuhkan. Kamu enggak perlu jadi Ratu Kinetik. Kamu cuma perlu jadi Agen Internal yang relate sama drama."

​Aris menambahkan. "Jessi, kamu harus menerima fakta. Hidupmu enggak sekeren film action. Tapi kamu bisa jadi Agen Rahasia Support yang ngasih vibes drama yang lucu."

​Jessi terdiam. Kemudian, dia tersenyum. "Oke. Fine. Aku akan jadi Agen Rahasia Support. Tapi aku butuh pekerjaan tetap di Phoenix Tech, dan aku butuh akses ke cup ramen Rio."

​Aris: "Deal."

​Malam itu, Lina dan Aris kembali ke penthouse. Mereka capek tapi happy.

​Lina mencium Aris. "Misi berhasil, Direktur Taktis."

​Aris membalas ciuman itu. "Aku harus confess, Lina. Aku enggak pernah se-happy ini saat bekerja. Semua ini karena vibes kamu."

​Lina: "Aku juga. Dulu hidupku flat banget, kayak game tanpa level. Sekarang, full kekacauan yang lucu. Kita emang pasangan Top Markotop yang enggak bisa di-copy."

​Aris memeluk Lina erat-erat. "Sekarang, off dulu dari vibes CEO. Aku mau pakai Tarik Kinetik Sentuhan Mikro di hoodie kamu, biar kita chill sampai pagi."

​Lina: "Ide bagus, Direktur Taktis. Kita chill dulu. Besok kita hadapi chaos yang lain."

​Mereka berdua tahu, Kontrak Hati mereka akan selalu relate dengan drama dan slang terbaru, asalkan mereka tetap santai, sat-set, dan saling mencintai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!