NovelToon NovelToon
Berjodoh Dengan CEO Cantik

Berjodoh Dengan CEO Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Romantis / Cintamanis
Popularitas:511
Nilai: 5
Nama Author: anjarthvk

Seorang wanita cantik memiliki jabatan CEO di Perusahaan Berlian milik Papahnya. Rania Queenzhi yang ceria memiliki ketertarikan dengan asisten juga merangkap sekaligus sekretarisnya, seorang pria tampan.

Boris William, Sekretaris sekaligus Asisten yang mengabdi di Perusahaan, karena membalas budi akan hidupnya. Diam-diam juga memiliki ketertarikan dengan Atasannya di Perusahaan. Tapi, dirinya masih mempertimbangkan segala hal yang membuatnya tidak percaya diri.

"Aku menjodohkan putriku denganmu, Boris. Tapi, aku tidak memaksa dan membuatmu terburu-buru. Santai dan belajarlah semua hal mengenai Perusahaan. Cari tahu sedikit demi sedikit dari Rania. Dia tahu sepenuhnya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anjarthvk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 : Menghindar

...Selamat membaca semuanya......

...---------...

...---------...

Rania berdiri di belakang kamera, memandang Kim Do Woo dari kejauhan. Dia sedang memantau proses pengambilan foto di salah satu ruang studio yang mereka sewa untuk kepentingan Perusahaan. Boris yang ikut sibuk mengkoordinasi karyawan yang lain, matanya sempat melihat Rania yang tiba-tiba berjalan mendekati Kim Do Woo.

Wanita itu memegang lengan Kim Do Woo dan bergelayut manja pada pria itu, suhu ruangan yang tadinya normal berubah menjadi panas. Ditambah gelak tawa Rania dan Kim Do Woo yang mengisi ruangan tersebut.

Boris yang tidak tahan dengan interaksi dekat antara mereka memilih untuk pergi dari sana. Hingga jam istirahat tiba, Boris menghampiri Rania yang masih mengobrol dekat dengan Kim Do Woo.

"Nona, mari saya antar untuk membeli makan siang."

Rania menoleh menatap Boris dengan ekspresi datar, "kau belikan saja, sekalian untuk Do Woo."

Skakmat. Bukan begitu maksud Boris, yang dia inginkan keluar makan siang bersama dengan wanita itu. Tapi, Rania justru menyuruhnya membeli makanan untuknya dan Do woo. Semakin terbakar hati dan otak Boris, rasanya.

Namun, mau tidak mau dia harus menuruti semua perkataan Rania. Karena dia hanya selaku bawahan dan Rania atasannya.

Saat keluar gedung, dia melihat Toko Subway dan akhirnya memesan Tuna Mayo 2 dan Steak and Cheese 1. Setelah memesan dia berjalan kembali ke gedung. Melintasi beberapa kios yang menjual bunga-bunga yang sangat cantik.

"Dia pasti sangat menyukainya." Boris mendekat dan memilih beberapa tangkai bunga untuk dibeli.

"jebal, i kkoch-eul juseyo." Boris berusaha menggunakan bahasa Korea. (Tolong, berikan bunga ini padaku)

Wanita paruh baya penjual bunga tersebut memaklumi pengucapan Boris yang tidak terlalu fasih. Beliau mengambil satu tangkai bunga mawar merah dan diberikan ke Boris. Setelah membayar, Boris kembali ke Gedung. Matanya mencari-cari Rania, tapi justru dia dihampiri oleh Kim Do Woo.

"Kamu mencari Rania?" tanya Do Woo dengan logat Koreanya. Boris hanya mengangguk pelan sambil menyodorkan satu bungkus subway steak and cheese untuk pria itu.

"Kamsahamnida." (Terima kasih) Do Woo menerima makan siangnya dan menunjuk ke arah sudut. Mata Boris mengikuti arah telunjuknya, dia melihat Rania sedang duduk sambil memainkan handphonenya.

Tanpa menunda lagi, Boris segera menghampiri Rania dengan senyuman tipis. Tapi luntur saat mendapat tatapan sinis dari wanita itu.

"Bisa tidak sih cepat sedikit? Kita masih ada jadwal bertemu dengan klien," sungut Rania yang terdengar mengomel.

Boris menyodorkan setangkai bunga mawar untuk Rania. Wanita itu sedetik merasa terkejut melihat tangai bunga tersebut. Dia ambil bunga itu dengan sedikit kasar.

"Fokus pada pekerjaan kita di sini, Boris. Aku ingin cepat pulang."

Boris merasa ada yang tidak beres, kemarin mereka bahkan beradu bibir. Tapi sekarang wanita itu justru semakin tidak menyukainya.

"Maaf, Nona. Ini Subway makan siang ini, Tuna Mayo seperti biasa."

Rania bangkit dan mengambil kasar bungkus makanan tersebut dan berjalan pergi. Boris merasa sedang dijauhi oleh wanita itu.

"Apa ada yang salah denganku?" matanya tidak lepas memandangi Rania yang berjalan mendekat ke arah Do Woo kembali. "Pria itu lagi."

Perasaan Boris berantakan, dia tidak bisa fokus kali ini karena mendapat omelan dari Rania. Dia tidak tahu letak salahnya ada di mana, yang dia tahu bahwa Rania saat ini sedang menjauhinya.

...Bersambung......

Terima kasih sudah mampir ke sini ya.. Jangan lupa like dan komennya ya semua..

Cuitan kecil tentang rasaku :

Semoga dalam bentuk ini, kesalahpahaman akan rasaku bisa berkurang dan lepas. Kamu yang ada di sana, berbahagialah! Biarlah ini menjadi urusanku, aku tidak berminat untuk memiliki pasangan. Terlalu takut melangkah masuk ke dalam lingkaran yang aku lihat dan aku alami selama ini. Duniaku menjadi gelap sejak aku merasa bahwa aku tidak pantas bersanding dengan siapa pun. Tuhan... Sampaikan padanya, di sini aku baik-baik saja. Aku akan bahagia dengan caraku sendiri. Aku peluk bayanganmu erat di dalam dunia yang mampu aku singgahi sendiri. Dunia mimpi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!