NovelToon NovelToon
Azizah Love Note (S2)

Azizah Love Note (S2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:904.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: INRA KHAIRUNNISA JEOMI YUSUF

Sequel dari Menikahi Mr. Rajendra
_________________________________

"Mencintaimu adalah luka paling hebat dalam hidupku, yang dimana hadirnya tidak bisa aku hindari."
-Azizah Ghaffara Dananjaya-

Zizi harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya yaitu melihat secara langsung laki-laki yang ia cintai menyatakan perasaannya pada wanita lain. Apalagi saat mengetahui wanita itu adalah sahabatnya sendiri.

Namun, disaat Zizi ingin memulai kehidupan barunya dengan laki-laki yang dijodohkan oleh orang tuanya. Tristan malah menyadari perasaannya terhadap Zizi.

"Aku terlambat menyadari siapa yang sebenarnya diinginkan oleh hatiku," ucap Tristan dengan frustasi.

Permainan takdir apa yang akan dihadapi oleh Zizi kedepannya ? Dan siapa yang akhirnya akan menjadi pendamping hidup Zizi ?

Jangan lupa ikuti ceritanya ya 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INRA KHAIRUNNISA JEOMI YUSUF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istana Baru

^^^~ Dirimu adalah semesta, tempatku ingin berkelana. Hatimu adalah rumah, tempat aku tinggal selamanya ~^^^

“Assalamualaikum.”

“Waalaikumsalam.”

Zizi langsung beranjak membuka pintu rumahnya. Ia yang awalnya tidak tahu siapa yang datang berkunjung kerumah barunya pun merasa terkejut. Senyumnya mengembang apalagi melihat sesosok bayi tampan yang kini sedang berada dalam gendongan mommy nya.

Altezza Shakeel Rajendra – Bayi mungil yang pernah ia tolong beberapa bulan yang lalu untuk lahir ke dunia yang penuh dengan fana. Putra pertama dari sahabatnya yang bernama, Nana.

“Aa ya ampun sayang, aunty Zi kangen banget sama kamu.” Zizi langsung girang melihat bayi itu. Langsung saja direbutnya Keel dari gendongan Nana saat itu juga. Bukannya menangis, bayi tampan itu malah tertawa senang digendong oleh aunty kesayangannya itu.

Nana menggelengkan kepalanya melihat tingkah Zizi yang selalu saja seperti itu ketika bertemu dengan putranya. Istri dari Zayyan itu tersenyum tipis. Ia bisa melihat kasih sayang yang diberikan Zizi untuk putranya.

Iya. Zizi memang telah menganggap Keel seperti anaknya sendiri. Entah kenapa sejak bayi tampan itu lahir kedunia, ia langsung terpesona dan jatuh cinta. Kasih sayangnya terbentuk dengan sendirinya. Bahkan ia telah mengklaim Keel sebagai menantu masa depannya sejak lahir.

Gadis ini memang ada-ada saja tingkahnya. Bagaimana bisa dia mengklaim itu semua disaat ia sendiri tidak tahu apa jenis kelamin anaknya nanti. Bahkan ia sering mengancam Alexa dan juga Raka agar tidak mencoba merebut calon suami dari putrinya itu.

“Kalian datang berdua aja ?” Tanya Zizi.

Nana mengangguk sebagai jawaban. Ia memang datang berdua dengan putranya ini karena sang suami sedang ada pertemuan dikantor. Nana juga sengaja meliburkan dirinya agar bisa membantu kedua sahabatnya dirumah baru mereka. Meskipun nanti kehadirannya bukan malah membantu tapi malah merepotkan. Tentu saja, bagaimana mungkin Nana bisa membantu Zizi dan Tristan jika ia membawa turut serta Keel kesini. Mama muda itu pasti akan sibuk sendiri dengan putranya. Namun meskipun begitu, Zizi dan Tristan tetap senang dengan kehadiran Nana dan juga Keel.

‘Iya. Mas Zayyan ada pertemuan penting dikantor, jadi ngak bisa ikut kesini deh,” jawab Nana.

“Terus lo ngak kerja ?” Nana langsung cengengesan mendengar pertanyaan Zizi.

“Hhehe… Ngak. Gue tu sampai bela-belain ngak kerja demi datang kesini loh.” Zizi mengerutkan dahinya.

‘Alah, itu mah alasan lo doang. Gue tahu kalau sebenarnya lo malas ke Rumah Sakit karena ngak ada teman kan !” Seru Zizi.

“Ah lo mah, kalau nebak suka benar deh.” Nana dan Zizi langsung tertawa setelah itu.

Zizi langsung membawa Nana masuk kedalam rumahnya. Disini ternyata bukan hanya ada Zizi dan Tristan saja. Karena kedua keluarga besar Dananjaya dan Mahendra juga ada disini. Nana yang sudah mengenal dan dekat dengan kedua orang tua Zizi dan Tristan pun langsung menyapa.

Semua orang saat ini sedang tertawa melihat mama Rania dan mama Jihan yang sedang berebutan menggedong baby Keel. Putra yang mewarisi ketampanan dari Zayyan itu memang sudah mampu membuat banyak orang terpesona dengan nya sejak dini.

Sementara yang diperebutkan hanya tertawa. Mungkin dikiranya kedua wanita paruh baya itu sedang mengajaknya bercanda saat ini.

“Pokoknya mama pengen punya cucu, dan kalian harus buatkan secepatnya,” celetuk mama Rania.

“Iya, buatin dua biar kami ngak rebutan cucu,” timpal mama Jihan.

Sontak semua orang langsung tertawa mendengar permintaan kedua wanita paruh baya ini. Mereka pikir buat anak gampang apa, yang sekali cetak langsung jadi. Tidak semudah itu bambang, semua butuh proses.

Lainnya halnya dengan Nana dan para papa, Tristan dan Zizi tampak melongo mendengar permitaan yang luar biasa dari para mama. Ini memang, pertama kalinya mereka meminta sesuatu pada Zizi dan Tristan. Tapi sepertinya permintaan ini akan sangat sulit mereka wujudkan, mengingat hubungan mereka yang tidak seperti pasangan suami istri pada umumnya.

“Mama pikir buat anak gampang apa,” jawab Tristan setelah sekian lama terdiam. “Ngak semudah itu ma, ngak semudah membuat mie instan yang sebentar langsung jadi, ngak semudah membalikkan telapak tangan juga.”

Tristan tampak kesal dengan permintaan luar binasa dari mama dan mama mertuanya itu (Lah kok jadi luar binasa sih ?? Luar biasa kali ah thor). Bahkan mereka tidak tanggung-tanggung langsung meminta dua cucu sekaligus. Sebenarnya bukan ia tidak mau, tapi ia sendiri tidak tahu kapan akan mendapatkan haknya itu. Karena ia sama sekali tidak ingin memaksa Zizi melakukannya.

“Lah buatnya memang ngak gampang, tapi butuh usaha yang kuat. Selagi kalian terus berusaha, mama yakin Allah pasti akan kasih,” ujar mama Rania.

“Iya, mama setuju. Kecuali kalau memang kalian yang ngak ada usahanya, itu baru susah,” tambah mama Jihan.

Zizi dan Tristan sama-sama terdiam. Mereka tidak punya jawaban atas pernyataan ini. Karena memang mereka belum berusaha sampai detik ini. Nana yang melihat raut wajah kedua sahabatnya itu pun tahu, apa yang sebenarnya terjadi.

“Tapi Nana yakin kok tante, kalau di adik bayi nya keel saat ini sedang diproses di perutnya Zizi,” tutur Nana membela kedua sahabatnya itu. Meskipun ia tahu apa yang ia ucapkan itu salah karena memang keduanya belum siap untuk itu.

“Aamiin, semoga saja,” ucap semuanya.

Semua orang kembali ke pekerjaan mereka masing-masing. Menata rumah yang tak kalah mewahnya ini dengan sangat rapi. Membersihkan setiap sudut dengan teliti. Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan bagi mereka semua.

Hingga tanpa mereka sadari, senja telah datang membawa warna jingganya. Hari ini adalah hari indah yang dilewati dengan kebersamaan.

“Mas baru datang ?” Tanya Nana saat melihat sang suami yang baru saja datang menjemputnya dan putranya.

Zayyan tersenyum lalu mengangguk. “Iya sayang.” Zayyan langsung mencium pucuk kepala sang istri dengan penuh sayang. Pasangan muda satu ini memang kadang tidak tahu tempat saat mengumbar kemesraan mereka.

Mereka tak langsung pulang setelah kedatangan Zayyan. Karena kedua orang tua Tristan dan Zizi meminta untuk makan malam bersama sembari membahas tentang acara syukuran yang akan diadakan dirumah ini.

Sesuai kesepakatan, acara itu akan dilangsungkan dua hari yang akan datang. Tidak akan ada undangan spesial atau acara mewah karena mereka memutuskan hanya menggelar pengajian yang hanya akan dihadiri oleh anggota keluarga, tetangga terdekat dan orang-orang terdekat saja.

“Prince, Princess… Gue pulang dulu ya,” pamit Nana pada kedua sahabatnya itu.

“Kami pamit dulu ya, sampai ketemu lagi di malam syukuran dan kajian,” ucap Zayyan yang ikut berpamitan.

Zizi dan Tristan mengangguk. “Iya, kalian hati-hati ya. Jangan ngebut, kasihan Keel,” jawab Tristan.

“Iya, hati-hati kak, queen,” jawab Zizi.

Zizi dan Tristan langsung masuk kedalam rumah mereka setelah memastikan mobil Zayyan tidak lagi tampak. Kini hanya tinggal Zizi dan Tristan saja dirumah ini karena para orang tua juga sudah kembali kerumah mereka masing-masing.

Mereka menolak menginap dengan dalih tidak ingin mengangguk waktu kebersamaan Zizi dan Tristan.

“Selamat datang di istana baru keluarga kecil kita, sayang. Aku harap rumah ini nantinya akan selalu punya cerita tentang kita dan anak-anak kita kelak.” Tristan langsung menarik Zizi masuk kedalam pelukannya.

To Be Continue...

Hallo Gengs !!!

Hari ini author update lagi yups !!!

Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara Vote, Like dan Koment.

Terima kasih.

25 Nov 2020

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Yeni Wahyu Widiasih
bagus
kavena ayunda
sakit bgt tau thorr moga akirnya nemu bahagia biar tristan nyeselllll
Hamsul Al Faruq
nggak ada ceritanya thooor bukan aku
Hamsul Al Faruq
kenapa tidak bisa buka novel bukan aku
auzi
kok gak ad ya sya cri crta ya bukan aku
Fatmawatiiska Fatmawatiiska
aku baru mampir tor,tapi udah tamat yg episode 1 ,zayyan Ama Nana🤗👍
Irma Yanti
Mama Jihan mau gak jd Mamaq 😭😭😭😭
Sepasang Sepatu🌱🐛🐍🦛
akhirnya Kavin dan Tiara
Que Siie Pesegk
uda baca novel ini 3 kali tpi gag prna bosen
ajiu jiu
selesai jga 🥺🥺🥺🥺
Juniar Tomawonge
thor mentari dari bumi sakti udah gak lanjut lagii Yaa?
Chacha
Baru baca sinopsisnya aja udah bikin 😢😢 lanjut thor 🥰🥰
Nova Yuliati
seru
Nova Yuliati
buat cerita anak2 mereka kak....siapa tau ada yg berjodoh pasti lmakin seru.....👍👍👍
Nova Yuliati
akhirnya.....👏👏👏
Chacha
Terimakasih banyak " suka banget " sama ceritanya trs mudah"an lanjut k cerita anak"nya 🥰🥰😘😘
ilalang
Terima kasih Thor .. ditunggu karya yang lainnya.... semangat
Ibroatul Hasanah
ternyata Tristan
Vicka Kesu
Terima kasih thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!