NovelToon NovelToon
Dia Milikku

Dia Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Putri asli/palsu / Chicklit / Romansa / Konflik etika / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:944.6k
Nilai: 5
Nama Author: farhati fara

Sandrina nekad tidur dengan pria yang dijodohkan dengan kakaknya, Bastian Helford. Lantaran kakaknya telah tidur dengan tunangannya.
Semua miliknya direnggut, dan Sandrina berjuang untuk mendapatkan kembali yang menjadi miliknya
"Dia satu-satunya milikku yang kurebut kembali"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanitaku

Tommy Blanker, itulah nama yang Bastian ketahui sebagai nama pria yang menjadi tunangan Sandrina. Serta sebuah foto yang ditampilkan dari pria yang menurut Bastian tidak lebih baik darinya. Dan sekarang setelah bertemu langsung, Bastian pun harus mengakui kalau pria itu bukanlah apa-apa baginya.

"Lututmu itu sangatlah murahan, bung! Sandrina adalah wanitaku, jadi buat apa kau berlutut pada wanitaku?" ujar Bastian dengan kilat bangga di matanya

"Tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi, Tommy. Jadi, jangan datang seperti ini lagi karena ini sangat menjengkelkan," ucap Sandrina dengan tegas setelah dirinya seakan mendapatkan kekuatan dari Bastian

Tommy yang melihat pasangan itu menjadi semakin kacau. Dengan segera pria itu bangkit dari posisinya yang berlutut menuju kearah Sandrina

"Sandrin! Ugh!" baru Saja Tommy ingin menyentuh Sandrina, namun tangan Bastian dengan cepat bergerak menghentikan gerakan Tommy dan mendorongnya keras hingga pria itu terdorong dan terjatuh ke belakang.

"Apa kau tidak dengar? Sandrina menyuruhmu pergi!" ucap Bastian dengan tatapan nyalang pada Tommy yang meringis saat dia jatuh tersungkur.

"Kau ini siapa?" tanya Tommy dengan berteriak, menatap kesal kearah Bastian yang mendorongnya

"Kau ini tuli ya? Jika tuli setidaknya peka lah sedikit," komentar Bastian yang merasa ini buang- buang waktu. Bukankah tadi dia sudah memberitahu kalau Sandrina adalah wanitanya, tapi pria bodoh didepannya ini masih bertanya dia siapa. Walaupun mungkin Tommy tidak mendengar, bukankah mata pria itu baik- baik saja untuk melihat bagaimana dia merengkuh dan memeluk Sandrina, dari situ saja sudah dapat disimpulkan siapa Bastian bagi Sandrina. Sungguh sial bagi Sandrina kenal dengan pria bodoh tukang selingkuh seperti Tommy, pikir Bastian.

"Apa? Jangan-jangan kau calon suami dari Sandrin?" tanya Tommy yang menatap pada Bastian yang berdiri menjulang dengan gagahnya. Dari wajah saja Tommy sudah merasa kalah jika harus dibandingkan dengan Bastian. Karena Tommy pun mengakui, kalau pria di depannya ini sangat tampan dengan fisik badan yang cukup memukau.

Sandrina terdiam saat mendengar kalimat Tommy yang mengatakan, Bastian calon suaminya. Kenapa rasanya kalimat itu sangat menggembirakan dan rasanya memang kalimat itulah yang cocok dan pantas untuk didengarnya. Bastian- lah calon suaminya yang sebenarnya, bukan Tommy.

"Baguslah jika kau sudah tahu, jadi bisakah kau minggir dan jangan mengganggu kami!" kata Bastian yang menggandeng tangan Sandrina untuk mengikuti langkahnya. Pria itu bahkan menggeser kasar tubuh Tommy yang baru saja berdiri

"A-aku hanya akan pergi hari ini. Sandrin, sampai jumpa lagi. Aku akan menghubungimu" dengan wajah tebalnya Tommy berucap demikian walau dia harus mengakui kalau aura Bastian berhasil memukul telak dirinya

"Apa kamu tidak dengar? Aku tidak akan mau bertemu denganmu lagi!" teriak Sandrina yang juga kesal dengan sifat tidak tahu malu Tommy. Sedang Bastian terus berjalan hingga memasuki perkarangan rumah mewah itu, meninggalkan Tommy sendirian diluar pagar.

Setelah berada tepat dihalaman rumah, Bastian berhenti tanpa melihat kebelakang dimana Sandrina menyadari aura menyeramkan tampak menguar dari tubuh Bastian. Pria itu terlihat sedang kesal

"Segera bereskan masalahmu dengannya. Kalau tidak, Bajingan itu tidak akan bertahan hidup." ucap Bastian dengan nada menyeramkan.

Sandrina terdiam sembari menyentuh dadanya dimana jantungnya berdetak dengan menggila. Dia sadar Bastian sengaja mengatakan hal-hal indah itu didepan Tommy hanya agar mereka terlihat sebagai pasangan yang harmonis, dan benar kalau dia adalah wanita Bastian sekarang.

Walaupun Sandrina sadar kalau itu hanyalah keinginan posesif yang sederhana, tapi kenapa hatinya berdebar seperti orang bodoh. Dia senang hanya dengan kalimat sederhana yang Bastian ucapkan tadi.

"Kenapa kau tidak menjawabku? Apa kau masih punya perasaan pada pria bajingan itu?" tanya Bastian saat Sandrina hanya diam tanpa menyahutinya. Kerutan kekesalan terlihat di wajah Bastian. Pria itu kesal hanya karena bayangan semunya yang mengira Sandrina masih mempunyai perasaan pada Tommy. Dua tahun bukan waktu yang sebentar bagi Sandrina untuk mengikat hatinya, bukan? Dan bukan tidak mungkin gadis itu masih menyimpan perasaannya pada Tommy kendati pria itu telah ketahuan selingkuh.

"Di depan Bastian, aku sudah menolaknya dengan jelas, apa itu tidak cukup?" jawab Sandrina dengan tatapan penuh keyakinan. Memang nyatanya Sandrina tidak memiliki perasaan apapun lagi pada Tommy. Semua rasa sakit yang disebabkan oleh pria itu telah sembuh dengan hadirnya Bastian.

"Aku hanya memperingatkanmu"

"Baiklah, tidak perlu khawatir. Dan tolong ubah ekspresimu, kita akan masuk sekarang," sahut Sandrina yang sekalian mengingatkan ekspresi yang ditampilkan oleh Bastian. Mereka kini berada tepat didepan pintu utama rumah Sandrina, sedang tampilan wajah Bastian masih saja terlihat kesal. Tidak biasanya pria itu tidak bisa mengendalikan ekspresinya. Biasanya Bastian sangat baik dalam berakting, bahkan aktingnya setara dengan aktor profesional. Namun entah kenapa saat ini rasanya hatinya masih dihinggapi kekesalan hingga cukup sulit baginya sampai membentuk ekspresinya yang lebih riang.

Bel rumah ditekan sebagai pertanda ada tamu yang datang. Bastian menggenggam erat tangan Sandrina saat dilihatnya gadis itu menunduk dengan ekspresi gugup.

Setelah beberapa saat, pintu itu terbuka yang dibukakan oleh Meisha. Wanita paruh baya itu langsung memamerkan senyum ramahnya begitu melihat Bastian

"Astaga, ya ampun! Nak Bastian, selamat datang!" seru Meisha yang terkejut dengan kehadiran Bastian. Wanita itu langsung menyambutnya ramah

"Maaf, saya jadi bertamu tiba-tiba begini," sahut Bastian yang kini sudah bisa menyesuaikan ekspresinya dengan senyum ramah.

"Ah, tak perlu minta maaf begitu. Kami sangat senang nak Bastian berkunjung kemari. Ayo cepat masuk! Aku akan membuatkan teh," kata Meisha dengan begitu ramahnya. Karena ada Bastian makanya Meisha berpura- pura menyambut kehadiran Sandrina dengan ramah, mungkin jika gadis itu pulang sendiri, Meisha akan langsung menjambak rambut Sandrina begitu pintu rumah terbuka

"Bastian, lepaskan tanganku sebentar, aku akan menyiapkan minuman untukmu," kata Sandrina saat tangannya semakin erat digenggam oleh Bastian. Gadis itu merasa tidak enak karena biasanya Meisha tidak pernah membuat minuman untuk tamu. Semua kegiatan itu terus saja disuruh pada Sandrina. Hingga Sandrina merasa telah terdoktrin untuk melakukan itu terus menerus

"Tidak perlu. Biar ibu angkatmu saja yang melakukannya," sahut Bastian yang membawa Sandrina masuk. Saat itu Bastian memegang tangan Sandrina seolah-olah berkata pada gadis itu, jangan melihat sekelilingmu dan ketahui persis dimana tempatmu. Iya, Sandrina adalah wanita dari Bastian, pria yang tidak akan menunduk pada siapapun dan pria yang tidak akan menuruti perintah siapapun jika itu untuk merendahkannya. Dengan tegapnya pria itu menggandeng Sandrina masuk kedalam ruang tamu dimana disana telah duduk seorang pria paruh baya yang beberapa hari lalu diancam oleh Bastian.

Sandrina hanya menunduk tanpa berucap apapun, dia hanya mengikuti langkah Bastian. Mulai sekarang Sandrina akan mempercayai semuanya pada Bastian, karena hanya pria itulah satu-satunya orang yang Sandrina kenali peduli padanya.

.

.

.

1
Vivi Kareen
👎duuhhh betapa banyak nya orang yg kelaparan di luaran sana,biar pun cuma cerita,aku tetep ga respek sama orang yg suka buang2 makanan,di dunia nyata pun aku jengkel banget sama yg modelan begini
Anre1201
Akhirnya selesai juga 😃
Welcome baby Damian 🙏

Buat Author, maaf kalau saya bacanya banyak di Skip, soalnya nunggu Sandrina balas dendam tapi kok cuman wacana doang, ga ada tindakan tegas yg sat set ala-ala wanita tegas, mandiri dan ga plin plan.. 😃🙏
Fara F: Terima kasih sudah mampir... maaf jika ceritanya kurang menarik🙏🏻... cuma ini kemampuan saya untuk pengembangan cerita ini... tapi jujur saya merasa senang dengan semua komenmu... terima kasih🙏🏻😘😘
total 1 replies
Anre1201
Jadi Sandrina benar-benar ga ada melakukan balas dendam ke keluarga besar nya??? 🤔🙄 Benar-benar Cuman Wacana doang???
Anre1201
Cuman part ini doang yg aku suka dari sekian panjang baca cerita nya.. Terima kasih buat Bastian yg sudah mau mencari + menemukan makam asli ibu nya Sandrina..🙏🙏
Lagi pula orang kaya, CEO cerdas, pengusaha terkenal pula tapi kalau ga bisa cari hal kecil seperti ini mah.. Kelewatan 😃😃🤣🤣🤣
Anre1201
Cuman segitu doang balas dendam nya?? 🙄
Kalau cuman segitu doang, harusnya dari dulu Bastian juga bisa, dan harusnya dari dulu Sandrina juga bisa melakukan kan sudah nikah dengan Bastian 🙄😤
Anre1201
Nih intinya sampai Bab ini Sandrina cuman wacana doang untuk mau balas dendam nya??? 😃🤣🤣
Anre1201
Bastian ga bisa bela diri yaaa??
Kan pengusaha terkenal 🤔🙄 minimal ada basic bela diri untuk melindungi diri sendiri 🙄 atau punya insting kuat jika ada bahaya.. Apa Bastian juga ga punya Bodyguard yang kuat untuk melindungi Boss nya?? Kan datang ke wilayah musuh harus nya ada persiapan matang 🙄😤 apalagi katanya bapaknya Sandrina seorang Senator / pejabat.. Harusnya tahu dong musuh yg dihadapi seperti apa 😤😤
Anre1201
Kok bisa Bastian nego dengan orang licik?? Kenapa ga langsung tegas suruh anak buah nya obrak abrik tuh RS Jiwa 🙄, Upsss maaf, baru sadar, kalau Bastian bukan type laki-laki tegas yg sat set yg akan bikin orang yg ganggu keluarga nya menderita 😃 kan orang kaya, masa ga bisa bayar 10 Bodyguard tangguh untuk melindungi istrinya hingga kecolongan🙄🤔
Anre1201
Kelamaan Ihhhhhh 😤
Sandrina bisa nya nangis doang 😤
Anre1201
Sand, kenapa ga gampar muka Odette sih?? 🙄🤔 Jangan cuman di jambak doang 😃🤣🤣 sesekali di tonjok mukanya, dijambak sambil putar kepalanya 🤣🤣🤣
Anre1201
Pantas saja Sandrina menjadi pribadi yang penakut, lemah, plin plan, tidak tegas dan mudah di bodohi🤔
Ternyata dari kecil sudah banyak disiksa + disakiti mental nya 🙄 matanya dia ga punya keinginan untuk berontak / melawan, krn pasti disiksa tubuh + mental nya
Anre1201
Buat Sandrina, cinta boleh.. Tapi Jangan TOLOL karna cinta 😤
Lo udah tahu Bastian ga cinta, cuman anggap diri Lo pemuas nafsu yg berlabel istri sah 😃 tapi masih juga diam ga ada perlawanan. Di perlakuan seperti pelacur, bukannya bangkit dan buat Bastian lihat dirimu lebih berharga dari pelacur.. Ehhhh malah pasrah dan diam saja 😤
Kalau begini terus, ya sudah.. Terima nasib saja jadi perempuan bodoh yg tidak bisa berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan. 😤
Masalah warisan ibu mu + balas dendam tentang kematian nya belum selesai tapi dirimu masih saja fokus + pasrah jadi pemuas nafsunya Bastian 🤣🤣🤣
Anre1201
Bastian kayak pria manipulatif yg suka memanfaatkan lawannya disaat lawan lemah, bodoh, penakut dan labil, sehingga dia bisa ambil kendali atas lawannya. Sebenarnya Bastian tidak sepenuhnya cinta ke Sandrina, dia ada butuh tempat untuk melampiaskan nafsu birahi nya. Dan kebetulan Sandrina bisa memenuhi kebutuhan sex nya Bastian. Walaupun diperlakukan seperti pelacur, Sandrina hanya bisa pasrah krn Sandrina type wanita lemah yang terbiasa di hina + diBully jadi sangat susah untuk berubah jadi wanita tegas dan berprinsip. Dalam situasi terjepit pun, Sandrina lebih suka di aniaya, bukan nya membalas semua yang menyakiti nya, tapi cuman bisa pasrah dan diam.. 🙄
Jujur.. Sedih + prihatin lihat Sandrina.. Semoga otaknya terbuka dan bisa digunakan agar tidak terus dimanfaatkan orang lain.. Minimal.. Sandrina bisa menghargai dirinya sendiri dan sadar kalau dia berhak untuk bahagia dan mendapatkan laki-laki yang benar-benar mencintai nya dengan tulus 🙏🙏
Anre1201
Selain jadi budak sex, ga ada perkembangan lain ya Sandrina 🙄🤔
Ga bisa apa berbuat sesuatu agar potensial diri bertambah, harga diri tetap utuh dan membuat Bastian terbuka otak nya untuk menghargai kamu sebagai istri nya??
Sudah bab berapa ini tapi kok ga ada perubahan nya, masih saja lemah, masih saja mau ditindas, masih saja mau di manfaatkan 😤 trus balas dendam nya kapan??? 🙄🤔
Jujur, benci banget lihat perempuan lemah yg tidak bisa tegas buat diri sendiri agar bisa dihargai orang lain dan suami, bukan cuman dimanfaatkan doang tanpa ada tindakan tegas 😤
Anre1201
Pusing lihat Sandrina yg ga bisa tegas untuk diri sendiri, dan terlalu lemah untuk orang lain. Di manipulasi berkali-kali bukannya bangun dan berjalan Tegak tapi tetap aja berharap ke orang lain. Apakah di sakiti dari kecil akan seperti Sandrina 🙄🤔 sedangkan saya yg disakiti ibu Tiri dari umur 3 Thn ga pernah berharap banyak sampai detik ini. Justru saya berjuang agar bisa berdiri di kaki sendiri tanpa bantuan keluarga besar 😭
Anre1201
Gregetan lihat Sandrina yg masih saja ga bisa tegas 🤔 ingin balas dendam tapi sampai sekarang ga ada realisasi nya.. Cuman wacana, hanya Bastian yg bertindak 😤
Anre1201
Sandrina bilang nya mau balas dendam mulu 🤣🤣🤣 giliran di bully depan umum.. Diam aja 😤
Anre1201
Sandrina lemah banget sih, berani nya di rumah sendiri, padahal itu perusahaan juga punya dia dan diapun tahu, tapi dihina orang + di aniaya orang bukannya melawan tapi pasrah 🤔🙄 sudah berulang kali Bastian bilang jangan pasrah kalau di hina tapi tetap saja ga mau melawan 😤
Anre1201
Ada yg aneh 🤔
Bastian bilang ga suka di sentuh wanita sembarangan, di pegang tangannya nya saja sudah marah, padahal dia pakai kemeja + jas kantor. Tapi kenapa jari nya bisa nyentuh bibir nya Odette 🙄🤔 kok ga jijik??? 🙄🤔
Anre1201
Yg bingung bacanya Sandrina itu adalah Odette yang sebenarnya, dia anak sah dari ibunya, istri pertama ayah nya tapi dirubah statusnya jadi anak adopsi dan namanya di tukar jadi Sandrina oleh ayahnya yg licik + jahat hanya karna ibunya Sandrina adalah orang kaya raya, agar harta nya jadi milik kakak Tiri nya Sandrina yg diakui sebagai Odette (Palsu)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!