Karena sebuah kecelakaan yang menewaskan saudara yang sudah ia anggap sebagai adik kandungnya sendiri,Zayn terpaksa harus merawat Azalea yang merupakan anak dari saudaranya itu.
Namun siapa sangka hal itu justru membuat masalah baru bagi Zayn, pasalnya keponakannya itu tumbuh menjadi seorang gadis muda yang sangat cantik.
Zayn yang sudah lama menduda tentu saja dibuat tertarik oleh pesona yang dimiliki oleh Azalea.
Mampukah Zayn menahan rasa ketertarikannya terhadap keponakannya sendiri?
Dan tahukah Azalea mengenai ketertarikan yang mulai dirasakan oleh paman yang selama ini merawatnya sedari kecil?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31
Azalea diam-diam berjanji kepada dirinya sendiri untuk menjadi wanita yang akan menjadi sumber kebahagiaan untuk pamannya itu. Ia ingin menjadi orang yang dapat menghapus masa lalu Zayn yang sedih dan menggantinya dengan kebahagiaan.
"Aku akan menjadi wanita yang membuat Paman Zayn bahagia," Azalea berjanji kepada dirinya sendiri dengan suara yang sangat lembut. "Aku akan menghapus masa lalunya yang sedih dan mencintainya dengan sepenuh hatiku."
Azalea merasa sedikit lebih percaya diri dengan janji yang ia buat kepada dirinya sendiri. Ia ingin menjadi orang yang dapat membuat Zayn bahagia dan menggantikan kesedihan yang pernah ia rasakan.
Dengan janji yang ia buat, Azalea merasa sedikit lebih siap untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi di masa depan. Ia ingin menjadi wanita yang kuat dan percaya diri, dan ia ingin membuat Zayn bahagia dengan cara apa pun.
Azalea mengambil napas dalam-dalam dan memandang ke depan dengan tatapan matanya yang sangat penuh harapan. Ia siap untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi, dan ia siap untuk membuat Zayn bahagia dengan sepenuh hatinya.
Beberapa saat kemudian, Zayn pun akhirnya mendatangi kamar hotel tempat dimana Azalea beristirahat. Ia meminta Rina untuk meninggalkan mereka dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Rina karena sudah menjaga Azalea dengan baik.
Setelah Rina pergi, Zayn memandang Azalea dengan mata yang sangat khawatir. "Azalea, apa kamu baik-baik saja?" Zayn bertanya dengan suara yang sangat lembut.
Azalea mengangguk dan memandang Zayn dengan tatapan mata yang penuh cinta. Ia ingin memanfaatkan kesempatan itu untuk mengutarakan perasaannya kepada Zayn.
"Paman Zayn, aku ingin memberitahu paman sesuatu," Azalea berkata dengan suara yang sangat lembut dan dengan detak jantungnya yang berdebar debar. "Aku... aku menyukaimu, Paman."
Zayn terkejut dan tak percaya dengan pengakuan Azalea. Ia memandang Azalea dengan tatapan matanya yang sangat tidak percaya.
"Apa... apa yang kamu katakan, Azalea?" Zayn bertanya dengan suara yang sangat terkejut.
Azalea mengangguk dan memandang Zayn dengan tatapan mata yang penuh percaya diri . "Aku menyukaimu, Paman. Aku sudah lama merasakan perasaan ini namun aku takut memberitahu paman karena aku takut paman telah memiliki seseorang yang sudah paman sukai, meskipun begitu aku ingin paman tahu tentang perasaanku."
Zayn masih terkejut dan tidak tahu apa yang harus dikatakan. Ia memandang Azalea dengan tatapan matanya yang masih belum percaya kalau keponakannya itu ternyata memiliki perasaan untuknya.
Zayn mencoba untuk menyadarkan Azalea mengenai apa yang baru saja ia ungkapkan kepadanya. Ia memandang Azalea dengan tatapan matanya yang sangat serius dan berkata, "Azalea, apa yang kamu katakan tadi... apa kamu sadar dengan apa yang kau katakan?"
Azalea mengangguk dan memandang Zayn dengan mata yang sangat penuh perasaan. "Aku sadar, Paman. Aku benar benar sangat menyukaimu."
Zayn mengambil napas dalam-dalam dan mencoba untuk menjelaskan kepada Azalea. "Azalea, kau adalah keponakanku. Aku adalah pamanmu. Kita tidak bisa... kita tidak bisa memiliki perasaan seperti itu satu sama lain."
Azalea memandang Zayn dengan tatapan matanya yang sangat sedih. "Aku tahu, Paman. Aku tahu itu tidak biasa. Tapi, aku tidak bisa mengontrol perasaanku. Aku benar benar sangat menyukaimu,paman Zayn."
Zayn merasa sedikit bingung dan tidak tahu apa yang harus dikatakan. Ia memandang Azalea dengan tatapan matanya yang penuh perasaan dan mencoba untuk memahami perasaannya.
"Azalea, aku... aku tidak tahu apa yang harus kukatakan," Zayn berkata dengan suara yang sangat lembut. "Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku peduli dengan kamu, tapi aku tidak tahu apakah aku bisa membalas perasaanmu atau tidak."
semangat menulis kak
selamat ya..../Drool/
Ya zayn dah cium cium aja mentang gelap 🤣
pantas aja mereka sama sama suka