aku berhak mempertahankan rumah tanggaku. karena bagi ku, menikah itu hanya sekali se umur hidup. bagai manapun caranya aku harus berusaha mempertahankan rumah tangga ku ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azalea El Kyra Riiyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 31
Aku membiarkan Zean pergi dengan Melati. Bukan karena aku mengalah, melainkan aku pun benar-benar ingin sendiri saat ini. Dita dan Andre pun tadi sudah berpamitan akan kembali ke kantor. Masih teringat jelas di fikiran ku betapa berusahanya Zean membujuk wanita simpanan nya itu.
Zean mengantar Melati kembali ke kantornya. Setelah diam selama di perjalanan Zean mencoba berbicara kepada Melati.
"Tiara pulang tiba-tiba dan aku belum sempat kasih tau ke kamu" ucap Zean
"Kalau tadi aku nggak tau, kapan kamu ada rencana mau kasih tau aku?" tanya Melati
"Aku berusaha untuk hubungan ini. Tolong mengertilah"
"Kamu minta aku ngertiin kamu? Zean, berulang kali aku udah bilang sama kamu. Cepat kamu selesaikan masalah mu dengan dia, tapi apa?"
"Itu nggak semudah yang kamu fikirkan"
"Nggak mudah? Dia pergi terus kamu juga udah nggak ada perasaan sama dia, kamu tinggal ke pengadilan agama buat gugatan cerai. Itu pun sulit bagi mu?" emosi Melati
"..... Atau kamu nggak bisa ceraiin istri mu itu karena kamu udah cinta sama dia, iya?" lanjut Melati
"Berhenti bersikap seperti anak-anak"
"Anak-anak? Kalau memang kamu nggak ada perasaan sama istrimu itu. Kamu nggak perlu undur-undur waktu buat pisah"
"Aku udah berusaha semampu ku di hubungan kita ini, semuanya untuk kamu"
"Nggak Zean, bukan kamu yang berusaha. Tapi aku, aku yang selalu berusaha mengertiin kamu dan aku yang selalu berusaha mencari solusi buat kamu. Kamu hanya menikmati hubungan ini, kamu terlalu serakah Zean. Kamu nggak punya pendirian" ucap Melati sambil membuka pintu mobil dan keluar meninggalkan Zean.
Melati memasuki kantornya, emosi di dadanya membuat fikiran nya kacau.
"Kling...." ada sebuah pesan masuk di Hp nya
"Sudahkah dia berusaha membujuk mu? Bagaimana rasanya di bohongi? Aku yang istri sah nya aja bisa dibohongi, apa lagi kamu yang cuma wanita simpanan"
Pesan dari Tiara yang membuat Melati semakin tertekan.
Andre mengendarai mobilnya menuju perusahaannya. Tak lupa ia mengantar Dita ke kantornya terlebih dahulu. Sepanjang jalan ia memikirkan Tiara yang sangat terpukul akan kejadian tadi.
"Andaikan aku yang lebih dulu meminta Tiara untuk menikah dengan ku, mungkin kami akan menjadi orang yang sangat bahagia" pikir Andre
Ia memarkirkan mobilnya dan berjalan menuju gedung yang akan di datangi nya, namun ia melihat sosok seorang yang amat ia kenal di sebuah cafe yang ada di salah satu gedung itu. Ia pun menghampirinya.
"Boleh aku bergabung?" tanya Andre
Zean terkejut melihat Andre yang berdiri di depannya
"Owh, iya... Silahkan" ajak Zean
"...maaf makan siang tadi terjadi keributan" lanjut Zean
"Ya... Apa kau sudah memutuskan?" tanya Andre
"Aku akan menyelesaikan semua ini" jawab Zean
"Bagai mana? Siapa yang kamu pilih di antara mereka?"
"Aku belum bisa memastikan. Tapi aku akan menyelesaikan semua ini"
"Seberapa baiknya kamu? Sampai harus memilih di antara mereka. Apa yang kamu punya, sampai mereka harus bersakit-sakit untuk mendapatkan mu?"
"Maksud mu...?"
"Tiara adalah wanita yang pintar, tekun dan juga cantik. Dia memiliki segalanya di usia muda, dan merelakan semua itu hanya untuk menikah dengan mu. Tapi dengan mudahnya kamu membuangnya seperti itu. Tidak kah kau berfikir seberapa beruntungnya kau dulu?"
".... Sekarang dia memperjuangkan mu, melupakan kesalahan mu dan berdamai dengan hatinya untuk mempertahankan rumah tangga kalian. Tapi, lagi-lagi kau meninggalkannya disaat yang menyebalkan itu terjadi. Haruskah kau memiliki kesempatan ke-3..?" lanjut Andre
"Aku hanya tidak mau ada keributan di rumah tadi, lagian aku tidak meninggalkan Tiara" ucap Zean
"Ya... Kamu nggak ninggalin dia, tapi menduakan nya. Membandingkan dirinya dengan wanita lain. Sebab itu aku bertanya siapa kamu, yang bisa membandingkan wanita dan memiliki mereka sekaligus?"
"Teruslah menyakiti Tiara, dan aku akan membuka pintu hati ku selebar-lebarnya untuk Tiara." lanjut Andre dan berlalu meninggalkan Zean sendiri
👍👍👍