Ahimsa Radeya Sanjaya adalah kandidat Presdir dari kerajaan bisnis milik kakeknya. Salah satu syarat yang harus dia penuhi sebelum menjadi seorang Presdir pilihan adalah menikahi perempuan pilihan kakeknya. Sevim Zehra Mahveen adalah perempuan yang harus dia nikahi.
Awalnya Ahimsa menyetujui syarat tersebut hanya untuk mendapatkan posisi sebagai Presdir. Namun, akhirnya dia jatuh cinta kepada Sevim. Sayangnya, meskipun saling mencintai, tapi mereka seringkali dibuat salah paham.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pp_poethree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Fakta
Mami Anin keluar dari kamar rawat Hyana. Beliau, berniat menemui kakek Sanjaya untuk memintakan restu atas hubungan Hyana dan Harsa.
"Mi..mau kemana?", ucap Himsa yang baru sampai di rumah sakit bersama Sevim.
"Kakek tadi udah berangkat kerja belum Aa'?",
"Nggak tau Mi.., kan Himsa tadi ada di kamar..",
"Mentang-mentang pengantin baru ya, di kamar terus.., Mami nitip Hyana ya Aa', sayang..", ucapnya kepada Sevim.
"Mau kemana Mi?",tanya Sevim lembut.
"Mau ketemu sama kakek.., tolong ya sayang jagain Na dulu..",
"Papi dimana Mi?",tanya Himsa.
"Nggak tau.., mami pergi dulu ya.., titip Hyana. Kalo ada apa-apa kabari Mami.."
Ahimsa dan Sevim yang memang belum mengetahui perihal penyebab sakitnya Hyana, merasa janggal. Ketika mendapati Papi Galang yang sedang menunggu Hyana di kamar inapnya.
"Loh Se.., itu papi.., kenapa mami tadi bilang nggak tau?",
"Mungkin Papi sama Mami lagi berantem Aa'..",
"Bisa jadi..",
Ahimsa dan Sevim menghampiri Papi Galang yang duduk dengan mengurut pelipisnya.
"Pi.., Na kenapa? penyakitnya Na berat Pi? kanker? "
"Aa'.., mulutnya..."
"Kan Aa' tanya Se..",
"Asam lambungnya naik, karena telat makan..",ucap Papi Galang singkat.
"Papi lagi berantem sama mami?", tanya Himsa dengan polos. Dia langsung mendapatkan cubitan di perutnya.
"Aww.., sakit Se.."
"Aa'..kalo ngelawak tuh liat situasi. Ini di rumah sakit, Na lagi sakit.., Papi juga keliatan lagi pusing..",bisik Sevim ke telinga Ahimsa.
"Iya..iya.., kan Aa' cuma nanya..",
"Nggak ada pertanyaan lain?",ucap Sevim.
"Abang dimana Pi?",
"Keluar bentar tadi..",
Meskipun berstatus sebagai putri kandung dari Kakek Adi Sanjaya, namun Mami Anin masih diharuskan menunggu kakek yang sedang meeting dengan staffnya. Mami Anin dipersilahkan menunggu di ruang kerjanya. Setelah hampir satu jam menunggu, akhirnya kakek Sanjaya kembali ke ruangan, diikuti oleh body guardnya.
"Nin.., Hyana gimana?",
"Udah ditanganin sama dokter. Anin mau ngomong Pah..",
"Kenapa? ada apa?",
"Tolong restui Harsa sama Hyana..",
"Papah udah dengar ini dari Galang..",
"Papah restui kan?", tanya Mami Anin.
"Biarkan mereka bersama sebagai kakak dan adik..."
"Hyana sampai sakit Pah.., karena Harsa..",
"Apa yang dilakukan Harsa sudah tepat.., Hyana cuma butuh waktu..",
"Nggak papah, nggak mas Galang, kenapa sih nggak mikirin keadaan Hyana.., anak Anin sakit Pah..",
"Papah tau.., dan papah sudah minta rumah sakit untuk menurunkan dokter terbaiknya untuk menangani Hyana. Cucu papah pasti sembuh..",
"Pah.., pikirin mental Hyana Pah..",
"Kalo kamu kesini membujuk papah untuk merestui hubungan Hyana sama Harsa, sampai kapanpun papah nggak akan merestui mereka..",
"Kenapa pah..?",
"Mungkin saatnya kamu tau.., meskipun menyakitkan..",
"Alasannya apa Pah..",
"Kamu benar udah siap..?",
"Jangan buat Anin penasaran Pah..
"Papah bercanda kan?",
"Nggak nak.., papah serius.."
"Anak mas Galang?"
"Ya..",
"Sejak kapan papah tau? perempuan mana yang udah selingkuh sama suami Anin pah.., hu...hu...hu..",
"Maafin papah, tapi ini semua bukan hanya kesalahan Galang..",
"Huuu...hu...hu...
Maksud papah?",
"Sebelum menikah sama kamu.., Galang memang sudah pernah menikah..",
"Jadi.., Anin ini cuma istri keduanya mas Galang, gitu Pah maksudnya?",
"Istri pertama Galang meninggal saat melahirkan Harsa..",
"Selama ini Papah tau?",
"Papah bahkan yang mengatur pertemuan kamu sama Galang.., papah yang minta dia untuk melamar kamu.., menikahi kamu..",
"Papah yang merencanakan ini semua? puluhan tahun Anin dibohongi sama Papah, sama mas Galang..., salah Anin apa pah? tujuan papah apa?", tanya Anin.
"Kamu nggak salah apa-apa.., ini semua memang salah papah..",
"Kenapa papah ngelakuin ini semua? KENAPA PAH..?",tanya Mami Anin dengan suara meninggi.
"Karena papah nggak tega liat Harsa..."
"Tapi papah tega liat Anin hancur kayak gini Pah.?", ucap Mami Anin dengan berderai air mata.
"Papah cuma pengen, Harsa diasuh sama ayah kandungnya, papah pengen kamu yang mengasuh Harsa..",
"Kenapa papah tega membohongi putri papah sendiri, kenapa pah????" desak Anin.
" Karena Ibu kandung Harsa adalah Annisa..."
"Annisa??",
"Annisa adalah putri papah, kakak kamu..",
"Nggak..nggak..., Anin putri papah satu-satunya, nggak ada yang lain...",
"Papah pernah menikah siri sebelum menikahi mamahmu.. Papah menelantarkan Annisa dan Ibunya demi kakek yang terus mendesak papah untuk meninggalkan anak dan istri papah. Papah ingin menebus semua kesalahan dengan ikut merawat anak mendiang Annisa. Maafkan Papah nak...",
"Anin kira Papah sama mas Galang itu laki-laki sejati, tetapi kalian pengecut pah.., Anin benci...!!",
Mencoba menjadi perempuan tegar dan kuat, namun nyatanya Anin tak kuasa. Dia tumbang, ketika hendak keluar dari ruang kerja kakek Sanjaya. Mami Anin pingsan.
"Anin...!!!!!!!",teriak kakek Harsa yang membuat para body guardnya langsung berhambur Mauk ke dalam ruangannya.
Salah satu Body guard yang hendak membopong Mami Anin, tangannya langsung ditepis oleh Harsa.
"Biar aku aja..",
Harsa Membawa Mami Anin ke rumah sakit yang sama dengan tempat Hyana dirawat. Gurat kekhawatiran terpancar jelas di wajah kakek dan Papi Galang.
"Papi sama kakek puas?" ucap Harsa.
"Sa...",
"Tadi...Harsa udah dengar semuanya...",
"Dengar? apa pah?",tanya Papi Galang kepada mertuanya.
"Papah udah cerita semuanya ke Anin..",
"Anin udah tau pah..",
"Ya.., sudah saatnya dia tau..",
Papi Harsa menghampiri Harsa yang duduk cemas menunggu dokter memeriksa maminya.
"Sa..", sentuhnya pada bahu Harsa tapi langsung ditepis oleh Harsa.
"Kenapa papi sembunyiin ini semua dari Harsa? Puluhan tahun papi bilang kalo Harsa ini anak yang dibuang orang tuanya di panti asuhan. Ternyata, orang tua yang tega membuang anak kandungnya adalah Papi...",
"Papi nggak pernah membuang kamu di panti asuhan...., itu nggak benar..",
"Kenapa Pi? papi malu mengakui kalo Harsa ini anak Papi?"
"Bukan begitu Nak..",
"Harsa hancur, Harsa kecewa, dan yang paling Harsa sesali Pi. Harsa sudah jatuh cinta dengan Hyana, adik kandung Harsa sendiri. Papi nggak pernah pikir? seandainya Harsa nekat menikah diam-diam dengan Hyana, apa jadinya Pi? papi nggak mikir sejauh itu kan?",
"Maafin Papi nak..",
"Harsa nggak bisa ngebayangin, gimana hancurnya perasaan Mami..., apalagi kalo Mami liat Harsa, yang sebenarnya adalah putra kandung Papi..",
"Bukan kamu yang salah nak, tapi Papi..",
"Harsa memang nggak salah, tapi Harsa yang menjadi pemicu kekacauan ini..",ucapnya lalu beranjak pergi meninggalkan Kakek dan Papi Galang.
Bertahun-tahun hanya dianggap sebagai anak angkat, dan hari ini Harsa mengetahui fakta yang mengejutkan jika dia adalah anak kandung dari Papi Galang, sekaligus cucu kandung dari Kakek Sanjaya. Ternyata, itulah yang menjadi penyebab kakek dan Papinya menentang hubungan cintanya dengan Hyana, karena ternyata mereka adalah saudara kandung.
Spoiler :
"Hyana jijik sama diri sendiri Aa'...!!!",
"Nggak boleh bilang gitu Na.., kamu yang tenang ya..",
"Gimana bisa selama ini Na, berhubungan dengan kakak Na sendiri....,hiks hiks hiks...",Hyana menangis histeris.
semoga ad kelanjutan season 2nya
Selamat ya Sevim untuk kelahiran baby girl