****
Agatha Laurensia Ananda
Gadis kecil yang selalu diperlakukan tidak adil dan kasar oleh keluarga nya bahkan semua orang di dekatnya termasuk kekasih kecil nya pun tiba2 pergi dari nya, kemudian ia di usir pergi dari rumahnya karena difitnah oleh saudara nya.
Mulai dari saat itu ia berubah menjadi kejam dan dingin ia juga mendirikan sebuah perusahaan miliknya dengan hasil jerih payahnya sendiri dan ia juga menjadi Mafia terbesar no.2 di dunia. Namun meski begitu ia tidak pernah melupakan seluruh rasa sakit yang keluarga nya berikan untuknya bahkan rasa sakit itulah yang menjadi motivasi nya untuk terus bangkit hingga ia bisa membalas kan seluruh rasa sakit nya.
Bagaimana kah Agatha membalas kan dendam pada keluarga nya?
Akan kah ia bertemu kembali dengan kekasih kecil nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ancela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 31
Setelah kurang lebih seminggu di rawat di rumah sakit Agatha pun sudah diperbolehkan untuk pulang tepat di hari hari ulang tahun nya dan teman2 serta keluarga nya pun berencana membuat acara kejutan untuk menyambut kepulangan Agatha juga ulang tahun nya di pulau yang baru Agatha beli tentu saja dengan bantuan Franklin juga dr. Alex.
Pada sore menjelang malam hari sebelum ulang tahun Agatha Zayn dan Marvel bertugas menculik Agatha diam2 untuk dibawa pergi ke pulau pribadinya sedangkan Aurelia juga Lusi mereka yang akan menyiapkan gaun untuk Agatha kenakan lalu Nanda dkk serta Revano, Luis juga Rio akan mendekor tempat acara mereka.
Mereka pun masing2 melakukan tugasnya dengan baik yang untungnya Agatha tidak terbangun karena memang ia sudah di suntik obat tidur dengan dosis rendah agar ia tidak terbangun ditengah perjalanan. Saat du perjalanan Zayn pun langsung mengabari Revano ia sudah menuju ke tempat acara agar Revano bisa segera menyiapkan semuanya.
Sesampainya di pulau pribadi milik Agatha, Agatha langsung dibawa ke salah satu kamar yang sudah disiapkan, tidak lama kemudian Agatha pun terbangun dan kaget karena ia sudah berada di tempat yang tidak ia ketahui.
Ya karena memang selama membeli pulau ini Agatha belum pernah sama sekali berkunjung kemari.
"ini dimana ini bukan kamar ku, apa aku di culik. Tapi mengapa aku tidak bangun saat dibawa tadi" batin Agatha bingung
Namun tak lama kemudian Aurelia dan Lusi masuk ke kamar itu membawa gaun milik Agatha.
"Hay kak jangan bingung ini kamar kakak, kakak tidak di culik kok" ucap Aurelia tersenyum yang dibalas tatapan bingung Agatha
"sudahlah kak, kakak akan tau nanti ayo kita ganti baju kakak sekarang" ucap Lusi seraya menarik Agatha
"Hei aku tidak mau memakai itu" ucap Agatha
"kak ayolah hari ini hari spesial kumohon pakai lah gaun ini ya sekali saja" ucap Aurelia memohon, melihat itu Agatha pun terpaksa mengikuti nya karena ia tidak ingin melihat adiknya sedih.
Di ruang keluarga.....
"Apa semua sudah siap?" tanya Zayn
"Ya sekarang kita tinggal mengganti baju kita ayo" ucap Leina yang langsung mendapat persetujuan mereka semua
"bagaimana dengan Thata?" tanya Marvel
"tenang saja Aurelia juga Lusi sudah ke atas sekarang kita juga perlu berganti pakean" ucap Leina
****
Sekitar 30menit kemudian Aurelia bersama Agatha dan Lusi pun turun ke bawah.
"mengapa sangat sepi disini, ini sebenarnya dimana?" ucap Agatha bingung kemudian ia berbalik, namun ia sudah tidak bisa menemukan Aurelia juga Lusi yang memang sudah bersembunyi.
Namun Agatha menemukan sebuah catatan kecil yang menyuruh nya ke arah taman yang ada di belakang.
"Apa Maksud nya ke arah taman, sebenarnya ada apa ini? Apa mereka mempermainkan ku" ucap Agatha bingung, namun tetap mengikuti perintah itu.
Sesampainya nya di taman ia terkejut melihat seluruh keluarga juga teman2 nya ada disana termasuk angelo juga bi ima disana juga banyak dekorasi ulang tahun yang tak luput dari penglihatan nya. Namun Ia tampaknya melupakan hari ulang tahun nya.
"Selamat ulang tahun" teriak mereka serentak
Agatha yang melihat semua itu langsung terharu padahal ia sendiri bahkan lupa hari ulang tahun nya, ya karena memang selama hidupnya baru kali ini ada yang mengingat bahkan merayakan hari ulang tahun nya. Mau bagaimana lagi selama di rumah keluarga Dominik ia hanya diperlakukan sebagai pembantu saja jadi jangan kan ucapan untuk di ingat sjaa kurasa mereka tidak akan sudi.
"slamat ulang tahun sayang" ucap Hermin dan Jackob yang langsung memeluk Agatha
Setelah itu mereka pun bergantian memeluk dan memberi ucapan selamat serta doa untuk Agatha.
"Ayolah sekarang saat nya tiup lilin kak, kemari lah" ucap Aurelia menarik Agatha kedepan
"Jangan lupa make A wish nya" ucap Nanda
"terimakasih kalian benar2 membuat ku merasa spesial dan ini ulang tahun pertama dan terindah untuk ku" ucap Agatha terharu
"Tentu saja karena kau special" ucap Hermin tersenyum
"terimakasih bu jujur selama ini aku sangat ingin merasakan bagaimana mendapat kasih sayang dan dicintai. Terimakasih untuk kalian semua terimakasih karena menyayangi ku" ucap Agatha sendu
Mendengar itu mereka semua menjadi sedih, mereka baru kali ini melihat Agatha menunjukkan sisi lemah nya di depan mereka semua.
"Ayolah ini hari bahagia jadi mari bersenang2" ucap Nanda tersenyum
"hey itu benar, lagi pula ini belum selesai maju lah kak" ucap Luis mendorong Revano
Revano pun langsung maju dan berlutut di hadapan agatha.
"huft.... A... Aku tau aku sudah sering mengatakan ini dan aku tau aku masih harus menunggu mu hingga selesai membalas dendam pada keluarga itu tapi aku tetap ingin mengatakan ini" ucap Revano gugup
"Will you be wife, menjadi seseorang yang selalu ada disisi ku setiap saat menjadi ibu dari anak2 ku kelak, menjadi penyemangat ku di kala lelah ku." ucap Revano lagi seraya mengeluarkan cincin nya
"Yes i Will" ucap Agatha lantang
(anggap aja kek gitu ya gaes posisinya)
"tapi kau tau bukan kau harus menunggu hingga aku membereskan keluarga si*l*n itu" lanjut nya
"Tentu aku akan membantu secepatnya, agar kita bisa segera menikah" ucap Revano tegas seraya memeluk Agatha.
*****
Setelah acara selesai Agatha pun bergegas ke kamarnya dan membersihkan diri sungguh ia lelah.
Sesudah membersihkan diri ia mulai membuka laptop nya dan melihat laporan yang dikirim mata2 nya, ia juga melihat vidio rekaman yang memperlihatkan Shely yang sedang menyusun rencana untuk menghancurkan nya dan bukan hanya itu disana juga terlihat Shely yang sedang memfitnah nya didepan Antonio juga seluruh keluarga Dominik yang tentu saja dipercayai oleh mereka semua.
"cih kau memang kejam Shely tunggu saja kehancuran mu. Tidak lama lagi kalian semua akan kuhancurkan satu persatu" ucap Agatha sinis.
Tok... Tok... Tok...
"masuk" sahut Agatha saat mendengar pintu nya di ketuk
"Apa yang sedang kau lihat gadis kecil" ucap Revano seraya duduk di samping Agatha
"hmm bukan apa2 kak ano" ucap Agatha yang mencoba menutupi laptop nya.
Agatha tidak ingin Revano mengetahui rencana nya karena ia tau Revano pasti akan mengambil alih menerima laporan itu dari nya, padahal ia tidak ingin dibantu untuk membasmi keluarga itu.
"eh kak bagaimana wanita itu?" ucap Agatha mengalihkan pembicaraan
"wanita yang mana?" tanya Revano bingung
"ck.. Wanita yang merusak gelang darimu dimana dia biar aku menghabisi nya" ucap nya penuh kemarahan seakan kejadian itu kembali berlangsung.
"aku sudah memberikan nya pada buaya2 kesayangan mu, tenang saja keluarga nya sudah kuburan menghilang dari negara ini" ucap Revano
"yah.... Padahal aku masih ingin bermain dengan nya" ucap Agatha pelan
"Sudah lah tidak usah memusingkan nya sekarang istirahat lah kau baru sembuh bukan" ucap Revano
"hmm baiklah kalau begitu keluar lah kak" pinta Agatha
"tidak biar aku tidur disini. Toh kita tidak melakukan apa pun bukan" ucap Revano seraya membaringkan diri nya disebelah Agatha
"huftt... Baiklah kak selamat malam" ucap Agatha lembut.
Vote!
Komen!
Like!
💗💗💖 dari author
😍😍😍