NovelToon NovelToon
Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: natural

Irene dan Joe sudah menjalin kasih selama lima tahun dua orang itu saling mencintai
mereka memutuskan untuk menikah dan hidup bersama namu ujian di tengah pernikahan mereka membuat kepercayaan Joe menghilang hingga mengusir wanita itu dalam keadaan hamil
Saat semuanya sudah terbongkar wanita itu tidak ada lagi di sana
Irene menemukan seseorang yang ada di masa lalunya pria itu tidak akan membiarkan nya pergi dsn tersakiti lagi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon natural, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seperti Keluarga Kecil

"Nyonya, aku dan Kevin hanyalah teman"

"Ya Aku tahu tana kau jelaskan juga". Zunneth berbicara persis seperti Kevin "Dan Aku juga tahu kalau kau adalah gadis yang dulu menolong Kevin kan"

Irene mengangguki wanita itu, mereka berdua sangat mirip dari cara mereka berbicara . Akihirnya aku tahu di mana Kevin menemukan wataknya

Mereka berdua selalu berbicara seenaknya

"Irene aku tidak ingin memaksa mu tapi aku juga ingin kau tetap tinggal di sini bersama Kevin"

Wanita itu menatap Irene sesaat "Kau tahu kami hampir kehilangan Kevin dulu, dia menggunakan obat-obatan terlarang dan pergi jauh dari sisi kami itu semua terjadi karena kesalahan kami yang selalu meninggalkannya tanpa sedikit pun perhatian".

Zunneth kembali terdiam, Irene dapat melihat luka di balik mata wanita itu

"Kau tahu nak, kami berpikir kami akan kehilangan dirinya tapi saat  kami menemukanya dia sudah sebuah dia jauh leig baik dari pada yang kami bayangkan tapi kecelakaan yang membuatnya kehilangan ingatan cukup membuat kami terpukul dia hanya berguman memanggil seorang gadis bernama Ine selama berbulan-bulan"

Irene mengerti maksud wanita itu Kevin sudah menceritakan sebagian dari hidupnya "Aku paham Nyonya tapi jika untuk tinggal di sini itu sangat lah menyusahkan kalia bukan, aku tulus menolong Kevin di masa lalu"

"Tidak Irene kau harus tetap tinggal di sini, Aku mohon aku hanya ingin putra ku bahagia dia tidak tersenyum dengan tulus seja beberapa tahun lalu, aku dapa t kaber dari pelayan dia selalu tampak bahagia ketika bersama mu". Zunneth sangat memohon sekarang pada wanita yang ada di depannya, Zunneth juga tahu jika Kevin sedang melindungi Irene dari Joe

"Bailah jika Nyonya tidak keberatan".

"Aku sangat tidak keberatan, aku malah sangat senang Irene dan jangan panggil aku Nyonya panggil aku Mama"

"Tapi bukankah itu terlalu berlebihan?". Irene merasa tidak enak bagaimana pun orang di depannya adalah ibu dari atasannya Kevin

"Tidak ada yang berlebihan jika itu menyangkut putra ku"

Zunneth belum menyamaikan maksud dirinya sebanarnya ada di sana dia tidak ingin mebuat Irene tidak nyaman sekaarang Irene tetap tinggal di sana adalah hal yang sudah cukup bagus

Dia akan menjodohkan Irene dengan Kevin secara perlahan dia tidak ingin Irene tertekan dengan keinginanya

"Ayo antarkan aku menemui putra mu"

"Baik bibi"

Irene mengajak Zunneth untuk pergi menemui Kenzo di lantai atas dia sudah cukup tenang sekarang, wanita tua itu tidak seburuk yang dia pikirkan dia terlihat sangat hangat

"Awh dia sangat tampan sekali". Zunneth berada di kamar Irene sekarang, di sana dia mendapati Kenzo yang baru saja bangun "Hai Sayang...ini Grandma mu". Zunneth sudah lama menginginkan cucu jadi bayi manapun yang dia temui dia akan merasa sangat gemas

Irene dat melihat kebahagiaan di wajah Zunneth, seandai nya dia masih bersama Joe Febry pasti akan berada di posisi Zunneth saat ini

Ibu Febry jika kau melihat Kenzo apakah kau akan langsung menanyanginya dia sangat mirip dengan Joe. Irene berguman sedih dalam hati nya dia masih saja mengingat orang-orang di masa lalunya

Sebesar apapun dia mencoba melupakan nya dia tidak bisa menahan hatinya

"Hai Pria kecil siapa ada apa kenapa kau sangat lucu seperti tu huh". Zunneth merasa sangat gemas dia ingin menimangnya "Apakah aku boleh menimangnya Irene?"

"Tentu saja bibi"

Zunneth menimang Kenzo dengan hati-hati ,Dia manatap wajah mungil itu "Siapa namanya?"

"Kenzo, nama nya adalah Kenzo"

Zunneth sedeikit terkejut "Ken" itu adalah nama panggilan Kenzo kela ketika dia sudah beranjak dewasa,Wanita itu tersenyum

"Kau pasti selalu memanggilnya dengan kata Ken buka?"

Irene mangangguki wanita itu dia benar, Irene selalu memanggil pria kecilnya dengan Ken

"Nama panggilan sama dengan Kevin, aku juga memanggil Kevin dengan Ken saat dia kecil"

Dua wanita itu mengahabiskan waktu di sana bermain bersama Kenzo, mereka berdua akrab dengan cepat Zunneth adalah wanita yang hangat ketika putranya kembali dengan keadaan yang menyedihkan

Dia memutuskan untuk tinggal di rumah merawat putranya dengan sepenuh hati dia tidak lagi bergabung dengan teman-teman sosialitanya, dia sudah memutuskan untuk merubah dirinya sepenuhnya

Ke,balinya Kevin ke dalam kehidupanya duu adalah kesempatan terakhir yang di berikan Tuhan padanya, dia sudah memakai kesempatan itu dengan baik

Sekarang putranjauh dari dunia gelap seperti obat-obatab terlarang, dia juga punya relasi dan teman seperti Justin dan Harry

Sebelumnya Kevin bahkan tidak punya satupun karena kepribadianya yang buruk, dia selalu di asingkan oleh orang lain Zunneth bisa mengetahui semua itu dari cerita orang-orang di kampus Kevin dulu

Dia bersyukur putranya sudah kembali dengan keadaan yang baik bahkan sangat membanggakan dia dan suaminya

Di Sebuah perusahaan Kevin terkejut dengan aloran dari salah satu pelayan di rumahnya, dia terkejut mendapat kabar jika ibunya kembali ke tanah air

Dirinya takut jika sang ibu berbuat kasar pada Irene, dia jelas tahu jika wanita itu adalah wanita angkuh seperti dirinya

"Mama! Apa yang kau lakukan di sini". Kevin berlari dengan wajah panik mendapati Ibunya dan Irene berada di kamar  Irene

"Diam Kevin, Kenzo baru saja tidur". Zunneth memarahi putranya dia baru saja memasukan Kenzo dalam baby box dia baru saja minum "Kalau kaau ingin bicara kita ke lantai bawah atau ke ruangan kerja saja"

Kevin mengikuti ibunya untuk keluar dari sana "Irene kau tunggu di sini bibi hanya ingin bicara berdua dengan Kevin"

"Baik bibi". Irene hanya mengangguki wanita tua itu dia tersenyum

"Mama apa yang mama lakukan di sini". Kevin memarahi ibunya mereka berada di ruangan kerja Kevin aat ini

"Tidak bisakah kau berteriak, kau membuat telinga ku sakit!". Wanita itu menatap putranya kesal

Kevin meenekan keningnya dia bingung ingin mengatakan apa dia belum menjelaskan Irene pada ibunya

"Tidak perlu pening seperti itu ibu tahu siapa Irene dan Kenzo". Zunneth memandang putranya dengan kesal "Cih aku merasa tidak punya putra, aku harus membayar mahal mata-mata untuk menegetahui kehidupan mu"

Kevin memandang ibunya tidak percaya "Mama tahu Irene, kau memarahinya?"

"Untuk apa ku memarahi gadis yang sudah menyelamatkan putra ku huh aku bukan seorang Mama jahat seperti yang sering kau katakan aku hanya mengujingi calon menantuku apa itu salah?"

Pria itu tersenyum hangat, perkataan wanita itu sangat indah di telinganya  "Mama terimakasih kau adalah mama terbaik yang pernah ada". Kevin memeluk Zunneth dan itu adalah pertama kalinya sejak Kevin kembali beberapa tahun lalu

Wanita itu sampai menangis mendapat pelukan dari putranya, "Kenapa kau memeluk mama Huh?". Zunneth tidak menyangka putranya akan berubah seperti ini

"Maaf ma, aku pasti sudah membentak mu tadi". Kevin memeluk wanita itu, dia mengerti sedikit kasih sayang sejak adanya Kenzo dan Irene di rumahnya

"Tidak apa sayang mama hanya senang kau mau memeluk mama duluan". Mereka berpelukan beberapa saat sampai telinga mereka mendengar tangisan Kenzo

"Itu pasti Kenzo, aku harus melihatnya dulu". Kevin melepaskan pelukannya dia pergi keluar di ikuti Zunneth

Di sana Zunneth dapat melihat Kevin yang menenangkan Kenzo, di sampingnya Irene menemani kedua pria itu, Hati Zunneth terasa hangat dia membayangkan ketiga orang itu adalah keluarga kecil sekarang, Zunneth sendiri tidak peduli masa lalu Irene, putranya bahagia dia juga akan bahagia

1
Firgi Septia
ternyata pelakornya berdada datar/Facepalm//Facepalm/
murni l.toruan
Syukur... terimalah nasibmu hukum tabur tuai buatmu Joe
murni l.toruan
Joe jangan egois, kau yang membuat Irene menjadi milik Kevin. pergilah jauh ikhlasin Kevin menjadi ayah sambung Kenzo
murni l.toruan
Irene harus berjodoh sama Kevin... maksain ya Kak Author
murni l.toruan
Aku ngak nyangka kalau Kevin bisa menjadi lebih baik lagi dengan menikah sama Irene
murni l.toruan
Jantungku juga berdebar/Facepalm//Facepalm/ semoga saja itu Iren ya
Suherni Erni
baguslah matinya tragis tuh si binal.
Rizky Sandy
tunggu iren kabur lagi Krn kecewa,,,
Rizky Sandy
semakin TDK menentu, dan aneh,,,
Rizky Sandy
Joe g dpt karma malah langsung di kah pasangan aja,,, enak bngt
Rizky Sandy
iren jgn balikan SM si joe ya,,,, biar si joe mati saja,,,,
Elok Pratiwi
tidak menarik
Ester Hadasa Ruru
Luar biasa
Anita Nita
irene kenapa kamu bodoh banget sih
Anita Nita
suatu saat kebusukan mu akan menghancurkan dirimu sendiri amanda...dasar sundal kau
Rafi Ahmad
sakitnya
Ruzita Ismail
Luar biasa
Rismawati Damhoeri
bukannya mafia itu adanya di Italia yaaa....
the_quinn
koq aneh ktnya lea br selesai melahirkan tp koq pengen ngasi anak buat harry
Riri Lala
ceritanya makin lama makin GK jelas
dan ngetik nya juga blepotan
kenapa iren pinter jdi Oneng
knp yg kuat jdi kecolongan nya parah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!