NovelToon NovelToon
Biarkan Aku Menyerah

Biarkan Aku Menyerah

Status: tamat
Genre:Poligami / Romansa / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pasha Ayu

Dalam rumah tangga, CINTA saja tidak cukup, ... Masih diperlukan kesetiaan untuk membangun kokoh sebuah BIDUK.

Namun, tak dipungkiri TAKDIR ikut andil untuk segala alur yang tercipta di kehidupan FANA.

Seperti, Fasha misalnya; dia menjadi yang KEDUA tanpa adanya sebuah RENCANA. Dia menjadi yang KEDUA, walau suaminya amat sangat MENCINTAI dirinya. Dia menjadi yang KEDUA, meski statusnya ISTRI PERTAMA.

Satu tahun menikah, bukannya menimang bayi mungil hasil dari buah cinta. Fasha justru dihadapkan kepada pernikahan kedua suaminya.

Sebuah kondisi memaksa Samsul Bakhrie untuk menikah lagi. Azahra Khairunnisa adalah wanita titipan kakak Bakhrie yang telah wafat.

Tepatnya sebelum meninggal, almarhum Manaf memberikan wasiat agar Bakhrie menikahi kekasihnya yang telah hamil.

Wasiat terakhir almarhum Manaf, akhirnya disetujui oleh Bakhrie dan keluarganya tanpa melihat ada hati yang remuk menjadi ribuan keping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAM DUA BELAS

"Sampai mati pun, aku tidak akan menceraikan mu, Fasha!"

Kata itu tercetus dari mulut Bachrie sebelum masuk ke dalam kamar mandi dan mulai terdengar gemericik air dari dalam sana.

Mendengar dering dari ponsel Bachrie, Fasha bangkit dari selimut untuk kemudian meraih gawai pipih tersebut.

Semenjak menikah, meski tahu pola ponsel milik Bachrie. Fasha tak pernah sekalipun membuka atau sekedar mencari tahu, apa isi percakapan di ponsel suaminya.

Namun entahlah, kali ini Fasha dibuat penasaran dengan sesuatu yang seharusnya tidak pernah Fasha buka sama sekali. Yah, seharusnya tidak dibukanya karena hanya akan menambah luka.

Sebuah pesan dari Azahra, dan saat diperiksa, rupanya Azahra begitu centil memamerkan kemolekan tubuhnya dengan pakaian seksi.

📨 "Mas Bachrie suka nggak, sama baju baru Zahra? Tadi, Zahra beli ini sama Ummi."

Ada panas yang tiba- tiba menyeruak di dada Fasha. Dia kembali terkekeh melihat pesan Azahra yang ternyata sungguh menggelikan.

Fasha jadi penasaran dengan respon Bachrie jujur saja, hingga dengan lancang tangannya menggulir ke atas dan mulai membaca satu persatu pesan- pesan terdahulunya.

Sungguh, Fasha tak pernah mengirimkan pesan nakal seperti ini. Sebab sebelumnya, Fasha tak pernah mengira jika ternyata, Bachrie juga menyukai obrolan erotis.

Sebenarnya wajar saja Azahra mengirimkan pesan seperti ini pada Bachrie. Mereka sudah halal dan lagi, keduanya tidak sedang berselingkuh di belakang Fasha.

Namun, yang membuat Fasha meradang adalah, pesan Bachrie di tanggal ketika Fasha ke salon hingga menabrak tiang, tak pernah mendapat jawaban bahkan sedari siang hingga malam.

Bulan lalu, Fasha masih maklum, saat Bachrie bilang tak bisa membalas seluruh pesannya karena sibuk. Namun kebenarannya adalah, Bachrie dan Azahra saling berbalas pesan di hari itu.

Bahkan, dalam perjalanan pulang, Bachrie dan Azahra masih sibuk balas membalas hingga Bachrie tiba di depan pintu. Semua bisa diketahui, dari percakapannya.

Jadi ini alasan dibalik sikap perubahan Bachrie semenjak menikah lagi? Ternyata, Azahra pandai di segala bidang.

Pandai memasak, mengobrol hal erotis, dan jika dilihat lagi, Bachrie menyukai seluruh pembahasan yang Azahra sampaikan.

Fasha sempat menghela napas. Ya Tuhan, pantas saja Bachrie perlahan berpaling, ternyata Fasha telah jauh tertinggal di belakang Azahra yang lebih mengasikkan.

📨 "Terima kasih, uangnya, Mas."

Pesan terakhir yang Fasha baca sebelum ponsel tersebut diraih pemiliknya. Bachrie telah rapi dengan pakaian kasualnya.

Yah, Bachrie selalu tampan dengan gaya pakaian ala rumahnya. Kaus putih berbahan ringan, yang dipadukan dengan celana pendek berwarna krimer.

"Kamu ngapain, buka hape? Kamu tahu kan ini privasi?"

Fasha tertawa miris, iya privasi karena Fasha bukan satu satunya seseorang yang memiliki Bachrie.

"Kemarin kamu sibuk benar. Bahkan kamu sampai bilang, kamu nggak bisa pegang handphone sama sekali dalam satu hari itu. Tapi ajaibnya, kamu mengirim banyak pesan untuk Azahra," sindir Fasha.

Bachrie belum bisa menimpali. Karena sungguh, dirinya belum siap sama sekali atas pertanyaan itu.

"Aku tidak tahu ini disebut selingkuh atau tidak, yang pasti, aku sakit," ucap Fasha.

Bachrie menunduk. Yah, dia akui, kemarin, dia sedang jenuh dengan Fasha yang selalu menanyakan kapan pulang ke Indonesia.

Dia malas membalas pesan Fasha karena dia jenuh dengan pembahasan Fasha yang itu itu saja, tidak inovatif, bahkan tidak menarik sama sekali.

Sementara Azahra, wanita itu pandai dalam berkomunikasi. Bachrie tak merasa jenuh karena ada banyak pembicaraan yang bisa dibahas karena tak melulu soal kegiatan.

Azahra sering menyelipkan gurauan tentang bagaimana baiknya suami istri berhubungan, dan sungguh itulah yang membuat Bachrie selalu membalas pesan istri keduanya.

"Aku bukan selingkuh. Saat itu aku merasa bosan terus diteror untuk pulang ke Indonesia sementara di Dubai Azalea butuh aku!"

Alah, Fasha hanya menanggapi lelaki itu dengan terkekeh samar. "Lalu kenapa sekarang Mas di sini? Azalea sudah tidak butuh Mas lagi?"

"Aku sudah bilang," potong Bachrie. "Aku ingin memperbaiki hubungan kita yang sudah tidak lagi harmonis. Aku rindu Acha yang ceria, juga Acha yang menyenangkan seperti dulu."

"Kalau begitu suruh Azahra mengajari aku ikhlas berbagi!" Fasha berteriak.

"Ajari aku caranya berpaling darimu. Ajari aku, setengah hati mencintai mu. Ajari aku tidak menjadi wanita perasa lagi, bila perlu matikan semua rasaku untuk mu, Mas!" tambahnya.

Bachrie tertunduk.

"Mungkin setelah itu semua bisa kulakukan, aku akan dengan senang hati membagi mu bahkan bersama Azahra! Karena jika masih sepenuh hati seperti sekarang ini, aku jamin, aku tidak akan pernah ikhlas."

"Sayang..."

Bachrie terenyuh tentu saja. Kata- kata Fasha begitu dalam dan tepat sasaran hingga, sedikit ada ruang untuknya menyesal.

"Maaf." Bachrie merangkum pipi Fasha yang lekas menepisnya. "Aku merindukan mu."

Meski ditolak sekuat Fasha, Bachrie berhasil memaksakan sebuah ciuman. Fasha tak bisa menolak lebih jauh, nyatanya Bachrie masih berhak atas dirinya.

Walau, jika dirasa lagi, tak ada kesan bahagia, karena bahkan Fasha menitihkan air mata di sela pagutan- pagutan suaminya. Perlahan, jemari- jemari Bachrie mengusap aliran bening yang luruh ke pipi wanita itu.

Sampai, sebuah ketukan mengharuskan Bachrie menyudahi aksinya. Itu pun, oleh dorongan Fasha yang meminta diselesaikan secepatnya.

Sekejap, Fasha menyapu sisa air mata di sekitaran pipinya, lalu memakai gamis dan hijab, sebelum ia membuka pintu kamar yang menampilkan sosok pemuda paling tampan di keluarga besarnya.

"Siapa yang datang, Sayang?" Bachrie lekas memeluk Fasha dari belakang. Dan Rayyan adiknya menyengir di depan keduanya.

"Hay!" sapa Rayyan.

Sontak, Fasha mendorong Bachrie agar masuk kembali ke kamarnya. "Acha pamit sebentar ya, Acha ada urusan penting sama Rayyan, sebentar saja. Mas lanjut istirahat."

"Tapi, ... Sayang--"

"Hanya sebentar."

Fasha tak peduli dengan raut keberatan, Bachrie. Wanita itu tetap menarik bagian penutup kepala di jaket jeans milik Rayyan hingga menepi.

1
WHATEA SALA
Saya parnah di komeni penulis seperti author bilang,ya kaget aja...padahal komen ku gak membahas author nya "bikin cerita kok gini" cuma kesel sama si peran dalan ceritanya" ...ya sudah aku bilang"klu gak boleh komen ya maaf"gitu aja sih😁😁
WHATEA SALA
Azara sudah terbongkar kedoknya,mungkinkah fasha mau kembali pada bakrie..?? berharap sih enggak
WHATEA SALA
Klu masih cinta kenapa pulang ke indonesia,pake marah nangis kecewa..di nikmati aja apa yang terjadi meskipun sakit yang penting kan cinta..cinta...cinta,makan tu cinta klu sudah sampai muntah2 masih bilang masih cinta kah....!!??
WHATEA SALA
Syukurin kena tuduh...sudah suami di ambil orang e sok2an peduli sama anak nya,tinggal panggil emaknya kasih tau anak nya nangis
WHATEA SALA
Sombong amat anak nya miller tapi sombong mu gak ada guna karna suamimu nikah lagi....masih mau bertahan..??
WHATEA SALA
Preettt....mulai agama jadi sasaran
WHATEA SALA
oalah....fasha plus mu tambah😩😩
WHATEA SALA
Pergi aja fasha...kesannya kok seperti rebutan minta di kelon,pada kurang kerjaan,uuuphs...maaf cuma komen
WHATEA SALA
Andai bakrie dapat wasiat untuk terjun dari gedung mencakar langit kira kira mau gak ya...? ya jelas gak maulah karna tidak menguntungkan dan ada orang tercinta yang akan menangisin nya tapi wasiat ini sangat menguntungkannya walau ada hati tersakiti.keren ya laki laki macam ini
Eli Elieboy Eboy
𝑏𝑖𝑎𝑟 𝑔𝑎𝑘 𝑗𝑑 𝑑𝑢𝑑𝑎 𝑛𝑔𝑒𝑛𝑒𝑠 𝑙𝑜🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑒𝑟𝑒𝑛 𝑔𝑎𝑘 𝑡𝑢ℎ 𝑠𝑚𝑢𝑎 𝑏𝑎𝑙𝑎𝑠𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑑𝑟 𝑔𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑖𝑡𝑢 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑢𝑔𝑎𝑙2𝑎𝑛 𝑡𝑝 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑒𝑔𝑜𝑖𝑠 𝑦𝑔 𝑔𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑢 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖 𝑑𝑖 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑎 𝑙𝑎𝑖𝑛 😡😡😡
Eli Elieboy Eboy
🤣🤣🤣 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑔𝑖𝑔𝑖𝑙
Retno aja
bener nabeel jangan sama ayana
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑤 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑖𝑡𝑢 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑘𝑒𝑏𝑜𝑠𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑦𝑔 𝑘𝑤 𝑢𝑐𝑎𝑝 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑎𝑐ℎ𝑎.... 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑚𝑎𝑚𝑝𝑜𝑠 𝑘𝑤 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒
Sari Nilam
Bahrie...ampun deh gamon ...
fasha udah bahagia ngapain masih ngarepin sesuatu yang sudah kamu buang dan abaikan. Gimana rasaya...nano nanokan
Mama lilik Lilik
ceritanya bagus banget suka, terimakasih KK author semoga sukses selalu buat karya yg menarik lagi, terimakasih banyak🙏
Sari Nilam
bachrie laki2 gak punya urat malu sama dengan umminya yang angkuh.
acha sudahlah untuk apa masih peduli sana manfan syami dan mertua jahat
Sari Nilam
mantap cha...hiduplah bahagia dengan anakmu yang sempat diragukan oleh suami bodohmu itu. Biarkan bachrie menyesal seumur hidupnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!