Zhou Tian, remaja berusia 12 tahun harus mengalami nasib naas saat dia terlahir sebagai seorang iblis, yang sejak kecil telah diperbudak oleh manusia.
Tidak tahu siapa kedua orangtuanya, Zhou Tian sejak kecil menjalani hidup penuh penderitaan sebagai seorang budak.
Suatu hari setelah dipukuli oleh tiga putra manusia yang telah memperbudak dirinya sedari kecil, Zhou Tian yang telah kehilangan kesadaran dibuang di tengah hutan siluman.
Tepat di siang hari di tengah cuaca panas, tubuh Zhou Tian yang tak berdaya tersambar petir tanpa wujud, dan karena sambaran petir itulah dia mendapatkan kekuatan sistem yang akan merubah takdir hidupnya.
Mampukah Zhou Tian merubah takdirnya yang selama ini hanyalah budak manusia? Dan mampukah dia mengungkap identitas kedua orangtuanya?
Ikuti kisah Novel ini sampai tamat untuk mendapatkan jawabannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menemui Jenderal Kerajaan
“Kepala Desa, ada pergerakan besar di kawasan perbatasan antara hutan siluman dan hutan biasa.”
Seorang iblis yang sebelumnya berburu di lapisan terluar hutan siluman, dia melaporkan tentang pergerakan besar yang dilihatnya.
“Kamu tahu siapa mereka?” tanya Zhou Tian.
“Kepala Desa, dari pakaian yang mereka pakai, sepertinya mereka berasal dari Kerajaan, tapi kali ini yang datang lebih kuat dan lebih banyak dari sebelumnya. Jumlah mereka kurang lebih ada seribu prajurit, dan dipimpin oleh seseorang yang kekuatannya tak dapat hamba lihat.” Tidak dapat melihat kekuatan orang lain, jelas orang itu lebih kuat darinya.
“Menarik, sepertinya pihak Kerajaan kali ini sedikit lebih serius mencari keberadaan kita,” ucap Zhou Tian.
“Adik, apa perlu kali ini aku yang datang membereskan mereka?” Saat ini mereka berada di ruang pertemuan, yang berada di istana Zhou Tian, dan kebetulan saat ini Zhou Lin juga berada di tempat ini.
“Kakak Lin, temani aku melihat mereka!” Bukannya membiarkan Zhou Lin pergi, Zhou Tian justru meminta pria itu menemaninya melihat orang-orang dari Kerajaan.
“Adik, aku juga sudah di sini, apa kamu tidak membawaku ikut serta bersamamu?” Zhu Ying muncul dari balik pintu ruang pertemuan, dan sepertinya dia telah mendengar kabar keberadaan orang-orang dari Kerajaan kembali memasuki kawasan hutan siluman.
“Baiklah, Kakak Ying dan Kakak Lin, kalian pergi bersamaku melihat mereka!” Tak menolak keinginan Zhu Ying, Zhou Tian cukup membawa kedua teman yang saat ini sudah seperti keluarganya sendiri, tapi dia memiliki perasaan lain pada Zhu Ying.
Setelah memutuskan siapa saja yang ikut dengannya, Zhou Tian bergegas pergi melihat mereka yang berasal dari Kerajaan, sebelum mereka semakin dalam memasuki kawasan hutan siluman. Gerakan ketiganya sangat cepat, dan tidak sampai setengah hari mereka sudah dapat merasakan pergerakan kekuatan besar dari arah depan.
“Swush... Swush... Swush...”
Mengikuti arah pergerakan Zhou Tian, ketiganya saat ini bersembunyi di balik lebatnya dedaunan, sembari menghilangkan hawa keberadaan dan menyegel aura yang mereka miliki. Tak lama dari arah depan banyak sosok bermunculan dengan dipimpin seseorang yang auranya sangat mendominasi.
“Ranah Mortal tingkat Menengah, kekuatannya cukup mumpuni untuk memimpin seribu prajurit.” Zhou Tian berbicara pelan, dan hanya dua orang didekatnya yang dapat mendengar suaranya.
Sementara itu, Jenderal Kerajaan yang memimpin seribu prajurit terbaiknya tiba-tiba saja menghentikan pergerakan. “Aura kekuatan yang sangat mengerikan. Meskipun sangat tipis dan hanya aura sisa yang tertinggal, aura ini adalah milik sosok yang bahkan lebih kuat dari Yang Mulia Raja.”
“Kalian semua tingkatkan kewaspadaan! Kemungkinan ada musuh kuat yang mengintai keberadaan kita dari tempat tersembunyi!” teriak Jenderal Kerajaan sambil meningkatkan kewaspadaannya.
“Jika sosok ini lebih kuat dari Yang Mulia Raja, aku dan seribu prajurit belum tentu dapat mengalahkannya!” Jenderal Kerajaan tidak takut mati, tapi dia tidak ingin mati sia-sia karena melawan sosok yang jelas tidak dapat dikalahkannya.
Di balik lebatnya dedaunan Zhou Tian tersenyum kecil mendengar suara Jenderal Kerajaan. “Dia cukup waspada dan dapat merasakan aura tipis yang aku tinggalkan untuknya.”
“Semoga saja dia tidak salah mengambil keputusan setelah merasakan aura yang aku tinggal!” Zhou Tian berharap Jenderal Kerajaan berbalik arah dan pergi setelah merasakan aura kekuatannya.
Namun, jika Jenderal Kerajaan tetap maju dan melanjutkan perjalanan, Zhou Tian tidak akan tinggal diam karena tepat di depan sana terdapat dua desa iblis yang keberadaannya masih ingin dia sembunyikan.
Setelah beberapa waktu diam di tempat, Jenderal Kerajaan memutuskan melanjutkan perjalanan tanpa menyadari jika keputusannya kali ini akan berdampak buruk pada dirinya sendiri, dan seribu prajurit yang ikut bersamanya.
Benar saja, belum juga mengambil langkah ke seratus dari tempat sebelumnya mereka berhenti, Jenderal Kerajaan dan seribu prajuritnya merasakan aura kuat menekan tubuh mereka. Tak satupun dari mereka saat ini bisa bergerak, bahkan untuk bernapas saja mereka mengalami kesulitan.
“Swush...”
Zhou Tian muncul lima langkah di depan Jenderal Kerajaan, diikuti dua orang lainnya yang berdiri tepat di belakangnya. Dengan tenang dia menatap keberadaan Jenderal Kerajaan yang kesulitan mengarahkan pandangan ke arahnya.
“Tik...”
Suara jentikan jari terdengar saat Zhou Tian menjentikkan jarinya, dan bersamaan dengan itu Jenderal Kerajaan merasakan tekanan aura dua kali lebih kuat dari sebelumnya.
‘Kekuatan yang sangat besar dan aku merasa di belum menggunakan seluruh kekuatannya untuk menekanku!’ Jenderal Kerajaan kali ini sama sekali tidak bisa bergerak, bahkan dia harus jatuh tengkurap dengan kepala menempel permukaan tanah.
Jenderal Kerajaan mencoba melawan tekanan dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, tapi itu percuma karena lawan jauh lebih kuat darinya. Sedangkan seribu prajurit yang datang bersamanya, mereka semua telah kehilangan kesadaran sejak beberapa saat yang lalu.
“Tempat ini bukanlah tempat untuk orang-orang lemah seperti kalian! Dan juga kenapa kalian masih saja mengusik kami sementara kami sudah hidup dengan damai di tampat ini? Kalau kalian ingin balas dendam untuk apa yang terjadi di Kota Teratai Langit dan Kota Teratai Emas, jangan salahkan aku jika aku membalas kalian dengan cara meratakan Kerajaan Teratai!” Zhou Tian tidak main-main dengan ucapannya, dan dia pasti melakukannya.
Dengan kekuatannya yang telah mencapai ranah Nirwana tingkat Menengah, dia merasa dapat melakukan apa yang baru dikatakannya.
Tak ada tanggapan dari Jenderal Kerajaan karena dia memang tidak bisa membuka mulut karena tekanan aura yang begitu kuat.
Zhou Tian kembali menjentikkan jarinya, dan dia hanya membebaskan Jenderal Kerajaan. “Pergi dari tempat ini dan katakan apa yang baru aku katakan padamu pada Raja Kerajaan Teratai! Kalau dia tidak percaya perkataanku, cukup kirim pasukan dalam jumlah yang lebih besar ke tempat ini, dan setelah aku memusnahkan mereka yang datang, saat itu tiba giliranku mendatangi istana Kerajaan untuk menuntut balas!”
Jenderal Kerajaan tahu jika melawan dia hanya akan mati sia-sia dan tidak bisa menyampaikan informasi penting untuk Rajanya. Menimang pentingnya informasi yang harus dia sampaikan pada Raja, Jenderal Kerajaan dengan berat memutuskan pergi meninggalkan seribu prajurit yang lebih dari setengahnya sudah mati dan sisanya dalam keadaan kritis.
Senyuman terlihat di bibir Zhou Tian saat dia melihat kepergian Jenderal Kerajaan.
“Dari sorot matanya dia tidak takut mati dan ada keinginan melawan, tapi dia cukup bijak karena memilih pergi dan memberikan informasi penting pada Rajanya.” Zhou Tian memberi penilaian pada sikap yang ditunjukkan Jenderal Kerajaan.
Mengalihkan pandangannya pada deribu prajurit Kerajaan, Zhou Tian melambaikan tangannya dan saat itu juga api muncul dari kekosongan lalu membakar tubuh seluruh prajurit Kerajaan. Semua terbakar dan tak butuh waktu lama, semua berubah menjadi abu.
Setelahnya Zhou Tian dan dua orang lainnya kembali ke desa iblis untuk mulai bersiao menghadapi gempuran kekuatan Kerajaan, seandainya pihak Kerajaan masih bersikeras ingin bermusuhan dengan ras iblis di hutan siluman.
...----------------...
“Swush... Swush... Swush...”
Sehari semalam Jenderal Kerajaan melakukan perjalanan tanpa istirahat, dan akhirnya dia sampai di istana Kerajaan.
Berada di istana, Jenderal Kerajaan segera menemui Raja Li Rui yang saat ini berada di ruang kerjanya.
Menghadap Raja Li Rui, Jenderal Kerajaan menceritakan semua kejadian yang dia alami di hutan siluman, tak lupa dia juga menceritakan kekuatan seorang iblis yang jauh melampaui kekuatannya.
Dia tahu kalau Zhou Tian adalah iblis setelah sekilas melihat warna bola mata Zhou Tian yang berwarna merah.
Bukannya menunjukkan ekspresi kemarahan, Raja Li Rui justru menghala napas panjang.
“Inilah yang selama ini aku takutkan. Kita selama ini terus berperilaku buruk pada ras iblis, bahkan sering membunuh keberasaan mereka tanpa sebab yang pasti. Sekarang disaat ras manusia memiliki hubungan sangat buruk dengan ras siluman, kekuatan ras iblis perlahan bangkit, bahkan ada sosok yang mungkin kekuatannya setara denganku.”
Raja Li Rui sebenarnya telah mencoba menghentikan perbudakan pada ras iblis dan mencoba hidup berdampingan, tapi semua itu hanya terjadi saat dia melihatnya, begitu dia memalingkan wajah ke arah lain, kembali ras iblis diperbudak dan diperlakukan semena-mena.
Jenderal Kerajaan tahu apa yang selama ini terus dilakukan Raja nya, dan dia adalah pendukung setia apapun yang dilakukan Raja Li Rui. Namun, dukungan kecilnya sama sekali tidak berguna saat kekuatan besar senantiasa menentang keputusan Raja. Kalau saja Raja Li Rui tidak memiliki kekuatan yang mampu menindas kekuatan lain, mungkin sudah sejak lama dia kehilangan singgasananya.
“Melihat situasi saat ini, sebaiknya kita mulai memikirkan diri sendiri dan biarkan mereka memanen apa yang telah mereka tanam!” ujar Raja Li Rui yang kali ini tak lagi peduli pada mereka yang senantiasa menentang keputusannya.
...----------------...
Bersambung.