Siapkan SIM untuk mengemudi karena kita akan berlayar ke kapal novel baru ku hehe
Laki-laki terlahir kembar namun memiliki kepribadian yang berbeda dia bernama Daniash Prakasa Lorenzo dan Danial Alkatiri Lorenzo putra dari Willy Lorenzo dan Rose Gabriel Putri Dhekson.
Mereka saling melengkapi satu sama lain, apa lagi jaman remaja yang dengan mereka jalani.
Kedatangan seorang wanita membuat terjadi pertengkaran antar kembaran sering terjadi
Dia bernama Kyomi Zuana dia anak pindahan dari SMA negeri karena pembullyan yang sering dia terima
Dia bertemu si kembar tanpa sengaja tapi hatinya sudah luluh pada Daniash karena Daniash yang sering membuatnya senang dengan sikap dingin namun romantis tapi rasa suka dan cinta itu tiba-tiba menjadi benci?
Hah kok bisa cinta jadi benci??
Mau tau ceritanya langsung cusss ngeng gak sih haha
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perbaikan
Kyomi selama perlajaran berlangsung hanya diam sambil melamun karena pikiran kemana-mana sambil sesekali dia menatap Daniash yang sejak tadi hanya menatap jendela kelasnya
"Niash lu liat apa sih?"Tanya Danial lalu dia menatap jendela dan ternyata Anya sedang pelajaran olahraga dilapangan membuat Danial langsung tersenyum kuda menatap Daniash
"Oh ternyata lagi pantau Ayang nya"Ucap Danial sambil mendorong tubuh Daniash
"Hm bapak kulkas ternyata sweet juga yah"Ucap Danial lagi
Guru melihat Daniash dan Danial yang sedang mengobrol dan dia langsung memanggilnya kedepan
"Kalian!"Panggil nya dengan suara lantang Danial terkejut sedangkan Daniash hanya diam
"Apa yang kalian bicarakan dibelakang?"Tanya Guru
"Niash liat pacarannya pak"Jawab Danial membuat Daniash langsung melotot menatap wajah Danial sedangkan dia malah terkejut karena ucapan sendiri
"Kalian harus dihukum kelilingi lapangan 10 kali"Ucap Guru itu
"Niallllll"Ucap Daniash dengan geram pada Danial
"Kami dihukum? sebentar lagi istirahat pak"Jawab Danial
"Cepat lakukan!"Teriak guru Danial buru-buru berlari sedangkan Daniash hanya berjalan santai dengan tangan dikantong celananya sedangkan tangan satunya membawa minuman yang diberikan oleh Anya tadi
Kyomi menatap Daniash sedangkan dia malah tidak menatapnya sama sekali
"Segitunya Daniash ke ka Anya bahkan dia bawa minuman yang dikasih tadi ke mana-mana"Batin Kyomi
Mereka berdua sama-sama berlari mengelilingi lapangan sedangkan Anya masih dilapangan juga
"Niash kamu dihukum?"Tanya Anya
"Iyah kami dihukum gara-gara Niash ketahuan pantau lu di lapangan"Jawab Danial
"Lu kenapa lemes banget sih mulut?gua gak pantau dia emang gua lagi liat jendela aja kaya biasanya"Jawab Daniash
"Udahlah coba lu liat Anya nya jadi salting"Ucap Danial
Daniash melewati Anya dan teman-teman nya dan Anya menarik tangan Daniash
"Niash kalau kamu lari pakai almamater bisa panas coba sini aku yang pegangin"Ucap Anya
"Gak perlu biar aja gua pakai"Jawab Daniash
"Nanti bau keringat Niash"Ucap Anya dan Danial yang malah melepaskan almamater milik Daniash menyerahkan pada Anya
"Jaga baik-baik yah"Ucap Danial pada Anya
"Ayo lari lagi"Ucap Danial sambil menarik tangan Daniash
"Lu kalau kaya gini bisa-bisa dia makin anggap gak engga nanti"Ucap Daniash
"Udah-udah santai aja"Ucap Danial
Lonceng istirahat tiba semua siswa keluar dari kelas termasuk Kyomi dia menatap si kembar yang sedang dihukum
"Almamater Niash mana?"Tanya Kyomi dalam hatinya
Dan Anya melewatinya dia sedang membawa almamater Daniash membuatnya semakin tidak bisa mengkondisikan dirinya sendiri tapi Rebecca ,Ayu dan Sintya datang
"Ayo kekantin"Ajak Rebecca
"Lucu juga yah Daniash diam-diam pantau Ka Anya yang lagi olahraga malah berujung dihukum, dingin-dingin dia sweet banget"Ucap Rebecca
"Pantes aja Anya kaya bucin ke dia soalnya Daniash juga kaya gitu juga tapi kaya gak dia perlihatkan"Ucap Ayu
Berkali-kali Kyomi menghela nafasnya untuk menahan rasa tidak nyaman didadanya
"Kenapa ka Anya Niash kenapa bukan aku?"Tanya Kyomi pada dirinya sendiri
Mereka bejalan menuju kantin tapi Kyomi terus menatap Daniash walaupun Daniash tidak menatap nya sama sekali tapi malah Danial yang melambaikan tangan nya pada Kyomi mengira jika dia sedang menatapnya
10 putaran berakhir keduanya langsung duduk dikursi yang ada disisi lapangan Daniash meminum minuman pemberian Anya tadi sampai habis
"Niash lu benaran suka sama Anya?"Tanya Danial
"Belum"Jawab Daniash singkat
"Hah maksud nya gimana?"Tanya Danial yang masih heran
"Kekantin aja bawel gua lapar"Ucap Daniash lalu dia berdiri meninggalkan Danial tapi dia mengejarnya
Ketika sampai di kantin Rebecca sudah menyiapkan kursi untuk mereka berdua bahkan Kyomi memesankan makanan untuk mereka berdua tapi Daniash duduk bersebelahan dengan Kyomi
Daniash menatap Kyomi kali ini tatapan sangat dalam tapi wajahnya masih datar membuat semuanya saling tatap
Daniash lalu mengambil sawi yang ada piring Kyomi karena dia tau jika Kyomi tidak menyukai itu
"Sawi itu pahit"Ucap Daniash membuat Kyomi terbeku dengan sikap Daniash
"Kyomi kamu gak suka sawi?"Tanya Danial dan dia hanya mengangguk kan kepalanya
"Kok gua baru tau sih?"Ucap Danial
"Karena pahit menurutku makanya aku gak suka"Ucap Kyomi
"Disini yang tau cuma Daniash kayanya"Ucap Ayu yang mulai merasa curiga
"Cuma kebetulan"Ucap Abrar dengan tegas Daniash menatapnya
Kyomi melirik laki-laki yang ada disebelahnya ini dia benar-benar merindukan sikap tsundere dari Daniash
"Gara-gara pantau Ayang bisa-bisa di hukum ya Niash"Ucap Reza
"Niash pasti Mamah bakal ketawa nih kalau gua aduin"Ucap Danial
"Lu aduin ke Mamah bisa-bisa kita dihukum,mau lu?"Tanya Daniash
"Masih takut dihukum Mamah nih ceritanya?"Tanya Abrar
"Niash ternyata bucin banget guys sampai-sampai minuman yang dikasih sama Anya tadi dibawa sama dia"Ucap Danial
Daniash merasa jengkel selalu di goda dengan Anya dia lalu pergi begitu saja meninggalkan semuanya Kyomi menatap punggungnya Daniash yang semakin menjauh
"Dia ngambek atau apa?"Tanya Rebecca yang keheranan
"Udahlah mungkin dia gak tahan selalu kita goda"Ucap Danial
"Semuanya aku ke toilet dulu kebelet dari tadi"Ucap Kyomi semuanya menganggukan kepalanya lalu dia pergi
"Hati-hati"Teriak Danial dan Kyomi hanya mengacungkan jempol nya pada Danial
Kyomi mencari-cari keberadaan Daniash dia berjalan dengan cepat menuju kelas karena semua siswa sedang dikantin jadi kelas sepi
Kyomi menemukan Daniash dia berlari kecil mengejarnya tapi lagi-lagi langkahnya terhenti karena melihat Anya datang menyerahkan almamater Daniash padanya
"Sudah ku kasih parfum jadinya almamater kamu bau parfum cewe deh"Ucap Anya
"Terimakasih"Ucap Daniash sambil memasang almamater nya
"Oh ya kamu ngapain disini?kamu gak makan siang"Tanya Anya
"Gua kenyang"Ucap Daniash
"Ya sudah aku kekantin dulu"Ucap Anya dan dia pergi meninggalkan Daniash dia menatap Kyomi yang ada dibelakang nya
Daniash ingin pergi tapi Kyomi mengejarnya lalu berdiri didepan nya Daniash menahan jalan Daniash
"Aku mau ngomong Daniash"Ucap Kyomi
"Untuk apa?lu sudah tau kan romur gua sama Anya,gua gak mau salah paham"Ucap Daniash
"Kyo lu yang suruh gua jauhin lu kan dan gua turutin sekarang lu mau apa lagi?"Tanya Daniash
"Bisa ngomong jangan disini?"Tanya Kyomi dan Daniash menarik tangan Kyomi menuju gudang sekolah
Mereka sudah didalam gudang yang gelap bahkan banyak debu
"Niash aku mau kamu kaya dulu lagi ke aku"Ucap Kyomi
"Gua cowo brengsek itu kan yang elu ucapin ke gua?"Ucap Daniash
"Niash ayo perbaiki semuanya"Ajak Kyomi
"Perbaiki bagaimana dengan perasaan nial dan juga Anya?"Tanya Daniash
"Aku gak pernah kasih harapan buat Danial Daniash bahkan aku cuek ke dia"Ucap Kyomi
"Aku gak perduli dibilang cewe murahan atau ngemis ke kamu tapi aku percaya kalau aku gak gini kamu gak bakal kan minta perbaiki ini ke aku"Ucap Kyomi yang tau sikap Daniash
"Aku gak papa kita sembunyikan semuanya Daniash asal kita seperti dulu lagi"Ucap Kyomi dia hanya menundukkan kepalanya tidak berani menatap wajah Daniash
"Tatap muka gua Kyo"Suruh Daniash dan Kyomi menatap nya dan Daniash langsung menempel kan bibirnya ke bibir Kyomi
Bukan hanya menempel tapi juga menyedot nya sampai-sampai Kyomi hampir sesal nafas dibuat nya Daniash melepaskan nya
"Jauhi Anya Daniash"Suruh Kyomi Daniash hanya diam menatap wajah Kyomi
"Hari ini tunggu gua tempat lapaangan bola umum didekat rumah lu"Suruh Daniash
"Pakai baju yang sangat tertutup apalagi muka lu"Suruh Daniash
"Kenapa?"Tanya Kyomi
"Danial sedang mencari tahu tentang lu"Ucap Daniash dia hanya mengangguk kepalanya ,Daniash lalu memeluk Kyomi dia juga membalasnya