NovelToon NovelToon
Legenda Pendekar Langit

Legenda Pendekar Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Dan budidaya abadi / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yusuf Bagus Fahrozi

Langit telah memberiku sebuah kesempatan!

Dengan Kekuatan yang diberikan oleh langit aku akan memberantas kejahatan bukan untuk menjadi pahlawan melainkan demi kedamaian.
Dengan kepintaran dan pemahaman yang di berikan oleh langit aku akan meluruskan sistem tatanan dunia yang telah rusak karena keserakahan.
Dan dengan kehendak langit aku akan menjadi sebuah legenda,legenda yang akan menjadi sebuah kenyataan.
Yaitu sebagai Legenda Pendekar Langit!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusuf Bagus Fahrozi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.31 - Seorang Teman Baru

Dalam perjalanan nya menuju Asrama, Zhou Yun dan Zhou Shen di hampiri beberapa pria remaja seusianya. Ketika mereka melihat Zhou Shen, mereka segera menjadi hormat.

"Tuan Zhou Shen, kamu sudah kembali"

Zhou Shen tersenyum dan menyapa setiap junior dan seniornya. Setelah itu beberapa temanya melirik ke arah Zhou Yun

"Kakak Zhou Shen, Siapakah dia?

"Ouh, dia adalah Zhou Yun sepupu ku, mulai sekarang dia langsung menjadi murid senior di Akademi ini"

"Apakah dia yang mengalahkan Wakil Ketua Geng Tengkorak?"Teman-teman Zhou Shen bertanya secara serentak.

"Eh? Apakah beritanya sudah tersebar luas?

"Tentu saja! Bahkan berita ini sudah tersebar luas dalam ibukota bahkan sedang menjadi topik panas yang sering orang-orang bicarakan"

Tidak di sangka bahwa berita Zhou Yun mengalahkan Huo Bing sudah tersebar luas dan menjadi topik pembicaraan orang-orang, padahal belum melewati seminggu sejak pertempuran hebat dengan Geng Tengkorak.

Setelah itu Zhou Shen memperkenalkan Zhou Yun kepada teman-temanya, teman- teman Zhou Shen sangat kagum kepada Zhou Yun, mata mereka benar-benar bersinar saat mereka benar-benar menatap Zhou Yun dengan serius, mereka seperti sedang melihat seorang idola para generasi muda. Di mata beberapa generasi muda ini, Zhou Yun tidak hanya menjadi jenius yang langsung di promosikan menjadi murid senior, bahkan dapat mengalahkan seorang Wakil Ketua Geng Tengkorak yang terkenal kejam dan sangat hebat dalam seni bela diri.

Banyak dari teman Zhou Shen yang sekarang menjadi teman Zhou Yun dari perkenalan yang baru saja mereka lakukan, Saat mereka sedang mengobrol ada jejak suara bergema di telinga mereka dan membuat mereka berbalik untuk menatap sumber suara itu.

"Ouh, inikah pahlawan muda keluarga Zhou? Terlihat biasa saja"

Saat mereka berbalik dan menatap sosok yang berbicara dan menatap dengan sinis itu, seketika wajah Zhou Shen dan teman-temanya menjadi agak tidak senang dengan kehadiran beberapa orang tersebut.

"Dong San, kau tetap saja menjadi sangat sombong!"Zhou Shen menjawab dengan tegas ucapan sosok yang barung datang itu.

Zhou Yun yang melihat dua orang yang sedang beradu argumen itu merasa sedikit penasaran, dan akhirnya ada satu teman Zhou Shen yang menjelaskan dengan berbisik situasi mereka saat ini.

"Kawan, dia yang sedang berdebat dengan Kakak Zhou Shen itu bernama Dong San, ia juga sama sepertimu dan kakak Zhou Shen, berasal dari salah satu keluarga besar. Dan dia dari Keluarga Dong. Anak ketiga dari ketua klan Dong, ayahnya bukan hanya seorang pemimpin klan saja tetapi juga seorang Kanselir Kanan di Kekaisaran Han. Kadua kakaknya juga seorang murid elit di Akademi ini, dia bahkan seorang peringkat ke 3 besar Murid senior dan dua tingkat di atas kakak Zhou Shen yang hanya peringkat 5 murid senior"

Zhou Yun akhirnya mengerti, di setiap tingkatan murid pasti akan ada sistem rangking untuk menemukan siapa yang berbakat dan siapa yang tidak. Tapi remaja yang satu tahun lebih tua dari Zhou Shen ini sepertinya dia sedikit lebih kuat dari Zhou Shen, Zhou Yun sekarang merasa sedikit tertantang untuk masuk ke dalam daftar rangking murid senior dan masuk ke dalam sepuluh besar, bahkan untuk menjadi yang pertama.

Akan tetapi sepertinya posisi Dong San ini sangat menguntungkan. Banyak siswa di Akademi yang tidak berani menyinggung langsung dia. Tidak hanya mempunyai latar belakang yang sangat kuat, bahkan kultivasinya juga cukup hebat, setingkat lebih tinggi dari Zhou Shen. Namun itu semua hanyalah seperti sebuah debu di mata Zhou Yun, Zhou Yun bisa menghancurkan kebanggan di hati milik Dong San ini, dengan berbagai cara yang tak terduga.

"Kau hanya bisa bertarung imbang denganku di pertandingan Rangking sebelumnya, untuk selanjutnya kau pasti akan ku kalahkan"Ucap Dong San dengan tertawa mengejek.

"Kau ini..."

Mereka berdua saling mendekatkan diri dan saling bertatap muka dengan tatapan yang tajam seperti hewan buas. Jarak kepala kedua orang itu hanya beberapa sentimeter saja. Mereka seperti dua serigala buas yang siap untuk bertarung. Namun saat Zhou Shen dan Dong San yang siap untuk bertarung, tiba-tiba suara yang marah terdengar.

"Hey, apa kalian berdua mau ribut lagi?"

Zhou Shen dan Dong San mengalihkan pandangannya kepada sosok wanita muda yang berjalan ke arah mereka berdua, ia mengeluarkan ekspresi yang cukup tidak senang kepada mereka berdua, walaupun dia mengeluarkan sebuah ekspresi yang tidak senang di wajahnya, akan tetapi wanita itu masih terlihat sangat cantik dan anggun.

Wanita muda itu berpakaian warna hijau, dia terlihat sangat segar di mata para pria yang memandanginya, dan dia berusia sekitar tujuh belas tahun, usianya sama dengan Zhou Shen. Fitur wajahnya sangat cantik bahkan dapat menyaingi kecantikan Jia Niu dan Zhou Xia, dadanya juga tidak kalah dengan milik Jia Niu, tapi sepertinya bahkan sedikit lebih besar, Rambut hitamnya yang menjuntai sampai kepinggang, mempunyai alis yang tebal, bahkan mata dan bibirnya yang indah bisa dianggap sebagai nilai plus untuk kecantikanya. Dia mungkin dapat memikat pria manapun yang dia inginkan.

"Itu Ma Xiang He!"

Seketika kerumanan di sekitar menjadi cukup ricuh karena kedatanganya.

"Apa kalian tidak bisa menghentikan tingkah bocah yang kalian berdua lakukan?"Ucap Ma Xiang He dengan mengerutkan alisnya menatap Zhou Shen dan Dong San.

"Wah, ternyata ada Nona Xiang He, kalau itu yang Nona Xiang He inginkan, kami akan permisi dahulu"Dong San mengeluarkan ekspresi ketakutan saat melihat Ma Xiang He, dan dengan tergesa-gesa pergi bersama kawan-kawanya meninggalkan tempat tersebut.

Zhou Yun sekali lagi penasaran mengapa Dong San yang tadi sangat bersikap sombong sekarang merasa ketakutan dan pergi, setelah melihat sosok wanita cantik ini? Zhou Yun pun mulai bertanya kepada salah satu teman Zhou Shen.

"Hey, siapakah wanita itu sebenarnya? Sampai-sampai Dong San ketakutan dan pergi"

Teman Zhou Shen itu mulai menjelaskan siapa wanita tersebut.

"Wanita cantik itu adalah Ma Xiang He, dia dari keluaraga Ma, satu dari tujuh keluarga besar, Ayahnya adalah seorang Kanselir utama di Kekaisaran Han dan dia juga sudah menjadi murid elit, dia salah satu murid wanita yang paling berbakat di Akademi ini. Dan mengapa Dong San sangat ketakutan dengan wanita itu, karena saat kecil dulu Dong San pernah mengejek Ma Xiang He dan akhirnya dia dihajar sampai babak belur oleh wanita itu, bahkan sampai sekarang juga masih sama"

Zhou Yun cukup terkejut dengan apa yang teman Zhou Shen ini katakan, Di balik kecantikan dan ke anggunan nya terdapat sifat bar-bar di dalamya. Zhou Yun mulai tertawa saat mulai memikirkan apa yang tadi ia pikirkan di dalam hati dan pikiranya.

"Hehe, terimakasih Nona Xiang He"Zhoun Shen dengan tertawa dan memberi hormat.

"Tidak perlu berterimakasih, Dong San sepertinya perlu di beri beberapa pelajaran lagi"Jawab Ma Xiang He.

Ma Xiang He melihat-lihat keadaan di sekitar kerumunan dan melihat sosok pria yang sedang tertawa tidak jelas, Ma Xiang He merasa penasaran, apakah pria itu menertawai dia, akhirnya Ma Xiang He menaruh kedua tanganya di pinggang dan mulai mengahampiri pria yang sedang tertawa tidak jelas itu.

"Hey apa yang sedang kau tertawakan?"

Zhou Yun yang sedang tertawa tidak menyadari bahwa Ma Xiang He di dekatnya, Zhou Yun pun terkejut dan seketika tawa di mulutnya menghilang.

"Eh... tidak-tidak, tadi aku hanya melihat orang jatuh terpeleset saja"Jawab Zhou Yun yang terkejut mencari alasan agar tidak di curigai.

"Ouh? Benarkah?"

Ma Xiang He menatap serius wajah Zhou Yun, dan sepertinya dia tidak pernah melihat sosok wajah asing ini di Akademi.

"Eh? Sepertinya aku tidak pernah melihatmu, apakah kau murid baru? Mengapa kau berada di sini? Di sini kan Halaman untuk para murid senior dan murid baru tidak di perbolehkan berada di sini"Tanya Ma Xiang He yang penasaran.

"Nona Xiang He, dia adalah Zhou Yun murid baru yang langsung di promosikan sebagai murid senior"Zhou Shen yang mendekat dan menjelaskan kepada Ma Xiang He.

Seketika mata Ma Xiang He yang menatap Zhou Yun menjadi berbinar-binar.

"Apa kau yang mengalahkan para bandit Tengkorak itu?"Ucap Ma Xiang He dengan bersemangat.

"Haha, iya"Zhou Yun menjawab dengan rendah hati.

"Baiklah, perkenalkan namaku Ma Xiang He kuharap kita bisa berteman dengan baik"Ucap Ma Xiang He dengan senyum cantiknya.

"Nama ku Zhou Yun, ku harap juga begitu, kita bisa menjadi teman yang baik"

Mereka berdua akhirnya saling memberi hormat.

"Kalau begitu aku tinggal dulu, masih ada beberapa urusan yang masih harus ku kerjakan"Ma Xiang He dengan tersenyum melambaikan tanganya dan berbalik pergi.

"Teman baik ya?"Zhou Yun dengan tersenyum bergumam di hatinya.

Apakah wanita cantik itu juga akan menyukai Zhou Yun?

Hmm... Siapa yang tau?

"......."

1
Adelle Lama
katanya mantan jendral...kok msh ngikut kompentisi level kelustga???
Abil Amar
wkkwkw in lg udh g up lg ap udh hbis tintanya ap udh hbis bhan pokok ddapur kwkwkwkw
Iwa Kakap
tambah lagi bab taik..
tiba2 ciuman langsung sayang..
Iwa Kakap
kayak taik..
klo ada perubahan nyar ditambah
Iwa Kakap
mc nya kayak taikk..
blm apa2 udah sok hebat..

kalimat2 nya di layar juga kayak taik..
pasti otak author nya jg taikk
aleena
jadi keluarga chu yg menjadi dalang dibalik para bandit
Ajung Jimmy Tjen
lanjutkan
Ajung Jimmy Tjen
bagus
ayik yafi
petir gagah???
Roni Sakroni
kok berhenti sampai sini doang
Roni Sakroni
sombong sekali lawan zhau zhun
Roni Sakroni
wajah tampan dan gagah perkasa jadi rebutan wanita
Roni Sakroni
emang hebat
Roni Sakroni
duren gurunya dibelah muridnya
Roni Sakroni
aneh aneh aneh emang di dunia kecil boleh membunuh tapi kenapa marah marah saat muridnya dibunuh. sejak awal sudah diperintahkan untuk membunuh lawannya.
Roni Sakroni
perang nda pakai strategi jadi kurbannya banyak
Roni Sakroni
cerita jadi menjijikan jika dibumbui dengan sex.
Roni Sakroni
ketemu musuh lamanya
Roni Sakroni
hancurkan pemberontak
Roni Sakroni
yang jahat dan serakah kena karmanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!