NovelToon NovelToon
Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Status: sedang berlangsung
Genre:LOL / Keluarga
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira ohyver

"Bagi orang lain, pernikahan adalah ibadah. Bagi Dira dan Bagas, pernikahan adalah kompetisi bertahan hidup dari kebodohan masing-masing."

Dira tidak pernah menyangka jodohnya adalah laki-laki yang dia temui di IGD dalam kondisi kepala kejepit pagar rumah tetangga. Di sisi lain, Bagas jatuh cinta pada Dira hanya karena Dira adalah satu-satunya orang yang tidak menertawakannya saat melihatnya(padahal Dira cuma lagi sibuk nyelametin nyawa karena keselek biji kedondong).

​Kini, mereka resmi menikah. Jangan harap romansa ala drakor. Panggilan sayang mereka adalah "NDORO" dan "TAPIR" .

Ikuti keseharian pasangan paling absurd abad ini yang mencoba terlihat normal di depan tetangga, meski sebenarnya otak mereka sudah pindah ke dengkul.

"Karena menikah itu berat, biar kami aja yang gila."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira ohyver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Melodi Token yang Terluka dan Helikopter Ruang Tamu

Pukul dua dini hari adalah waktu di mana manusia normal sedang berada di puncak mimpi indahnya. Tapi, di kediaman Bagas dan Dira, keheningan malam itu dipecahkan oleh suara yang lebih mengerikan daripada suara kuntilanak di film horor:

​Tiiit... Tiiit... Tiiit...

​Dira terbangun dengan mata merah dan rambut yang sudah tidak berbentuk. Dira menoleh ke arah Bagas yang masih mendengkur dengan posisi kaki di atas bantal dan kepala di bawah kasur—posisi tidur yang menurut Bagas bisa "memperlancar aliran ide kreatif".

​"Piiiiir... bangun, Pir! Token listrik kita nangis!" teriak Dira sambil menendang kaki Bagas.

​Bagas tersentak, langsung duduk tegak tapi matanya masih tertutup. "Hah? Apa? Ada klien revisi jam segini?!"

​"Bukan klien! Itu meteran listrik udah kritis! Bunyinya udah kayak bom waktu!"

​Bagas mengucek matanya, lalu menghela napas panjang. "Ndoro, ini sudah jam dua. Minimarket depan komplek tutup, dan aplikasi bank gue lagi maintenance. Kita nggak bisa beli pulsa listrik sekarang."

​Dira mengerang frustasi. Benar saja, lima menit kemudian, suara tiiit terakhir terdengar lebih panjang, lalu... PET! Seluruh rumah gelap gulita. AC mati, kipas angin mati, dan yang paling horor, WiFi juga mati.

​"Bagus. Sekarang kita resmi jadi manusia gua," gumam Dira di kegelapan.

​"Tenang, Ndoro. Ini adalah ujian dari alam agar kita kembali ke fitrah manusia sebelum ditemukan listrik," sahut Bagas yang anehnya malah terdengar bersemangat.

​Bagas meraba-raba meja nakas, menyalakan senter ponselnya, lalu bangkit. "Gue punya ide. Daripada kita kepanasan dan nggak bisa tidur, gue bakal bikin alat pendingin ruangan manual tanpa listrik."

​Dira curiga. "Jangan bilang lo mau suruh Supra buat kipas-kipas di atas kepala gue?"

​"Itu salah satu opsinya, tapi Supra lagi nggak mau lembur. Tunggu bentar."

​Bagas menghilang ke arah gudang. Dira hanya bisa mendengar suara benda-benda jatuh dan gumaman Bagas yang seperti sedang merapal mantra. Tak lama kemudian, Bagas kembali membawa sebuah kipas angin portable bertenaga baterai yang dicolokkan ke sebuah power bank jumbo, lalu Bagas menempelkan beberapa botol air mineral beku di belakang kipas itu dengan lakban.

​"Inilah dia, 'Tapir-Cooler 3000'," umum Bagas bangga.

Bagas menyalakan kipas itu di depan Dira. Bukannya angin sejuk yang didapat, tapi suara kipasnya sangat berisik, mirip mesin helikopter yang mau lepas landas. Wuzzzzz... Ngungggg!

​"Bagas! Ini bukan mendinginkan, ini malah bikin gue merasa lagi di tengah medan perang! Berisik banget!" protes Dira sambil menutup telinganya.

​"Tapi sejuk kan, Ndoro? Anginnya mengandung kristal es dari kutub utara kulkas kita," bela Bagas.

"Sejuk apanya, yang ada gue pusing karena suaranya, Tapir."

"Matiin aja, atau gue hancurin inovasi lo itu, Pir."

​Tiba-tiba, Supra muncul di kegelapan. Matanya menyala terkena pantulan senter. Supra mendekati alat ciptaan Bagas itu, memperhatikannya sebentar, lalu dengan satu pukulan cakar, salah satu botol es yang dilakban itu lepas dan jatuh menimpa jempol kaki Bagas.

​"ADUUUUH! Supra! Lo kenapa malah sabotase inovasi gue?!" Bagas melompat-lompat dengan satu kaki.

​Dira tertawa sampai berguling di kasur. "Tuh kan! Karyawan lo aja nggak setuju sama ide lo, Pir! Udah, mending kita buka jendela semua biar angin masuk."

"Gerah banget rasanya."

​"Jangan, Ndoro! Manda bilang kalau jendela dibuka malem-malem, frekuensi luar angkasa bakal masuk dan nyuri mimpi-mimpi indah kita!" ujar Bagas, masih dengan sisa-sisa teori Manda kemarin.

​Dira menghela napas panjang. Akhirnya, mereka berdua duduk di lantai ruang tamu, bersandar pada patung Jago yang terasa dingin di punggung. Bagas menyalakan senter ponselnya dan diarahkan ke langit-langit, menciptakan bayangan aneh di tembok.

​"Ndoro," panggil Bagas pelan.

​"Apa lagi?"

​"Kalau nanti kita punya anak, dan dia nanya kenapa kita pernah tidur gelap-gelapan gara-gara lupa isi token, gue bakal jawab apa ya?"

​Dira terdiam sejenak, lalu tersenyum tipis di kegelapan. "Jawab aja: Karena Ayahmu terlalu sibuk ngurusin karier kucing oranye sampe lupa ngurusin kebutuhan dasar rumah tangga."

​Bagas terkekeh. "Jawaban yang bagus. Tapi gue bakal nambahin: Tapi Ayahmu ini bisa bikin helikopter di ruang tamu cuma pake lakban dan botol bekas."

​Malam itu, meski tanpa listrik dan tanpa AC, mereka akhirnya tertidur di lantai, saling bersandar. Supra tidur di atas kepala patung Jago, seolah sedang mengawasi majikannya yang sedang "kembali ke zaman batu".

​Keesokan paginya, mereka bangun dengan leher kaku dan keringat bercucuran. Bagas langsung lari ke minimarket saat matahari baru muncul satu senti di ufuk timur.

​"Gimana, Pir? Udah isi?" tanya Dira saat Bagas kembali.

​"Udah, Ndoro. Tapi tadi pas di depan kasir, gue baru sadar..."

​"Sadar apa?!"

​"Gue pake kaos dalem kebalik dan daster bunga-bunga lo karena gelap pas gue asal comot baju di lantai tadi."

​Dira terdiam. Melihat Bagas yang memang benar-benar memakai daster kuningnya sebagai luaran. "Dan lo tetep jalan ke minimarket pake itu?"

​"Iya. Mbak kasirnya sampe mau panggil bantuan sosial, dikira gue korban pengungsian yang stres."

​Dira menutup wajahnya dengan kedua tangan. "Bagus, Bagas. Besok-besok, kita isi token listrik setahun sekalian biar lo nggak perlu mempermalukan daster gue di depan umum lagi."

Token listrik sudah berbunyi merdu lagi, tapi trauma daster kuning Bagas akan tetap dikenang oleh warga minimarket selamanya. Sementara itu, Supra tampak puas karena berhasil menggagalkan proyek "Helikopter" Bagas yang hampir menghancurkan ketenangan tidurnya.

​Tapi, apakah ini akhir dari eksperimen Bagas? Ataukah di bab selanjutnya, Bagas akan mencoba membuat "Panel Surya" dari koleksi tutup botolnya karena takut kejadian token mati terulang lagi?

1
Alissia
/Joyful//Joyful/
Alissia: jangan pangil aku tante dek,kyak berasa tua banget dan umur aja baru 20 tahun😭😭
total 2 replies
𑇛ʜᴇ ʏᴜ
ceritanya bagus, menarik dan lucu"
apalagi bagas ada aja ide kreatif nya, dan bisa merubah segala macam situasi 😃
🖤ᴡᴀɴɢ ɴᴀɴ
bagus kak,
dsini dira yang masih waras meski idenya bikin geleng kepala pas suruh lawan pelakor 🤣
🧡⃟ɱᷫυᷤɱυ ιɱυҽƚ
luar biasa bagus ceritanya, lucu dan pasti ga bosen bacanya
up terus kaka semangat 🤗🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι²
bagus cerita nya dan menghibur
semangat up kaka🤗
🧡⃟мσᷫмᷤσ
bagus ceritanya, udah gtu banyak banget ide ide yang menarik
dan suka karakter bagas yang ga menye menye😃
🧡⃟мυᷫмᷤυ αη∂нιкα
sungguh karya yang bagus
idenya kreatif kak, bisa bikin cerita lucu dngan berbagai ide yang unik 🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁴
ceritanya bagus kak, penulisan juga rapih dan enak dibaca
suka karakter manda yang super mistis, 🤣🤣🤣
🧡⃟ɢᴏᷫɴᷤтєɴɢ ƈιʅιƙ¹ᴸ
ceritanya bagus , humoris, lucu
yang pasti bnyak ketawa nya
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁵ᴸ
ceritanya bagus kak
menarik banget
🧡⃟ɢᴏͨɴͥᴛᷝᴇͥɴᷜɢ²ᵇ
ceritanya bagus alur juga keren pokoknya novelnya bagus ceritanya
ketawa terus pas setiap baca perbab
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁶ᵇ
ceritanya bagus kaka
semangat up iya kaka🤗
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
goood banget ceritanya kak bagus aku suka
semoga makin asyik kedepannya 👍
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren mama mu bagas dia jadi maskot 🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha karena extra pedas ini🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren sih usaha mereka 🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha pelajaran baru dari bagas itu😅
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
ga mau kalah ini emak satu wkwkwkwk
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
kdng emang ga bisa dipredikdi justru yang aneh itu yang menarik perhatian banyak orang
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha kapok makanya jangan maen" smaa bagas😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!