Semy Adalah Pria anak yatim piatu yang miskin,namun ia memiliki keberuntungan di didik dan di asuh oleh pria kaya dan terkuat!
Kedua orang tuanya meninggal di bunuh oleh anggota mafia,semy dengan tatapan yang serius ingin membalaskan dendamnya pada pria itu,namun ia juga menjadi ketua Mafia yang tampan dan terkuat di saat dewasa,dan memiliki cita-cita mengubah nasib rakyat dan mempersatukan Negara lainnya,Apakah impiannya tercapai?Atau ia akan gagal ?Yuk Baca saja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Bariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di hadang
...Part 31...
Semy setelah membasmi anak mafia sekolah mulai Menuju anak-anak yang di hukum,di sana ia menjelaskan kalau semy tidak bersalah dan tidak menjelkkan bahkan merendahkan nama mereka tetapi jekse sendiri lah kalah oleh semy dan ingin membalas dendam.
Mendengar hal ini anak-anak marah pada jekse dan tak percaya lagi sebagai pemimpin ia kalah oleh semy,bahkan anggota mereka di sekolah bubar.
Ketika semy di obati di ruang kesehatan anak-anak sekolah kaka kelas yang tadi datang dan tunduk pada semy,ia meminta semy untuk menjadi pemimpinnya.
"Semy...jadilah pemimpin anggota kami!!"Kata salasatu anggota mereka yang mewakili anak lainnya.
Namun semy hanya berdiri dan tak ingin menjadi ketua anggota,ia hanya ingin hidup bebas apalagi di sekolah ini mereka hanya ingin hidup damai tidak ada pembulian ataupun tidak ada kekerasan antar sesama.
Mendengar ceramah dari semy mereka sadar dan balik pergi,kini tidak ada lagi yang membuat onar dan kekerasa di sekolah ini.Catrina merasa bangga pada semy,ia juga terharu atas tindakannya,namun Fiola hanya ingin membuat kesempatakan dekat dengan semy dan di kenal menjadi lebih populer lagi.
"Hoamm.....ayah...ayah tau gak"kata Fiola yang menguap di depan sang ayah di rumahnya.
"Tau apa fiola?"tanya Sang ayah fiola yang sedang sibuk membereskan berkas.
"Tadi waktu di sekolah anak dari Tuan edwars si semy Itu bisa mengalahkan semua anggota mafia di sekolah,wowh pokonya hebat ayah jagi banget dah dia"kata Fiola bercerita pada ayahnya.
"Semy?Anak dia kan cuman dua Johan sama. catarina"ucap Sang ayah Fiola heran sambil menyimpan balpoin di meja.
"Iya ayah semy yang dulu pembantunya Di pernikahan Tuan Leord ituloh..."kata fiola mencoba mengingatkan Ayahnya.
"Ouh...itu temannya si Catrina ,anak pungut ya di asuh si edward?iya ayah ingat,masa sih dia bisa melawan Orang di sekolah,emang dia pandai berkelahi?"tanya ayahnya lagi.
"Bukan pandai lagi,beh...keren dah pokonya....dia pandai banget lincah lagi"kata fiola.
Setelah itu kebetulan edward Dan juga leord akan berkumpul dan melakukan meeting antar kelompok mafia untuk membuat sesuatu yang lebih kuat lagi.
Di sebuah meja persegi panjang di isi oleh beberapa ketua dan atasan dari mafia,dan ketuanya adalah edward.Suasana di sana sangat tegang dan tak boleh sembarang bicara.
"Oke karena semua sudah berkumpul saya akan memberi sebuah informasi,Ini adalah wilayah kami dan sungai ini adalah perbatasannya,namun Kini semua perbatasan ini telah di bajak dan di ambil alih oleh mafia sebelah dan mereka menguasainya karena kita tidak mengmbil tindakan,maka dari itu kita harus membuat tindakan jangan sampai ada satu wilayah kita di jajah dan di hancurkan mereka"Itulah Informasi dari edward.
Mereka mulai menyusun teori dan sebuah rencana,hal ini juga di bagi-bagi tugas kepada atasan lainnya.
Setelah meeting antar mafia selelasi edward duduk dan mengambil ponselnya dan di temani leord yang masih mencatat sesuatu.
Ayah Fiola datang dan duduk di sebelahnya sambil berkata.
"Hey...kau punya anak hebat juga ya,anak angkatmu ini ternyata kau didik dengan benar "kata ayah fiola pada edward.
Edward langsung melepaskan hp nya dan tertuju pada omongan ayah fiola.
"Maksudnya apa?"Tanya edward bingung dengan ucapan ayah fiola.
"Gini loh aku dengar dari anakku sendiri katanya Anak asuhmu melawan anggota mafia di sekolah sendirian,hebat gak tuh...katanya 50 orang di kalahkan dia sendiri"Ucap ayah fiola dengan serius.
"Hahaha Mana mungkin,kamu jangan bercanda ya Semy ini anak asuhku,mana mungkin bisa berkelahi dari dulu dia bersamaku tak pernah aku ajarkan dia berkelahi,dan ya dia kan cuman sekolah saja dengan catarina,mungkin fiola bohong atau salah liat"kata edward.
"Eh...anakku gak pernah bohong sama aku,jujur terus coba aja kamu tanya sama anak angkatmu itu,hebat tau apa yang kamu ajarkan sama dia bisa melawan mereka,oh ia aku pamit dulu waktunya pulang"sambil bergegas keluar.
Edward bingung dengan ucapan dari ayaj fiola,namun tidak salah jika ia bertanya pada Semy juga.
Leord mendengar ucapan Mereka berdua dan ingin bertanya.
"Kak...anak itu emang nakal,kakak aja yang suka kasihani sama dia,kan aku bilang udah biarin aja jangan di asuh kan neglunjak dan sok-soan kuat lagi sampe melawan mereka,bisa jadi semy yang cari masalah dan ingin di bantu kakak melawan mereka"ucap leord tak henti-henti.
Namun Edward memotong pembicaraan Leord dan bergegas keluar untuk menemui semy di rumah.
"Cepat kerjkan tugasnya nanti baru bisa pulang"kata edward sambil menutup pintu.
Ia mulai di kawal oleh beberapa pengawas dan masuk ke dalam mobil pribadinya,di sana ia mulai menuju ke rumah,ya ruang meeting mereka dengan rumah berbeda ini semua demi keamanan.
Namun di jalan edward tiba saja berhenti karena ada seseorang yang menghadangnya dengan tiga mobil.
Mobil berhenti...
"Ada apa?mengapa berhenti?"tanya edward pada supirnya.
"Maaf tuan di depan ada pria yang menghalangi kita dengan mobilnya"kata sopir itu.
Edward melihat ke depan dan di sana keluar banyak orang menggunakan penutup wajah hitam.
"Hey..!!! Cepat kau keluar!!"Sentak pria yang memakai Penutup wajah ini dengan membawa sebuah pedang.
"Tuan di dalam saja di luar berbahaya"kata sang supir.
Di dalam mobil ia di Kawal oleh dua orang dan di belakang 4 orang dengan mobil yang berbeda.Tanpa rasa takut edward keluar dan menghajar nya,namun ini bukan seperti perkelahian biasa ini bisa mematikan karena memakai pedang sekali tebas bisa mati.
Setelah itu Edward melawan sebisa mungkin,namun tetap saja ia adalah ketua dari Mafia dan ini sangat mudah baginya dan melawan dengan cepat.Anak yang lainnya juga menembak mobil mereka dan membuat mereka kabur.
Catatan:
Di area ini mereka tidak boleh sembarang membunuh orang dengan pistol jika ketahuan maka ia akan di penjara,dan satu hal di penjra dengan peraturan mafia sangat berbeda jadi pandai-pandailah dalam membunuh.
Setelah mereka pergi Edward kembali ke dalam mobil dan mulai menuju rumahnya,tetapi ia juga sudah memakai waktu yang lama Dan membuat leord pulang terlebih dahulu.
Leord dengan tergesa-gesa datang ke rumah dan menuju semy berada.Di sana semy sedang di dapur bersama catarima untuk membuat sebuah cemilan di rumahnya mereka sendiri.
krg slra😁.