NovelToon NovelToon
KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:629
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Aku tidak pernah menyesal memilihmu untuk memiliki cintaku ,walaupun pada akhirnya kamu melupakan cintaku padamu",
Isvara.

Dexano menangis setelah melihat vidio yang ditinggalkan Isvara untuknya di hari pernikahan dexano .
"Maafkan aku Vara ,aku tidak pernah melupakan cintamu untukku ,cintamu selalu ada di dalam hatiku sampai jantungku berhenti berdetak ,aku hanya milikmu Vara,tunggu aku " .

Bagaimana kisah cinta Isvara dan dexano pada akhirnya........

HAPPY READING

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Beberapa menit kemudian Isvara telah selesai memasak ,Isvara pun menyajikan makanannya di atas meja makan.Saat semua telah selesai Isvara memanggil kakaknya untuk makan.

Di depan kamar kakak Isvara.Tok tok tok "Kak makanannya sudah siap ,ayo kita makan" teriak Isvara.Tak lama kakak Isvara keluar dari kamar .

"Kak ,Isvara boleh minta izin ganti baju dulu tidak?"tanya Isvara."hmm" dehem Kakak Isvara."Terima kasih kak,kakak makan dulu aja semua sudah Isvara siapkan di meja makan"ucap Isvara dan berlalu menuju ke kamarnya untuk menganti pakaiannya .

Beberapa saat kemudian Isvara sudah selesai berganti pakaian ,Isvara lalu berjalan ke meja makan namun saat Isvara hampir sampai di ruang makan,Isvara mendengar ucapan yang menyakitkan.

"Bagaimana ayah masakanku enak kan" suara kakak Isvara."Enak ,sesuai dengan selera ayah,ayah bangga padamu ,dibandingkan adikmu yang hidupnya awur awuran susah diatur ,kamu lebih baik daripada adikmu " ucap ayah Isvara tajam .

Isvara tersenyum kecut ,"Memang dari Isvara kecil sampai Isvara besar tidak pernah benar di mata ayah ,ayah selalu membandingkan aku dengan kakak,dan ayah selalu memuji kakak dibandingkan aku padahal ayah tidak tahu hal yang sebenarnya " batin Isvara.

Isvara menghembuskan nafasnya lalu melanjutkan berjalan lagi ke ruang makan.Birendra melihat kedatangan Isvara dengan tatapan tajam , "Isvara dari mana kamu ,bukannya membantu kakakmu masak kamu malah enak enakkan tidur ,lihat kakakmu sudah berusaha keras untuk memasak semua hidangan ini dan kamu tidak membantu sama sekali datang datang langsung makan" ucap Birendra .

Isvara memilih diam dan masih makan dengan tenang,Birendra yang melihatnya merasa geram .Birendra berdiri lalu menghempaskan piring Isvara hingga hancur berkeping keping.Isvara terdiam dan menutup matanya.

"Kalau ayah sedang bicara itu didengar bukan malah makan terus seperti babi" ucap nyelekit Birendra pada Isvara.

" Maaf ayah" cicit Isvara."Kamu ayah hukum menguras kolam ikan peliharaan kesayangan ayah ,sekarang,sebelum kamu menyelesaikan hukumanmu kamu dilarang makan " tegas Birendra kemudian pergi dari ruang makan dengan marah .

Isvara menitikkan air mata kemudian pergi dari ruang makan menuju kolam ikan milik ayahnya."Aku harus menyelesaikannya dengan cepat supaya aku bisa makan"ucap Isvara pada dirinya sendiri.

Di halaman belakang Isvara melihat hewan peliharaan ayahnya dan ternyata adalah kolam ikan piranha.Isvara melotot kaget , "Bagaimana caraku membersihkan kolam ini kalau isinya ikan predator" ucap Isvara pada dirinya sendiri.

Isvara pun tidak pantang menyerah dan terus mencoba walau tangannya terkena besi tajam tadi saat mencoba menyerok ikan piranha .

Beberapa jam kemudian Isvara selesai membersihkan kolam ikan milik ayahnya yang cukup besar.Isvara pun berjalan ke arah dapur ,saat sampai di dapur Isvara melihat makanan berceceran di bawah lantai , "Kenapa makanan ini berceceran seperti ini ,mubazir sekali ,ini ulah siapa" ucap Isvara sendiri.

"Isvara" teriak Birendra kencang,"Apa yang kamu lakukan kamu sangat tidak tahu bersyukur Isvara ,kenapa kamu membuang buang makanan,kamu sudah tidak makan"ucap Birendra.Isvara menggeleng gelengkan kepalanya "Tidak ayah ,bukan Isvara yang membuat semua ini berantakan " bela Isvara.

"Kalau bukan kamu siapa hah ,disini cuma ada kamu semua pelayan sudah ayah suruh pulang ke belakang mansion ,dan kakakmu ada di lantai atas,kamu mau bilang kalau ini ulah tikus?" ucap Birendra

"Ayah Isvara tidak berbohong ,bukan Isvara ayah hiks hiks hiks" Isvara sudah tidak tahan menahan air matanya ,air matanya pun turun saat itu juga.Birendra tidak merasa kasihan sama sekali.Birendra kemudian menarik tangan Isvara lalu menghempaskannya ke depan makanan yang berserakan.

"Kamu harus membersihkan itu dengan memakan semua makanan yang berserakan sampai bersih,jangan ada yang kamu buang sedikit pun" ucap Birendra kasar.

Isvara menangis sesenggukan , "ayah Isvara tidak" ucapan Isvara terpotong oleh teriakan Birendra ," Cepattt Isvara" teriak Birendra kencang .

Isvara pun mulai mengambil makanan yang ada di lantai lalu mulai memakan nya sedikit demi sedikit dengan air mata yang tidak berhenti .

Birendra masih memerhatikan Isvara."Ayah masih duduk di sini sampai kamu menyelesaikannya" ucap Birendra .Isvara menatap Birendra dengan tatapan memohon namun Birendra mengacuhkannya.

Beberapa jam kemudian Isvara sudah menyelesaikan tugasnya ,Birendra melihat Isvara sudah selesai mulai beranjak dan pergi dari ruang makan.

Isvara berdiri dan mengelap air matanya ."Aku harap suatu hari nanti ayah akan sayang padaku,aku ingin merasakan kasih sayang dari ayah hiks hiks hiks,kenapa takdirku seperti ini,aku kangen bunda"ucap Isvara.

Isvara berjalan menuju kamarnya ,sampainya di kamar Isvara mencari p3k untuk mengobati tangannya ,Isvara pun mulai mengobati tangannya lalu membalutnya dengan kain kasa .

Selesai mengobati tangannya ,Isvara mengembalikan kotak p3k ke tempatnya lalu Isvara berjalan ke ranjang lalu tak lama Isvara tertidur karena merasakan sakit dan lelah yang luar biasa.

Keesokan harinya....

Isvara sedang bersiap siap untuk pergi kerja,Isvara bekerja sebagai desainer,namun ayahnya tidak menyukai pekerjaannya.

Selesai bersiap Isvara keluar dari kamar menuju ke luar untuk berangkat,tiba tiba "non tunggu ,ini bibi buatkan sarapan buat nona muda nanti dimakan ya non " ucap bibi doroty .Isvara tersenyum senang "Terima kasih bibi,bibi terbaik deh buat Isvara,Isvara berangkat dulu ya bi ,Isvara buru buru ada klien yang menunggu untuk diukur " ucap Isvara sambil berlari .

Bibi doroty menggelengkan kepalanya "Dari nona muda kecil hingga besar Sifat nona muda tidak berubah,aku harap nona muda akan terus tersenyum dan semangat menjalani hari harinya ,dan aku harap semuga di suatu hari nanti nona muda menemukan kebahagiaan dan akan lupa dengan masa kelam ini"ucap bibi doroty mendoakan yang terbaik untuk Isvara.

Sampainya di butik milik Isvara ,Isvara menuju ke ruangan miliknya ,"huhh untung saja klienku belum datang" ucap Isvara .Saat Isvara ingin duduk di kursinya ,tok tok tok (suara pintu diketuk),

"Masuk" teriak Isvara .Pintu ruang Isvara pun terbuka dan nampak karyawan Isvara yang membuka pintunya , "ada apa eka ?" tanya Isvara pada karyawannya yang bernama eka .

Karyawan itu membungkuk "klien sudah datang kak,dan klien ingin bertemu dengan anda " ucap eka .

Isvara mengangguk "suruh klien ke ruanganku,aku akan menyiapkan peralatannya dulu" ucap Isvara pada karyawan nya ."Baik kak " ucap eka.Eka kemudian berjalan keluar dari ruangan Isvara dan tak lupa menutup kembali pintu ruang Isvara .

Isvara menghembuskan nafasnya kasar , "huhhh melelahkan sekali tapi tak apa aku harus semangat demi masa depan yang cerah " ucap Isvara.Isvara berdiri dan mulai menyiapkan peralatannya. Tak lama kemudian pintu ruangannya diketuk kembali .

"Masuk" teriak Isvara."Kak ini klien yang ingin bertemu dengan anda,silakan masuk tuan" ucap eka ,setelah klien itu masuk eka kemudian pamit untuk keluar dari ruangan Isvara .

"Silakan duduk dulu " ucap Isvara pada kliennya itu,Isvara masih membelakangi kliennya karena isvara sedang mencari alat ukurnya yang entah dimana keberadaannya . "Nah ini dia akhirnya ketemu,selamat" brukkkkk (suara benda terjatuh) Isvara menjatuhkan alat ukurnya karena kaget melihat orang yang ada di depannya "omm".

1
halo saya author baru nara_sena, kita saling dukung yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!