NovelToon NovelToon
Sugar Mommy Online

Sugar Mommy Online

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

💸Sugar Mommy Online💸

Lulus kuliah jadi pengangguran, sampai umur 28 tahun pun masih nganggur, nikah gak ada calon, kerja di perusahaan gak ada koneksi, bikin usaha sendiri gak ada modal. Langganan Melolo, tontonan dracin dapat cuan receh yang bermimpi jadi istri CEO tampan dan media sosial-- tempat live nya gege-oppa-phi-akang tampan yang bermodalkan tap-tap layar dan spam komentar.

Itulah Lusi, atau gadis melar yang olahraga cuma niat dalam hati--- yang bernama asli Zhu Lusi Arsana. Anak yatim-piatu blasteran Cindo.

Hingga entah dia beruntung atau memang sudah takdir nya, sesuatu mengubahnya~

***
Mohon jangan hanya sekedar mampir, bacalah sampai tuntas agar penulis juga bisa menyelesaikan cerita sampai tuntas 🥹🤧
***
Jika alur sedikit menyimpang dari judul dan sinopsis maka mohon maaf 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 Ternyata Selama Ini Ditipu

Gaya hidup Lusi pun menjadi semakin tidak teratur. Ia sering tidur menjelang pagi karena menonton dracin atau live streaming hingga larut malam, lalu bangun siang dengan tubuh lemas dan pikiran kosong.

Makan pun seadanya-- kadang mi instan, kadang hanya roti murah, dan kadang bisa makan nasi dan lauk. Terus, apa yang membuatnya melar kan makan nya sedikit? Karena makanan tidak sehat dan kurangnya aktivitas atau olahraga.

Tekanan mental, rasa gagal, dan kesepian perlahan menyeret hidupnya ke dalam keterpurukan. Satu-satunya pelarian yang membuatnya tetap bertahan hanyalah dunia hiburan, fantasi absurd di kepalanya dan para pria yang enak di mata.

Hal inilah yang menjadi penyebab kondisi statistik nya terlihat begitu rendah. Mungkin hanya kecerdasan nya saja yang cukup memuaskan.

Namun Lusi tidak terlalu terkejut, dia melihat standar statistik dunia ia dan berseru pelan. "Jika standar rata-rata untuk dunia ini adalah 60, maka nilai kecerdasan ku itu di atas rata-rata kan? Hebat sekali!"

[ Benar, namun tuan rumah juga harus memperhatikan kesehatan dan penampilan. Jika ingin menjadi host sistem yang profesional, penampilan dan kesehatan itu penting! ] Ucap sistem dengan sedikit penekanan.

Lusi yang cukup tahu dengan kosakata host sistem seketika mengangguk-angguk kan kepalanya. "Baik-baik, aku akan mulai diet dan berolahraga!"

"Namun... Bagaimana caranya kamu membantuku?" Tanya Lusi dengan bingung dan perasaan harap-harap cemas. "Apakah ada hadiah paket pemula dan sejenisnya?"

[ Tidak ada paket pemula dan sejenisnya, sistem bisa membantu anda jika anda menyelesaikan misi yang di berikan sistem. Untuk bisa menyelesaikan misi, silahkan tekan vitur misi ]

"Ah, oke!" Begitu vitur misi di buka, layar hologram langsung menampilkan satu buah dokumen. Untuk bisa membaca lebih detail misi tersebut, Lusi menekan nya dan seketika layar di penuhi misi.

[ Misi nomor 000: Berikan hadiah dengan nilai minimal Rp2.500.000 pada pria yang lolos persyaratan sistem, semakin besar hadiah yang di berikan maka semakin besar pula hadiah yang akan di terima oleh host dari sistem ]

[ Prasyarat lain: Umur target tidak boleh lebih tua dari umur host ]

[ Batas waktu: 10 jam ]

[ Terima ]

Mata Lusi sedikit terbelalak, "m-misinya seperti ini?"

Namun tekad nya sudah bulat, ini benar-benar sistem dan dia harus percaya. "Apa syarat nya?"

[ Syarat nya adalah host harus memilih target yang memiliki tingkat penampilan di angka 88 dan kredibilitas 70 ke atas. ]

[ Prasyarat lainnya yang permanen adalah host harus memilih target dengan umur di bawah umur host, jika memilih target di atas umur host maka sistem tidak akan memberikan feedback. Misi nomor 000 adalah misi permanen, artinya jika tuan terus menghadiahkan kepada target yang memenuhi syarat maka tuan akan mendapatkan pengembalian beberapa kali lipat-- namun slot nya hanya tiga kali dalam sehari ]

Lusi mengangguk-angguk mengerti, jika standar dunia ini saja sudah 60. Maka sistem benar-benar memberikan syarat yang tinggi, namun dia yakin pasti akan ada emas di dalam tumpukan jerami.

[ Namun host harus ingat, jika manusia adalah makhluk visual. Anda harus memiliki penampilan yang minimal memiliki standar untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas host ]

Lusi terdiam, namun otaknya berpikir cepat. "Namun misi sistem adalah memberikan hadiah pada orang yang tepat bukan? Asalkan memberikan hadiah apa saja tergantung harga dan orang tersebut masuk kedalam syarat, maka aku akan mendapatkan hadiah pengembalian bukan?"

[ ... Ya ]

"Kalau begitu itu cukup mudah!" Lusi mengambil handphone nya yang ternyata mati lalu menyalakan nya, namun harus menunggu beberapa waktu untuk menyala. "Aku bisa melakukannya melalui online, namun apakah kamu bisa mendeteksi nya?"

[ ... Bisa ] Sistem benar-benar tidak berpikir host nya akan menemukan celah, dia pikir dengan penekanan ini dia bisa memotivasi host nya agar rajin berolahraga dan menjaga penampilan.

Lusi tersenyum, ternyata kecerdasan nya yang lebih tinggi bukanlah main-main. Setelah handphone nya nyala kembali, Lusi langsung menerima beberapa notifikasi

Ding!

Ding!

Ding!

Puluhan notifikasi live bermunculan.

Matanya langsung berbinar. "Benar juga!" Bukankah selama ini dia mengikuti lebih dari seribu akun laki-laki tampan?

Kalau begitu bukankah kemungkinan menemukan target yang memenuhi syarat sangat besar?

Dengan penuh semangat, Lusi segera menekan salah satu notifikasi live yang muncul. Seorang pria China tampan langsung memenuhi layar.

Rahang tegas, kulit putih, mata sipit menawan.

Kolom komentar dipenuhi teriakan para penggemarnya. Namun sebelum Lusi sempat mengagumi visual tersebut, suara sistem terdengar.

[ Penampilan: 58 ]

[ Kredibilitas: 55 ]

[ Tidak memenuhi syarat. ]

"... Hah?" Lusi berkedip, kemudian melihat layar lagi, lalu melihat sistem. Kemudian melihat layar lagi.

"Apa maksudnya?" Dia hampir menjatuhkan ponselnya.

"Orang setampan ini cuma lima puluh delapan?"

Kalau pria seperti itu saja mendapat nilai lima puluh delapan, lalu seperti apa standar delapan puluh delapan? Apakah harus turun dari langit sambil membawa efek cahaya suci?

Sistem menjawab dengan tenang.

[ Penampilan asli target memang berada pada kisaran tersebut. ]

[ Alasan target terlihat tampan karena penggunaan riasan wajah, pencahayaan profesional, sudut kamera, dan filter aplikasi. ]

"..."

Lusi membeku.

Dunia kecilnya sedikit retak, namun dia belum menyerah. Mungkin yang ini pengecualian. Dia masuk ke room live berikutnya.

Pria Korea, tampan, hidung mancung, kulit mulus.

[ Penampilan: 60 ]

[ Kredibilitas: 50 ]

[ Tidak memenuhi syarat. ]

Lusi terdiam, masuk ke room berikutnya.

Pria Thailand.

[ Penampilan: 70 ]

[ Kredibilitas: 60 ]

[ Tidak memenuhi syarat. ]

Room berikutnya.

Pria Latin.

[ Wajah target merupakan hasil modifikasi medis dalam jumlah besar. ]

[ Target tidak memenuhi kriteria. ]

"..."

Room berikutnya.

[ Target adalah wanita. ]

[ Tidak memenuhi syarat. ]

"... Hah?" Syok berat, mentalnya terguncang cukup kuat namun dia segera memblokir nya dan room beralih ke yang lain.

Room berikutnya lagi.

[ Tidak menggunakan filter. ]

[ Namun target menggunakan alat bantu estetika dan riasan tingkat tinggi, umur asli pria 40 tahun ]

[ Tidak memenuhi syarat. ]

"..."

"..."

"..."

Tatapan Lusi perlahan menjadi kosong, dunia seakan kehilangan warna, hatinya hancur, keyakinannya pada internet hancur. Imannya kepada para gege-oppa-phi tampan juga ikut hancur.

"Aku..." Lusi menatap daftar following miliknya. "... Selama ini ditipu?"

[ Ya. ] Jawaban sistem begitu cepat dan kejam. Lusi memegang dadanya. Sakit, sangat sakit.

Namun karena ia lebih percaya pada sistem dibanding para pria internet itu, tangannya tanpa ragu mulai bergerak.

Unfollow.

Unfollow.

Unfollow.

Satu demi satu akun yang selama ini ia puja menghilang dari daftar. Tidak ada belas kasihan, tidak ada penyesalan. Sampai tiba-tiba sebuah nama muncul di pikirannya.

Li Zhenyu.

Mata Lusi langsung membesar. "Benar!" Li Zhenyu masih delapan belas tahun, masih tinggal di asrama, masih sekolah. Dia tidak percaya bocah itu sudah operasi plastik besar-besaran atau memakai filter jahanam seperti yang lain.

Dengan semangat baru, Lusi segera mencari akun Li Zhenyu. Beberapa detik kemudian ia berhasil masuk ke room live tersebut.

Ternyata Li Zhenyu sedang melakukan PK.

Layar terbagi menjadi dua, di sisi kanan adalah Li Zhenyu yang duduk santai dengan hoodie hitamnya. Sedangkan sisi kiri hanya memperlihatkan sepasang tangan yang sedang memainkan kartu di atas meja.

Tidak ada wajah juga tidak ada kamera yang mengarah ke pemiliknya. Dari percakapan dan komentar yang lewat, Lusi segera memahami situasinya.

Ternyata orang di sisi kanan adalah teman kelas Li Zhenyu.

"Kenapa gak nunjukin muka?"

"Dia malu karena kalah ganteng dari Zhenyu."

"Pasti jelek."

"Kasihan dibandingin sama Li Zhenyu."

Lusi tidak terlalu peduli. Perhatiannya sepenuhnya tertuju pada notifikasi sistem.

Beberapa detik berlalu.

[ Penampilan: 86 ]

[ Kredibilitas: 65 ]

[ Tidak memenuhi syarat. ]

"..." Lusi membeku, benar-benar membeku.

"APA?!" Hampir saja dia menjerit.

Li Zhenyu yang menurutnya sangat tampan ternyata hanya mendapat nilai delapan puluh enam. Bahkan masih kurang dua poin dari syarat minimum. Kredibilitasnya juga kurang lima poin. Sedikit, sangat sedikit. Namun tetap tidak memenuhi syarat.

Lusi langsung merasa sedih.

"Didi... Kenapa kamu kurang dua poin..." Namun sebelum rasa kecewa itu benar-benar berkembang, suara sistem kembali terdengar.

Kali ini berbeda, nada mekanisnya terdengar lebih jelas dari bertenaga dari sebelumnya.

[ Penampilan: 89 ]

[ Kredibilitas: 80 ]

[ LV : 85 ]

[ Memenuhi syarat. ]

Lusi membeku, lalu perlahan menoleh ke layar. Tatapannya jatuh ke sisi kanan room live. Ke arah tangan yang sejak tadi sedang memainkan kartu.

Jantungnya berdetak lebih cepat.

"Eh?"

"Sebentar..."

"Jangan bilang..."

Matanya membelalak, sistem tidak sedang menilai Li Zhenyu. Sistem sedang menilai orang yang bahkan belum memperlihatkan wajahnya sama sekali.

***

Like dan komentar yang banyak~

Jangan lupa berikan ulasan~

1
Dedi Dahlia
up up lanjut semangat terus ceritanya🙂🙂
Owner MBG, Amiin
Dukungan nya guys ☺️
Ragil Aja
lanjut
Owner MBG, Amiin: Shap

.
total 1 replies
Nixc~
ayo lanjut thor------😊😊😊
semangat terus ya~~~😋😋😋
Owner MBG, Amiin: Shiap, makasih kak ☺️
total 1 replies
Nixc~
yang ditawarin siapa.... yang excited siapa🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Nixc~
sat set bgt si Lusi ini😌😌
Nixc~
Rayyan shak shik shok🤣🤣🤣
Nixc~
si Rayyan lagi terpesona ngeliat kecantikan Lusi🤣🤣🤣
irena
klo bisa si lusi punya keahlian bela diri.. bisnis.. supaya ga dibegoin... biar si mantannya kapok.. klo perlu si Arga liat sendiri klo si luci sudah kaya
Owner MBG, Amiin: Insyaallah deh☺️
total 1 replies
irena
lanjut thor..
Owner MBG, Amiin: Ashap!
total 1 replies
Nixc~
lanjut thor------🤩🤩🤩
semangat terus ya~~~/Grin//Grin//Grin/
Owner MBG, Amiin: Shap makasih kak
total 1 replies
Nixc~
hahahaha.... pasti langsung kicep tuh anak manja🤣🤣🤣
Owner MBG, Amiin: Nice ☺️
total 1 replies
Akila Nauva
ceritanya menarik
Owner MBG, Amiin: Makasih Kila ☺️
total 1 replies
El Sunda
meski belum tamat,aku udh jatuh cinta sama ceritanya! alurnya bikin penasaran dan gk sabar nunggu update selanjutnya, semangat bang anan! 💪🔥
Owner MBG, Amiin: Makasih El!! Pantengin terus yaa ☺️🙏
total 1 replies
Owner MBG, Amiin
Like dan komentar~☺️
Nixc~
lanjut thor-----/Slight//Slight//Slight/
semangat terus/Proud//Proud//Proud/
Owner MBG, Amiin: Shap, tengkyu ☺️
total 1 replies
Nixc~
😂😂😂
Dev..
andai d dunia nyata ada sistem begini😌
Owner MBG, Amiin: Ada kok, cuma di versi Mimpi
total 1 replies
keyrul
ceritanya menarik,, lanjutkan thor,,, sukses selalu😊😊
Owner MBG, Amiin: Makasih kakakaka🥹🥹🥹🙏
total 1 replies
Nixc~
lanjut terus thor------/Proud//Proud//Proud/
semangat terus ya~~~/Hey//Hey//Hey/
Owner MBG, Amiin: Shap kak ☺️
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!