NovelToon NovelToon
PERJUANGAN ALI

PERJUANGAN ALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Anak Genius / Action
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Hidup dalam kemiskinan memang membuat kita sering kali terjebak dan tak bisa berkutik. setiap kali ingin bangkit, ada saja badai yang menghalangi.

ini adalah seorang anak yang berjuang membantu perekonomian keluarga nya menjadi lebih baik. tak henti henti nya Ali bangkit dari badai yang menerpa nya.
bagaimana kisah nya, apakah Ali akan berhasil membawa keluarga nya terbebas dari kemiskinan tersebut..... ikuti kisah Ali disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.18

 "Ali, akhirnya kau sudah datang nak. ibu sudah menunggu mu dari tadi." ucap Bu Lusi yang sudah siap dengan beberapa lembaran soal yang harus Ali pelajari untuk olimpiade nanti nya.

"Maaf ya Bu, kalau Ali telat."

"Yaudah gpp, dimana sepatu mu?" tanya Bu Lusi yang menatap heran ke arah Ali yang hanya memakai sendal jepit

"Sepatu ku, di pakai adik ku Bu." Ali tak bisa terus menerus berbohong.

Deg....Bu Lusi yang mendengar nya begitu kaget. Sepatu siswa ini, di pinjam adik nya, jadi selama ini Ali yang sering telat karena menunggu giliran sepatu. Hal itu membuat buk Lusi langsung terpaku sejenak.

"Sudah berapa lama kalian bergantian memakai sepatu nya?"

"Hampir 2 Minggu Bu, hari ini aku akan melihat sepatu adik ku yang kemungkinan sudah selesai di jahit."

Ali mengatakan itu, karena dia tak ingin orang orang merasa kasihan dengan nya. Dia bukan orang yang gampang lemah.

"Kamu anak yang hebat. Teruslah menjadi Ali yang rendah hati, dan selalu membantu orang lain. Ibu bangga sama kamu". Kata Bu Lusi yang memuji Ali.

 hari ini dia tak hanya menjadi seorang guru untuk murid yang pintar, tapi dia menjadi seorang guru untuk murid yang hebat seperti Ali.

 Dia langsung memberikan beberapa soal untuk Ali jawab. Tapi pandangan nya ke arah wadah yang tertutup yang dari tadi Ali pegang sebelum masuk ke ruangan ini.

"Ali, apa yang kau bawa ini nak?"

"Ini kue buatan ibu ku Bu guru. Singkong gula merah. Aku membantu ibu untuk menjual nya ke teman teman."

"Berapa harga nya nak?"

"2000 saja Bu, di jamin rasanya enak sekali." ucap Ali dengan mata berbinar setiap kali memuji masakan ibu nya.

"Wah, ibu begitu penasaran rasa nya seenak apa. Kalau begitu ibu mau beli 30.000 ya, sekalian buat guru guru di kantor."

"Alhamdulillah, beneran Bu guru?" tanya nya dengan berbinar.

"Iya, tapi kerjakan dulu soal nya dengan benar. Setelah selesai ibu akan memeriksa nya."

 Mendengar ucapan bu guru nya, Ali begitu semangat menjawab soal soal yang diberikan. Dia juga fokus saat melihat beberapa materi yang kelihatan begitu sulit. Tapi Ali adalah anak yang cerdas. Dalam beberapa menit saja, dia berhasil menyelesaikan tugas yang sulit itu.

"Selesai.... Alhamdulillah." gumam nya dengan tersenyum tipis melihat hasil pekerjaan nya

"Bu, Ali sudah selesai."

Bu Lusi yang mendengar nya, Bahkan tertegun sesaat. Kemudian dia langsung tersenyum tipis. Dia sama sekali kagum dengan Ali, yang begitu pintar dalam mata pelajaran.

"Bagus nak, ibu tak akan salah memilih kamu menjadi peserta lomba olimpiade nanti nya."

Setelah itu, Bu Lusi menyuruh Ali untuk beristirahat terlebih dahulu, dan Ali langsung keluar menuju ke kantin menawarkan jualan kue buatan ibu nya. Dia juga akan mencari adik nya Dinda.

Dinda yang sedang duduk di pojokan kelas, hanya terdiam sejenak. semua teman teman nya pada ke kantin untuk jajan. tetapi dirinya hanya diam di kelas sampai pelajaran di mulai.

"Andai aja ibu dan ayah memiliki uang yang banyak. Mungkin aku bisa jajan seperti mereka." gumam nya dengan wajah sendu.

Ali yang melihat adik nya sendiri di kelas, langsung menghampiri nya. Saat ini Dinda masih kelas 1 SD, dan Ali kelas 6 SD. Sebentar lagi ali juga akan naik kelas SMP.

"Dek, sedang apa disini."

"Kakak, kok bisa disini?"

"Kakak datang pagi dek. Kebetulan kakak harus belajar soal soal olimpiade nanti nya. Jadi terpaksa harus datang pagi. Kamu kenapa sendirian disini?"

"Mereka ga ada yang mau berteman dengan ku kak. mereka juga mengejek sepatu ku."

"Ayo ikut kakak ke taman sekolah."

"Tapi nanti pelajaran kedua akan di mulai kak."

"Hanya beberapa menit lagi, masih sempat kok."

1
Dinda Putri
yah di gantung lanjut thooorrrrr semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪semangat
Dinda Putri
semangat terus up nya thoorrr
Soraya
hadir thor lanjut
macha late: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!