NovelToon NovelToon
Takdir Semalam, Cinta Selamanya

Takdir Semalam, Cinta Selamanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:27.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jing_Jing22

Satu jebakan di pesta sang adik tiri merenggut kesucian Aline.

Satu fitnah kejam membuat ayahnya tega mengusirnya dalam keadaan hamil.

​Diusir, dikhianati, dan tidak punya arah, Aline berada di ambang keputusasaan. Namun, tepat sebelum dia menyerah pada takdir, pria asing yang tidur bersamanya malam itu kembali datang dan mengajaknya pergi.

​Demi bayinya, Aline nekat ikut dengan pria yang bahkan tidak ia kenali itu. Akankah pria tersebut menjadi pelindung barunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jing_Jing22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 25 PELUKKAN HALAL YANG MENENANGKAN

Lima belas menit berlalu...

Aline baru saja selesai membersihkan dirinya, saat ia kembali ke kamar. Namun tidak mendapati keberadaan suaminya.

"Kemana, Erlangga...?" Matanya bergerak ke sana ke mari mencari suaminya. "Mungkin menemui keluarganya."

Aline melangkah ke arah meja rias, tepat saat ia hendak mengeringkan rambutnya tiba-tiba pintu terbuka. Menampilkan Erlangga yang sudah rapi dengan baju tidurnya dan rambut basah yang masih menetes ke wajahnya.

Ia terpaku beberapa menit saat Erlangga semakin mendekat ke arahnya. Membuatnya menatap waspada ke arah suaminya. Kejadian tadi saja masih membekas dalam benaknya lalu apakah suaminya akan meminta malam pertamanya. Aline menggelengkan kepala berusaha tetap tenang di tengah debaran jantungnya yang semakin menggila.

"Biarkan aku yang mengeringkannya." ucapnya tiba-tiba tanpa basi-basi lebih dulu bahkan kejadian ciuman tadi seolah tidak pernah terjadi.

Erlangga mendudukkan Aline di kursi lalu ia mulai menyalakan hair dryer tersebut, setiap sentuhan lembut pria itu membuat hati Aline sedikit demi sedikit mulai menerima keberadaan pria itu.

Saat Aline larut dalam sikap perhatian pria itu, ia tidak menyadari bahwa Erlangga sudah selesai dan sekarang sedang berlutut di hadapannya.

Tatapan mereka saling bertemu seolah sedang menyelami perasaan masing-masing.

"Aline... mungkin pertemuan kita karena sebuah kesalahan, tapi percayalah aku menikahimu bukan semata karena ada anak ini." jujur Erlangga tanpa sedikit pun kebohongan di setiap kalimatnya.

"Tapi aku sudah menyukaimu sejak pertama aku bertemu denganmu. Maukah kamu menerimaku bukan sebagai ayah anak dalam kandungamu tapi sebagai suami dan orang yang kamu terima keberadaannya."

Aline membeku ini pengakuan yang tidak semua pria bisa melakukannya, perlahan ia mengangguk.

"Aku akan mencobanya..." Suaranya pelan nyaris seperti desiran angin.

Erlangga tersenyum merekah saat mendengar jawaban itu. Ia langsung membawa Aline menuju tempat tidur.

Aline sempat ragu-ragu. Ia masih takut jika pria itu akan melakukan hal lebih apalagi ini malam pernikahan mereka.

Erlangga yang melihat keraguan dari wajah istrinya mencoba meyakinkan wanita itu. "Aku tidak akan melakukan hal apapun."

Setelah mendengar apa yang Erlangga katakan Aline mulai naik ke tempat tidur.

Kini Mereka mulai merebahkan diri di atas kasur. Namun, keduanya masih terjaga tidak ada di antara mereka yang memulai percakapan hanya suara pendingin AC dan jam dinding yang menyelimuti keduanya.

Hingga suara Erlangga memecah keheningan itu. "Aline, apakah aku boleh memelukmu?" tanya Erlangga, kali ini ia meminta izin terlebih dulu dan tidak ingin bertindak agresif seperti kejadian tadi yang membuat istrinya merasa tidak nyaman.

Aline terdiam sejenak. Ia sudah menjadi istrinya Erlangga apa masih pantas ia menolak suaminya. Ia berusaha meyakinkan hatinya lalu bergumam pelan. "Silakan, aku mengizinkannya."

Setelah mendapatkan izin tersebut tanpa membuang waktu lagi Erlangga langsung merapatkan tubuhnya dan memeluk istrinya dengan lembut. "Selamat malam, Sayang..." ucapnya lembut tepat di samping telinga Aline.

Aline merasakan hembusan napas hangat yang menerpa kulitnya menggit bibir bawahnya kuat-kuat berusaha agar tetap tenang, beberapa menit kemudian ia mulai merasakan nyaman berada dalam pelukkan suaminya tidak terasa menyelusupkan wajahnya semakin dalam ke arah dada bidang suaminya.

Erlangga yang merasakan sentuhan itu semakin kalang kabut, ia merasa seperti memancing dirinya sendiri ke dalam hasrat itu. "Sial! Kenapa jadi aku yang terjebak seperti ini." gumamnya dalam hati, berusaha mati-matian menahan gejolak panas yang ia rasakan.

Hingga beberapa menit kemudian. Ia berhasil mengendalikan dirinya dan langsung tertidur menyusul istrinya yang sudah terlelap di dalam pelukkannya.

*

*

*

Sinar matahari pagi langsung menerobos masuk melalu celah gorden kamar hotel, kedua pasangan itu tampaknya masih berpelukkan di bawah selimut yang sama.

Tiba-tiba saja, Aline terbangun dan dengan gerakan cepat ia mendorong tubuh Erlangga yang masih memeluknya lalu menyibak selimut sedikit kasar. Ia melompat dari atas kasur dan berlari kecil ke arah kamar mandi.

Erlangga yang langsung terbangun dengan dorongan tiba-tiba itu, tercengang saat melihat istrinya tanpa hati-hati dan sangat ceroboh saat melompat dari kasur.

Setelah itu, ia mendengar suara muntahan istrinya yang terdengar sangat dramatis dari dalam kamar mandi.

Erlangga langsung duduk tegak, ia mulai panik lalu melirik jam dinding yang masih menunjukkan pukul 06.15!

Ia bergegas bangun. Lalu mengetuk pintu kamar mandi dengan kekhawatiran yang sangat terlihat jelas di wajahnya.

TOK! TOK! TOK!

"Aline, apa kamu baik-baik saja?"

Setelah beberapa saat, Aline keluar dengan wajah lesu.

Erlangga yang melihat wajah pucat istrinya turut prihatin dengan yang dialami istrinya. Ia menuntun istrinya untuk kembali ke tempat tidur.

"Bagaimana apa sudah baikkan?"

Aline menggeleng lemah. "Perutku seperti diaduk-aduk dari dalam." keluhnya dengan suara yang terdengar lirih.

Dengan cepat Erlangga menyerahkan obat pereda mual dan air mineral kepada istrinya. "Minum dulu. Aku tau trimester kehamilan pertama memang seperti itu, tapi setelah kamu berhasil melewatinya tidak akan terjadi muntah-muntah lagi." Erlangga berusaha menjelaskan dengan suara lembut.

Aline hanya mengangguk pelan sambil meminum obat tersebut, lalu ia menyandarkan tubuhnya pada headboard . Hari ini benar-benar membuatnya sangat lemas apalagi setelah acara pesta kemarin.

"Aku buatkan teh jahe dulu untuk kamu." Erlangga hendak melangkah keluar dari kamar itu. Namun langkahnya terhenti saat mendengar suara Aline.

"Tunggu! Aku nggak mau minum teh jahe!"

Erlangga bingung. "Tapi kan... minuman hangat membantu meredakan rasa mual."

Aline terdiam sejenak, ia menundukkan kepalanya sambil menautkan kedua tangannya sendiri merasa takut jika mengatakan keinginannya.

"Aku... aku ingin makanan yang dibuat Daddy, apa boleh?" pinta Aline dengan suara sangat pelan.

Erlangga mengulum senyumnya, sambil menggigit pipi dalamnya berusah untuk tidak menerkam istrinya saat itu juga yang terlihat sangat menggemaskan.

"Tentu saja boleh, pasti Daddy akan sangat antusias menuruti keinginan cucunya sendiri!" jawab Erlangga meyakinkan.

Aline perlahan mendongak, matanya berbinar penuh harap. "Kamu yakin?" tanyanya.

Ia berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia bisa meminta sang ayah mertua untuk melakukan keinginannya, entah kenapa ia merindukan masakan ayahnya dan hal itu tidak mungkin terjadi, secara sekilas bayangan ayah mertuanya melintas lalu keinginan itu tiba-tiba beralih pada sang ayah mertua.

"Sangat yakin, sebaiknya kamu bersiap... kita akan pulang sekarang juga agar Daddy menyiapkan makanan yang kamu inginkan."

"Benarkah!"

Erlangga mengangguk pasti.

Aline yang melihat suaminya mengangguk tampak sangat bahagia, ia langsung beranjak dari tempat tidurnya dan berhambur memeluk Erlangga.

"Terima kasih, kalian memang sangat baik!"

Erlangga yang mendapatkan serangan tiba-tiba seketika tubuhnya membeku saat itu juga, ini pertama kalinya wanita itu memeluknya dengan keinginannya sendiri tanpa ia yang memulai duluan.

Dengan cepat dan tidak ingin membuat momen itu sia-sia, ia membalas pelukkan istrinya dengan erat.

1
Key
salfok sama Dady. Saking paniknya, sampe bawa Vas bunga. OMAYGAT diluar prediksi BMKG
Key
Erlangga hebat juga ya, bisa bertahan 1 Minggu tanpa asupan infus atau apapun. Kalau orang normal biasanya sudah good by🥲
mawar merah
Semoga cepat ketemu keluarga ya Erlangga
mawar merah
Astagfitullah ya Allah bantulah Erlangga ya Allah. Itu pasti jebakan jika khansa masuk akan diteriaki kumpul kebo...
aira_kayla
makasih kak....
yah gantung🤭🤭🤭
semangat kak💪💪💪💪💪
aira_kayla
kak cepat pertemukan erlangga dg kluarganya kasian kak🙏🙏
Jing_Jing22: hehehe siap Kak Aira_ izin tag namanya ya kak🙏
total 1 replies
Key
Suami istri sama-sama nggak sadar apa jangan-jangan mereka janjian di alam lain ya🤭, semoga cepat sadar Erlangga, jangan sampe kamu jadi ubi😭
Key
Ada juga kok yg bikin laporan kehilangan tapi dimintai uang🤣 kocak emang🤭 tapi d negara lain deh kayanya🫣
mawar merah
Aku doakan kamu menjadi wapres yang akan datang nazar 🙏🙏🙏
mawar merah
Selamat Aline telah lahirnya baby Twins dengan selamat dan sehat 🙏🙏
mawar merah
Semoga semua sehat dan Baby twinnya lahir dengan sempurna dan sehay
mawar merah
Alhamdulillah Erlangga sudah sadar,, tapi lumpuh total semoga ada keajaiban ya Allah
aira_kayla
lanjut💪💪💪
Jing_Jing22: Siap kak Aira cantik. semoga berkenan untuk singgah🤭🫶
total 1 replies
Key
Sad banget, pas Aline sadar 😭 bawang banget sih thor
Key
ini kelopak maksudnya ya thor🤭
Jing_Jing22: hihihi salah tulis🤧
total 1 replies
Key
Bram marahnya serem banget, khodam ekor sembilanya keluar😭
mawar merah
Kadang anak-anak nakal itu punya bakat tersembunyi. Tapi karena keadaan dia memilih untuk jadi anak nakal
Jing_Jing22: hihihi🤭 iya kak mawar
total 1 replies
mawar merah
Ya begitulah kalau orang yang nggak punya akan di pandang sebelah mata..kalau ada uang minum pun disiapkan🤭🤭🙏🙏🙏
aira_kayla
yah jangan kejam" lok kak🤭🤭🤭
lumpuh nya sebentar saja woke🤭🤭🤭
Jing_Jing22: hihihi🤭 siap kak aira🫶
total 1 replies
mawar merah
Kasian kamu aline..kamu harus kuat demi si kembar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!