NovelToon NovelToon
Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Keluarga / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / Cintapertama
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 4

 " aku harus cari cara untuk menolah kencan buta ini, lagian mama ada ada saja masa iya ngatain aku belok,padahal setiap pagi juga burungku selalu nya bangun dan menegang"! Gumam saka dalam hati sambil menatap ke arah celana.

Malam semakin larut saka masih belum bisa memejamkan matanya,alhasil laki laki tersebut pun membuka tab dan melanjutkan pekerjaanya yang tidak ada habisnya,. Hingga jam menunjukan angka 11. Saka pun keluar dari dalam kamar dan menuruni anak tangga berniat mengambil air minum.

"Ma. Kenapa mama masih berkeliaran di dapur"! Celetuk saka saat melihat mama Zahra sedang berada di dapur malam itu.

"Ambil minum"? Sahut dan mama.

"Kamu sendiri"?.

"Juga ambil minum, lagian mama tumben sekali belum tidur '! Tanya saka sambil menuangkan air putih ke dalam gelas.

"Biasa papamu habis minta jatah". Sahut mama Zahra sambil berlalu pergi dengan segelas air ditanganya.

"Cih, dasar tuan tuan keladi ,makin tua makin menjadi"! Geruntu saka sebelum meneguk air minum ditanganya.

Saka kembali ke kamarnya dan memutuskan untuk tidur ,merasa kepalanya sedikit berdenyut denyut mungkin efek kecapekan kerja hari ini.

Jam terus berputar dan pagi pun tiba.

Pagi itu seperti biasa sarline sudah menggedor gedor pintu kamar saka yang masih terkunci.

Saka tidak memperdulikannya karena dirinya masih berada di dalam kamar mandi.

Gadis cantik itu masih setia menunggu kakaknya di depan pintu kamar tersebut dengan sabar hingga 15 menit berlalu akhinya saka pun membuka pintu.

Ceklek "!!

"Ya tuhan, sarline "!! Pekik saka saat melihat adiknya sudah tersenyum cerah mengalahkan mentari pagi itu, didepan kamarnya.

" Kak ,bareng yaa"! Kata sarline sambil mengedip ngedipkan matanya berkali kali.

"Sarline bahkan di mansion ini banyak supir yang nganggur , kenapa kamu selalu menganggu kakak"! Celetuk saka sambil terus berjalan menuruni anak tangga.

"Kak,, kak saka"!!  Teriak sarline sambil terus mengekor di belakang kakaknya .

Dugh"!!

Kening sarline Terbentur punggung tegap saka yang tiba tiba berhenti mendadak.

"Kak, kalau berhenti itu kasih kode Napa,kalau kek gini kan pening ni kepala yang sakit"! Celetuk sarline sambil mengusap kepalanya.

Saka melirik sekilas ke arah adiknya lalu kembali melangkah menuju meja makan dimana kedua orang tuanya sudah menunggunya.

"Kalian ada apa lagi sih"! Lagi lagi mama Zahra di buat pusing dengan tingkah kedua anaknya yang selalu ribut setiap pagi.

"Ma, pa ,sarline kan hanya ingin barengan dengan kak saka saja"! Celetuk sarline dengan bibir yang sudah manyun 5 centi.

"Saka, mengalah lah dengah adikmu"! Celetuk tuan bhara.

"Pa, dia bareng dengan ku hanya mau caper kepada Dimas "! Sahut saka sambil melirik tajam ke arah adiknya, sejujurnya saka tidak suka jika adiknya ganjen kepada laki laki di usianya yang baru 18 tahun,meskipun laki laki tersebut dia kenal dengan baik.

" Beb, apa itu caper"!? Bisik tuan bhara kepada istrinya.

" Cari perhatian,sayang"; sahut mama Zahra yang malah main bisik bisikan dengan tuan bhara. Tuan bhara terlihat mengangguk pelan.

" Berarti sarline adalah gadis normal tertarik dengan laki laki , jadi tidak masalah bukan"! Sahut mama Zahra dan di angguki tuan bhara yang ikut membenarkan. Mendengar itu sarline langsung menjulurkan lidahnya ke arah saka dengah tengilnya.

"Dengarkan itu kak, makanya cepat cari pacar jangan sampai nantinya jadi bujang lapuk kayak pak Herry lo".

Deg"!!

MPak Herry yang mendengar namanya di sebut pun langsung  merasa tersungging.

"Kenapa jadi aku yang di bawa bawa"! Gumam pak Herry yang hanya bisa diam merutuki nasibnya di cap sebagai bujang lapuk saat ini oleh anak boss nya sendiri.

Saka tidak menimpali hanya mendengus kesal merasakan kerandoman keluarganya .

"Sudah saka, lebih baik diam dari pada banyak bicara lama lama menyangkut hal yang di luar Nurul"! Gumam saka meyakinkan dirinya sendiri.

"Hemmm, sepertinya aku harus segera pergi ke kantor"! Kata saka akhirnya memilih beranjak dari duduknya.

"Hei ,saka tunggu"!  Sergah mam Zahra mengehentikan langkah anak tampannya itu.

Saka pun menghentikan langkahnya seketika dan menatap ke arah sang mama.

"Jangan lupa nanti malam saka,temui Vallen"!

" No,ma saka sudah punya kekasih "! Sahut saka mencoba meyakinkan mama Zahra yang masih ngeyel mencarikan nya kekasih.

"Baiklah mama tunggu kamu bawa kekasihmu itu kemari"! Sahut mama Zahra memastikan.

Lagi lagi helaan nafas berat terdengar dari mulut saka.

"Selamat pagi boss"!! Sapa asisten Dimas yang sudah berdiri di samping mobil hitam di halaman mansion.

Hemmm"!! Sahut saka masih sama dengan wajah datarnya.

" Tunggu"!!  Teriak sarline lagi lagi mengganggu saka yang akak berangkat ke kantor.

" Selamat pagi nona"! Sapa asisten Dika kepada gadis cantik di hadapannya itu.

" Selamat pagi asisten Dika, oiya apa asisten Dika sudah punya kekasih'! Jawab sarline di susul pertanyaan yang membuat asisten Dika bingung seketika.

" Asisten Dika"!!

" Saya nona."

"Punya tidak" tanya sarline sekali lagi.

"Punya nona" jawab asisten Dika asal ,pasalnya laki laki itu hanya tidak ingin di ganggu nona mudanya di pagi buta seperti ini.

"Apa, kalau begitu cepat putuskan kekasih anda, kalau tidak maka saya akan doakan anda putus dengan dia"! Sahut sarline dengan wajah yang sudah memerah menahan kesal.

Hemmm"!! Sahut saka dari dalam mobil.

Asisten Dika mengangguk singkat dan langsung berjalan menuju kursi kemudi dan mulai menyalakan mesin mobil tersebut.

" Tidak masuk" tanya saka saat melihat sarline hanya diam mematung di samping mobil.

"Malas"!sahut sarline dengan wajah kesalnya.

" Jalan"! Kata saka akhirnya meminta Asisten Dika untuk meninggalkan sarline di tempat.

" Kakak , asisten Dika, kalian benar benar ya ,bukanya dirayu malah di tinggalkan dasar laki laki tidak peka ,aku sumpahin kalian jadi bujang lapuk dan jomblo seumur hidup" teriak sarline dengan kaki yang sudah di hentak hentakan ke lantai .

Akhir nya pagi itu sarline pun pergi ke sekolah nya diantarkan oleh supir.

Di dalam mobil saka sedang memijat kepalanya yang sudah berdenyut denyut sebelum menghadapi pekerjaan hari ini.

"Boss ,apa anda baik baik saja"! Tanya asisten Dika sambil sesekali menatap boss nya dari kaca spion.

" Mama memintaku kencan buta"! Sahut saka dengan wajah tampan ekspresi.

"Apaa"!! Pekik asisten Dika ikutan kaget dengan ucapan boss nya.

"Jadi nanti malam anda akan kencan buta"!

" Jangan bilang kau juga ikut memojokan ku dengan hal konyol ini,Dika"! Pekik saka bertambah kesal.

"Salah ya "!! Gumam asisten Dika sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

'kalau begitu anda harus cepat mencari kekasih,boss". Sahut asisten Dika menimpali sambil tetap fokus kepada jalan di depanya .

" Jadi kau juga mengatai aku jomblo tidak laku begitu"!

Glek"!!

" Salah lagi ya"!! Gumam asisten Dika yang hanya bisa menelan ludahnya kasar saat ini.

"Menurutmu"!  Saka semakin kesal di buatnya .

" Dari pada kau memberiku saran yang tidak bisa aku lakukan,lebih baik kau Carikan saja aku wanita untuk jadi kekasih ku"!

Ciiiitt"!?

Decitan ban  yang beradu dengan aspal pun terdengar nyaring di telinga.

Dugh "!

Saka menendang kursi kemudi begitu saja saat dirinya akan terjungkal ke depan.

" Dika kau car m4ti ya"! Pekik saka kesal setengah ingin modar dengan drama pagi ini.

"Ma-maafkan saya boss, saat khilaf"!!

Sahut asisten Dika , bagaimana tidak kaget tiba tiba boss nya meminta mencarikan kekasih, memang cari kekasih itu seperti orang beli terasi saka asal menjiplak langsung dapat.

Mobil kembali berjalan menuju kantor Aditama grub.

" Sekali lagi kau buat masalah, aku tendang kau dari mobil ini"!

" Baik boss,"!!

Disisi lain tepatnya di sebuah sekolah elit di kota tersebut.

Sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan sekolahan , keluarlah sarline dari dalam mobil tersebut dengan wajah moncong 5 centi .

'"sarline lagi datang bulan ya,kenapa tidak bibir moncong sampai 10 centi"  celetuk Alea yang sejak tadi sudah menunggu sahabatnya datang.

"Datang bulan palamu, ini semua gara gara saka dan Asisten sialan itu"! Sahut sarline mengumpati sang kakak.

"Hahahaa, angel wes angel, kalau musuh nya beruang kutub ,setidaknya kau harus jadi beruang China"!

Bugh'"!!

" China itu yang ada panda bukan beruang"! Sahut sarline sambil menepuk lengan Alea.

" Ini kan beruang versi ku ,sarline"! Sahut Alea tak terima.

Teeet.teeeet.

" Sudah ayo masuk "! Celetuk sarline saat mendengar bell masuk sekolah sudah berbunyi.

"Apa kamu tidak capek setiap pagi berantem dengan beruang beruang itu"!

"Haaah, " sarline menghela nafas dalam.

" Capek , tapi masalahnya aku tidak tahan jika tidak bertemu dengan asisten Dika sekali saja, kau tahu kan dia sangat manis ,dan tubunya pun sangat seksi dan menggoda , sebagai gadis cantik pastinya jiwa jomblo ku meronta ronta melihatnya"! Jelas sarline panjang kali lebar.

Cetak"!!

Mendengar itu Alea langsung saja menjitak kepala sarline, gemas bercampur geli Alea rasakan saat mendengar sarline memuji laki laki sampai segitunya.

"Aaaauu'"!!

"Alea"! Pekik sarline kesal sambil mengusap keningnya yang terkena Jitakan Alea.

" Sebenarnya Mak sama bapaknya dulu nyidam apa sih, bisa punya anak modelan kek gini"! Gumam Alea sambil menggeleng gelengkan kepalanya menatap aneh kepada sarline.

" Dari pada sibuk mikirin laki laki tidak jelas dan belum tentu menyukaimu yang masih bau kencur ini,mending nanti kau bantu aku cari pekerjaan yang bisa menghasilkan ku duit"! Kata Alea,berharap sarline bisa memberikannya ide ,atau mencarikannya pekerjaan sampingan yang tidak menganggu sekolah dan belajarnya .

" Apa, kau mau bekerja, bukanya kau sudah membantu ibu mu ya"!

"CK, ibuku hanya pembuat kue kecil dan dititipkan ke warung warung , kalau tidak dapat orderan juga tidak dapat uang banyak"! Jelas Alea apa adanya , sarline terdiam dan berfikir keras dengan otaknya yang tidak terlalu cerdas itu.

" Ahaa"!!

" Bagaimana apa kau dapat ide"! Tanya Alea dan di sambut gelengan kepala dari sarline.

"Payah"!! Sahut Alea sambil mendengus kesal.

"Nanti kalau ada pekerjaan yang menjanjikan akan aku beritahu kamu," jawab sarline akhirnya.

Disaat perdebatan kecil antar dua sahabat random tersebut guru pun mulai memasuki kelas,dan itu menandakan jika jam pelajaran akan segera di mulai.

------" boss, apa permintaan ada tadi serius"! Tanya asisten Dika yang saat ini sudah duduk di hadapan saka di ruang CEO.

" Apa menurutmu aku pernah main main dengan ucapanku"! Sahut saka tanpa menatap ke arah asisten nya.

" Apa es di kutub Utara sudah mulai mencari ,hingga tuan boss meminta di Carikan kekasih" gumam asisten Dika lirih dan masih bisa di dengar oleh saka.

"Apa maksudmu"!  Dengan cepat Asisten Dika menggelengkan kepalanya sebelum mendapat amukan untuk yang kedua kalinya dari boss nya itu.

1
Reni Anjarwani
seru deh lanjut semanggat doubel up
Siti Khoyimah
🤭🤭 saka aq ikut traveling lo
Reni Anjarwani
ya ampun seru , otaknya pada ngeres semua
Siti Khoyimah
semngat thor ,aq suka saka mode CB
Reni Anjarwani
seru bgt thor ceritanya doubel up thor
Siti Khoyimah
lnjut
Reni Anjarwani
lanjut thor seruu bgt
Siti Khoyimah
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!