Maharani Qirani putri yang di buang kedua orang tuanya karena terlahir sebagai wanita, kedua orang tuanya berharap memiliki anak laki laki.
Bagaimana dengan kehidupan Maharani setelah ini yuk ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4
"Rani karena aku sudah sembuh maka hari ini aku akan pulang, apa Rani mau ikut dengan ku?" Ujar tuan Daris penuh harap
Rani memandang tuan dari dengan lekat, "Rani tidak bisa meninggalkan rumah ini begitu saja, Rani dari baru lahir tinggal di sini bersama nenek. Rani juga sekolah disini" jawab Rani
"kalau tuan mau pulang tidak apa apa kasihan keluarga tuan pasti menunggu tuan disana. Rani akan tetap disini" jawab Rani lagi
Tuan Daris yang mendengar itu sangat sedih jika harus meninggalkan Rani sendirian, tapi ia juga tidak bisa memaksa Rani
Baiklah saya terima keputusan Rani saat ini tapi saya harap kamu berubah pikiran dan mau tinggal bersama kami. Tapi sebelumnya apa saya boleh minta sesuatu dengan Rani?" Ujar tuan Daris
"Apa itu tuan" tanya Rani
"Apa Rani mau menjadi anak saya, saya sudah menyayangi kamu seperti putri saya sendiri saya juga tidak memiliki putri hanya putra kembar tiga dan istri saya tidak bisa memiliki anak lagi jadi apa kamu mau jadi putri saya " tanya tuan Daris penuh harap.
Mendengar permintaan tuan Daris, Rani sangat terkejut dan wajahnya tiba tiba merasakan kesedihan yang selalu ia simpan selama ini.
Rani tiba tiba menangis dan itu membuat tuan Daris terkejut.
"Rani kenapa menangis apa Rani tidak mau jadi anak saya?" Tanya tuan Daris
"Hiks.... Hiks... Hiks.... Bukan Rani hanya terharu, dulu sebelum nenek meninggal nenek bercerita, jika Rani bukan cucu kandungnya dan nenek adalah seorang pembantu dari keluarga kaya di kota besar" jawab Rani
"Nenek bilang jika kedua orang tua kandung Rani tidak menginginkan Rani dan menyuruh nenek membuang Rani, tapi nenek tidak tega lalu merawat Rani hingga usia Rani 7 tahun karena satu tahun lalu nenek meninggal karena sakit"
"Rani menangis karena terharu, sebab ada masih ada yang mau menjadikan Rani putrinya sedangkan orang tua Rani sendri membuang Rani"
Mendengar cerita Rani membuat tuan Daris sangat shock dan menangis sedih.
"Nak kamu putri yang luar biasa, hanya orang bodoh yang tidak mau menerima kamu jadi kamu jangan sedih mulai sekarang kamu putriku putri dari Daris Abimanyu" jawab tuan Daris dengan sungguh sungguh.
"Kamu boleh tinggal disini selama satu bulan lagi sembari bersiap, setelah itu kamu akan Daddy jemput untuk tinggal bersama Daddy. Untuk masalah rumah ini Daddy akan menyuruh orang merawat nya, jadi jika Rani ingin kemari rumah ini akan tetap ada. Rani harus setuju karena Daddy tidak mau kamu disini sendirian mommy dan ketiga kakak mu pasti akan menyayangi kamu" ujar tuan Daris tidak bisa di bantah.
Rani menangis haru dan setuju atas keputusan Daddy barunya, Rani memeluk tuan Daris dengan sangat erat.
"Hiks hiks hiks.... jadi ini rasanya di peluk seorang ayah?, dulu Rani hanya bisa memimpin ini semua, terima kasih Daddy terima kasih " ujar Rani Sangat sedih.
Tuan Daris adalah pria dingin yang tak tersentuh tapi karena Rani ia bisa menangis.
Daris Abimanyu adalah pria terkaya nomer dua, ia memiliki kekayaan yang banyak dan juga pembisnis yang dingin.
Memiliki istri yang bernama Danisa queen Abimanyu, Danisa wanita yang lemah lembut dan juga baik hati.
Sedangkan ketiga putra kembarnya bernama Denis Abimanyu, Dendi Abimanyu dan juga Dean Abimanyu.
Mereka bertiga berusia 14 tahun, mereka memiliki sifat yang berbeda-beda tapi juga baik.
Kembali ke Rani saat ini.
"Baiklah sayang Daddy akan pulang sekarang, nanti ada dua orang yang akan menjaga kamu selama sebulan ini, Daddy Akan menjemput kamu bersana mommy dan saudara mu yang lain" ujar Daddy
"Oh iya satu lagi mulai sekarang tidak perlu berjualan lagi ya Daddy tidak mau kamu lelah, nikmati saja masa kecil mu bermain dan belajar jika kamu ingin memiliki usaha Daddy akan buatkan restoran yang besar dan kamu sebagai bosnya" pinta Daddy
"Masalah kebutuhan kamu menjadi tanggung jawab Daddy dan tidak boleh menolak" ujar Daddy Daris cepat.
"Baiklah Daddy Rani mengerti" jawab Rani
"Bagus anak baik"
Setelah itu Tuan Daris menghubungi Juli dan mengirim pesan lokasi lalu apa saja yang harus di bawa oleh Juli
Malam harinya Jul sampai di tempat, karena sudah sepi dan terlalu malam tidak ada yang melihat kepergian Daris.
Rani di jaga dua orangp bodyguard wanita yang akan mengurus Rani selama disini.
"Kak ayo masuk di luar dingin, disini aman kok jadi tidak perlu begadang, kakak pasti capek kan perjalanan jauh ayo makan dulu tadi Rani sudah masak untuk kakak berdua" ujar Rani ramah
Kedua bodyguard itu saling pandang, mereka terkejut dengan perilaku Rani yang seperti orang dewasa.
Mereka kira akan sangat sulit mengurus anak kecil tapi dugaan mereka salah.
" Kak kok melamun ayo masuk sudah dingin di luar, kakak ganti baju saja lalu makan setelah itu baru istirahat. Kamar kakak sudah Rani siapin dan bersihkan, semoga kakak betah disini maaf ya karena Rani kakak berdua jadi harus tinggal di desa jauh ini" Jelas Rani yang merasa bersalah.
"Nona jangan bicara seperti itu, anda tidak menyusahkan kami dan terima kasih atas sambutannya kami menyukai nya" jawab keduanya
"Jangan panggil nona kak, panggil Rani saja atau lainya namaku Maharani Qirani kakak bisa panggil lainya jangan nona ya" jawab Rani
"Baiklah Rani terima kasih" jawab keduanya dengan terharu.
Setelah itu mereka pun bersih bersih tubuh mereka dan mengganti pakaian santai agar tidak mencolok.
Lalu mereka pun keluar untuk makan, saat keluar Rani sudah ada di sana menunggu mereka.
"Ayo kak silahkan makan Rani cuma masak ini saja semoga suka ya" ujar Rani
"Ini beneran kamu yang masak, hebat banget dan ini sudah sangat banyak untuk kami, terima kasih ya" jawab salah satu dari mereka
"Sama sama kak, ia ini Rani yang masak. Oh iya nama kakak siapa?" tanya Rani
"Oh iya maaf lupa memperkenalkan diri kami, nama kakak Lisa dan yang ini Mila"Jawab Lisa
"Baiklah kak Lisa salam kenal " ujar Rani dengan senyumnya.
"Iya sama sama Rani" jawab Lisa dan Mila
"Baik kak silahkan istirahat di kamar Rani juga akan masuk kekamar, tenang saja di sini aman kok" ujar Rani
"Baiklah kami mengerti, kamu masuklah duluan kami akan melihat keadaan sebentar" jawab keduanya lagi .
"Baiklah kak selamat malam, semoga tidurnya nyenyak" ujar Rani lalu masuk kekamar untuk mengerjakan pr-nya.
Sedangkan Mila dan Lisa, memantau keadaan rumah setelah itu mereka pun masuk kekamarnya
Bersambung
scra frsatnya bnr,jdinya ga msti hdp brng sm kingkong....🤣🤣🤣....
Laaahh.....
mling triak mling....siap2 malu lh klian....
😭😭💪
dnia emng smpit....yg jd krban trnyta msh kluarga shbtnya rani,jd sklian aja blsnya y....biar tu orng malu sklian.....
btw,kpn rani ktmu pwangnya y???