NovelToon NovelToon
Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Reinkarnasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: KGDan

Cintanya, harga dirinya, dan ketulusannya, telah ia berikan pada pria itu, dan bahkan sampai rela tidak menginginkan, James Sebastian, tunangan yang di jodohkan Ibunya kepadanya.

Tapi, apa yang ia dapat? Eleanor Benjamin, di tinggalkan pria itu, Richard Marvin, saat mereka akan melangsungkan pernikahan, demi wanita lain!

Hingga sebuah mobil menabraknya, dan ia meregang nyawa, Richard tidak memperdulikannya!

Eleanor berharap, seandainya ada kesempatan kedua untuknya! ia akan mendengarkan Ibunya. Dan membalikkan keadaan! membalas apa yang ia rasakan pada Ricard.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 4.

Saat Ricard akan membuka pintu mobil, ponselnya tiba-tiba bergetar. Ia pun segera mengangkat ponselnya, begitu melihat nama pada layar ponsel.

"Richard, kamu segera datang ke kantor sekarang! saham kita anjlok!" terdengar suara seorang pria dari dalam ponselnya.

"Apa? aku segera datang!!"

Dengan panik Richard mematikan ponsel, dan bergegas masuk ke dalam mobil. Setelah mobil meluncur di jalan menuju kantor, ia menghubungi ponsel Eleanor.

Panggilannya tidak di angkat Eleanor. Ia mencoba lagi sampai Eleanor mengangkat panggilannya, dan di panggilan ke sepuluh saat akan sampai dekat kantornya, barulah Eleanor mengangkat panggilannya.

"Kemana saja kamu! kenapa lama sekali mengangkat panggilanku?!" Richard karena tidak sabaran, berteriak pada Eleanor dalam ponsel.

"Urusan apa kamu mencari ku? bukankah kamu sibuk mengurus kekasihmu? biasanya kamu tidak ada waktu menelepon ku!" jawab Eleanor dengan nada setenang mungkin.

"Apa maksud mu? Eleanor! aku sudah berapa kali katakan padamu, aku dan Melanie tidak memiliki hubungan apa pun!!" nada suara Richard semakin naik.

"Itu katamu, tidak dengan kata Melanie! kamu sudah dia anggap sebagai calon suaminya!" kata Eleanor masih dengan nada yang begitu tenang.

"Eleanor! jangan percaya apa yang di katakan orang! itu fitnah! aku hanya menganggap Melanie sebagai adik, Ibunya memberi wasiat padaku, untuk selalu memperhatikan Melanie, dan menjaganya sebagai adik!"

"Huh! kamu pikir siapa memangnya yang menyebarkan, kalau bukan kekasih mu yang paling kamu perhatikan itu, sebaiknya kamu menikah dengan nya, agar dapat menjaganya siang dan malam!"

"Eleanor! kamu terlalu cemburu! percuma aku jelaskan padamu, sekarang aku ada urusan di kantor, lusa kita melangsungkan pernikahan kita yang tertunda! Aku akan mengirimkan gaun pengantin baru untukmu, mengganti gaun pengantin yang gagal hari ini!"

Richard kemudian mematikan ponselnya, karena ia sudah sampai di kantornya.

Sementara Eleanor, mendengus dingin menatap ponselnya. Sedikit pun ia tidak senang mendengar apa yang di katakan Richard.

"Pernikahan? cih! tidak ada pernikahan di antara kita! menikah saja dengan teman masa kecil mu itu! agar kalian tidak pernah berjauhan lagi!"

Eleanor tersenyum acuh tak acuh. Ia sudah tidak punya rasa lagi pada Richard, setelah ia mati di tabrak mobil.

Ting!

Sebuah pesan masuk ke ponselnya, dengan sedikit malas ia memeriksa pesan yang masuk. Dan ia tersenyum miring begitu melihat pesan tersebut.

'Lihat! Richard sangat perhatian padaku! dia membelikan tas yang sangat kuinginkan! kemarin kami jalan ke mall, dan aku melihat tas ini, dan minta di belikan sama Richard, akhirnya.. hari ini dia membelikannya untuk ku'

"Cih! ternyata tas yang di sukai teman masa kecilnya, yang di berikan padaku, untung aku pintar mengembalikan tas itu kepada pemilik yang sebenarnya!" dengus Eleanor dingin.

Eleanor kemudian menekan nomor ponsel Ibunya, ia harus segera pulang ke ibu kota, tidak ingin berlama-lama lagi di kota kelahiran Richard.

"Ma!" panggil Eleanor dengan hati-hati. Sebelumnya ia dan Ibunya sempat bertengkar, karena tidak ingin di jodohkan.

Ia sampai berteriak pada Ibunya, dan bicara dengan kasar, tidak menginginkan perjodohan yang di atur oleh Ibunya.

"A.. aku minta maaf pada Mama sudah kasar sebelumnya, a.. aku tadi sudah merenungkan kesalahan ku, dan.. aku memutuskan, bersedia menikah dengan pria pilihan Mama!" nada suara Eleanor terdengar gugup.

"Benarkah?!" terdengar suara Ibu Eleanor terkejut mendengar apa yang di katakan Eleanor, "Apa Mama tidak salah dengar, Eleanor??"

"Mama tidak salah dengar, aku akan pulang besok, setelah aku mengurus pengunduran diri ku!"

"Bagus! Mama senang sekali mendengarnya, nak! Mama menunggu mu!"

Eleanor tersenyum lega setelah bicara dengan Ibunya. Sebelumnya Ibunya sudah memperingatinya, agar tidak memilih Richard. Tapi ia tidak mendengarkan Ibunya.

Sikap Richard selama kuliah sangat perhatian padanya, membuat ia jatuh cinta pada Richard. Dan hubungan mereka begitu romantis selama berpacaran.

Hingga mereka tamat kuliah, dan mendapatkan pekerjaan, mereka selalu harmonis. Hingga muncul Melanie di antara mereka, sikap Richard langsung berubah.

Kalau Melanie membutuhkan Richard, Melanie akan membuat drama, agar Richard segera datang padanya.

Dan Richard yang menaruh perhatian berlebihan pada Melanie, langsung percaya apa yang setiap Melanie katakan pada Richard.

Setelah ia mengalami kecelakaan mobil, barulah ia tahu seperti apa sikap Richard padanya. Sedikit pun Richard tidak tergerak untuk menunjukkan rasa peduli padanya.

Bersambung.....

1
naura✨
👍
Dewi Kasinji
ijin baca kak
Ning Suswati
buat apa saling ancam, biasanya mai ciduk dan hilang, selesai, gk perlu main adu mulut, dari awal sih ceritanya adu mulut mak2 comber
Ning Suswati
lucu juga udah pada tuwer masih aja sombong, apalagi cuma jalangkung, pelakor, sok2 an bersih emak2 sosialita
Ning Suswati
terlalu lembek sih, sibuk aja berdebat kaya anak TK, terus baikan lagi, lagi dan lagi, gk ada habisnya mulut kaya mak mak rombeng
Ning Suswati
gila tuh manusia serakah ingin kaya, hidup enak cara singkat, tdk tau dg siapa lawan bicara nya
Ning Suswati
aq suka alurnya, tadinya sempat curiga kalau2 serangan kepada aleanor akan berhasil, tapi sungguh cantiq, aq suka
Ning Suswati
dasar manusia iblis, gk ada yg bener, maunya enak sendiri, opsesi, rakus, tamak, apalagi y🤔
Ning Suswati
masa cuma sekretaris mau minta dijemput mantan bos, emang ada apa2nya kali y🤔
Ning Suswati
ceritanya jadi kaya anak2 TK, saling hujat
Ning Suswati
iiiikkkkkhhhh jadi ikutan emosi, tadinya melani sekarang diana, ceritanya jalan di t4, gk maju2
Ning Suswati
kok banyak manusia2 berhati iblis dan tak tau diri
Ning Suswati
jadi ceritanya kaya orang kampungan, memalukan katanya konglo kok jadi kongkalikong, masa sdh pakaian pengantin berdebat gk habis2,
Ning Suswati
kapan pesta nya mulai, masa pestanya konglomerat tdk ada pengamanan khusus, kaya orang kampung pengantin berdebat dg manusia2 sampah, dilayani
Ning Suswati
kan udah pakaian pengantin, kok jadi kaya kampungan gitu,
Ning Suswati
kayanya si pembaca diajakin jadi gila juga kayanya, kok gk abis2 melani2 melulu kaya dikampung aja ketemuan terus
Ning Suswati
kemana aja pengawal james, kok keadaan genting begini, masih main sandiwara2an apa drama komedi y, bikin mual aja jadinya
Ning Suswati
kan ada undangn, tanya dong mana kartu undangannya, kok melani bikin ribut dilayani, apa gk malu2in tuh
Ning Suswati
aq suka semuanya lancar, emang enak diabaikan, nikmatin aja tuh si melaninya kan sdh sah
Ning Suswati
menangislah darah sekalian richard syukurin dikadalin jalangkung, gk nyadar2, ya begitulah laki2 pecundang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!