NovelToon NovelToon
Secret Daddy

Secret Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: meidina

Ardinata Abraham as Shiddiq...

CEO yg tampan dan arogan yg belum mau menikah meski usia sudah matang... karena dia mencintai gadis yang dia tolong saat terluka dan terusir...

Kirana Margaretha Abraham...

Gadis yg berhasil membuat hati Ardinata terpaut dengan kepolosan dan keceriaan nya.. bahkan dia juga adalah gadis yang bisa merubah CEO arogan itu..

Bagi mereka cinta tak mengenal perbedaan status atau umur.. meski berbagai penderitaan menghadang cinta mereka...

Bisakah mereka bersatu..?!
Bisakah cinta mereka bertahan?!
Atau mereka akan menjadi ayah dan anak angkat selamanya..?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

khawatir..

Melihat Kirana pingsan Ardi reflek membuang payung dan mengendong Kirana menuju mobil.

"Cepat ke rumah sakit," perintah Ardi.

"Baik tuan," jawab Kevin.

kini mobil membelah hujan, Ardi makin panik melihat tubuh Kirana yg mulai dingin serta luka di sekujur tubuh kecilnya.

sesampainya di rumah sakit, Ardi menaruh Kirana di ranjang dan langsung di bawa ke UGD.

Ardi menunggu dengan cemas, Kevin heran melihat Ardi yg begitu cemas dengan keadaan gadis kecil itu.

Kevin kembali ke parkiran untuk mengambil baju ganti milik Ardi, Kevin kembali dengan baju santai milik Ardi.

"Sebaiknya tuan muda Menganti pakaian terlebih dahulu," kata Kevin.

"Ya, kau tunggu di sini," perintah Ardi.

Kini Ardi menuju toilet karena mengganti pakaian nya yg basah, setelah selesai Ardi kembali menunggu keadaan dari Kirana.

Tak lama Deren keluar dan menghampiri Ardi yg tengah duduk, Ardi pun menghampiri sepupunya itu.

"Bagaimana keadaan gadis kecil itu?"tanya Ardi.

"Keadaan gadis itu sangat buruk, dia punya luka lebam di seluruh tubuhnya, belum lagi dia kekurangan gizi dan kelelahan, seperti nya dia mendapat siksaan," kata Deren.

"Siapa yang bisa melukai gadis sekecil itu," kata Ardi marah.

"Sekarang aku yang akan jadi wali gadis itu, jadi rawat gadis itu dengan baik," tambah Ardi.

"Baiklah bos hamba laksanakan," jawab Deren sambil tersenyum.

"Sialan! untung kau sepupu kalau gak gue buang ke perbatasan," kata Ardi.

"Aduh jangan dong nanti aku gak bisa dugem lagi," kata Deren.

"Dasar dokter dugem," kata Ardi.

Kini Ardi melihat keadaan gadis kecil itu, tubuh kecilnya penuh dengan luka, tapi luka itu tak bisa menutupi kecantikannya.

"Mulai sekarang aku akan membuatmu bahagia, karena sekarang aku yg menjadi walimu." batin Ardi.

"Kevin jemput bik Ina, biar dia yg merawat gadis kecil ini tapi sekarang kau antar bik Ina ke apartemen, dan besok antar bik Ina kesini sekalian setelan kerjaku," perintah Ardi.

"Baik tuan, apa anda tak sekalian pulang?" tanya Kevin.

"Tidak dan tolong katakan pada mama dan papa aku tidur di apartemen, dan bik Ina akan tinggal di apartemen ku mengerti," kata Ardi.

"Mengerti tuan saya pamit dulu," kata Kevin undur diri.

Ardi duduk di sofa dan mengambil soft drink yg tersedia di kulkas karena itu ruang VVIP, Ardi mulai melihat email yg di kirim oleh penanggung jawab proyek yg mengalami musibah hingga menewaskan beberapa orang.

Ardi memerintahkan untuk memberi santunan untuk para korban sesuai dengan yg di tetapkan pemerintah.

Tanpa sadar Ardi tertidur di sofa, dia mengunakan selimut yg dia minta pada Deren, entah kenapa Ardi tak tega meninggalkan gadis kecil itu.

Pukul 7 pagi Kevin datang bersama dengan bik Ina, bahkan bik Ina kaget melihat Ardi yg tidur di sofa, dan bik Ina melihat Kirana yg belum sadar air matanya menetes melihat tubuh mungil yang tergolek lemah.

Tak lama Ardi terbangun saat mendengar Isak tangis dari bik Ina, Ardi bangun dan meregangkan tubuhnya.

"Kalian sudah datang," kata Ardi.

"Iya tuan, ini baju anda dan juga sarapan Anda," kata Kevin.

"Aku mandi dulu kalau begitu," kata Ardi.

Saat Ardi mandi Kevin menghampiri bik Ina yang tengah duduk di samping ranjang Kirana, Kevin menepuk pundak dari bik Ina.

"Gadis yang malang ya bik, sekarang bibik akan menjaganya, karena mulai sekarang tuan adalah wali dari gadis ini," kata Kevin.

"Baiklah asisten Kevin, aku juga langsung jatuh cinta saat melihat gadis ini." jawab bik Ina.

Kini Ardi sudah siap dengan setelan jas dan juga jam tangan rolex daytona yg melingkar begitu indah, dan menambah berwibawa aura yg di miliki Ardi.

Ardi sedang sarapan, sedang Kevin mulai membacakan semua agenda yang di miliki Ardi.

"Bik aku berangkat, dan selalu laporkan keadaan gadis ini pada ku, dan juga sekarang bibik akan jadi pengasuhnya oh ya nanti jika aku selesai bekerja aku akan ke sini," kata Ardi.

"Baik tuan,"jawab bik Ina.

Kini Ardi berangkat menuju ke kantor bersama dengan Kevin, Ardi sedang melihat kinerja HRD saat mengurus semua santunan dan Ardi memerintah tim investigasi milik nya untuk melihat apa ada kecurangan dalam proyek yg ambruk itu.

Saat dokter visit Kirana membuka mata, dokter memeriksa keadaan Kirana gadis kecil itu binggung saat membuka mata.

"Jangan binggung sekarang kita ada di rumah sakit, dan tuan muda yang menolong mu." kata bik Ina.

"Om malaikat, ibu siapa?" tanya Kirana.

"Iya nak, nama ibu Ina, sekarang panggil bik Ina ya," kata bik Ina.

"Bisakah aku bilang terima kasih sama om malaikat bik?" tanya Kirana.

"Kita buat video dan kirim ke tuan aja ya, karena biasanya tuan begitu sibuk," kata bik Ina.

"Iya bik," kata Kirana senang.

Bik Ina mulai merekam video Kirana berbicara.

" *Assalamualaikum om malaikat,

Terima kasih menolong Kirana, mungkin jika om malaikat tak datang aku akan menyusul ibu dan ayah ke surga.

Om malaikat di kirim oleh Alloh ya, Kirana beruntung bisa bertemu om malaikat, Kirana tunggu untuk berterima kasih langsung dan kebaikan om malaikat akan Kirana kenang selamanya.

Terima kasih sekarang Kirana merasa begitu sehat setelah di rawat, sekali lagi terima kasih ya om malaikat," isi video Kirana.

Bik Ina mengirimkan video itu pada Ardi tapi Ardi belum membukanya karena sedang ada rapat dewan.

Ardi kini tengah murka karena kecolongan yang begitu besar pada proyek ambruk yang memakan korban, Ardi membereskan para tikus korup itu tanpa ampun.

Kevin menahan beberapa kepala devisi yang terlibat, Kevin lebih kejam saat di banding Ardi, Kevin tak memiliki ekspresi apapun wajahnya tampan itu selalu datar.

Sedang Ardi meski dingin dan Arongan dia masih memiliki sisi lembut meski itu di tunjukkan pada keluarga dan juga gadis kecilnya.

Kevin membuat para tikus itu selesai selamanya, bahkan hukuman berani menghianati Ardi lebih buruk dari hukuman penjara.

Saat ini Ardi kembali ke kursi kebesarannya, dia sedang melihat laporan tentang perusahaan yg berada di luar negri.

tok.. tok.. tok.. pintu sedikit terbuka dan nampak sekertaris nya yg cantik.

"Maaf bos nona Sheila di ruang tunggu, ingin bertemu dengan anda," kata Marsha.

"Baiklah izinkan dia masuk dan tolong panggilkan Hiro, minta dia membawa hasil dari perintahku kemarin." kata Ardi datar.

"Baik bos, " kata Marsha.

Sheila masuk ke ruang Ardi dengan langkah begitu percaya diri, dia yakin jika Ardi bisa menjadi miliknya dan itu akan menjadi pijakannya di dunia keartisan.

"Apa yg kau inginkan?" tanya Ardi to the points.

"Aku hanya ingin bertemu dan mengajakmu makan siang apa salah," kata Sheila.

"Aku tak punya waktu dan jangan berani kamu datang lagi ke kantorku, hubungan kita berakhir saat kita selesai, karena aku tak pernah berkencan dengan wanita yg sama sampai dua kali," kata Ardi.

"Aku bisa membongkar itu ke infotainment," ancam Sheila.

Tak lama Hiro datang dengan sebuah amplop coklat, Ardi selalu menyelidiki tentang wanita yg menghangatkan ranjangnya, karena Ardi tak ingin ada masalah di kemudian hari.

"Sebelum itu ku pastikan karirmu berakhir dan juga dirimu, kau tak tau aku bisa berbuat apa jika kau tak ingin hancur jangan pernah berani mengancam ku, atau kau yg akan hancur tak bersisa," kata Ardi penuh penekanan.

Sheila kaget saat melihat isi amplop itu penuh dengan fotonya yang tidur bersama para produser untuk melancarkan karirnya.

.

.

.

Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih

1
Anna Khairurr
Lumayan
gedang Sewu
semoga anda mau melanjutkn cerita dari anak"mereka tor pasti lbh seruuu..semangat tor cerita ne bagus aku suka..👍👍💖💖
Moms Rizki
/Kiss/
floren yanti
aku tuh heran selalu diceritakan bahwa bapak2 yg punya istri lagi begitu lembeknya pd istri barunya dan menelantarkan anak kandungnya
thor bisakah di ceritakan ada suami yg tidak melempem di depan istri barunya tp konflik tetep ada
good job thor 👍
Riana A
.
runma
🥰🥰🥰
Nenk Manieez
ya allah sampek mewek aq thor
Msyururriah
ceritanya kok kabur2an Bae , yang tua kok gak melatih berpikir dewasa tapi melatih bertindak pengecut semua
Alya Yuni
Si Ema ju dah tau hmil ko bukannya hati mlhan cereboh bngat
Alya Yuni
Makanya jdi lki jngn buat jhat
Alya Yuni
Rika jngn membodohkn drimu lbih baik kau prgi jauh dri pda menyiksa drimu
biarkn si Waleed sendri
kmu msih mudah
Alya Yuni
Rika kau mau bunuh dri ya
Alya Yuni
Lbh baik Kevin dng wanita lain dri pda dng Rika suka mabok mrokok
Alya Yuni
Ngapain Kirana sibuk dng keluarga Rika lbih baik sbuk keluargamu
Alya Yuni
Si Arda gk kapok
jglh jngn mau di manfaatin
Alya Yuni
Katanya mau jga Kirana

e tpi syngnya penjhat di lpas
mlhan tmbah msalah
Alya Yuni
Makanya suruh Kirana duduk diam di rumah jngn keliarn di luar
Alya Yuni
Si Kirana gk dengar pesan suami
Alya Yuni
Kirana jngn trllu polos sangat
Alya Yuni
Btl kata Sandra
Kirana gak tau brdiri dah di tlong mlhan buat ulah

Kevin kmu yg jauhkn Ardi dng Kirana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!