NovelToon NovelToon
Cucu Kembar Sang Mafia

Cucu Kembar Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Anak Kembar / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Phopo Nira

Sheana Zaen Xavier merupakan putri dari Levi dan Lucia. Memang seharusnya dia memiliki kembaran, tapi di nyatakan meninggal sesaat begitu di lahirkan. Kini siapa sangka putri yang dianggap telah meninggal dunia sejak lahir ternyata masih hidup.

Dimana Shea secara tidak sengaja saling bertukar posisi atau identitas dengan gadis bernama Lucy yang begitu mirip dengannya ketika Shea tengah liburan dengan kedua orang tuanya. Dimana Shea akhirnya menjadi Lucy, sedangkan Lucy menjadi Shea. Dari pertukaran itu, satu persatu rahasia mulai terkuak.

Akankah Shea dan kembarannya bisa mengungkapkan segala rahasia yang tersimpan selama 13 tahun lamanya?

Tentang Zhea yang di nyatakan meninggal dunia sejak lahir, tapi nyatanya masih hidup dengan identitas sebagai Lucy?

Dan tentang kecelakaan tragis yang membuat Kakek Roman meningggal dunia, serta membuat Noland dan Julia mengalami koma?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling Tertukar

Tak lama mereka menghabiskan waktu saling berpelukan saling melepas kerinduan yang seperti tiada habisnya. Akhirnya mereka memutuskan untuk langsung mengelilingi kota Washington D.C.

Terlihat jelas raut wajah kebahagian di wajah Shea, dimana kedua orang tuanya menggandeng tangannya sepanjang jalan. Dan apapun yang Shea inginkan mereka langsung membelikannya.

Seperti sekarang mata Shea tertuju pada penjual ice cream sambil menggandeng kedua orang tuanya, dia merengek. “Daddy aku mau ice cream itu!”

“Iya, sayang! Tapi pelan-pelan jalannya,” ujar Levi mengingatkan putrinya agar lebih berhati-hati.

Namun, Shea hanya menyunggingkan senyuman manisnya saja. Lucia dan Levi hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan putrinya itu. Begitu tiba di tempat penjual ice cream, Shea langsung memesan tiga sekaligus dua ice cream rasa coklat untuk Shea dan Daddynya, sedangkan untuk Mommynya dia memesan rasa strawberry. Shea jelas mengingat apa yang Daddy dan Mommynya sukai, meski dia mendengar semua itu dari orang lain.

Ketiganya pun menikmati ice cream masing-masing sambil duduk di bangku yang tidak jauh dari tempat penjual ice cream itu berada. Sungguh hari itu menjadi hari yang sangat membahagiakan untuk Shea sepanjang hidupnya, karena bisa menghabiskan waktu dengan kedua orang tuanya.

...****************...

Sementara di tempat lain, tidak jauh dari lokasi Shea dan kedua orang tuanya berada. Terlihat seorang gadis yang mengenakan jaket dengan menutupi wajahnya dengan Hoodie yang dia kenakan sedang berlari dari kejaran beberapa pria di belakangnya.

“Berhenti kau, Lucy! Atau kau akan menerima hukuman yang tidak akan pernah bisa kau bayangkan!” seru salah satu pria yang mengejar gadis itu memberikan beberapa ancaman.

“Tidak! Aku harus tetap berlari menghindari mereka. Aku tidak ingin di manfaatkan lagi untuk menghancurkan kehidupan orang lain,” gumam gadis itu yang terlihat sangat ketakutan.

Gadis yang di panggil sebagai Lucy itu terus berlari tanpa arah tujuan, asalkan bisa terlepas dari kejaran para pria yang tengah mengejarnya. Pada saat yang bersamaan, lagi dan lagi Levi dan Lucia kembali di ganggu dengan panggilan telepon dari pekerjaan mereka. Shea hanya bisa mendesah kesal, tapi dia juga tidak bisa mengganggu orang tuanya yang tengah sibuk bertelepon.

“Shea, sayang! Mommy angkat telepon ini sebentar ‘yah!” Lucia mencoba meminta ijin, tapi belum sempat Shea menjawab Lucia sudah lebih dulu menjauhi putrinya itu.

“Shea, apa kau ingin ice cream lagi! Biar Daddy belikan lagi ‘yah!” bujuk Levi yang menyadari kesedihan di wajah putrinya.

“Jangan sedih! Mommy-mu adalah seorang dokter hebat. Dia mengambil cuti secara mendadak, hingga dia pasti lupa memberikan informasi pasien yang di tanganinya kepada dokter yang akan menggantikan tugasnya sementara waktu selama kita di sini. Jadi, harap maklum ‘yah, sayang!”

Levi mencoba menjelaskan pada putrinya betapa pentingnya tugas dokter yang berhubungan langsung dengan nyawa orang lain. Sehingga dia sedikit mengerti mengapa Lucia tetap menerima telepon, meski sedang dalam masa cutinya dan Levi harap Shea juga akan memakluminya. Seperti yang di harapkan, Shea pun mengangguk kepalanya pelan.

“Itu baru anak Daddy dan Mommy! Kalau begitu Daddy belikan ice cream nya lagi ‘yah!”

Tanpa menunggu jawaban dari Shea, Levi pun langsung beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke penjual ice cream tadi. Namun, siapa sangka ketika sedang mengantri Levi juga mendapatkan panggilan telepon yang menyampaikan informasi penting untuknya. Sehingga mau tidak mau Levi harus menerima panggilan telepon itu.

“Selalu seperti ini! Tidak bisakah Daddy dan Mommy hanya fokus padaku saja untuk hari ini. Aku tidak pernah mengeluh selama ini, tapi setidaknya mereka juga mengerti sedikit rasa kesepian yang aku rasakan selama ini,” batin Shea yang kini sudah menggenang air mata di pelupuk matanya.

“Siapa dia? Kenapa dia bisa terlihat mirip sekali denganku?” gumam Shea yang menghapus air matanya dengan kasar agar lebih bisa melihat dengan jelas wajah gadis yang sangat mirip dengan dirinya.

Hingga pandangan matanya itu melihat seseorang yang terlihat sangat mirip dengan dirinya tengah di kejar oleh beberapa pria yang berpenampilan seperti preman.

Tanpa sadar Shea langsung beranjak dari tempat duduknya dan segera mengikutinya. Dia ingin memastikan secara langsung apakah gadis itu benar mirip dengannya atau hanya Shea yang salah lihat saja.

Tak lama setelah kepergian Shea, Lucia dan Levi sama-sama kembali ke tempat Shea duduk. Akan tetapi, Shea sudah tidak lagi berada di bangku tersebut, hingga membuat Levi dan Lucia saling melempar pandangan satu sama lain.

“Bee, dimana Shea? Bukankah tadi dia bersamamu?” tanya Lucia dengan tatapan penuh khawatir.

“Tadi dia menunggu di sini! Aku hanya pergi sebentar saja untuk membelikan dia ice cream lagi!” terang Levi yang juga tidak tahu kemana perginya Shea.

“Astaga, ini di negara asing! Bagaimana jika terjadi sesuatu padanya.” Lucia mulai panik, dia sangat khawatir dengan Shea mengingat mereka memiliki banyak musuh dimana saja.

...****************...

Sementara itu, Shea masih terus mengejar gadis yang mirip dengannya. Dia memilih sebuah gang yang mungkin bisa dia jadikan jalan pintas untuk menghentikan gadis yang mirip dengannya itu.

Namun, sialnya gadis itu sudah melewati ujung gang yang Shea lewati terlebih dahulu. Dan ketika Shea berniat untuk kembali mengejarnya, tiba-tiba sebuah pukulan yang cukup keras mendarat di bagian punggungnya.

BUGHH, …

Tubuh Shea seketika ambruk di jalanan yang dingin dan sepi itu, samar-samar Shea masih bisa mendengar suara seorang pria yang memukulnya berkata, “Akhirnya aku menangkap mu juga, gadis sialan! Kau tunggu saja nanti hukuman akibat kau berani melarikan diri dari tempatku!”

“Bawa gadis sialan ini ke markas kita!”

Setelah mendengar ucapan itu, tubuh Shea terasa di angkat oleh seseorang dan detik berikutnya Shea sudah tidak sadarkan diri lagi.

...****************...

Sementara gadis bernama Lucy yang ternyata memang benar sangat mirip dengan Shea masih terus berlari, meski para pria yang mengejarnya sudah tidak terlihat lagi. Hingga gadis itu tidak menyadari bahwa ada sebuah mobil yang tengah melaju kencang ke arahnya. Tanpa bisa menghindari akhirnya tubuh Lucy tertabrak mobil cukup keras sampai terpental jauh.

BRAKK, …

Suara mobil menabrak seseorang mengalihkan semua orang di sana pada korban yang kini tergeletak bersimbah darah. Kecelakaan itu langsung menarik perhatian semua orang, ada yang sudah menelpon polisi dan ambulance.

Lalu ada juga yang sudah mengamankan orang yang mengemudikan mobilnya agar tidak melarikan diri. Dan sebagian besar hanya menonton gadis yang sudah kehilangan banyak darah dan kesadarannya.

“SHEA!?”

Lucia berteriak histeris ketika melihat putrinya yang sudah tidak sadarkan diri di tengah jalan. Dia dan Levi segera menghampiri tubuh gadis yang di kira Shea itu.

Bersambung, ....

1
Tara Raichand
u/Silent/
Tekla Saryati
🤣🤣🤣🤣🤣
Tekla Saryati
mang kluarga idiot trllu mendewakan ank mrk...huhhh mafia tolol
Tekla Saryati
yoooo keren kalian😄👍👍👍
Tekla Saryati
good job pasti kerjaan si gara😄
Tekla Saryati
keren musuhnya....lol kluarga mafia tolol...gk ada tegas2nya sibuk ngebacot ini itu🤣🤣🤣
Tekla Saryati
hehhh kluarga bodoh. ..gue lbh mihak ke musuh yg lbh cerdik dan pintar
Tekla Saryati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Tekla Saryati
sok2n..lu sndri gk becus jd ibu👎🤮
Tekla Saryati
kl gk anakny Luca .ya Luca itu sndri. krn td pamitan sbntr kan🤣
Tekla Saryati
pasti ankny Luca ini🤣🤣🤣🤣
Tekla Saryati
jgn blg di temukan sm anaknya Luca🤣🤣🤣
Tekla Saryati
kakek jaydon🤣🤣🤣🤣🤣
Tekla Saryati
gk cm menggila..bikin huru hara🤣
Tekla Saryati
jgn pe lu nyesel y uncle regis...
nayoon
dasar si jaydon🤣🤣🤣
nayoon
haha anak papa Will banget ini jago provokasi🤣🤣
nayoon
wah siapakah yg akan mendapatkan cucu kembarnya keturunan Xavier
Hayatun Syamilah
spa la agaknyar pria bertopeng tu
Aditya Azka Siska Karmila
yg pertma cerita nya yg mana kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!