NovelToon NovelToon
Masa Berlaku Cintaku Sudah Habis

Masa Berlaku Cintaku Sudah Habis

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / CEO / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:559.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Yam_zhie

Selama sua tahun, Kiara menjalin hubungan dengan Vino, hubungan mereka berjalan dengan sangat baik, bahkan sampai bertunangan. Namun tiga bulan terakhir semua perhatian Vino beralih kepada wanita bernama Shela. Wanita yang katanya adalah keponakan Vino yang baru datang. Kiara meredam cemburu, menelan kekecewaan, dan terus percaya bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya.

Namun, pengorbanan ada batasnya. Kebohongan yang terus dikemas rapi akhirnya terkuak saat Kiara menemukan fakta bahwa kedekatan Vino dan Sheila melampaui ikatan keluarga yang selama ini digembar-gemborkan. Di titik itulah Kiaramenyadari, dia bukan sekadar dikhianati, melainkan tak pernah benar-benar dijadikan yang utama.

Tanpa amarah yang meledak-ledak, Kiara memilih meletakkan kembali seluruh perasaannya. Dia mengembalikan semua kenangan dan melangkah pergi. Saat Vino akhirnya tersadar dan mencoba mengejar, Kiara hanya menyisakan satu kenyataan dingin. Masa berlaku cintanya telah habis, dan tidak ada kesempatan kedua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kiara 31

Sore itu, suasana lorong rumah sakit terasa menyengat bagi Shela. Setelah tiga hari terlunta-lunta tanpa kepastian dan terus ditekan oleh pihak administrasi, ia akhirnya bisa melangkah keluar dari ruang perawatan. Wajahnya yang biasa dipoles riasan tebal kini tampak kusam dan pucat, berpadu sempurna dengan gurat kekesalan yang terpancar jelas dari matanya. Bahkan penampilannya juga benar-benar sangat jauh berbeda dengan biasanya.

Di sampingnya, sang ibu, Rani. Melangkah dengan napas terengah-engah sambil menenteng tas pakaian milik Shela. Wajah Rani tak kalah masam. Kebanggaan dan kesombongan yang biasanya mereka pamerkan di depan keluarga besar sirnah tanpa sisa.

"Aduh, Shela! Mama benar-benar kehilangan muka!" omel Tika begitu mereka sampai di area parkir luar. Tangannya yang biasanya dihiasi deretan gelang emas kini tampak polos dan lengang.

"Kamu tahu sendiri kan, dua gelang emas kesayangan Mama terpaksa dijual murah di toko emas cuma buat bayar tagihan rumah sakit kamu yang bernilai belasan juta itu?!"

"Lagian kamu ini kok bisa sih malah di tinggalin sama Vino tanpa meminta uang untuk kamu. Biasanya juga kan kamu selalu minta uang sebelum Vino pergi. Sekarang apa? Uang yang kita kumpulkan selama ini dari Vino malah harus d jual!"

Shela menghentakkan kakinya ke aspal, wajahnya cemberut tajam.

"Ya Mama mikir dong! Kenapa malah nyalahin aku?! Aku kan juga gak tahu kalau Mas Vino mendadak tega banget sama kita! Ini semua pasti karena ulah si Kiara!"

"Tega kamu bilang?" Tika tertawa sinis, suaranya melengking tinggi.

"Ini semua gara-gara kamu yang terlalu gegabah! Kamu pikir Vino itu bodohnya bakal abadi? Kamu terlalu percaya diri bisa meras dia terus-terusan sampai lupa kalau tunangannya itu si Kiara! Sekarang lihat hasilnya! Kiara lepas, Vino diusir Papanya, dan kita gak dapat sepeser pun!"

"Apa? Jadi semua itu beneran Ma? Aku kira Mas Vino bohong sama aku karena si Kiara marah dan tak memperblehk dia datang menemui aku!"

"Tidak! Itu kenyataan. Dia benar-benar hanya mengunakan uang yang dia miliki dari gajinya saja. Sedangkan semua fasilitas lainnya termasuk kartu kredit yang limitnya besar itu sudah di tarik oleh ayahnya! Sialan memang, padahal sudah mama ingatkan jangan main di pinggir jurang! Lagian kenapa kamu malah pura-pura sakit dan membuat diri kamu sendiri sakit? Jadinya kita malah harus kehilangan banyak uang! Kenapa nggak dengan cara lain saja minta duit si Vino?"

"Mama kan tahu, aku pura-pura di jambret dan luka saja dia malah minta tolong sama ibu kost. Dan kalau aku cuma pake cara biasa mana mau Mas Vino datang menemui aku apalagi memeberikan uang kepadaku seperti biasanya. Aarrrggghhh... Mana semua nomor aku di blokir!" kesal Shela.

Shela merogoh tasnya, mengambil ponselnya dan kembali mencoba mendial nomor baru yang ia gunakan kemarin. Namun, suara operator otomatis kembali menyapa studionya.

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan...

"Mas Vino bener-bener ngeblokir nomor aku lagi, Ma..." ringis Shela, matanya berkaca-kaca campur emosi.

"Dia bilang aku bukan saudaranya lagi! Dia bentak aku, Ma! Dia nyumpahin aku membusuk di rumah sakit!"

"Ya iyalah dia ngamuk!" semprot Tika tanpa rasa iba.

"Pria mana yang gak gila kalau fasilitas mewahnya dicabut Papanya, diusir dari rumah, terus ditinggal tunangannya yang kaya dan berkelas itu? Si Vino itu sekarang udah jadi jembel, Shela! Dia udah gak punya uang, gak punya jabatan!"

"Tapi kan harusnya dia tanggung jawab, Ma!" sela Shela tak mau kalah, menyapu air mata jengkel di pipinya.

"Aku ini kan cuma minta tolong dikit! Lagian salahnya sendiri mau-mauan aku kibulin pake alasan sakit dan pingsan. Siapa suruh sok-sokan jadi pahlawan?!"

"Sudah! Jangan banyak alasan lagi!" potong Tika tegas sambil menarik kasar lengan Shela menuju halte bus terdekat.

"Mulai hari ini, stop halusinasi kamu soal Vino! Kita gak bisa mengandalkan pria bangkrut yang cuma bisa nangis meratapi mantannya itu. Sekarang kamu cari kerja beneran, bantu Mama ganti emas Mama yang melayang gara-gara kamu!"

Shela menepis tangan ibunya dengan kesal, namun ia tak punya pilihan lain selain mengekor di belakang Tika.

Sementara itu, dari dalam mobil sedannya yang terparkir tak jauh dari halte tempat mereka berdiri, Vino memperhatikan interaksi ibu dan anak itu dari balik kaca film yang gelap.

Vino tidak sengaja berada di sana. Ia baru saja terbangun dari tidur singkatnya yang diselimuti mimpi buruk tentang Kiara, lalu bermaksud membeli air mineral di minimarket depan rumah sakit. Namun, pemandangan Shela dan Tika yang sedang bertengkar heboh justru menyambut matanya.

Mendengar samar-samar ucapan Shela tentang "siapa suruh sok-sokan jadi pahlawan" dan "mau-mauan aku kibulin", dada Vino terasa seperti dihantam batu besar.

Topeng keluguan Shela benar-benar telah tanggal. Tidak ada lagi wanita lemah yang butuh perlindungan, yang ada hanyalah sosok parasit manipulatif yang tertawa di atas kepolosannya.

Vino mencengkeram setir mobilnya begitu kuat hingga buku-buku jarinya memutih dan gemetar. Air mata panas kembali menetes menembus kekusutan wajahnya.

"Aku... aku ngerusak hidup aku sendiri demi cewek kayak gini?" bisik Vino pada keheningan mobilnya. Suaranya pecah, sarat akan kehampaan dan rasa jijik pada dirinya sendiri.

Ia melihat Shela dan ibunya akhirnya naik ke dalam bus kota yang sesak dan berdebu. Pemandangan itu menjadi penegas betapa konyolnya drama yang selama ini ia bela mati-matian hingga mengorbankan Kiara, perempuan tulus yang seharusnya kini duduk manis bersamanya di atas pesawat menuju masa depan yang indah.

Vino menenggelamkan wajahnya di atas setir, meremas dadanya yang berdenyut ngilu. Bayangan wajah Kiara yang tersenyum lembut kini makin terasa jauh dan mustahil untuk digapai kembali. Penyesalan itu kini bukan lagi sekadar racun, melainkan keabadian yang membusuk di dalam jiwanya.

1
Pustanty
Thor.. ini maya apa nadia e.... 😏
maulia
thor, aku akui novel kamu bagus banget, tapi sedikit kekurangannya pada nama tokoh yang selalu berubah² sehingga aku bingung sendiri
syafri yanti
mama Shella itu, Rika atau Salma namanya.
alyssa bunga
mampir thorr
Maryam Renhoran
Alhamdulillah...happy ending
tadinya udah malas lanjut di episode2 awal, tapi paksakan lanjut, akhirnya makin penasaran di setiap episode, hingga tamat...Mksih yaa Thor...🙏😍
Agustiana Sri Rejeki
perasaan waktu itu rumah ortu kiara di kompleks perumahan tor, kok tiba² jadi di daerah pedesaan sih🤭
Cecilia
banyak banget nama ibunya si shela 🤭
Saryanti Yahya
terserah othor sajalah, nama nama pemerannya mau diganti apa aja, baca aja terus
FisyanaLica
Udah dimas jadi heru,, nadia jadi maya,, chintya jd Ratna trus siapa lagi hayooo,,
Ratna Suminar
mass ga bisa lepas dari jeratan Shela?
Anonim
Area sidang kok bisa ada krangkeng besi i i pengarang lagi nglindur
Anonim
Pengarangnya pikun ini nama ibunya shella bs berganti2 dari reni,salma, rita blom kagi shella berubah oeran jadi anak sulungnya pak heru. Klo ngarang cerita yg konsentrasi gitu loh jangan ngasal bikin crita bikin bingung pembaca
Partini Minok Nur Maesa
ppanya vino itu dimas apa heru bikin pusing aja bcanya
Partini Minok Nur Maesa
bukanya shela jg kerja beda divisi sama vino knp gx jd orang baik2 walau gaji sedikit
Partini Minok Nur Maesa
makanya jd orang jgn egois
Partini Minok Nur Maesa
knp manggil mas pdhl baru 2 hari kerja kedengaran aneh gx sich
Endjang Setiawan
Bagus banget ceritanya...makasih kak Thor...😍
Inooy
bintang lima nya bwt usaha othor bikin cerita, karena sejujur nya baru kali ini aq nemuin cerita yg sangat amat amburadul..
d awal cerita udh bagus, alur cerita nya bikin aq pengen terus baca..tapiiii d pertengahan menjelang akhir, cerita jd kluar jalur, susah utk d pahami nya..belum lg banyak penyebutan nama yg ganti2, bikin aq makin bingung...
klimaks nya menjelang akhir, d bagian persidangan..kenapa sepupu mendadak jd anak sulung yg otomatis menjadi kaka tokoh pria nya?? benar2 kacau dn amburadul 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
bagi yg belum baca dn tertarik utk baca,,mudah2an cerita nya udh d revisi..karena sebetul nya cerita nya udh bagus, tp sayang nya banyak yg kluar jalur!!!!

ato mungkin ini sebuah strategi meningkatkan retensi?? karena setau aq dengan banyak nya komentar dr para reader otomatis retensi akan terdongkrak naik,,,klo dugaan ku benar,,ckckckck tega beneeeerr bikin para reader pusing 7 keliling..bukan nya terhibur tp d bikin puyeeeng!!!!
Inooy
kaka reader d bikin makin bingung dengan cerita ini, termasuk aq...😂🙂‍↔️🙂‍↔️🙂‍↔️
Inooy
makin bingung deeehh, sebelum nya d katakan Kiara berhijab..tp kenapa skarang malah merapikan rambut Kiara d dekat telinga nyaa?? hhadeuuuhh,,makin k sini makin d bwt biiingung!!!!!!!!!!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!