NovelToon NovelToon
Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:74.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Baca dulu "CALLIE SI BOCAH GENIUS"

Pergerakannya tidak bisa ditebak. Tingkahnya sangat random seperti remaja lainnya. Namun otaknya hampir 24 jam bekerja untuk membuat senjata dan sistem, meretas, dan melakukan eksperimen. Dunia bawah dan laboratorium khusus yang diwariskan padanya dari sang Opa, membuat gadis remaja itu tumbuh menjadi sosok yang cerdik. Dia adalah Callie Noura Eleanor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal

Brumm... Brumm...

Aaaaa...

Brugh...

Byurrrr...

Hahaha...

"Aleman sih jadi orang. Udah dibilang bawa sepeda roda tiga aja, pakai nyoba motor segala." ucap seorang pemuda yang tak lain adalah Arthur, Kakak dari gadis remaja yang jatuh. Bahkan dia tertawa melihat nasib dari adiknya itu.

Gadis remaja berusia 15 tahun yang jatuh itu adalah Callie Noura Eleanor. Callie meminta untuk diajari naik motor oleh Arthur. Namun kakinya yang pendek membuat dia tidak bisa menjaga keseimbangan ketika mengerem mendadak. Alhasil motor matic yang dikendarai oleh Callie itu jatuh dan masuk ke dalam sungai kecil dekat lapangan. Keduanya saat ini sedang berada di lapangan. Callie meminta diajari naik motor oleh Arthur agar bisa pergi sendiri kemana pun. Padahal dia bisa naik mobil tapi oleh kedua orangtuanya tidak diijinkan jika mengemudikan sendiri.

Sedangkan Arthur saat ini sedang kuliah jurusan manajemen bisnis semester 1. Sekarang Arthur tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan pendiam. Bahkan pemuda itu jarang sekali berbicara jika hal tidak penting. Namun dia akan menjadi cerewet jika itu berbicara atau mengomeli adiknya. Apalagi Callie yang selalu membantah perintahnya. Terbukti sekarang karena Callie ngeyel, dia malah jatuh ke sungai kecil sampai basah. Bahkan motornya sampai masuk sungai pada bagian depannya. Antara dia kesal tapi juga kasihan pada adiknya itu. Bahkan beberapa anak kecil yang melihat kejadian itu menertawakan Callie.

"Kak avtur, bantuin dong." rengek Callie sambil mengibaskan bajunya yang basah kuyup karena air sungai keruh.

"Panggil Kakak Arthur dulu. Nggak mau Kakak bantu kamu kalau panggilnya pakai nama yang salah," ucap Arthur sambil bersidekap dada. Biar lah dia dan adiknya itu menjadi tontonan warga juga anak-anak kecil. Sebenarnya warga ingin membantu mengeluarkan motor dan Callie dari sungai. Namun Arthur memberi kode pada mereka agar tidak mendekat atau membantu terlebih dahulu.

"Nggak mau. Bagus panggil Kak avtur, kaya lebih berguna gitu." Callie menolak dengan tegas permintaan dari Arthur. Pasalnya sejak kecil, dia sudah nyaman dengan panggilan itu.

"Ya udah. Kakak tinggalin aja di sini. Biar tuh nanti ada kuning-kuning lewat terus masuk ke..."

Iya... Iya...

Kak Arthur yang tampan dan menyebalkan...

Nah gitu dong,

Tentu saja Callie langsung bergidik ngeri membayangkan apa yang bisa saja masuk ke dalam pakaiannya. Walaupun sungai itu terlihat kecil, tapi ternyata lumayan dalam. Jika Callie yang pendek saja, airnya sampai pada bagian perut atas saat berdiri. Arthur dengan senang hati mengulurkan kedua tangannya pada Callie kemudian menariknya naik ke atas. Bibir Callie masih mengerucut sebal karena Arthur terlihat tertawa mengejek.

"Pak, minta tolong bantu saya angkat motornya." ucap Arthur setelah memastikan Callie aman. Bahkan beberapa Ibu-Ibu langsung memberikan minum dan handuk kepada Callie agar tidak kedinginan.

"Ini kayanya bakalan mati kalau nggak segera dibawa ke bengkel mas. Kemasukan air ini," ucap salah satu warga setelah motor yang digunakan Callie berhasil diangkat dari sungai.

"Iya, Pak. Habis ini saya bawa ke bengkel. Rusak ya sudah, biar adik saya itu jalan kaki aja ke sekolahnya." seloroh Arthur saat melihat tatapan iba mengarah padanya dan motor itu. Terlihat sekali jika harga motor itu lumayan mahal sehingga kasihan kalau sampai rusak parah. Padahal Arthur santai saja jika motor itu sampai rusak.

"Ini buat beli kopi, Pak." Arthur menyelipkan beberapa lembar uang pada salah warga yang membantu saat berpamitan pulang.

Mas...

Arthur tidak peduli dengan panggilan itu. Terlihat sekali jika warga pasti menolak. Apalagi nominalnya lumayan banyak untuk ukuran membantu menaikkan motor. Tak berapa lama, sebuah mobil mewah datang mendekati Arthur dan Callie. Keduanya segera masuk ke dalam mobil itu. Kemudian dua orang keluar mobil dan membawa sepeda motor Callie. Beberapa warga yang masih ada di sana sampai melongo tak percaya melihatnya.

"Pantas saja Masnya tadi santai banget waktu kita bilang motornya rusak. Itu aja mobilnya mewah banget. Udah pasti orang kaya, bisa beli motor kaya gituan 10." ceplos salah satu warga.

"Iya, padahal tadi kita malah kasihan." tambah yang lainnya.

Justru malah kita yang seharusnya dikasihani,

Hahaha...

Kenapa itu cewek lucu sekali?

Cari tahu tentang cewek dan cowok itu. Aku kasih kamu waktu dua jam untuk mencari informasi lengkapnya,

Baik, Tuan.

***

Brakkk...

"Siapa yang berani-beraninya mengganggu pekerjaanku?" seru seorang gadis remaja sambil menggebrak meja kerjanya.

Gadis remaja perempuan berusia 15 tahun itu terlihat marah dan tatapannya sangat tajam. Dia adalah Callie. Seseorang tengah ingin membobol identitasnya hingga laptop miliknya berkedip merah. Peringatan bahwa ada seseorang yang ingin mencari tahu tentang dia atau keluarganya. Saat ini Callie tengah berada di ruang kerja perusahaan PT Juchi Tech. Perusahaan game dan robot yang didirikan oleh Julian, Opanya.

Apalagi tadi Callie sedang mengotak-atik sistem dari robot baru yang tengah digarap oleh Uncle-nya, Ronand. Namun malah ada tanda peringatan pada laptopnya. Hal itu sangat mengganggu dia yang tengah fokus. Tentu saja Callie bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah ini. Dia tidak mau identitas dan kemampuannya diketahui oleh orang asing yang tujuannya belum tahu. Kecuali teman sekolahnya yang tahu jika dia berasal daru keluarga Roberto. Walaupun ada beberapa juga yang tidak percaya dan menganggap dirinya hanya mengaku-ngaku saja. Namun mengenai kemampuannya dan perihal dia masuk dunia bawah, itu sama sekali tak boleh ada yang mengetahuinya kecuali keluarga dan orang terdekatnya saja.

"Nih... Lihat coba bisa nggak kamu cari aku," Callie terkikik geli saat harus berperang kode huruf dan angka dengan lawannya.

"Telur gulung, ayo meluncur."

Tak...

Klik... Klik...

Hahaha...

Brakkk...

"Ngapain kamu ketawa sendiri kaya kuntilanak?" seru seorang laki-laki yang tak lain adalah asistennya di perusahaan. Dia adalah Reska, sahabat Mika. Callie merekrut Reska untuk dijadikan asisten karena Gema harus mengurus perusahaan lain bersama Ronand.

"Siapa yang kamu bilang kuntilanak, ha? Dasar asisten nggak sopan," seru Callie sambil mengerucutkan bibirnya sebal.

"Maaf, Bos telur gulung. Habisnya Bos lupa aktifkan kedap suara di ruangan ini, jadinya suara cekikikan terdengar sampai luar. Saya khawatir kalau Bos telur gulung ini nanti berubah jadi Mbak kunti," ceplos Reska dengan polosnya.

Enak aja kamu ngatain aku Mbak kunti dan panggilnya Bos telur gulung,

Callie langsung berdiri dan berkacak pinggang mendengar panggilan dari Reska padanya. Baru kali ini Reska memanggilnya Bos telur gulung. Padahal biasanya hanya Callie gembul atau Bos saja. Sedangkan Reska hanya bisa cengengesan kemudian keluar dari ruang kerja Callie setelah memastikan Bosnya itu baik-baik saja. Walaupun ocehannya tidak penting, itu untuk menutupi rasa pedulinya pada Callie. Reska terlalu gengsi menunjukkan perhatian dan kepeduliannya pada Callie.

"Asem emang itu Kak Reska. Cant..."

Tit... Tit...

Apa lagi itu?

Dia cewek telur gulung, Tuan. Lihat ini,

Ha?

Mau cari informasi tentang cewek telur gulung ya? Nggak akan bisa, wleeekk...

Sial...

1
Tang Bin
jos kali mambu
Sani Srimulyani
gapapa kai, dulu juga onty mu pernah ikut mamamu ke sekolah.
Atik Kiswati
gk ada lawan...🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Kena mental ama Kai🤣
Ita Xiaomi
Jd baby sitter Pak Satpam🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Fania ngapa pula kepo ama org yg lg di rumah sakit. Kan jd dpt masalah. Mending pulang bobok di rmh.
Novita Sari
kau titisan callie kecil
ririen handayani
gooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tang Bin
gantinya kali mambu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 emang onty mu stressss
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 menurun
Ita Xiaomi: Benar Kk🤣
total 1 replies
tia
🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
pantas anaknya somplak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 enaknya jg somplak
Dewiendahsetiowati
darah mafia opa dolar begitu kuat di kali mambu
Sani Srimulyani
ya ampun dalangnya aja belum ketemu, ini malah mereka koma......cepet sadar dong, kasian KAI.....
Novita Sari
penasaran siapa orang jahat sama plastik mika...
tia
thor keluarga mika tidak ada yang tau
Rai Gojess
siapa biang masalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!