NovelToon NovelToon
OB KERUDUNG BIRU

OB KERUDUNG BIRU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:46.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Putri Tanjung

Buat yang mau tau novel penulis lainya, cus liat di IG@putritanjung2020. Ada gratis juga di pf lain.
Syafira adalah seorang gadis yang sederhana baik dan
pintar disekolahnya tinggal dengan paman
dan bibinya di suatu desa yang jauh dari
kehidupan metropolitan, dikarenakan kondisi
ekonomi pamannya yang pas-pasan Syafira
tidak bisa melanjutkan jenjang pendidikan
yang sangat dia cintai karena dia ingin
sekali melanjutkan penididikannya sampai
sarjana tetapi sayang pamannya sudah tak
mampu.
Akhirnya dia memutuskan untuk merantau
ke kota agar bisa mendapatkan pekerjaan dan
mengumpulkan uang untuk melanjutkan
kuliahnya.
Saat di kota dia bertemu dengan seorang CEO. Apa yang terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Tanjung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke Iqro'

Kevin dan Fira akan makan malam bersama, mereka tampak bahagia dengan hidangan yang ada di meja makan, banyak lauk-pauk yang tersusun rapi, berbagai jenis masakan menggugah selera membuat nafsu makanpun tambah menggila.

Selesai makan, gadis itu pergi ke balkon duduk menyendiri, dia merenung tentang apa yang sedang terjadi, semua seperti mimpi, benarkah dia menjadi seorang calon istri dari salah satu pewaris perzsahaan MTL GROUP.

Gadis itu memang tidak mimpi, namun ada satu hal yang harus dia selidiki. Dia ragu akan kelayakan Kevin untuk menjadi suaminya kelak. Dia ragu apa Kevin bisa menggandeng tangannya dekat ke syurga atau malah akan dibawa ke Neraka.

Kevin datang dan ikut duduk disampingnya, malam begitu indah, sinar rembulan hadir bersama ribuan bintang untuk memperlihatkan keindahannya di malam ini.

Fira ingin mengatakan sesuatu kepada Kevin dan hal ini sangat penting, sebab gadis itu tidak mau menyesal di kemudian hari karena salah dalam mengambil keputusan saat ini.

"Tuan, apa benar-benar ingin menikahiku? Sebenarnya waktu di lift tadi Aku sangat ragu, tetapi keraguan itu langsung ku tepis karena melihat sekretaris itu menahan lift dan di depan lift sedang ada para direksi serta karyawan lantai 17, Aku nggak ingin membuatmu merasa malu didepan mereka, oleh sebab itu Aku menerimamu menjadi calon suamiku," ucap gadis itu datar.

"Itu artinya Kamu tidak ada rasa sama sekali terhadapku? Apa itu benar?, katakan dengan jujur!" tanya Kevin menahan rasa sesak yang datang tiba-tiba, mukanya terasa panas dan emosinya serasa sulit ditahan.

"Aku gadis normal dan siapapun gadis yang melihatmu, akan sangat munafik jika mengatakan tidak ada rasa tertarik sama sekali, secara duniawi Aku sangat menyukaimu, baik fisik, ilmu dan juga kebaikanmu," jawab Fira sambil tersenyum.

"Lalu apa yang membuatmu ragu padaku, bukankah aku punya segalanya?"tanya Kevin membanggakan dirinya.

"Kamu punya segalanya di dunia, namun aku ragu apa Calmiku punya tiket untuk keluarga kita pergi ke Syurga?"

Pertanyaan gadis itu sontak membuat tubuh Kevin bergetar, bagaimana tidak, selama ini yang ada dipikirannya hanya tentang dunia semata.

"Kok diam? Apa tebakanku benar, jika orang terkaya di kota ini dan seorang penguasa bisnis segalanya seperti dirimu, sama sekali belum pernah memikirkan tentang hari akhir? Apa nanti jika kita menikah, Kamu juga membawaku dan anak-anak kita kelak ke jalan yang sekarang Kau tapaki? Pikirkan lagi baik-baik sebelum Kau menikahiku." Ucap Fira dengan pandangan mata sangat tajam seolah mampu merobek pertahanan kekuasaan yang selama ini sangat kokoh dalam hidup Kevin.

"Aku sudah pikirkan beribu kali dan keputusan yang ku dapat, bahwa Aku memang ingin menikahimu dan ini semua karena cinta, aku janji akan menjadi suami seperti yang Kamu inginkan." Kevin berucap bahwa keputusan yang telah diambilnya berdasarkan cinta bukan paksaan.

"Apa Tuan sudah sanggup menjadi imamku? Imam yang akan membimbing dalam hidupku? Itu artinya Kamu harus bisa selalu mengajak ku untuk menjadi lebih baik lagi dalam ilmu agama," gadis itu sedikit ragu perihal yang baru ditanyakan.

Kevin diam tak menjawab karena dia sendiri nggak tau harus menjawab apa.

"Aku ingin tau, kapan terakhir kali Tuan membaca Al-Qur'an?" tanya gadis itu.

"Jedaaaaarrrrrrr."

Pertanyaan yang nggak pernah terlintas didalam otak seorang Kevin dan nggak akan pernah ada dalam kamusnya ternyata untuk kedua kalinya menjadi poin sangat penting dalam kehidupan calon istrinya.

Gadis itu menambahkan jika dia tidak akan bisa menikah dengan laki-laki yang tidak pandai baca kitab Al-Qur'an, sebab itu adalah sesuatu yang sangat vital untuk menentukan ke arah mana biduk rumah tangganya akan belabuh.

Kevin terdiam seribu bahasa tak mampu untuk menjawab pertanyaan mudah yang sudah dilontarkan sang calon istri.

"Sepertinya tidak ada jawaban untuk pertanyaanku ini, itu berarti aku harus bisa membuatmu untuk kembali ke jaman saat dimana harus adanya seorang guru yang selalu mengingatkan, jika dirimu salah dalam bicara, salah dalam melangkah dan salah dalam menilai kehidupan."

Ucapan gadis itu sangat tidak dimengerti oleh Kevin, bahkan dia merasa Fira memberikannya sebuah teka-teki yang sangat sulit untuk dipecahkan.

"Ayo kita masuk untuk pelajaran pertama!" ajak gadis itu kepada calminya. Gadis itu masuk ke dalam kamarnya dan kembali keluar dengan membawa sebuah kitab suci yaitu Al-Qur'an.

Gadis itu mengajak Kevin untuk membacanya, namun sebelum itu dia menyuruh tuannya agar berwudhu terlebih dahulu, sebelum memegang kitab suci itu. Seperti anak kecil yang patuh pada gurunya, Kevin masuk ke kamarnya untuk mengambil air wudhu dan kembali ke arah dimana keberadaan gadis itu menunggunya.

Kenapa gue seperti kerbau di cocok hidungnya? Kenapa juga gue harus menurutinya? Guekan penguasa disini, gue rajanya, dia nggak berhak mengatur hidup gue, aggghhhh tapi gue jatuh cinta padanya dari pandangan pertama.

Apa ini jalan untuk gue dari Tuhan, supaya ada hidayah masuk ke dalam keluarga gue yang jauh dari agama, bahkan mama dan papa yang sudah tuapun belum berniat untuk shalat.

Yaaah gue harus yakin dengan keputusan ini, Fira benar suatu saat gue bakalan mati dan harta kekayaan gue gak bisa bantu gue.

Kevin kembali duduk disamping gadis itu setelah melakukan wudhu, badannya bergetar bukan karena deg-degan duduk bersebelahan dengan sang gadis, tetapi Kevin gemetaran karena melihat kitab yang sudah nampak jelas di depan matanya dibuka perlahan oleh gadis tersebut.

Kevin sudah belasan tahun tidak memegang kitab itu dan tiba-tiba rasa malu bercampur haru membuat matanya ingin mengeluarkan buliran bening, tak dinyana, buliran itu jatuh persis saat calon istrinya itu sedang mentapnya.

Gadis itu menoleh ke arah Kevin seolah memberi komando ayo kita mulai!" Kevin menganggukkan kepalanya tanda dirinya sudah siap.

Gadis itu membaca ta' auz dan mengucapkan basmalah. Kevinpun masih ingat kedua bacaan yang memang harus dibaca sebelum kitab itu dibuka.

Gadis itu membuka surat yang paling gampang menurut pikirannya karena seharusnya surat ini sering dibaca minimal sekali dalam sepekan, yaitu surat Al-kahfi.

"Alham ... du ... lil ... lahil ..., alhamdu ... lillahil ... la ... la ... ladzi.

Mendengar suara Kevin yang membaca Al-Qur'an dengan terputus-putus dan mengeja huruf per huruf, akhirnya gudis itu menutup kembali Al-Qur'an di hadapan Kevin.

Dengan tersenyum tanpa sedikitpun merendahkan calon suaminya itu, Fira mengatakan dengan bijak penuh wibawa.

"Jangan putus asa, Aku akan membantumu sampai bisa, karena sepertinya kita harus kembali ke Iqro', agar lebih mudah dalam mempelajari huruf per huruf yang mungkin sudah hilang dari ingatanmu." gadis itu memberikan semangat agar Kevin mau mengikuti apa yang diinginkan gadis itu.

Fira berlalu masuk ke kamarnya meninggalkan seorang penguasa tertinggi di kotanya, yang sangat tak berdaya di mata seorang gadis OB yang levelnya hanya setingkat dengan dengan seorang pembantu.

Kevin tak bergerak, tubuhnya terasa kaku, betapa rendah harga dirinya sekarang, dia merasa sangat tak berharga di mata gadis itu, dia merasa mungkin gadis itu akan meninggalkannya.

Kevin masih diam duduk di atas permadani yang sangat lembut bila disentuh, namun sekarang dia merasakan apa yang di dudukinya sangat kasar penuh duri dan menyakitkan sampai ke ulu hatinya.

Buat yang kepo dengan karya author lainnya, follow ig putritanjung2020

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Hai hai pembaca setiaku. Jangan lupa like, komen dan vote yang banyak jika cerita ini bisa membuat mu tersenyum.

1
SUTAN PAMENAN
🙏🙏
CEO MARAWAR
🙏💪
🍾⃝Tᴀͩɴᷞᴊͧᴜᷡɴͣɢ🇵🇸💖: Trimakasih Kak 😍
total 1 replies
Deswita
🙏
Deswita
🙏💪
Deswita
hadir dikarya ini semangat author
Reni Suryani
Luar biasa
Halimatu Syadiah
sumpah ni si kicak abis🤣🤣🤣
lira risma Nalifah lira risma
Kecewa
lira risma Nalifah lira risma
Buruk
Ai Siti juariah
Luar biasa
Astrid Bakrie S
Assalamualaikum aq hadir ya Thor ☝️🌹
Happy Eid Mubarak
minal aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏
zha syalfa
kalao gak salah kemarin manggilnya Uni ya kak?
Berdo'a saja
pelet untuk jadi alim
Berdo'a saja
rusi jatuh cinta rupanya
Berdo'a saja
sibuk dengan cemburu ya vin
Berdo'a saja
cemburu Vin
Berdo'a saja
capek
Berdo'a saja
baru pingsan belum mati, gimana dengan kedua orang tua Fira paman
Berdo'a saja
main peluk aja
Berdo'a saja
wah waah waaaahh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!