Yudha Tama Dewantara adalah seorang tentara, tak banyak yang tahu dia sebenarnya, selain menjadi Abdi Negara, Yudha adalah keturunan seorang pembisnis yang sukses, dia menolak mengelola bisnis keluarganya karena statusnya sebagai abdi negara, karena kisah cinta masa lalunya yang kelam, membuat dia sangat selektif memilih pasangan hidupnya, dan takdir mempertemukan nya dengan wanita bernama Yasmin.
Wanita yang cantik, pintar dan dermawan, mempunyai keahlian yang sama dengan Yudha di Ilmu Pemetaan dan akhirnya mereka menikah, karena sebuah kesalah pahaman Yudha merasa kecewa dan marah pada Yasmin Yudha memilih mempercayai kebohongan sahabatnya yang bernama Claudia daripada istrinya sendiri. Ketika Yudha mengetahui kebenarannya, dia sangat menyesal. Ketika Yudha ingin memperbaiki semuanya, Yasmin dinyatakan hilang dalam sebuah kecelakaan dan yang tersisa hanyalah penyesalan tak berujung.
Apakah Yasmin masih hidup ? dan jika Yasmin masih hidup akankah Yudha dan Yasmin bisa bertemu kembali dan bersatu sebagai suami istri lagi ?
Penasaran ?, ikuti terus kisah nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andrea82, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode. 30. Berkas Nikah
Lanjut ya kakak Readers
Dek, kamu kenapa, kok malah diam aja?" tanya Yudha sambil menyenggol tangan Yasmin, karena sedari tadi dia menjelaskan tetapi Yasmin malah sibuk bengong.
"Eh, iya Mas kenapa?" tanya Yasmin kaget.
"Sedari tadi aku bicara kamu nggak dengerin ya?" tanya Yudha balik.
"Dengerin kok, Mas," jawab Yasmin bohong, karena waktu Yudha menjelaskan Yasmin malah sibuk dengan ke galaunya waktu disodori berkas nikah kantor oleh Yudha.
"Coba, kalau kamu dengerin, aku tadi jelaskan apa?" tanya Yudha agak kesal.
"Emm..., tadi Formulir ini suruh isi, terus NRP Mas, suruh...suruh...apa ya tadi?" jawab Yasmin terbata-bata dengan sedikit takut sambil mengingat-ingat apa yang dijelaskan Yudha.
Yudha yang melihat Yasmin seperti itu menjadi sedikit kesal tetapi juga merasa kasihan. Yudha harus bersabar dan lebih memahami kondisi Yasmin. Yudha tidak boleh membuat Yasmin tertekan dengan keadaan ini.
Yudha yang tadinya duduk di depan Yasmin bangkit berdiri dan berpindah di sebelah Yasmin. Yudha menarik badan Yasmin agar menghadap ke arahnya. Yasmin yang berada di posisi sedekat ini dengan Yudha merasa jantungnya lari maraton. Kalau begini cara Yudha memberi penjelasan bisa repot dia menghafal NRP dan jumlah gaji Yudha per bulannya.
"Dek, lihat aku!, aku tahu kamu bingung. Tapi please don't be afraid. I am always with you. I believe you," ucap Yudha sambil kedua tangannya memegang lengan Yasmin dan matanya memandang Yasmin dengan tatapan memohon.
"Sekarang aku akan ulangi lagi penjelasan ku, ingat baik- baik, fokus. Aku nggak mau ngulang penjelasan lagi kalau kamu melamun nggak jelas lagi," ucap Yudha.
Yasmin kembali menyimak semua penjelasan Yudha tentang tata cara pengisian berkas pengajuan nikah kantor. Yasmin berusaha fokus dan sesekali bertanya tentang hal yg belum dia mengerti. Otak Yasmin yang biasanya encer, dihadapkan dengan cinta dan berkas nikah kantor membuat otak Yasmin mendadak bodoh.
Inilah berkas yang harus di lengkapi saat pengajuan nikah dengan seorang TNI. Gimana Yasmin tidak galau kalau syaratnya seribet ini. belum lagi tahapan tesnya. (Sumber : www.hops.id)
Surat permohonan izin menikah. Surat ini harus diurus calon suami sebagai anggota TNI yang ditandatangani komandan kompi. Surat ini harus diperbanyak sebanyak sepuluh lembar.
Surat kesanggupan calon istri. Surat ini harus ditandatangani calon istri serta diberi materai 6.000 dan diketahui aparat desa setempat.
Surat persetujuan orang tua atau wali calon istri yang ditandatangani oleh orang tua. Surat ini juga harus diketahui aparat desa domisili orang tua atau wali calon istri.
Surat keterangan belum menikah. Surat ini diketahui aparat desa setempat atau KUA setempat.
Surat keterangan menetap orang tua dan orang tua calon istri. Surat ini diketahui oleh aparat desa dari domisili orang tua atau wali.
Surat bentuk sampul D. Surat ini bisa didapatkan dari kodim atau koramil di domisili calon istri dan orang tua. Surat ini ditujukan untuk Komandan Kodim, Pasi Intel, Pasi Ter, dan Danramil. Surat ini diperlukan untuk mencari tahu apakah calon istri atau calon mertua pernah mengikuti gerakan atau organisasi yang melanggar NKRI.
Dokumen N1 untuk menyatakan surat akan menikah yang ditandatangani orang tua dan istri serta diketahui oleh aparat desa.
Dokumen N2 untuk menyatakan asal–usul calon istri dan orang tua yang diketahui aparat desa setempat.
Dokumen N4 untuk menyatakan keterangan tentang orang tua calon istri yang diketahui oleh aparat desa setempat.
Surat Pernyataan dari calon istri dan calon suami yang diketahui aparat desa setempat.
SKCK calon istri dan kedua orang tua.
Ijazah pendidikan terakhir calon istri.
Akta kelahiran calon suami dan calon istri.
Fotokopi KTP calon istri dan kedua orang tua calon istri.
Pas foto gandeng 6×9 menggunakan pakaian PDH dan Persit tanpa lencana berlatar biru sebanyak 12 lembar.
Pas foto calon istri 4×6 menggunakan pakaian Persit sebanyak lima lembar.
(Yasmin aja pusing apa lagi Author lihat berkas sebanyak itu, mau nikah aja ribet tetapi memang cinta itu butuh pengorbanan).
"Dek, kamu sudah ngerti kan?" tanya Yudha.
"Sudah, Mas?" jawab Yasmin meyakinkan.
"Syukurlah, kalau nanti ada yang ingin kamu tanyakan sama aku jangan sungkan. Aku adalah calon suamimu, tempatmu berbagi segala rasa. Jadi percayalah padaku, jadikan aku adalah sandaran yang paling hangat untukmu," ucap Yudha sambil menatap mata Yasmin penuh cinta.
"Aku tidak tahu harus bilang apa, Mas. Aku hanya berharap kita memang berjodoh dan bahagia sampai ke jannah," ucap Yasmin dengan mata yang berkaca-kaca.
Melihat Yasmin hampir menangis membuat hati Yudha terharu. Yudha sungguh sangat bahagia. Kebekuan hatinya karena cinta masa lalunya, pengkhianatan sang kekasih yang sangat dicintainya saat itu, membuat Yudha menutup akses masuk siapapun wanita yang akan memasuki hatinya. Akhirnya kebekuan hati itu di cairkan oleh seorang wanita bernama Yasmin Kusuma Putri.
"Mas, kita kembali ke ruang tengah yuk!, nggak enak lama-lama disini, ntar kita dikira ngapa-ngapain lagi," ajak Yasmin.
"Jadi kalau kita sudah halal, boleh ngapa-ngapain dong," goda Yudha.
"Ah..., Mas Yudha jangan godain aku terus," ucap Yasmin sebal.
"Habis, kamu gemesin sih, pingin langsung aku bawa ke kamar aja," ucap Yudha malah semakin menggoda Yasmin.
"Dasar tentara mesummm!, ucap Yasmin kesal sambil berlalu dari hadapan Yudha, untuk kembali ke ruang tengah. Yudha pun berjalan menyusul Yasmin untuk bergabung kembali ke ruang tengah bersama keluarga yang lain.
"Gimana sudah selesai urusan berkasnya?" tanya papanya Yudha.
"Sudah, Om," jawab Yasmin.
"Syukurlah, Om sempat khawatir, takutnya proses pernikahan militer akan membuatmu tertekan, terutama waktu pemberkasan nikah dan wawancara dengan para atasan Yudha. Soalnya dulu mamanya Yudha sampai nangis waktu pengajuan nikah kantor karena lupa NRP Om dan lupa lirik lagu mars Persit saat disuruh menyanyikan saking nervous nya," ujar pak Dimas menceritakan kejadian lucu saat pernikahannya dulu dengan mamanya Yudha.
"Uhukk, uhukk," Bu Dewi langsung tersedak yang merasa aibnya malah dibongkar sang suami.
Yudha yang duduk di samping mamanya langsung menyodorkan minuman kepada mamanya.
"Papa kalau ngomong difilter dong, kasihan mama sampai tersedak.
"Maaf, Ma, Papa nggak sengaja, cuma bercanda," ucap pak Dimas menyesal candaan
nya membuat wajah istrinya merah karena tersedak gara-gara aibnya di bongkar.
"Sudah Dimas, kamu sudah cukup menjaili semua orang, nggak di kasih jatah sama Dewi baru tau rasa kamu," ucap pak Danu menimpali.
"Makasih Danu, karena perbuatannya ini, aku setuju dengan usulmu, aku rasa satu bulan cukup untuk papanya Yudha," ucap bu Dewi licik setelah bisa menormalkan nafasnya karena tersedak tadi.
"Aduh, gawat, jangan gitu dong Sayang, masa aku tidur sendiri selama satu bulan. Aku janji deh nggak jahilin kamu lagi," ucap pak Dimas memelas.
"Sudah-sudah, kok malah bahas Mama dan Papa sih. Ma, sudah jam sebelas lebih lho, apa makan siangnya sudah siap, kasihan calon istriku kelihatannya sudah kelaparan," ucap Yudha sambil mengerlingkan matanya genit pada Yasmin. Yasmin yang di tatap seperti itu melemparkan tatapan tajam pada Yudha.
"Nggak ayah nggak anak sama saja suka jahilin orang, untung sayang, kalau nggak, sudah aku lempar mas Yudha ke Samudra Hindia," Gumam Yasmin kesal.
Mendengar perkataan Yudha, bu Dewi langsung menyuruh bik Tini untuk menyiapkan makan siang untuk menjamu keluarga pak Danu.
Setelah makan siang bersama, keluarga Danu berpamitan pulang. Berat rasanya bagi Yudha untuk berpisah dengan Yasmin. Tapi apa boleh dikata mereka harus berpisah untuk sementara.
"Dek, sebenarnya aku masih kangen sama kamu, apa tidak bisa kamu pulang nanti sore saja temenin aku dulu sampai aku pulang ke asrama," ucap Yudha merajuk.
"Ih, Mas Yudha apaan sih, malu tau diliatin orang tua kita," kesal Yasmin karena Yudha merajuk padanya di hadapan orang tua mereka.
"Biarin aja, kaya orang tua kita nggak pernah muda saja," bela Yudha.
"Tapi aku harus pulang sekarang, Mas Yudha yang sabar, minggu besok kita 'kan mau beli cincin," ucap Yasmin.
"Baiklah, hari Minggu besok kita ketemu untuk pesan cincin, sekalian aku bawakan kain seragam Persit untuk kamu jahitkan," ujar Yudha.
_______________________________________________
Oke, Readers aku minta dukungannya ya
Like, Vote dan Komennya 🙏🙏🙏🙏😘😘😘
Maaf kalau masih banyak kekurangan
I LOVE YOU ALL
Bersambung...