NovelToon NovelToon
Antagonist After Ending

Antagonist After Ending

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Putri asli/palsu / Cinta Seiring Waktu / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:45.8k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…

Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.

Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.

“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.

Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…

“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”

"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keretakan

Lidah yang masuk ke dalam bibirnya, bagaikan menggodanya untuk membalas. Bagaimana bisa Xavier semanis ini? 

Ini adalah ciuman pertamanya, karena dari dulu Cakra selalu menolaknya. Mungkin karena tema latar pemeran utama pria tidak tersentuh. 

Entahlah, Cakra hanya manis dan bersedia menerima Angel. 

Xavier benar-benar memanjakannya. Membuatnya bagaikan kehilangan pijakan, jemari tangannya bergerak secara naluriah, mencengkram kain kemeja yang dikenakan oleh Xavier. 

Hingga pada akhirnya ciuman mereka berakhir pelan. Nafas pria itu tidak teratur, nafas pria dengan aroma mint.

“Arabella…aku menyukainya. Tadi enak…” bisik Xavier di telinga Arabella. Membuat wanita itu memandang sinis ke arahnya.

“Enak? Kamu pikir bibirku adalah permen!?” Wanita itu bersungut-sungut, tapi tidak dipungkiri hal yang terjadi tidak begitu menjijikan. Malah terkesan menyenangkan. 

“Xavier, aku tanya sekali lagi. Apa kamu tidak lagi mencintai Angel?” Arabella menekankan kata-katanya. 

“Tentu saja tidak mencintai Angel lagi. Kamu pikir kenapa aku mencintai wanita aneh sepertinya. Wanita yang tidak memiliki integritas, wanita yang bahkan seleranya begitu buruk dalam berpakaian. Bukan hanya masalah itu, memang dari dulu bicara denganku rasanya tidak nyambung.” Xavier berterus terang. 

Arabella menghela nafasnya, mulai duduk di sofa ruang tamu, tanpa menghidupkan lampu. Hanya sedikit siluet dari bayangan mereka yang terlihat. Ketika Xavier mulai duduk di sampingnya.“Kalau tidak nyambung, Kenapa kamu terus membelanya terang-terangan.” 

“Sudah aku bilang, entah aku kerasukan setan apa. Hingga tiba-tiba saja hatiku mencintainya seperti musim semi. Seperti aku tidak bisa jika tidak jatuh cinta padanya. Memangnya kenapa!?” Xavier menarik arabella ke dalam pelukannya. 

Dulu memang biasa seperti ini. Lebih tepatnya sebelum Cakra dan Angel muncul di kehidupan mereka. Dua orang yang menghabiskan masa kecil hingga remaja bersama. 

“Angel tidur dengan Julian…” jawaban singkat, padat dan jelas keluar dari mulut Arabella. 

Wanita itu menunggu reaksi Xavier. Walaupun pernikahan mereka karena perjodohan, tapi jika dirinya memiliki suami, tidak boleh berselingkuh. Kalau berselingkuh harus dipotong…

Pada akhirnya Xavier malah tertawa. Tawa yang cukup kencang, benar-benar tertawa hingga memegangi perutnya.

“Kenapa tertawa?” Arabella mengangkat sebelah alisnya. 

“Aku selalu terpengaruh bagaikan mencintainya. Tapi sebenarnya tidak sama sekali. Jadi aku memang tidak memiliki keinginan untuk menyentuhnya secara berlebihan. Seperti apa yang dilakukan Cakra sebelum pernikahan pada Angel. Tapi, wanita itu setiap saat mengatakan tentang cinta tulus dan murni. Wanita yang mengatakan tentang perasaannya terhadap Cakra. Wanita yang berkata akan menjaga kesuciannya. Tapi belum satu bulan pernikahan sudah berselingkuh…dia menjilat ludahnya sendiri.” Pria yang menggeleng heran, menghapus air matanya sendiri akibat tertawa terlalu kencang. 

“Benar-benar sebuah kebodohan yang hakiki.” Arabella menggeleng heran. 

“Tapi dari mana kamu tahu Angel berselingkuh? Apa kamu masih begitu memperhatikan hubungan antara Cakra dan Angel?” Nada bicara yang terdengar curiga, pria ini agak…bagaikan sama sekali tidak menyukai jika dirinya menyebutkan sedikit saja hal yang berhubungan dengan Cakra. 

“Aku tidak peduli, hanya saja aku tidak menyukai Angel. Dia seperti ingin menguasai semua hal yang menjadi milikku. Xavier, sebentar lagi kita akan menikah karena perjodohan.” Wanita yang menghela nafas, harus mengucapkan hal ini dengan tegas. 

“Kamu adalah pewaris tunggal dari perusahaan milik kedua orang tuamu. Aku juga pewaris tunggal dari perusahaan milik kakek. Tapi aku tetap ingin jadi wanita karir. Nanti soal keperluan rumah, untuk masak kita sewa koki saja. Untuk bersih-bersih kita sewa pelayan saja. Tapi mereka hanya boleh ada pada pagi dan sore hari!” Tegas arabella memutuskan tentang pernikahan mereka nanti. 

“Kenapa? Bukankah lebih bagus yang full time?” 

Sudah diduga oleh arabella, Xavier akan mempertanyakan hal ini.”Aku tidak ingin ya…kamu menyimpan selingkuhan di rumah sebagai pembantu. Aku juga tidak mau waktu istirahatku diganggu oleh koki.” 

Wanita yang benar-benar menahan malunya, mengarahkan pandangannya ke tempat lain. 

Xavier kembali memeluknya dari samping.”Kita sudah saling mengenal dari kecil. Apa yang perlu kamu takutkan. Bahkan hobimu yang suka memakai pakaian dalam bunga-bunga. Aku masih ingat…kenapa aku harus mempermasalahkan hal kecil seperti itu. Malah aku menyukainya…aku suka konsepmu.” 

Arabella menghela nafas, membalas pelukan Xavier. Sosok Xavier yang dulu sudah kembali seperti semula. Xavier yang selalu mengerti tentang dirinya. 

Tidak seperti beberapa tahun ini. Pria ini bagaikan memiliki cinta tidak terbatas pada Angel. Ketika cerita berakhir, maka kendali plot terlepas. Plot yang juga mengendalikan pria ini. 

***

Tepat pada pukul 06.00 pagi, dirinya melangkah memasuki rumah. Udara dingin masih terasa, Xavier hanya mengantarkannya hingga ke gerbang depan. Mengingat pria itu juga harus berangkat bekerja. 

Seluruh penghuni rumah belum bangun sama sekali. Atau mungkin tengah membersihkan diri di kamar mandi.

Arabella melangkah naik ke lantai 2. Hingga suara pertengkaran membengkakkan telinga terdengar. 

“Aku tidak suka kamu mengatur-atur hidupku!” Suara seorang wanita, lebih tepatnya suara Angel. 

“Aku bukannya mengatur hidupmu. Aku hanya takut kehilanganmu saja. Angel, lebih baik kita pindah dan tinggal di rumah orang tuaku. Kamu di sini cuma anak angkat, Jika kamu tinggal terlalu lama itu tidak baik bagi—” 

“Tidak baik bagi siapa!? Ibumu saja yang memiliki ego yang tinggi sehingga mengatur-atur hidupku. Aku muak diatur, Aku adalah seorang wanita karir, wanita yang memiliki impian mandiri masing-masing. Bukan wanita yang terkurung di rumah!” 

Arabella mendengar pertengkaran mereka. Berita yang hanya menguap sembari tersenyum, kemudian memasuki kamarnya sendiri. Kali ini dirinya hanya akan menonton segalanya, Bagaimana moral protagonis wanita rusak. Dan bagaimana pernikahan mereka akan hancur. 

***

Tidak peduli pada apapun merupakan hal yang baik. Tepat pada pukul 07.00 pagi, setelah membersihkan diri dan bersiap-siap. Pada akhirnya dirinya turut menuju lantai 1. 

Keadaan di sana sudah cukup menegangkan dan ramai. Tidak ada satu orang pun yang menyentuh sarapan mereka. 

Semua orang berada di ruang tamu. Orang tua Cakra juga duduk di sofa ruang tamu. 

“Pagi om…pagi Tan…” arabella memutuskan untuk melihat semua pertunjukan dari awal hingga akhir. Wanita yang bahkan ikut duduk di sofa, walaupun tidak ada yang mempersilahkannya. 

“Arabella sayang…sudah lama kamu tidak mengunjungi tante.” Kalimat yang begitu manis terucap dari bibir Dina, wanita yang merupakan ibu kandung dari Cakra.

“Iya belakangan ini aku sibuk.” Jawaban tenang dari arabella, sedangkan seorang pelayan mulai menuangkan teh untuknya. 

“Apa kesibukanmu?” Dina berusaha keras untuk tersenyum. Wanita ini adalah calon menantu yang dipilih olehnya. Tapi sayangnya putranya yang bodoh memberontak, dan malah memilih Angel yang cuma anak angkat.

“Mempersiapkan pernikahan, kakek menjodohkan ku dengan pria yang lumayan baik. Aku juga harus move on kan…Tan…” Arabella menjawab dengan sindiran halus.

“Benar! Sayang sekali putraku memang lumayan buta.” Keluh Dina. 

“Apa maksud ibu dengan berkata aku lumayan buta? Angel itu jauh lebih baik daripada arabella.” Entah apa yang sebelumnya mereka bicarakan, tapi sepertinya memang dari sebelum arabella duduk. Orang tua dan anak ini memang saling sindir. 

“Lebih baik dari sisi mananya!? Sekarang kamu lihat! Jodoh yang ibu pilihkan dengan baik, malah harus menikah dengan pria lain.” Dina menatap sinis kepada putranya Cakra.

“Sekarang bagaimana? Kalian sebaiknya segera pindah ke rumah utama. Kalau sampai Angel hamil, Ayah tidak ingin cucu ayah lahir di luar perlindungan kami.” Doni Kertanegara yang merupakan ayah Cakra menekankan kata-katanya. 

“Aku tidak setuju! Sudah aku katakan aku mau berbakti kepada ayah dan ibu angkatku. Mereka yang sudah berjasa padaku. Karena itu aku tidak ingin pindah dari rumah ini. Terserah kalian mau mengatakan apa!” Angel memalingkan wajah tidak mau kalah. 

Sedangkan arabella menggeleng pelan. Benar-benar sifat dari protagonis wanita. Apa yang ada di pandangannya benar…tentu itu adalah kebenarannya. Tanpa memikirkan pendapat dan kepentingan orang lain.

1
Nur Wahyuni
itu mesti angel sama Julian yg lagi asik2... dasar buaya buntung dan sundel bolong, gak kenal waktu dan tempat buat asik2😄😄
Nur Wahyuni
mulai melancarkan serangan ke arabella si Xavier ini 😄😄😄
Eka Anam
Xavier ini sepertinya masih mewarisi darah ren meski entah keturunan yang keberapa🤭
Nur Halida
istrimu itu yg lagi konser dangdut bareng julian😁
yesi yuniar
sudah gk perlu bikin proposal cinta lagi karena hubungan kalian sudah sweet banget dan bikin iri 😆
^ã^😉
Xavier APA kamu keturunan ren dan sarah
Biyan Narendra
o o kamu ketauan
pacaran lagi dengan si dia
😅😅😅
Ufiyyyy
liat tuh cakra siapa yg d mobil🤣🤣🤣🤣
mimief
wah apakah Angel langsung ketawan?
seruuu ini 🤣🤣
Ufiyyyy
xavier rambut putih kulit sputih salju,pupil mata merah... siapa y, familiar tp lupa
Inah Ilham: galantinus anak dari Duke Killian
total 1 replies
mimief
bukan saudara ren kan Thor?🤣🤣
Fa'iqoh Siti Elok
istrimu lagi praktek ajian jaran goyang di mobil
Fa'iqoh Siti Elok
aah manisnya pengen ku gigit mereka berdua saking gemesnya
yesi yuniar
lain di bibir lain di hati
chataleya
ingatlah Cakra. semua akan pret pada waktunya 🤣
Fa'iqoh Siti Elok
kamu menyesal cakra
Nur Wahyuni
alah basi banget si cakra... udah sono urusin aja si angel istrimu yg baik hati bagai malaikat..
mimief
ga nyesel
cuma...???
🫣🤣🤣🤣
kasiaaaan
Sulati Cus
biasanya kebalikannya apa yg di mulut g sesuai dg yg di otak eh empedu maksudnya🤣
Nur Halida
padahak dia nyesel..
mampus makan tu angel mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!