NovelToon NovelToon
TEMPTATION

TEMPTATION

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:181.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Peony

Evander Aldebaran, seorang anak konglomerat kaya raya yang memiliki berbagai macam perusahaan dengan beraneka jenis bisnis.

Evander dipercaya mengemban tugas istimewa sebagai Wakil Presiden Direktur dari Aludra Entertaiment yang merupakan perusahaan agency artis.

Namun sayangnya dimasa kepemimpinan Evander justru Aludra mengalami kemunduran dan membuat Ayah Evander meragukan kapabilitas putra tunggalnya itu.

Bahkan banyak anggota direksi yang mengajukan mosi pemecatan bagi Evander yang tidak kompeten itu.

Hingga pada akhirnya Evander dipertemukan dengan seseorang yang mampu membangkitkan keterpurukannya dimasa - masa suram itu.

Sampai pada akhirnya Evander bangkit dan dapat menguasai segalanya, namun harus dengan bayaran yang setimpal.

Bagaimana kisahnya? Dan siapakah orang yang melepaskan Evander dari keterpurukan?

Akan kah Evander mampu melawan segala godaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGANTIN BARU

Tok..tok..tok..

Seseorang mengetuk pintu kamar hotel Evander dan Agnetha, pria itu kemudian meminta supaya wanita cantik didepan matanya segera turun dari pangkuannya. Evander berjalan kearah pintu kemudian menilik seseorang dari lubang pengintai kecil yang ada pada daun pintu. Ia membukanya dengan cepat setelah melihat Jason berdiri dengan tegap diambang pintu.

“ Selamat pagi Pak Evander, mobil sudah siap didepan lobby. Beberapa wartawan terlihat menunggu Bapak dan Nyonya, baik di hotel maupun di rumah. “ Ucap Jason panjang lebar sesaat setelah Evander membuka pintu untuknya.

“ Oke aku mengerti. “ Jawab Evander singkat kemudian kembali ke meja makan untuk menyesap kopinya dan menyelesaikan sarapannya yang terhenti.

Sementara Agentha tampak membereskan beberapa barang nya dan mencari – cari ponselnya yang ternyata tidak ia lihat sejak kemarin. Kini wajahnya tampak begitu gusar karena ia tidak menemukan Hpnya.

“ Jason, apa kau menyimpan ponsel ku? Aku tidak melihatnya sejak kemarin“ Tanya Agnetha pada sekretaris pribadi Evander yang kini bertugas melayaninya itu.

“ Oh ini Nyonya, maafkan saya terlupa untuk mengembalikan pada Nyonya “ Jason kemudian mengulurkan dua buah HP Agnetha yang baru saja ia ambil dari dalam saku jas nya.

“ Terima kasih banyak Jason “ Sambung Agnetha sambil menerima uluran tangan pria tampan didepannya itu seraya mengulum senyum ke arah Jason.

Sekerjap Evander berdiri dari duduknya dan mendekati Agnetha yang terlihat sedang mengecek ponselnya itu. Beberapa pesan masuk dari Nael dan juga Ema, lalu pesan dari teman - teman yang lain membagikan jadwal bimbingannya. Sekelebat Evander meraih dua buah ponsel dari tangan Agnetha dan memasukkan kedalam saku jasnya.

“ Kenapa? “ Wajah Agnetha tampak sangat kesal dan bingung dengan apa yang akan dilakukan Evander dengan Ponselnya itu.

“ Aku perlu memeriksa sesuatu. Ayo pulang! “ Ucap Evander singkat kemudian mengajak Agnetha agar segera mengikutinya keluar dari dalam kamar.

“ Menyebalkan! “ Teriak Agnetha dengan sangat lantang didalam hatinya.

***

Agnetha berjalan dengan cepat mengejar langkah Evander yang sudah berjalan mendahuluinya. Kerena gadis itu tidak memperhatikan langkahnya dan tidak menyadari ada lantai berundak didepannya, Agnetha tergelincir.

Untung saja dengan sigap Jason yang berjalan tepat dibelakang Agnetha menangkap istri Evander sebelum ia terantuk ke lantai. Sekerjap Evander menoleh kebelakang saat mendengar sesuatu berdebum cukup keras dari arah belakangnya.

“ Apa Nyonya tidak apa – apa? “ Tanya Jason yang jatuh terlentang sambil memeluk Agnetha yang jatuh tepat diatasnya.

“ Maafkan aku Jason, aku tidak memperhatikan jalan. “ Agnetha langsung bangun dan membersihkan roknya yang sedikit kotor karena debu dilantai.

“ Nyonya tidak apa – apa? “ Jason menatap Agnetha dengan cemas seraya mengulurkan sebuah sapu tangan burgundy pada istri Evander itu.

“ Ck! Apa yang kalian lakukan? “ Evander berdecak dengan kesal sambil menampik tangan Jason yang masih terulur memberikan sapu tangan pada wanitanya.

Lelaki itu kemudian meraih tangan istrinya dan menggapit pinggang Agentha dengan erat menggunakan tangannya, Agnetha menatap Jason dengan perasaan tidak enak. Sementara pria berbadan tegap itu hanya tersenyum seolah hal itu bukanlah masalah yang berarti baginya.

Semenjak keluar dari hotel hingga sampai didepan kediaman mewah Evander, tidak habis – habisnya para pemburu berita mengabadikan momen kebersamaan pengantin baru yang tengah ramai diperbincangkan oleh masyarakat.

Bukan hanya karena pernikahan yang digelar dengan sangat mewah, bukan juga karena Evander adalah konglomerat tetapi  karena pernikahan mereka yang sangat mendadak. Beberapa berita menyebutkan bahwa Agnetha terlanjur mengandung anak Evander sehingga pernikahan diadakan dalam waktu yang sangat mendadak.

Namun Evander tidak memberikan klarifikasinya saat beberapa wartawan mengejarnya dengan berbagai macam pertanyaan. Ia justru diam dan terkadang menyunggingkan senyuman manisnya pada pemburu berita sehingga membuat mereka menjadi semakin penasaran.

Evander masih saja membawa Agnetha dalam dekapannya, selain untuk mendapatkan hasil foto yang bagus untuk pemberitaan ia juga sedang menjaga Agnetha agar tidak disentuh oleh pria lain. Termasuk Jason orang yang ia percaya untuk menjaga Agnetha kedepan.

Saat tiba didalam rumah, Evander langsung naik menuju lantai dua masuk kedalam kamarnya. Sementara Agnetha terlihat ragu mengikuti langkah kaki Evander, gadis itu hanya berdiri di ambang pintu saat suaminya sudah berada didalam kamar.

“ Apa yang kamu lakukan Agnetha, masuklah. Kamu tidur disini mulai hari ini “ Panggil Evander dari dalam kamar.

Wanita cantik itu segera masuk menuju kamar utama yang akan ia tempati bersama suaminya. Wajahnya terlihat sangat kaget saat mendapati seluruh barang – barangnya sudah ditata dengan rapi disana.

Agnetha juga mengecek kamar ganti yang berada tepat disamping kamar mandi, baju – baju nya sudah tergantung dengan rapi didalam lemari. Saat ia menarik sebuah laci kabinet wajah nya tampak begitu malu, karena mereka menyimpan baju dalamnya disana.

“ Oh? Jadi ini pakaian dalam yang biasa kamu pakai? “ Suara Evander membuat Agnetha tersentak kaget, dilihatnya kepala Evander yang ikut melongok memeriksa laci kabinet yang baru saja dimasukkan dalam ruang gantinya.

“ Hmm. “ Agnetha hanya berdehem kecil dan tidak menjawab perkataan Evander baru saja.

" Tapi sepertinya aku lebih tertarik saat kamu tidak mengenakan itu. “ Gumam Evander pelan seraya menunjuk pakaian dalam Agnetha dengan dagunya.

“ Ck! Dasar laki – laki mesum! “ Teriak Agnetha dari dalam hatinya dengan rasa kesal.

Agnetha kemudian keluar dari ruang ganti itu dan mencari buku – buku belajar dan meja yang biasa ia gunakan untuk belajar. Namun sayang ia tidak mendapatkan buku dan laptopnya setelah mengelilingi kamar luas itu.

“ Lalu dimana mereka menyimpan buku ku Evander? “ Tanya Agnetha pada suaminya yang terlihat sedang mengotak – atik HP nya yang disita oleh Evander tadi.

“ Ada diruang kerja ku, lihat lah kesana kalau kau ingin menyiapkan bahan untuk pertemuanmu nanti sore dengan dosen mu itu. “ Ucap Evander tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel butut Evander.

“ Netha! Apa kata sandi ponsel mu? “ Panggil Evander lagi saat Agnetha hampir keluar dari dalam kamar.

Wanita itu berhenti sejenak dan berdehem dengan pelan, dia sangat dilema merasa kurang suka karena Evander mencampuri privasinya terlalu jauh. Sementara Agnetha tidak pernah penasaran dengan isi HP milik Evander.

“ Sebenarnya apa yang ingin kamu lihat? “ Agnetha mengurungkan niatnya keluar dari kamar dan menyusul Evander yang duduk diatas sofa.

" Cepat katakan saja. “ Evander menatap gadis itu dengan tajam.

Menyadari raut wajah Evander kini terlihat menjadi begitu dingin, Agnetha menarik ponsel lamanya dari tangan Evander dan memencet enam digit angka untuk membuka kuncinya. Evander tidak mengalihkan pandangannya dari ponsel Agnetha untuk mengetahui passcode pada  HP butut itu.

“ Sudah pergilah belajar di ruang kerjakku, nanti aku menyusulmu kesana. Ada Jason diruang kerja jangan sampai kalian terlalu dekat, sentuhan seperti tadi saat kamu jatuh jelas aku tidak menyukainya. “ Perintah Evander lagi.

1
Ucy (ig. ucynovel)
baru mampir di sini kak

keren 👍
dyve
agnetha*
dyve
pingsan*
R_armylove ❤❤❤❤
lanjut.... masih penasaran 🤭🥰
Sis Fauzi
Evander ge er tuh
Sis Fauzi
banyak aturan untuk hal yg baik, ya tdk masalah Agnetha 😀
Sis Fauzi
semangat Agnetha
Sis Fauzi
Agnetha sdh jadi isteri Evander, kok masih dibilang gadis tersebut Thor?
A_young
Takdir cinta CEO hadir thor
A_young
takdir cinta CEO hadir
A_young
takdir cinta CEO hadir thor


suka banget sama ceritanya thor ❤️
Sis Fauzi
jangan menyesali pernikahan mu Agnetha 🔥
Sis Fauzi
super protektif Evander, tapi gayanya sok abai sama Agnetha 🔥
Sis Fauzi
udah nyesek, eh gak jadi 😂🔥
Sis Fauzi
cemburu tuh Evander 😂
Sis Fauzi
Evan jangan nakutin ya🔥
Sis Fauzi
mantap Agnetha
Imas Aisha Raya
iih ngeri, thor keidean dari mana py cerita seperti ini, kaya kembali ke jaman film Suzana hihihi
Imas Aisha Raya
ini emang pesugihan ada siluman ular minta wadal( korban), bahaya ini ke syirikan auzubillah
Imas Aisha Raya
visual Jason lebih pas buat jadi Evander thor ....itu mah pendapat ku ☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!