NovelToon NovelToon
Mirasih

Mirasih

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Tumbal
Popularitas:68.3k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Cepat tutup pintu dan jendela, jangan sampai terbuka!"

Semua warga yang ada di desa Bondowoso tidak ada yang pernah berani keluar bila sudah Maghrib datang, mereka hanya berdiam diri dalam rumah sampai nanti pagi menyapa.

Dulu desa ini tidak seperti itu, namun sejak beberapa bulan terakhir maka mereka mendapat teror yang begitu mengerikan sekali, semua ini akibat kematian dari seorang gadis bernama Mirasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. Iblis ratusan tahun

Wuussssh.

Wuuussssh.

"Dia datang." Maharani berbisik Karena dia sudah merasakan sendiri ada sesuatu yang datang malam ini.

"Tidak usah ikut campur, sekali lagi ingat dengan pesan Purnama bahwa kita hanya datang untuk menonton." Nilam memberikan peringatan kepada Maharani.

"Iya, yang mau menolong dia juga siapa." lewat Maharani karena sejak tadi memang Nilam terus menegaskan bahwa mereka datang bukan untuk ikut campur.

Wuuussssh.

Wuuussssh.

"Ayo cari tempat yang aman terlebih dahulu karena biar bagaimana kita juga adalah seorang arwah." ajak Nilam.

"Hebat kalau dukun itu bisa membuat kita terpanggil dan mendatangi dia saat ini." Maharani menahan tawa karena dia juga memang seorang arwah.

Agar tidak mengganggu ritual itu maka mereka berdua menjauhi lokasi namun masih bisa melihat dengan jelas apa yang akan di lakukan oleh Mbah Rejo, bahkan sebelum dukun tua itu menyadari bahwa arwah yang ada di pohon kapuk ini telah datang maka mereka berdua sudah bisa melihat kekuatan dari arwah tersebut.

Maharani yang tercengang tidak percaya Karena dia baru menyadari bahwa kekuatan dari lawan sungguh besar luar biasa, Nilam juga terpana karena mereka tidak menduga ada arwah lain yang akan ikut campur dalam kematian Mirasih ini, entah apa yang terjadi karena semua masih terbungkus dalam kabut hitam dan mereka belum mengetahui secara pasti.

Purnama juga berusaha menegaskan kepada para member bahwa arwah yang ada di pohon kapuk itu berusia ratusan tahun dan mereka tidak boleh bersikap sembrono, nanti yang ada mereka berdua bisa musnah bila terus mengambil tindakan aneh di pohon kapuk itu, jadi Purnama memang selalu memberikan pesan agar mereka tidak perlu bertingkah.

Bahaya untuk mereka berdua Karena bila arwah berusia ratusan tahun itu telah turun tangan karena merasa terganggu dengan kedatangan mereka, maka kedua kuntilanak ini bisa saja mengalami nasib buruk dan akan musnah untuk selama-lamanya, jadi memang harus menjaga jarak agar tidak perlu mendekati pohon kapuk itu.

Biar Mbah Rejo yang sedang besar kepala karena dia merasa nanti akan memiliki nama jauh lebih mentereng bila dibandingkan dengan Purnama, saat ini dia juga sudah merasakan kedatangan dari arwah dan dia masih berdiam diri menatap pohon kapuk yang begitu tinggi menjulang karena memang pohon kapuk ini sudah lama ada di desa Bondowoso.

Bayangan hitam yang begitu tinggi membuat Mbah Rejo tidak bisa bergerak sama sekali dan terlihat bahwa dia juga sangat kaget, untuk para warga mereka tidak bisa melihat keberadaan arwah tersebut karena mereka tidak memiliki mata batin dan hanya bisa membaca doa agar Mbah Rejo mampu mengalahkan iblis tersebut.

Namun yang di doakan hanya bisa terpanah karena dia sama sekali tidak menduga bahwa arwah itu memiliki kekuatan sangat besar dan tubuh dia juga menjulang tinggi, pantas saja bila Purnama merasa mundur adalah pilihan yang terbaik dan berusaha untuk mengatur strategi agar semua ini bisa dia jalani dengan mudah.

Ini ratu ular saja memilih mundur terlebih dahulu malah ada dukun yang memiliki kekuatan biasa ikut maju dalam masalah kali ini, tentu itu semua karena uang dan juga ambisi Mbah Rejo karena dia ingin dipandang tinggi oleh para warga yang ada di desa lain, ambisi dia untuk mengalahkan nama Purnama memang begitu tinggi.

"Ini bukan arwah baru, kenapa aku malah bertemu dengan arwah ini?" batin Mbah Rejo mulai gentar seketika.

"Berani sekali kau memanggil aku untuk datang ke tempat ini wahai anak manusia." sosok tinggi itu mulai menegur Mbah Rejo dengan suara berat.

"Maafkan aku, bukan niat ku untuk memanggil dirimu namun aku sedang mencari arwah dari seorang gadis." Mbah Rejo memberanikan diri untuk bersuara.

"Hahaaaaaa.... kau tidak tahu saat ini sedang berhadapan dengan siapa?" sosok tinggi itu tertawa kencang karena melihat Mbah Rejo yang sudah mulai ketakutan.

Wuuuussssh.

Wuuussssh.

"Kenapa angin nya semakin kencang saja?" bisik Arifin agak takut.

"Pasti Mirasih marah karena mau di usir, kau lihat itu Mbah Rejo sedang berbicara dengan seseorang." bisik Yono.

"Ah kau ini sok tahu sekali, belum tentu dia berbicara dengan Mirasih." sanggah Arifin tidak suka.

"Kok kau ini sulit sekali untuk percaya, lihat ini seluruh alam seolah ikut murka dengan sikap Mirasih." Yono berkata serius.

Memang sekarang angin begitu kencang menerpa area pohon kapuk, belum lagi mendung yang menggantung di sekitar desa ini sehingga membuat siapa saja yang sedang berkumpul akan merasa ketakutan dan merasa ngeri, namun untuk pulang ke rumah mereka juga tidak berani sehingga mau tidak mau harus tetap berada di sini.

Sebab menurut mereka ada di sekitar pohon kapuk ini terasa begitu aman karena ada Mbah Rejo yang akan melindungi mereka semua, pada sekarang dukun tua itu sedang ketakutan dan gemetar setelah menyadari bahwa yang ada di pohon kapuk ini bukan hanya arwah Mirasih, tapi dia justru bertemu dengan arwah lain yang memiliki kekuatan begitu besar.

Walau saat ini Mbah Rejo merasa bingung karena ada arwah lain yang berani ikut campur dalam urusan dia sekarang, tapi dia tidak berani banyak berbicara karena menyadari bahwa arwah yang sudah hadir di depan mata memiliki kekuatan besar dan dia pasti akan celaka.

"Eeegkkk!" Mbah Rejo tersentak kaget Dan Dia merasa ketakutan.

"Kau sudah berani mengganggu ketenangan yang aku rasakan, bahkan Kau datang tanpa membawa apa-apa untuk diriku." sosok besar tinggi itu mencekik leher Mbah Rejo.

"Itu tolong, kenapa tubuh Mbah Rejo terangkat di udara!" bu RT berteriak panik melihat dukun yang telah dia pilih.

"Astaga Kenapa tubuh Mbah Rejo bisa terangkat seperti itu, dia terlihat sangat ketakutan!" Maimunah juga panik melihat keadaan dukun mereka.

Bukan hanya mereka saja tapi Mbah Rejo yang sudah berada dalam cengkeraman iblis ini menjadi ketakutan luar biasa, iya sama sekali tidak mengetahui bahwa di dalam pohon kapuk itu justru ada iblis lain dan yang datang justru iblis yang tidak bersangkutan dengan yang sedang dia cari.

Sebuah kesalahan besar telah dia lakukan karena tidak meneliti terlebih dahulu apa yang akan dia panggil, bila sudah begini maka hanya akan mengantar nyawa saja karena iblis itu tidak akan pernah mengampuni siapa pun yang berani mengusik ketenangan dia di sini.

"Aku mau ikaaaaan." iblis itu berkata serak karena menginginkan apa yang ingin dia makan.

"Le...lepaskan aku, aku berjanji akan membawa ikan." Mbah Rejo berusaha untuk negosiasi.

"Lam itu bagaimana?" Maharani bertanya kepada Nilam.

"Kita bisa apa memang nya?" Nilam justru balik bertanya karena dia sudah mengukur kekuatan yang dia miliki saat ini.

Kraaaaaak.

Semua orang yang ada di sekitar pohon kapuk menjerit keras karena mendengar suara tulang leher milik Mbah Rejo telah patah, detik kemudian tubuh tua itu terbanting ke tanah dengan keadaan leher berbalik dan sudah pasti nyawa telah hilang dari tubuh tua renta itu.

Bersamaan dengan itu juga air hujan turun begitu deras membasahi seluruh desa Bondowoso, Pak RT segera berteriak untuk menyuruh para warga pulang ke rumah karena keadaan semakin rumit dan mereka sudah tidak ada yang melindungi lagi, hukum tua itu saja meninggal dunia dan tidak mungkin bisa menolong mereka yang saat ini ada di luar rumah.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
liat tuh dukun yang katanya sakti aja modar ...gak percaya sih sok2an julid ke purnama
Apriyanti
lanjut thor 🙏
K & T K & T
MET mlm Bess..
curiga SM si Jarwo dan bapaknya🤔👻
Nurr Tika
masih penasaran siapa yang bunuh mirasih
neni nuraeni
lnjuut
neni nuraeni
kan... kan... kan...
neni nuraeni
si Rejo.... Rejo... nyao modar sia teh
Ayuk Witanto
apa sarbeni yang bunuh
Ayuk Witanto
sepertinya bapak sama anak sama bejatnya...dari ngomong gan Sarmini emang si Jarwo ini bersalah.tapi gak pernah merasa bersalah.tunggu purnama bertindak
FiaNasa
belum tau mereka dg purnama,,kalian gibah gitu klau kedengeran para member,,habis kalian
FiaNasa
mau bantuin mikir aq juga bingung Lo pur
Ayuk Witanto
kasian juga si Mbah dukun ..kesitu cuma nganterin nyawa
FiaNasa
sampai ngompol.gitu si mansur
FiaNasa
ternyata ulah dwo Kunti koplak yg nyesatin
Mala Mala
lihat mereka jd kangen kopsah and the gank🤭
FiaNasa
mana ada Arya naksir si Kinan kalian ini ada²saj lah,,cinta Arya udah metok Sama Fatma gak ada yg bisa gantiin
FiaNasa
tamatlah sudah alkisah fitri
Betri Betmawati
pasti terlibat ni si Sabeni ini atas kmtian Mirasih
anak nya slah masih ja di bela
Eli Rahma
lanjuutt
Ayu Putri
hei sarbeni tunggu lah kau didatengin setan itu,coba masih bisa ngomong bgtu gak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!