NovelToon NovelToon
The Adgof

The Adgof

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romantis / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Setelah kecelakaan tragis empat tahun lalu, Lyodra Taylor terbangun dari koma panjang di Chicago dalam keadaan amnesia total. Keluarganya, yang menyimpan dendam dan mengira kecelakaan itu adalah sabotase bisnis, memilih memalsukan kematian Lyodra dan menghapus seluruh masa lalunya—termasuk rahasia bahwa ia sempat hamil dan keguguran saat kecelakaan terjadi.
Di sisi lain, Archello Dominic, sang kekasih yang hancur karena mengira Lyodra telah tiada, berubah menjadi pria yang dingin dan menutup diri. Di bawah tekanan ibunya, Archello terpaksa bertunangan dengan Oliver Bernardo, seorang gadis baik hati yang tidak tahu apa-apa tentang konspirasi besar di balik perjodohan mereka.
Tanpa mereka sadari, kecelakaan itu sebenarnya adalah skenario manipulatif kakek Oliver demi ambisi bisnis keluarga. Di tengah bayang-bayang masa lalu yang membeku dan kebohongan yang rapi tersusun, Archello mulai berjuang antara kesetiaannya pada memori Lyodra atau membuka hati bagi ketulusan Oliver.

🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#16

Ponsel Archello bergetar lagi, namun kali ini bukan ibunya yang menelepon. Di layar itu tertera nama yang paling disegani di seluruh silsilah keluarga Dominic: Nenek Besar.

Wanita itu adalah pemegang otoritas tertinggi, sosok yang selama ini menjadi kompas moral sekaligus tiran bagi Archello. Dengan tangan gemetar, Archello mengangkat panggilan itu. Suara di seberang sana tidak berteriak, namun dingin dan tajam, merayap masuk ke telinga Archello seperti bisa ular.

"Archello Dominic," suara serak khas wanita tua itu terdengar sangat berwibawa. "Kau pikir kau bisa melarikan diri dari tanggung jawabmu? Kau pikir kau bisa menghidupkan kembali hantu masa lalu dan mengabaikan darah yang kini mengalir di rahim Oliver?"

"Nenek, itu bohong! Aku tidak pernah menyentuh Oliver! Itu fitnah kakeknya!" Archello membela diri dengan suara parau.

"Diam!" bentakan itu membuat Archello tersentak. "Aku tidak peduli itu fitnah atau fakta. Dunia sudah melihatnya. Nama Dominic sudah tercoreng. Jika kau tidak segera pulang dan menikahi Oliver malam ini juga untuk menyelamatkan martabat kita, maka anggaplah nenekmu ini sudah mati. Aku akan berhenti meminum obatku, aku akan berhenti makan, dan kau akan menjadi cucu yang membunuh neneknya sendiri karena seorang wanita yang seharusnya sudah terkubur empat tahun lalu."

Deg. Jantung Archello seolah diremas. Ancaman itu bukan gertakan. Ia tahu neneknya adalah wanita yang keras kepala; jika ia berkata akan mati, maka ia akan benar-benar melakukannya.

"Segera pulang, Archello. Jangan membangkang lebih jauh jika kau masih ingin melihatku bernapas besok pagi,"

Klik. Telepon ditutup sepihak.

Archello menjatuhkan ponselnya ke lantai. Tubuhnya lemas, ia merosot ke karpet di samping ranjang Lyodra. Untuk pertama kalinya dalam empat tahun, pertahanan pria yang dikenal sebagai "patung es" itu benar-benar hancur. Ia tidak lagi bisa menahan beban yang menghimpit pundaknya.

Ia merangkak mendekat ke arah Lyodra, membenamkan wajahnya di pangkuan gadis itu, dan terisak hebat. Bahunya berguncang, suara tangisnya pecah memenuhi kamar yang sunyi. Ia merasa seperti binatang yang terpojok di tengah hutan yang terbakar; ke mana pun ia melangkah, ada maut yang menunggu.

"Maafkan aku, Ay... maafkan aku," isak Archello di sela tangisnya. Tangan Lyodra yang gemetar mengusap rambut Archello, air matanya sendiri ikut tumpah membasahi kepala pria itu.

Archello mendongak, menatap Lyodra dengan mata yang merah dan bengkak. Tatapan angkuhnya hilang, digantikan oleh keputusasaan seorang pria yang tidak ingin kehilangan dunianya untuk kedua kalinya.

"Aku tidak akan pulang, Ly. Aku bersumpah aku tidak akan kembali ke mansion itu," bisik Archello dengan suara yang hampir habis. "Jika aku pulang, mereka akan memaksaku masuk ke dalam sangkar itu lagi. Mereka akan memaksaku mengkhianatimu demi kebohongan yang menjijikkan."

Archello memegang tangan Lyodra dengan sangat erat, seolah-olah jika ia melepaskannya, ia akan terseret kembali ke New York.

"Kumohon, sayang... kumohon tampung aku di rumahmu. Jangan biarkan aku pergi. Aku tidak butuh gelar Dominic. Aku tidak butuh warisan itu. Biarkan aku tinggal di sini, di Chicago, bersamamu dan keluargamu," Archello memohon dengan nada yang sangat menyedihkan.

Lyodra menatap pria yang dulu selalu melindunginya, kini sedang bersimpuh memohon perlindungan padanya. "Tapi Archello... nenekmu... keluargamu..."

"Persetan dengan mereka semua!" Archello berteriak kecil di tengah isaknya. "Selama empat tahun aku sudah menuruti mereka. Aku sudah mencoba menjadi robot yang mereka inginkan. Tapi melihatmu hidup kembali adalah mukjizat yang tidak akan kubiarkan dihancurkan oleh siapa pun. Aku akan bekerja keras, Ly. Aku akan melakukan apa saja. Aku bisa menjadi mekanik lagi, aku bisa bekerja di bengkel mana pun di Chicago. Aku akan menghidupimu dengan tanganku sendiri. Aku akan membangun rumah kecil untuk kita, tanpa campur tangan mereka. Asal jangan suruh aku pulang... kumohon..."

Lyodra menarik Archello ke dalam pelukannya yang hangat. Ia mendekap kepala Archello di dadanya, mencoba memberikan ketenangan di tengah badai yang melanda pria itu. Ia bisa merasakan air mata Archello yang hangat menembus pakaiannya.

"Aku di sini, Ello. Aku tidak akan mengusirmu," bisik Lyodra dengan ketegasan yang tiba-tiba muncul. "Jika kau memilih untuk tinggal, maka kita akan menghadapinya bersama. Kita tidak akan membiarkan mereka menang lagi."

Archello memejamkan mata, menghirup aroma Lyodra yang menenangkan. Di dalam hatinya, ia sudah memantapkan janji. Mulai malam ini, Archello Dominic yang dikenal dunia sudah mati. Yang tersisa hanyalah Archello, seorang pria biasa yang hanya ingin mencintai wanitanya.

Namun, di luar sana, mesin kekuasaan keluarga Dominic dan Cavanaugh sudah mulai bergerak. Mereka tidak akan membiarkan pewaris tunggal mereka menghilang begitu saja di pinggiran Chicago. Ancaman neneknya hanyalah awal dari perang besar yang akan menyeret Lyodra kembali ke dalam pusaran bahaya yang lebih besar dari kecelakaan empat tahun lalu.

Archello terus memeluk Lyodra, mencoba mencuri sedikit kedamaian sebelum fajar menyingsing dan membawa kenyataan pahit bahwa dunia tidak akan membiarkan mereka bahagia dengan mudah.

🌷🌷🌷

1
Meris
suka dgn karakter Alexander Dominic
ros 🍂: Ma'aciww sudah mampir kak🥰
total 1 replies
Meris
Suka dgn ketegasan Ello...sbg suami yg bertanggungjawab.
winpar
gmna yh pertemuan mreka????
winpar
smkin seru thor 🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya selalu aj bgus 🥰😍
ros 🍂: ma'aciww kak🫶🥰
total 1 replies
winpar
seru🥰😍
winpar
kk cerita ini msih lnjut kn kk????
ros 🍂: masih kak🙏
total 1 replies
winpar
smga cinta elo dan lyodra kuat mnghdpi neneknya yg jhat
Amy Chacha
sangat suka dengan alur ceritanya gk bertele2 dan kasian lyodra thor pertemukan dengan ello thor kasian lyodra thor
ros 🍂: Sabar kak ini ujian 🤭🥰
total 1 replies
Amy Chacha
lanjut lagi thor up yang banyak
Amy Chacha
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!