Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Husna
Malam itu Fuad pergi entah kemana. Saking kesalnya pada Ais dan juga kepada keluarga istri nya. Fuad pergi meninggalkan rumah mertuanya tanpa tau harus kemana.
Sedangkan istri dan ibu mertua nya bingung . Mereka ingin belanja sepuasnya seperti sebelumnya tapi Fuad tidak memberikan mereka uang. Mereka hanya mengomel tanpa henti. Sampai lupa waktu.
Di kediaman ayah Ais. Ais Alex dan Raditya mereka merencanakan resepsi untuk Ais.
" Bagaimana Ais. Mau tema seperti apa nanti ?" Tanya Raditya saat mereka sedang melihat lihat tema pesta di foto yang di ambil dari beberapa butik .
" Ais yang biasa aja kak. Yang penting Alex suka. " Ucap Ais sambil terus melihat lihat foto tersebut.
" Kalau kamu Lex ,kamu suka yang mana?" Tanya Raditya pada Alex.
" Ummm saya bingung kak. Mau yang mana . Semua ini kelihatan cantik dan mewah. " Ucap Alex.
" Gimana kalau kita tanya kak Husna ?" Ucap Ais.
Ais dan Husna memang dekat. Dari kecil Ais di asuh oleh Husna kakak'nya.
" Oke. Seperti nya itu ide bagus. " Ucap Raditya.
Raditya pun menelepon kakak'nya Husna.
Tuttt tuuttt tuttt tuuttt tuttt
Telpon tersambung .
( Halo kak asalamualaikum.)
( Alaikum salam Raditya, )
( Kak. Ais mau bicara sama kakak)
( Raditya kamu jangan bohongi kakak' yah. Tidak mungkin Ais mau bicara sama kakak lewat kamu. )
( Ini beneran kak. Ais sudah pulang. Dan sekarang Ais ada disini dirumah ayah. Dan kakak tau Ais bawa kabar gembira.)
( Jadi.. adikku .. hiks hiks hiks. Akhirnya Ais pulang juga Raditya. Kakak rindu sama adik bontot ku. )
( Jangan sedih dong kak. Ais sudah ada sini .Kak Husna besok sibuk tidak. ?)
( iya iya. Kakak tidak akan sedih lagi . Kakak sangat bahagia kalau Ais sudah pulang .Tidak. Kenapa ?)
( Kakak kesini yah. Ada kejutan untuk kakak.)
( Kakak akan kesana sekarang juga. Kakak sangat rindu dengan Ais. Oke tunggu kakak akan datang. Kebetulan suami kakak dan anak anak kakak lagi pada libur. Sekarang kakak akan siap siap dulu. )
Klik'.
Telpon dimatikan sepihak oleh Husna. Raditya memandang Ais , Raditya berkata.
" Kak Husna akan kesini saat ini. Mungkin satu jam lagi dia akan sampai. Ais harus menjelaskan apa yang terjadi. Ais tau kan kak Husna seperti apa. ?" Ucap Raditya sedikit menakuti Ais.
" Iya Kaka. " Ucap Ais singkat. Dalam hati Ais. Was was. Takut kalau kakak nya akan marah dan kecewa padanya. Karena Kakak Husna begitu menyayangi Ais . Dan Husna lah yang selalu membela Ais . Ais hanya dekat dengan kakak' Husna dan Raditya.
Kalau dengan kakak Ais yang lain . Ais anggap acuh tak acuh. Apalagi Fuad. Hanya Husna lah yang selalu membela Ais jika kakak yang lain menyalahkan Ais.
" Sudah sudah. Ais tidak perlu takut. Kak Husna itu sangat menyayangi Ais. Jadi kak Husna pasti tidak akan marah pada Ais. Tapi kak Husna akan sangat bahagia melihat Ais sudah kembali. " Ucap Raditya menenangkan Ais.
" Iya kak. Ais juga rindu kak Husna. Hiks hiks hiks. Ais salah sama kak Husna sudah buat dia sedih. " Ucap Ais sambil tersedu.
" Sekarang Ais merasa bersalah. Kemarin waktu Ais kabur dari rumah Ais merasa sedih tidak ,?" Tanya Raditya telak
" Aiss.... Maaf kak. Ais tidak ada niat mau buat kak Husna sedih. " Ucap Ais merasa bersalah.
" Sudah sudah. Memang sih waktu Ais pergi kak Husna sangat terpukul. Kak Husna terus menerus mencari Ais. Sampai Ais menelpon ayah. Dan memberi tahu ayah kalau Ais jadi TKW. Ais tau tidak apa yang dikatakan kak Husna ?" Tanya Raditya pada Ais. Sambil mengelus kepala Ais dengan penuh kasih sayang.
Alex yang melihat itu meresa terharu. Ternyata banyak yang menyayangi Ais
Dia merasa nyaman berada di antara keluarga Ais.
' andaikan ibu Tantri bersikap seperti itu dulu pada saya. Mungkin saya akan memberikan sedikit dari warisan almarhumah ibu' monolog Alex dalam hati. ' gimana kabar ibu Tantri dan Sarah yah. ?' pikir Alex lagi.
" Lex kok kamu melamun?" Tanya Raditya pada Alex. Raditya memperhatikan Alex dari tadi tidak menanggapi apa yang mereka lakukan.
" Ah iya maaf kak. Saya hanya rindu dengan keluarga saya yang di Pontianak kak. " Ucap Alex apa adanya.
" Oh iya tidak apa apa kok. " Ucap Raditya.
Sedangkan Ais bertanya tanya dalam hati.
' apa Alex rindu dengan sarah yah. ' monolog Ais dalam hati.
" Sontak Alex melihat Ais yang murung pun bergegas memeluk Ais dan berbisik.
" Tenang saja sayang . Saya tau kamu cemburu , tapi saya tidak rindu dalam hal yang seperti Ais pikirkan. ," Ucap Alex . Sontak pipi Ais jadi bersemu merah karena malu. Karena Alex tau apa yang ada dalam pikiran Ais saat itu.
Tak lama kemudian terdengar suara kendaraan yang berhenti di depan rumah Ais.
" Itu pasti ayah. " Kata Raditya.
" Asalamualaikum. " Ayah memberi salam .
" Biar Ais yang buka pintunya " ucap Ais sambil berlari kecil Lalu membuka kan pintu untuk ayahnya.
" Ayah bawa apa ini kok banyak sekali"
" Oh ini , ayah bawa beberapa contoh undangan dan beberapa contoh gaun untuk Ais pilih. "
" Wahhhh, ayah nanti kak Husna kesini lho. Raditya sudah menghubungi nya tadi mungkin tak lama lagi kak Husna datang . " Ucap Ais begitu antusias.
" Oh iya. Bagaimana kakak kamu yang lain. Apa sudah di hubungi juga. ? " Tanya ayahnya.
" Belum yah, Ais tidak berani. " Ucap Ais sambil menunduk.
" Biar nanti ayah yang menghubungi kakak kakak kamu. '
" Iya yah. Ais ikut saja. Tapi yah pesta Ais jangan terlalu mewah yah. Sederhana saja . "
" Jangan begitu dong dek. Ais harus bisa membuat pesta pernikahan yang wah... Adik bontot aku ini harus bisa membagi kebahagiaan kepada semua orang. Dan mengenalkan ipar kakak yang ganteng ini kepada warga disini." Ucap Raditya tiba tiba bergabung dengan mereka di ruang tamu.
Mereka lalu asyik bercengkrama . Tak lama kemudian terdengar suara kendaraan yang berhenti di halaman rumah.
" Asalamualaikum ayah. " Teriaknya dari luar . Tanpa menunggu pintu di buka oleh tuan rumah orang tersebut masuk beitu saja.
Lalu dia berteriak memanggil Ais dengan penuh semangat .
" Ais Ais , Ais adikku. Kamu dimana dek. " Ucapnya sambil terus berlari menyusuri rumah .
" Kak Husna. " Pekik Ais.
" Asalamualaikum ayah. Maafkan istri ku tidak sopan. " Ucap suami Husna.
Ternyata yang datang adalah kakak Ais , Husna. Husna begitu senang bertemu dengan Ais.
" Bibi Ais. Bibi kemana saja . " Ucap anak kecil yang berusia sekitar sepuluh tahun. Sambil berlari kearah Ais.
" Ya Allah , keponakan ku yang imut. Sekarang sudah besar yah . Satria sekarang kelas berapa?" Ucap Ais sambil memeluk keponakannya itu.
" Satria sekarang sudah kelas empat bibi. Dan bibi tau sekarang satria sudah bisa berbahasa Inggris lho bibi. " Ucap satria sambil bergelayut manja pada Ais .
" Oh sayang. Kenalkan ini paman Alex , suami bibi. Kak kenalkan ini Alex suami Ais " ucap Ais sambil menggandeng tangan Alex lalu Alex , Husna dan suaminya bersalaman.
" Maaf nak Alex . Ais kalau bertemu dengan kakak' nya yah begini heboh. " Ucap ayah mereka.
" Ayah apa kabar ?" Tanya Husna pada ayahnya.
" Ayah baik nak. Bagaimana kabar kalian. ? Apakah kalian tidak akan memeluk ayah kalian ini hmmmmm?" Tanya sang ayah menggoda anak anak nya.
Husna pun berjalan kearahnya lalu memeluk ayahnya dengan perasaan rindu. Walaupun belum lama ini Husna bertemu dengan ayahnya tapi tetap saja Husna merindukan nya.
" Dan cucu ku yang tampan ini apa hanya akan memeluk bibinya saja hmmmmmm" ayahnya beralih kepada satria sang cucu.
" Kakek. Kan kakek sudah bertemu dengan satria dua bulan lalu. Sedangkan bibi Ais kan sudah lama. " Ucap satria dengan polosnya.
Sontak ucapan satria membuat mereka semua tertawa .
' yah tuhan . Bagaimana kalau nanti saya dan Ais sudah punya anak. Makin bahagia rasanya. ' monolog Alex dalam hati sambil tersenyum melihat kehangatan keluarga Ais.
" Oh iya ayah sampai lupa. Ayo Lex sini gabung bareng kami. " Ucap sang ayah kepada Alex agar bergabung dalam pelukan mereka.
" Terimakasih ayah" ucap Alex terharu. Dan tak Terasa Alex meneteskan air mata.
"""""""""$$$