NovelToon NovelToon
Puteri Sampah Yang Berubah

Puteri Sampah Yang Berubah

Status: tamat
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai / Tamat
Popularitas:154.4k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Mei Lin yang seorang agen mata mata terpaksa harus bunuh diri ketika tertangkap oleh Wang Yu, seorang Jenderal polisi negara x.

Namun , bukan nya mati, Mei Lin justru terperangkap ke dalam tubuh milik Bai Hua. Bai Hua adalah gadis lemah yang membutuhkan kursi roda untuk berjalan. Ia diejek oleh seluruh keluarga nya karena menjadi sampah. Bai Hua juga harus menikah dengan Pangeran Idiot!

Bagaimana jika jiwa Mei Lin yang mengambil alih tubuh Bai Hua untuk menikah dengan Pangeran itu? Dan bagaimana jika jiwa pangeran itu juga telah dirasuki entitas dari abad 21?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29 : Orang Kepercayaan

​Debu dari reruntuhan singgasana masih melayang di udara yang pekat oleh aroma belerang dan darah. Di tengah aula yang hancur, Wan Long berdiri dengan napas memburu, tangannya masih menggenggam tangan Bai Hua yang duduk di atas lantai karpet—kursi roda peraknya telah hancur menjadi kepingan logam akibat ledakan tadi.

​BRAKK!

​Pintu besar Aula Keagungan jebol. Ratusan prajurit berbaju zirah perak merangsek masuk dengan tombak terhunus. Di depan mereka, seorang pria paruh baya dengan bekas luka melintang di pipinya melangkah maju. Dia adalah Jenderal Zhao, panglima tertinggi pasukan perbatasan yang dikenal sebagai "Macan Utara".

​"Berhenti!" suara Jenderal Zhao menggelegar, membuat para menteri yang tersisa semakin gemetar di bawah meja.

​Jenderal Zhao menatap mayat Kaisar yang tertancap pedang, lalu beralih menatap Wan Long yang bersimbah darah. "Pangeran Pertama... apa yang telah kau lakukan? Membunuh ayahandamu sendiri adalah dosa yang tak terampuni, meski kau dianggap 'kurang ingatan' sekalipun!"

​"Dia bukan ayahku, Jenderal!" Wan Long berteriak, suaranya parau namun penuh tekanan. Ia tidak lagi bicara seperti orang idiot. "Lihatlah telinganya! Lihatlah noda hitam di darahnya! Pria ini adalah Wan De, pengkhianat yang membunuh suaraku sepuluh tahun lalu!"

​Wan Jin, yang baru saja tersadar dari pingsannya akibat hantaman tiang tadi, merangkak maju. "Jenderal! Jangan percaya padanya! Kakakku sudah gila! Dia meracuni seluruh istana dan membunuh Kaisar demi takhta!"

​Jenderal Zhao tampak ragu. Ia mengangkat pedangnya, bersiap memberi perintah penangkapan.

​"Jenderal Zhao!"

​Suara dingin Bai Hua membelah ketegangan. Ia duduk bersandar pada kaki meja, namun matanya menatap tajam sang Jenderal. "Kau adalah sahabat karib mendiang Pangeran Wan Shi(Kaisar asli), bukan? Kau ingat apa yang dia berikan padamu sebelum dia berangkat ke perbatasan terakhirnya?"

​Jenderal Zhao tertegun. "Bagaimana kau...?"

​"Sebuah belati dengan ukiran bunga plum di gagangnya," lanjut Bai Hua, mengutip informasi yang ia dapat dari dokumen rahasia di Ruang Arsip Terlarang malam sebelumnya. "Pangeran asli tahu kembarannya berbahaya. Dia memberimu belati itu sebagai tanda jika suatu saat takhta dikuasai oleh kegelapan, kau harus mencari keturunannya yang memiliki tanda naga di bahu kiri."

​Wan Long segera merobek sisa baju zirahnya di bagian bahu kiri. Di sana, terdapat tanda lahir berwarna kemerahan yang menyerupai kepala naga---sebuah tanda yang hanya dimiliki oleh garis keturunan langsung pangeran asli---Kaisar asli.

​Jenderal Zhao terenyak. Ia melangkah mendekat, matanya berkaca-kaca melihat tanda itu. Ia segera berlutut dengan satu kaki, diikuti oleh gemuruh jatuhnya lutut ratusan prajurit di belakangnya.

​"Hamba... Jenderal Zhao... memohon ampun atas keterlambatan hamba mengenali sang Tuan Muda," suaranya bergetar. "Keadilan bagi Pangeran Wan Shi akhirnya tiba."

​Wan Jin membelalak tak percaya. "Tidak... ini tidak mungkin! Ayah... Ibu Permaisuri!"

​Namun, di tengah pengakuan itu, tubuh Wan Long mendadak ambruk. Ia terjatuh tepat di pelukan Bai Hua. Wajahnya membiru, dan pembuluh darah di lehernya tampak menonjol hitam.

​"Wang Yu!" teriak Bai Hua panik.

​Ia menyadari sesuatu yang mengerikan. Gas pelumpuh yang ia sebarkan di aula tadi, meski dosisnya rendah untuk orang normal, ternyata bereaksi sangat buruk dengan racun Lian-Xin di tubuh mereka yang sedang berada dalam tekanan emosi tinggi.

​"Jaraknya... kita tidak boleh lepas," bisik Wan Long, jemarinya mencengkeram lengan Bai Hua dengan kaku.

​"Jenderal Zhao! Panggil Tabib Tua di gerbang belakang sekarang juga!" perintah Bai Hua. "Dan tangkap Permaisuri! Mereka yang membantu Kaisar Palsu itu naik tahta! Jangan biarkan mereka mendekati sumur istana!"

​Bai Hua merasakan dadanya mulai membeku. Efek racun ini sekarang mulai "mengkristal". Jika mereka tidak mendapatkan penawar dalam satu jam ke depan, jantung mereka akan berhenti berdetak secara permanen.

​Tiba-tiba, dari arah belakang singgasana yang hancur, sesosok bayangan melesat. Itu adalah Permaisuri. Ia tidak melarikan diri, melainkan membawa sebuah botol kecil berisi cairan hitam pekat.

​"Jika aku harus kalah, maka garis keturunan suamiku yang asli harus musnah bersamaku!" jerit Permaisuri gila. Ia melemparkan botol itu ke arah Wan Long dan Bai Hua.

​Botol itu pecah di lantai, namun bukan racun yang keluar, melainkan gas pemicu yang mempercepat kerja racun Lian-Xin.

​"Ugh!" Bai Hua terbatuk darah hitam. Pandangannya mulai kabur. Di sisa kesadarannya, ia melihat Wan Long yang berusaha bangkit untuk melindunginya dari Permaisuri yang kini menghunus belati.

​"Di dunia ini atau di dunia lama..." gumam Wan Long, berdiri dengan gemetar di depan Bai Hua, "aku tidak akan membiarkanmu mati sebelum aku."

***

Happy Reading ❤️

Jangan lupa like, komen, ikuti penulis noveltoon ANWi, vote(kalo ada) dan rate 5 , terimakasih❤️

1
Erna Masliana
iya ih dari episode awal disuguhi ketegangan.. sampe bacanya harus jeda jeda ngatur emosi
Erna Masliana
kenapa tidak langsung kasih racun aja tuh permaisuri dan pangeran jahat dikit dikit juga gapapa
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣 padahal udah nyelametin loh malah dicubit
Erna Masliana
bagus 🤣🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
ini yang mati bersama y.. ikutan ke dunia kolosal
Erna Masliana
kenapa gak bales cambuk dulu
Nia Risma
hemm pertolongan tak sengaja membuat benang merah di antara mereka sampe ajal menjemput pun tetap bersama,
Nia Risma
cie,,udah ada benih kekhawatiran yang menuju posesif ni ya🤣🤣🤭
Nia Risma
karena tahta pada jdi gila,,
Nia Risma
awalnya saling hina,akhirnya jatuh cinta🤭🤭

emang dasar pasangan suami istri sableng kalian ini🤣🤣
Nia Risma
loh katnya suruh nyampein pesan,,ngapa di kriim ke neraka dulu
Nia Risma
musuhku adalah suamiku,,
cieeeeee🤣🤣
Nia Risma
mampir AQ thor,,,
seru juga ceritanya
hanim ahmad
di mana logikanya thor hanya duduk atas kerusi roda..membantai pembunuh elit
Atoen Bumz Bums
👍
Atoen Bumz Bums
gt sadar langsung kenak cambuk 🤦
tinie
fz yaa
memang dulu aku punya
namun karna kebijakan negara lain yang tidak mengijinkan fz ada
jadi saya hanya punya nt
tinie
sebenarnya siapa pemilik tahta kaisar ini
kenapa sang kaisar tua sangat ketakutan
jika anaknya yang idiot telah sembuhnya 🤔🤔🤔🤔
tinie
ini BPK macam apa🤣🤣
tinie
main petak umpet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!