NovelToon NovelToon
Dinikahi Duda Perjaka

Dinikahi Duda Perjaka

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / CEO / Cinta setelah menikah / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Duda
Popularitas:25.2k
Nilai: 5
Nama Author: Lidya Amalia

Hari yang seharusnya menjadi hari yang paling bahagia, tapi nyatanya tidak.
Hari yang seharusnya berganti status menjadi seorang istri dari lelaki bernama Danish, kini malah berganti menjadi istri dari lelaki bernama Reynan, tetangga barunya. Yang katanya Duda.
Dia adalah Qistina Zara, bagaimana kisahnya? kemana Danish? kenapa malah menjadi istri dari lelaki yang baru dikenalnya?
yuk, ikuti kisah Zara di sini😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lidya Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gol

Zara mematung, ia masih mencerna dengan apa yang dikata Reynan.

Namun … Reynan tidak membiarkan Zara terlalu lama dengan pikirannya.

Lekas ia kembali memagut bibir Zara, ia isap ia emut, dengan penuh tuntutan.

Tangannya tidak diam, ia mengelus, mengusap, meremas, semua benda yang bisa ia gapai.

Napas Zara memburu, wajahnya merah, badannya terasa panas, otaknya merasa ini ada kesalahan. Namun berbanding terbalik dengan tubuhnya yang ingin segera dituntaskan.

“Aku mau kamu, boleh?” tanya Reynan lagi dengan suara serak dan napas berat.

Matan yang sayu menatap Zara dengan penuh harap.

Ingin Zara menggelengkan kepalanya. Namun tuntutan dari tubuhnya yang mendominasi, hingga anggukan yang Zara berikan.

Reynan tersenyum, dengan tergesa ia membuka semua kain yang menempel di badannya. Tidak lupa ia pun membaca doa.

Kini, ia membawa Zara pada pembaringan, ia mengecup dahi Zara cukup lama, dengan mata yang terpejam.

Begitu juga dengan Zara. Ia menikmati kecupan dari sang suami di dahinya.

Dalam hatinya, ia sudah pasrah. Dengan kesadaran penuh, ia akan memberikan mahkotanya yang selama ia jaga pada Reynan, suaminya.

Meski cinta belum sepenuhnya ada, tapi ia sadar, ini adalah bentuk kewajibannya sebagai seorang istri.

Zara pun berharap, semoga dengan ini, tangki cinta di antara mereka segera penuh.

“Lepaskan saja,” ucap Reynan, kala ia melihat Zara menggigit bibirnya. Seperti sedang menahan suara, supaya tidak lolos begitu saja dari mulutnya.

“Jangan ditahan, lepaskan saja.” Reynan kembali bicara, seraya ia memainkan bagian inti Zara.

Zara sudah tidak kuat menahannya. Suara itu pun lolos dari mulut Zara.

Reynan pun tersenyum puas.

Sungguh, Zara baru merasakan ada benda sesuatu yang lentur dan terasa hangat bermain di sana.

Sensai geli dan juga rasa yang baru pertama ia rasakan, membuat tubuhnya menggelinjang.

Di saat tubuhnya menuntut, ingin segera berada di puncak, dengan tega, Reynan memberhentikan permainan itu.

Reynan menatap pada Zara, begitupun dengan Zara. Nampak terlihat wajah Zara yang kecewa, dengan mata sayu dan penuh tuntut.

“Sabar,” ucap Reynan seraya mengecup bibir Zara, lalu dahinya.

“Aku mulai, ya. Kalo sakit, gigit aja tangan aku atau jambak rambutku,” ucap Reynan.

Zara hanya menganggukan kepalanya dengan pasrah.

***

Reynan mengecup punggung Zara. “Makasih, Za.”

“Hum …”

“Boleh balik sini?” tanya Reynan. Di mana saat ini Zara tengah membelakanginya.

Zara menggelengkan kepalanya.

“Kenapa?”

“Malu,” jawab Zara lirih.

Reynan tergelak. “Malu kenapa? Lagian, kenapa harus malu segala. Kita udah lihat dan udah rasain satu sama lain,” kata Reynan.

“Y-yya itu.” Zara menjawab dengan terbata.

“Udah … balik sini,” ucap Reynan, seraya membalikkan tubuh Zara dengan pelan.

Zara pun berbalik dengan menaikkan selimutnya sampai kepala.

“Kenapa di tutupi segala?” tanya Reynan lagi.

“Malu ih,” jawab Zara lagi.

Reynan kembali tergelak.

“Udah sini …” Reynan pun membuka selimut itu sampai leher Zara. “Cantik,” ucapnya, seraya menyelipkan anak rambut ke telinga Zara.

Zara memejamkan matanya, sungguh ia malu jika bertatap muka sedekat ini.

Apalagi tadi ia terus mengeluarkan suara-suara merdunya.

“Liat aku, Za.”

“Gak mau,” jawab Zara.

Reynan tersenyum simpul. Di bawah selimut, tangannya melingkar pada pinggang Zara yang masih polos.

Ya, hanya selimut yang menutupi tubuh polos keduanya.

Dengan nakal, Reynan kembali menggapai semua benda yang ada di Zara.

“Katanya mau ke Tangerang,” ucap Zara dengan suara berat.

“Nanti, sore aja. Aku masih suka main ini, ini, ini, ini, ini dan ini,” ucap Reynan seraya memegang semua benda itu.

“Lebih suka lagi, ini.” Kini tangannya sudah berada bagian inti Zara.

Wajah Zara memerah.

“basah,” ucap Reynan lirih.

Lekas Zara menutup wajahnya. Ia malu.

Reynan tergelak. “ini aku sengaja, aku juga mau lagi.”

***

Di tempat lain, ia tengah merasa kesal. Sudah menunggu lebih dari satu jam, tapi orang yang ditunggunya belum juga datang.

***

Semangatin aku dong, beberapa hari ini, aku lg kurang semangat😢

1
𝐈𝐬𝐭𝐲
mending cia keluar dri rumah, kan bisa ngekost biar ayahnya yg gak tau diri belajar bertanggung jawab sama istri barunya...
fatih faa
lanjut thor
Lidya Amalia: siap kk
total 1 replies
Sriati Rahmawati
Keysa biar nikah sama bpknya Reynan saja🤣🤣🤣🤣
Lidya Amalia: gak mau dia, Reza udah berumur😅
total 1 replies
Lidya Amalia
aduh jangan dong🤭
Dian Romadhon
Kalo ampe mau nikahin keysa beneran fix saya hengkang ya thor
fatih faa
semangat terus thor
Lidya Amalia: siap kk🥰
total 1 replies
fatih faa
lanjut Thor update sore
muna aprilia
lanjut
Titik Sofiah: awal yg menarik ya Thor moga konfliknya nggak trlalu berat
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!