NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:35.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Tiba-tiba

Setelah beberapa hari, Irena mulai merasa ada perbedaan dari Bisma. Pria itu seolah menghindar darinya, berbicara seperlunya dan itupun hanya urusan tentang pekerjaan. Meski tidak bicara, tapi Irena menyadari kalau Bisma sengaja menghindarinya. Irena berpikir mungkin ini karena kejadian makan malam waktu itu, dimana orang tuanya yang menanyakan tentang pernikahan mereka, tapi Irena tidak bisa menjawab.

Sore ini ketika pulang, Irena sengaja menghampiri Bisma di ruangannya. Irena butuh penjelasan kenapa Bisma harus menghindarinya.

"Mas, hari ini aku tidak bawa mobil. Boleh ikut sama Mas saja?"

"Tunggu sebentar, aku selesaikan ini dulu. Nanti kita pulang bareng"

Irena mengangguk, dia duduk di sofa yang ada di ruangan Bisma. Tadi pagi memang tidak membawa mobil sendiri karena di antar oleh Farel, Irena sedang tidak mood mengemudi sendiri. Irena membuka ponselnya sambil menunggu Bisma selesai.

Bisma menghampiri Irena ketika sudah selesai dengan pekerjaannya. Bisma menghela napas pelan, wajahnya menunjukan frustasi dan kebingungan.

"Ayo kita pulang"

Irena mendongak, mengalihkan pandangan dari layar ponselnya. Dia mengangguk dan segera berdiri. Menyelempangkan tasnya di bahu. Mereka keluar ruangan, Irena menatap Bisma yang menggandeng tangannya tapi tidak banyak bicara. Ingin bertanya ada apa yang terjadi pada pria itu, tapi Irena sedikit ragu. Setelah berada di dalam mobil pun, mereka tetap diam, tidak ada percakapan.

"Mas"

"Ren"

Keduanya memanggil secara bersamaan, Irena langsung menoleh. "Mas saja duluan, aku nanti saja"

Bisma mengangguk pelan, cengkraman pada kemudi semakin erat. Namun tetap fokus pada jalanan, meski dia sedang merasa ragu untuk mengungkapkan.

"Orang tuaku terus menekan untuk aku segera menikah, Ren. Tapi aku tahu kamu belum siap untuk itu"

Irena terdiam, kedua tangannya tiba-tiba saling bertaut erat di atas pangkuan. Sepertinya cara Bisma menghindarinya, karena dia bingung bagaimana mengungkapkan hal ini pada Irena yang sudah jelas mengatakan jika dia belum siap untuk menikah saat ini. Sementara Bisma mulai mendapatkan tekanan dari orang tuanya untuk segera menikah. Ini pasti membuatnya bimbang.

"Mas-"

"Aku tidak akan memaksa kok Ren, aku cukup mengerti jika kamu mungkin belum mau menikah. AKu juga sedang berusaha berbicara dan memberikan pengertian pada Ayah dan Ibu"

Irena mengangguk pelan, meski dia juga ikut memikirkan tentang ucapan Bisma sekarang. "Mas, maaf ya karena aku belum siap untuk melanjutkan hubungan ini ke lebih serius"

Mobil terhenti di depan halaman rumah, Bisma mengelus kepala Irena dan mengecup kepalanya dengan lembut. "Tidak papa, aku mengerti. Aku akan mencoba memberikan penjelasan pada Ayah dan Ibu"

Irena mengangguk pelan, merasa cukup lega karena setidaknya Bisma tidak memaksanya. "Mas mau masuk dulu? Makan malam disini saja"

Bisma melihat sebuah mobil mewah yang terparkir di halaman rumah Irena. "Sepertinya orang tua kamu ada tamu, itu mobil siapa?"

Irena menoleh dan baru melihat ada sebuah mobil mewah terparkir di depan rumahnya. Irena juga merasa bingung karena dia tidak mendengar orang tuanya bicara akan ada tamu hari ini.

"Aku tidak tahu, Ayah dan Ibu tidak mengatakan kalau akan ada tamu. Mas, mau ikut masuk saja?"

Bisma mengangguk, akhirnya dia ikut masuk ke rumah Irena. Dia juga penasaran tamu yang datang ke rumah kekasihnya ini siapa, melihat dari mobilnya bukanlah orang biasa.

"Sepertinya memang kedatangan tamu penting"

Irena mengangkat bahunya pelan. "Mungkin ya Mas, tapi siapa ya?"

Ketika masuk ke dalam rumah, tubuh Irena langsung membeku melihat dua orang pria yang duduk di sofa ruang tamu bersama Ayah. Melihat wajah Ayah yang juga terlihat bingung karena kedatangan tamu tak di undang kali ini.

"Eh Ren, kalian sudah pulang" ucap Ayah, menatap Irena dengan lekat seolah mengatakan jika dia bingung dengan tamu tak di undang ini. "Ayo sini duduk dulu"

Irena mengerjap pelan, dia bukan hanya sekadar bingung, tapi sudah begitu terkejut dengan kedatangan tamu ini. Apalagi dengan Bisma, dia melihat pria yang ditemuinya di rumah sakit saat Irena pingsan, melihatnya sekarang datang kesini, membuatnya bertanya-tanya. Untuk apa dia datang kesini?

"Ada apa Kak Andreas datang kesini?" tanya Irena, dia berdiri di samping Ayah.

Andreas menatap Irena, lalu beralih menatap pria yang sekarang duduk di samping Ayah. Tatapannya matanya menunjukan tidak suka melihat Bisma yang datang bersama dengan Irena.

"Kak, Ibu mau bicara dulu sebentar"

Suara Ibu membuat Irena langsung menoleh, dia berjalan mengikuti Ibu ke arah kamar. Ibu menutup pintu kamar dan mengajak anaknya berbicara berdua.

"Ada apa Bu?"

"Kak, kamu kenal siapa dua pria tadi? Mereka tiba-tiba datang dan mengatakan ingin melamar kamu"

"Hah?"

Irena bahkan tidak bisa menahan teriakannya karena begitu terkejut atas ucapan Ibu. Seketika sadar akan teriakannya, Irena langsung menutup mulut dengan tangannya. Sudah pasti teriakannya terdengar sampai ruang tamu, karena kamar ini bukanlah ruangan kedap suara.

"Bagaimana bisa Bu?"

"Makanya Ibu dan Ayah juga bingung. Apa kamu mengenalnya?"

Irena menggigit bibir bawahnya, bingung bagaimana caranya untuk menjelaskan pada Ibu. "Em Bu, sebenarnya Kak Andreas adalah cinta pertamaku saat kuliah dulu"

"Maksud kamu? Orang yang membuatmu sakit karena patah hati? Iya?"

Dengan memejamkan mata, Irena mengangguk. Dia juga tidak mungkin berbohong pada Ibu. Wajah Ibu berubah kesal.

"Kalau begitu, Ibu dan Ayah tidak akan menerima lamaran pria itu"

"Eh Bu, tunggu dulu" Irena menahan tangan Ibu yang sudah berbalik dan ingin pergi keluar kamar. "Memangnya dia benar-benar datang untuk melamarku? Ibu tidak bohong 'kan?"

"Iya Kak, datang tiba-tiba dan langsung mengatakan ingin menikahimu. Bagaimana Ibu dan Ayah tidak shock. Sementara kamu juga sedang berhubungan dengan Nak Bisma. Tapi mereka tetap ingin menunggu sampai kamu pulang"

Irena mengerutkan kening begitu dalam, merasa bingung kenapa Andreas tiba-tiba datang untuk melamarnya. Sebenarnya entah apa yang di inginkan pria itu.

"Berita putus dengan tunangannya saja baru minggu lalu tersebar, dan sekarang sudah ingin-"

"Apa? Jadi dia punya tunangan sebelumnya? Apa tunangannya yang dulu membuat dia menolak kamu mentah-mentah Kak?"

Irena terdiam dengan wajah masam, sepertinya sudah tidak bisa menutupi semuanya lagi.

Ibu menghembuskan napas kasar, wajahnya benar-benar kesal. Ibu keluar kamar, dan Irena pun mengejarnya.

"Kami tidak bisa menerima lamaran dari pria yang dulu menyakiti putri kamu!"

Deg...

Bersambung

Yang masih nabung bab gue panah online ya kalian.. 🔪🔪

1
Uba Muhammad Al-varo
kakak Author.....jaga selalu kesehatan jangan terlalu dipaksakan kakak, yang penting selalu rutin update,maaf🙏🙏🙏💪💪💪
Kar Genjreng
paham jomblonya meronta gara gara bikin adegan pengantin amboxing sepanjang malam hingga serangan fajar 😂pokonya kekepi terus dreas tu bini mu Jangan sampai lengah hua hua 🥰🥰
Dew666
👑👑👑👑👑
Kar Genjreng
terimakasih sudah update dua sampai ketemu besok ,,, Senang rasanya ya bisa berkumpul dan punya pasangan semau Bara Byan,,Bayu Davin Andreass lengkap sudah 😂👍
Kar Genjreng
lagi di pingin dreas aduh paling besok sudah ucap janji suci,,, Senang Andreas akrab dengan Ayahnya berharap tinggal satu rumah setelah menikah kasian
kan papa Andreas seorang diri pasti Irena
menerima dengan senang hati wanita tulus biasanya mau melakukan hal baik
tujuan nya baik pasti akan selalu di sayang
banyak orang,,,ga sabar papa Andreas gendong cucu menjaga nya dan teriak Irena anak mu nagis minta susu ,,, bagaimana bahagia nya papa Andreas ,,,ibu ayah di kelilingi banyak orang baik'
Uba Muhammad Al-varo
begitulah cinta kalau sudah memilih, semua yang dilihat terasa indah, sama yang dirasakan oleh Andreas ke Irena dan nggak disangka mama nya Andreas setelah sekian lama meninggalkan Andreas sekarang mendatanginya 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
haha cupu tetapi suhu bisa menaklukkan pria dingin dan tampak angkuh ternyata setelah dekat dan akan menjadi dan ibu untuk calon anaknya,, Pria itu sangat posesif dan sangat sangat menyayangi nya pokonya cinta nya harga mati tidak
akan kelain hati ❤️🌹🌹😂😂sweet banget si bikin n baper unyu unyu
Kar Genjreng
saking sakitnya di tinggal dalm keadaan terpuruk bersama ayah nya,,, sebagai mama yang seharusnya nya bisa untuk tempat pulng ternya pergi setelah perusahaan suaminya sedang di ambang kebangkrutan,,, apapun alasan nya sebagian anak anak Suami sangat terpukul sekarang setelah keadaan nya pulih kembali dan Anaknya makin dewasa'
seolah mengakui bahwa Ak lah ibu nya ,,,
ibu yang seperti apa ,,, tidak seperti keluarga calon mertua putramu hidupnya sederhana tidak punya harta berlimpah hanya cukup buat makan dan hidup sehari-hari tetapi sangat menyayangi putra dan putrinya hingga putramu selalu merebes matanya ketika melihat calon mertuanya menasehati anak anak nya dengan lemah lembut ,,,
Dew666
💎💎💎💎
Amie Layli
sangat menarik,selalu ditunggu up nya
Kar Genjreng
Bisma sama keponakan ku mau kalau
ak sudah mak 😂jadi ngalah deh buat yang masih jomblo 😁
Uba Muhammad Al-varo
semoga Bisma secepatnya mendapatkan jodohnya dan hidup bahagia
Uba Muhammad Al-varo
ibarat pepatah dokter Oliv ketiban durian jatuh🤔🤔🤔😉😉😏
Kar Genjreng
😁 kasian dokter Oliv lihat pertunjukan live
untung ga pingsan,,, aduh itulah para tuan tua sultan kalau sudah BUCIN mana ad yang bisa menggangu nya bisa senyap sekejap
Dew666
🍭🍭🍭🍭
Uba Muhammad Al-varo
Irena itulah buah dari kesabaranmu mencintai Andreas dengan tulus jadi dibalas Andreas juga dengan cinta tulus
Uba Muhammad Al-varo
happy holiday kakak Author, setelahnya hiburan membuat kakak Author banyak ide
Kar Genjreng
waduhhh iya dehhh liburan biar tambah semangat besok selamat menikmati perjalan nya selamat sampai tujuan kembali dengan selamat juga,,, happy weekend jelong jelong tu apa Kak author bahasa mana boleh tau kah
Kar Genjreng: 😂😂😂😂 ada ya bahasa alien
total 2 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
yaaahhhh padahal seru loohh thor tp cuma satuu,,,biar kapok tu orang yg pada nyinyrin si iren,,,blm tau aja siapa backingan irena ,,,tendang jauh ke planet baru tau rasa lu pada,,,🤭🤣🤣
Kar Genjreng
para wanita yang iri pura pura menyayangi kan pada memang bertanya tanya dan menghayal kenapa Irena si cupu ternyata suhu sudah di gariskan Allah maha adil pasti kalian suka zholim sama orang beda Irena dari masih sekolah' kerjaannya di bully kita harus percaya bahwa Allah itu adil dan kebetulan Irena anak baik dari keluarga sederhana dan baik Allah mboten
sare,,,Tuhan tidak tidur,,sudah kehilangan pekerjaan mana menanggung adek atau orang tua atau cicilan dan di tambah tidak bisa bekerja di kantor manapun di beklis
pada mimpi' apa semalam lihat Yumna istri Bos Gavin mantan suaminya kan jahat sekarang nasibnya di hotel prodeo,,,👍😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!