AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 29
Afi duduk termenung di balkon kamar nya , tatapan nya kosong , banyak yang ia pikir kan , masalah kuliah , belum lagi masalah Oma Jihan yang tak menyukai nya ,
" sayang "
Afi kaget dengan kehadiran Abi yang tiba-tiba , Abi memandang wajah kusut istrinya , " ngapain disini , ayo masuk aku bawain makan " kata Abi yang berdiri di ambang pintu balkon , sejujur nya Abi tau kenapa Afi tidak ingin ikut makan tadi , alasan nya adalah Oma ,
Abi tau , bahwa Afi sedang menghindari Oma nya , entah apa yang oma nya kata kan pada Afi , hingga wanita itu enggan untuk bertemu dengan Oma nya .
Afi bangun dari duduk nya , mengikuti langkah Abi yang masuk kedalam kamar , Afi bisa melihat di atas ranjang sudah ada Napan yang berisi sepiring Nasi disertai lauk nya dan juga air susu .
" duduk sayang " kata Abi menepuk ranjang menyuruh Afi duduk di samping nya .
tanpa membantah Afi langsung patuh dengan perintah Abi , Abi mengambil piring nasi dan menyerah kan nya pada Afi ,
" makasih mas Abi " jawab Afi lalu langsung menyuap kan nasi pemberian Abi ,
Abi memandang Afi yang sangat lahap makan , Abi mengelus Surai Afi " makan nya pelan-pelan sayang mas nggak akan ngerebut "kata Abi yang gemas dengan Afi
setelah Afi menyelesai kan makan nya Abi menyodor kan susu buatan nya pada Afi , Afi langsung menerima nya dan meneguk nya hingga habis . " makasih " kata Afi
" yaudah mas Abi bawa ini dulu kebawah "
" biar Afi aja mas , kan Afi yang makan " kata Afi merebut nampan di tangan Abi .
" yaudah , kalo gitu mas mau ke kamar mandi dulu " kata Abi
***
afi membawa piring kotor nya kedapur lalu mencuci nya , setelah nya Afi ingin kembali kekamar , namun ketika berbalik Afi berpas-pasan dengan Oma yang ingin mengambil air minum ,
" Oma " ucap Afi lirih ,
" saya ingin bicara sama kamu ," intonasi Oma lalu berbalik dan pergi dari sana , Afi menghela nafas kasar nya , lalu mengikuti langkah Oma Jihan , mereka berhenti di halaman belakang rumah tepat nya di kolam renang ,
Oma Jihan membalik kan badan nya , menatap Afi dengan serius " tinggal kan cucu saya , berapa pun yang kamu mau akan saya penuhi , asal kn kamu meninggal kan cucu saya " perkataan Oma Jihan membuat Afi mematung di tempat ,
Air mata yang sudah membendung di pelupuk mata nya menetes tanpa di minta , " apa semurahan , dan sehina itu Afi Dimata Oma ? " kata Afi dengan suara bergetar nya
" kamu itu tidak pantas bersanding dengan cucu saya , kamu hanya mengingin kan harta cucu saya bukan ? Jadi sebut kan berapa nominal yang kamu mau " kata Oma Jihan angkuh ,
Afi menatap Oma Jihan dengan tatapan tak percaya nya , semurahan itu kah harga diri nya , Afi menggepal kan tangan nya ,menahan emosi dalam diri nya .
" aku tidak semuraha itu , bahkan aku tidak memerlukan uang Oma , orang tua saya masih sanggup memberikan saya nafkah , "
" lancang kamu " teriak Oma , emosi mendengar jawaban Afi
" kenapa ? Oma fikir Afi bakalan takut sama Oma , ? " tanya Afi dengan tatapan remeh nya " kalu Oma berfikir begitu Oma salah , yang harus Oma ingat , kalau aku tidak akan meninggal kan mas Abi , kecuali mas Abi sendiri yang ingin Afi pergi " jawab Afi dengan lantang .
Plakkk.....
Afi mematung , pipinya memanas menerima tamparan dari Oma Jihan , bahkan sudut bibir ny sampai mengeluar kan darah , " murahan kamu " kata Oma Jihan marah
" iya , saya memang murahan , kenapa ada masalah dengan Oma , ini hidup saya jadi Oma tidak perlu terlalu ikut campur , " kata Afi menggebu -gebu entah keberanian dari mana yang iya dapat kan , " saya bebas menguras harta cucu anda , karna apa , karna saya berhak atas itu "
" benar apa yang dikata kan Andini , ternyata wanita yang dinikahin Abi , adalah wanita yang tidak punya sopan santun , "
Afi mencerna apa yang di kata kan Oma , jadi Oma membenci nya karna mendengar perkataan orang lain , " sopan santun itu tergantung lawan bicara nya , kalau lawan bicara seperti Oma , ! Seperti nya tidak perlu sopan santun " kata Afi dengan tatapan sinis nya .
" kurang ajar kamu "
" Oma ??? " teriakan seseorang menghentikan gerakan tangan Oma Jihan yang ingin menampar Afi kembali ....
BERSAMBUNG....
jangan lupa buat tinggali jejak nya ya !!! Biar author semangat up nya , salam hangat dari author.......