NovelToon NovelToon
Cinta Di Raga Baru

Cinta Di Raga Baru

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Erunisa

Nayla hidup dalam pernikahan penuh luka, suami tempramental, mertua galak, dan rumah yang tak pernah memberinya kehangatan. Hingga suatu malam, sebuah kecelakaan merenggut tubuhnya… namun tidak jiwanya.
Ketika Nayla membuka mata, ia terbangun di tubuh wanita lain, Arlena Wijaya, istri seorang pengusaha muda kaya raya. Rumah megah, kamar mewah, perhatian yang tulus… dan seorang suami bernama Davin Wijaya, pria hangat yang memperlakukannya seolah ia adalah dunia.

Davin mengira istrinya mengalami gegar otak setelah jatuh dari tangga, hingga tidak sadar bahwa “Arlena” kini adalah jiwa lain yang ketakutan.

Namun kejutan terbesar datang ketika Nayla mengetahui bahwa Arlena sudah memiliki seorang putra berusia empat tahun, Zavier anak manis yang langsung memanggilnya Mama dan mencuri hatinya sejak pandangan pertama.
Nayla bingung, haruskah tetap menjadi Arlena yang hidup penuh cinta, atau mencari jalan untuk kembali menjadi Nayla..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erunisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Dari dalam mobil, mata Nayla menangkap pemandangan yang membuat sudut bibirnya terangkat tipis. Edo berdiri di depan rumah kontrakan, rumah yang dulu Nayla sebut tempat pulang. Di sampingnya ada mantan ibu mertuanya, adik iparnya, dan beberapa kardus lusuh yang disusun seadanya.

"Mereka sedang diusir." kata Nayla lirih.

Nayla menatap tanpa emosi berlebih. Tidak ada amarah yang meledak-ledak, tidak juga tangis. Hanya keheningan yang terasa menenangkan.

"Jadi beginilah akhirnya." batin Nayla dengan tenang.

Orang-orang yang dulu Nayla anggap keluarga, yang Nayla bela mati-matian, justru menjadi sumber penderitaannya. Edo yang tempramental. Ibu mertua yang kejam. Keluarga yang menutup mata saat Nayla diperlakukan tidak manusiawi.

Kini, setelah Nayla mati, mereka bahkan tidak mampu mempertahankan atap di atas kepala.

Mobil berhenti tidak jauh dari tempat Edo. Nayla dalam tubuh Arlena, turun dengan langkah tenang. Sepatu hak yang tidak terlalu tinggi berbunyi pelan di atas aspal, kontras dengan wajah-wajah kusut di hadapannya.

Edo mengangkat kepala. Tatapan mereka bertemu.

Edo menegang, jelas mengenali wanita anggun di depannya. Bukan Nayla, tapi sorot matanya terlalu tajam, terlalu familiar.

“Kamu…” Edo menggantungkan kata-katanya.

Arlena tersenyum tipis. “Rumah ini sekarang milik saya. Waktu tenggang sudah habis.”

Nada suara Arlena dingin, tidak menyisakan ruang untuk tawar-menawar.

Mantan ibu mertua Nayla membuka mulut, hendak memprotes, tapi tatapan Arlena membuatnya mengurungkan niat. Tidak ada kelembutan di sana, hanya ketegasan yang tidak bisa digoyahkan.

Tidak jauh dari situ, janda sebelah rumah keluar dengan wajah pucat. Wanita yang selama ini menjadi duri dalam rumah tangga Nayla. Arlena melirik sekilas, cukup untuk membuat wanita itu menunduk ketakutan.

“Semua sudah selesai,” ucap Arlena singkat. “Silakan pergi.”

Tidak ada makian. Tidak ada penghinaan. Justru itu yang paling menyakitkan.

Edo mengepalkan tangan. Ia ingin marah, ingin meluapkan semua kekesalannya, tapi tidak punya apa-apa lagi untuk dipertahankan. Rumah itu bukan miliknya. Hidup yang dulu ia banggakan kini benar-benar hilang dari genggaman.

Saat mereka akhirnya pergi, Nayla menghela napas panjang.

Bukan napas dendam. Melainkan napas lega.

Nayla menatap rumah dihadapannya sekali lagi. Tempat penuh kenangan pahit yang akhirnya tertutup babaknya. Nayla tersenyum kecil, senyum kemenangan yang sunyi.

"Mereka mungkin tidak tahu siapa aku sekarang, mereka tahunya aku Arlena." batin Nayla pelan.

"Tapi aku tahu, aku telah membalaskan luka Nayla dengan tanganku sendiri." kata Nayla lagi.

Dan untuk pertama kalinya sejak ia terbangun di tubuh Arlena, Nayla merasa satu hal benar-benar selesai. Dan Nayla merasa lega.

Setelah mengurus Edo, Nayla memutuskan segera pulang ke rumah..

Masalah Edo telah selesai. Dendamnya terbayar. Yang tersisa hanyalah satu nama yang terus berputar di kepala Nayla, yaitu Rama. Ayah yang berbohong, ayah yang harus bertanggung jawab. Nayla mulai berpikir, setelah Rama, ia hanya perlu menjalani hidup sebagai Arlena dengan lebih hati-hati, menebus kesalahan masa lalu Arlena, lalu menemukan kedamaian. Nayla yakin akan segera menyelesaikan semuanya dengan cepat.

Dering ponsel milik Arlena membuyarkan lamunan Nayla, ternyata bukan panggilan yang pertama, nama yang sama muncul berulang, nomor tidak dikenal, pesan singkat yang membuat panik, lalu panggilan dari kantor Davin. Jantung Nayla berdegup tidak wajar. Baru saja Nayla merasa hidupnya akan segera tenang, tapi sepertinya Nayla salah.

Hingga akhirnya, satu pesan menghantamnya keras. Pesan yang berisi berita yang baru saja viral.

Arlena Pramudya atau lebih dikenal Arlena Wijaya dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dan pencucian uang.

Nayla terduduk. “Apa…?” suaranya nyaris tidak keluar.

Tangannya gemetar saat membaca detail singkat laporan itu. Angka-angka yang tertera membuat kepala Nayla berdenyut. Bukan jutaan. Bukan puluhan juta.

Melainkan jumlah yang bahkan tidak pernah Nayla bayangkan sepanjang hidupnya.

“Istri orang kaya,” bisik Nayla lirih, tidak percaya. “Tapi terlibat penipuan?” Nayla benar-benar tidak habis fikir.

Dunia Nayla seakan berputar. Selama ini ia mengira masalah Arlena hanya sebatas perselingkuhan dan Roy. Ternyata, itu hanya permukaan. Di bawahnya, ada lubang besar yang siap menelannya hidup-hidup.

"Pencucian uang. Penipuan investasi." Nayla kembali membaca judul berita.

Istilah-istilah yang dulu hanya Nayla dengar di berita, kini melekat pada namanya, pada tubuh yang ia tempati.

Nayla memeluk dirinya sendiri. Dada terasa sesak. "Ini bukan hidupku." teriak batin Nayla putus asa. "Kesalahan ini bukan aku yang buat." Nayla benar-benar tidak percaya tiba-tiba ada berita seperti ini.

Namun kenyataan tetap sama. Tubuh itu bernama Arlena. Dan kini, Arlena adalah tersangka.

Pintu kamar terbuka pelan. Davin masuk dengan wajah tegang, jauh berbeda dari biasanya. Tatapan pria itu penuh kekhawatiran, dan sesuatu yang lain, sesuatu yang Nayla takutkan.

“Arlena,” suara Davin rendah. “Kita perlu bicara.”

Nayla menelan ludah.

Untuk pertama kalinya sejak terbangun di tubuh Arlena, ia merasa benar-benar terpojok. Masalah ini terlalu besar. Terlalu gelap. Dan Nayla sadar satu hal yang membuat napasnya semakin berat, masalah Arlena jauh di luar nalar.

Dan kali ini, Nayla tidak tahu apakah cinta Davin cukup kuat untuk menyelamatkannya. Karena Nayla tahu ini masalah tidak main-main.

Air mata Arlena jatuh tanpa henti. Tubuhnya bergetar, bukan karena dingin, melainkan ketakutan yang menyesakkan dada. Nayla menunduk, jemarinya saling mencengkeram, seolah itu satu-satunya cara agar ia tidak runtuh sepenuhnya.

“Mas…” suara Nayla pecah. “Aku nggak tahu ini semua. Aku benar-benar nggak tahu.”

Kalimat itu keluar jujur, terlalu jujur. Karena memang Nayla tidak tahu apa pun tentang kehidupan Arlena sebelum jiwanya terperangkap di tubuh Arlena. Nayla hanya mewarisi nama, wajah, dan kini… dosa yang tidak Nayla pahami.

Davin berdiri beberapa langkah di depan Arlena.

Pria itu tampak bimbang. Wajahnya tegang, rahangnya mengeras, seolah sedang menahan badai emosi yang saling bertabrakan. Ada kecewa. Ada marah. Ada lelah.

Bukan soal uang, uang tidak lagi menjadi masalah bagi Davin. Tapi nama baik. Reputasi. Seluruh bisnis yang Davin bangun dengan kerja keras kini ikut disorot, diseret ke dalam lumpur yang bahkan bukan ulahnya.

“Arlena…” Davin menghela napas berat. “Masalah ini besar.”

Nada suara Davin tidak meninggi, justru itulah yang membuat Nayla semakin takut. Davin selalu tenang, dan ketenangan itu kini terasa seperti jarak yang tidak bisa Nayla jangkau.

“Semua asetku sekarang ikut diperiksa,” lanjut Davin lirih. “Padahal aku bersih. Tapi orang nggak peduli. Mereka hanya lihat… kamu istriku.”

Setiap kata itu menusuk.

Nayla ingin berteriak bahwa ini bukan dirinya. Bahwa Arlena yang lama mungkin telah membuat kesalahan fatal. Bahwa jiwanya adalah Nayla, perempuan miskin yang bahkan tidak paham cara kerja pencucian uang.

Tapi Nayla tidak bisa mengatakan apa pun.

Pintu kamar kembali terbuka kasar.

Kanaya masuk dengan tatapan dingin yang tidak lagi Kanaya sembunyikan. Sorot matanya menilai, menuduh, tanpa empati sedikit pun.

“Lucu ya,” ucap Kanaya sinis. “Begitu Kak Davin mulai bahagia, tiba-tiba masalah beginian muncul.”

Nayla mengangkat kepala, menatap Kanaya.

“Dari awal aku sudah curiga,” lanjut Kanaya tanpa ragu. “Perubahan sikapmu itu terlalu drastis. Sekarang jelas. Kamu cuma pura-pura baik karena mau nutupin masalah hukummu, kan?”

Kata-kata itu menghantam lebih keras daripada tamparan.

“Kanaya,” tegur Davin pelan, namun tegas.

Namun Kanaya tidak mundur. “Kak, aku cuma nggak mau kamu terus dibohongi. Jangan-jangan Arlena yang sekarang ini cuma topeng.”

Nayla menggigit bibirnya sampai terasa perih. Air mata kembali jatuh. Kali ini bukan hanya karena takut, tapi karena keputusasaan.

"Kalau saja aku bisa bilang yang sebenarnya.." batin Nayla hancur.

"Tapi kalau aku jujur… siapa yang akan percaya?" Nayla hanya bisa menangis.

Di kamar Arlena, kepercayaan menjadi barang paling rapuh. Dan Nayla sadar, untuk pertama kalinya, cinta Davin sedang diuji oleh sesuatu yang jauh lebih kejam daripada masa lalu, kebenaran yang tak bisa Nayla ungkapkan.

Suasana didalam kamar mencekam, Nayla yang terus menangis, Kanaya yang emosi, dan Davin kalut, Davin mengira setelah ini hidupnya akan bahagia, tapi ternyata, malah datang masalah yang begitu besar.

1
Yuni Anto
/Whimper/Thor mkasih update nya/Doubt/Thor Napa Nayla pingsan 🤩 apa lagi hamil muda y🥰 semangat terus un😍/Determined//Determined//Determined//Angry//Angry//Determined//Determined//Determined/💪💪💪💪 terus y Thor n sehatt selalu 🥰🥰🥰😍
Erunisa: di bikin hamil sekarang atau nanti aja yah kira-kira?/Shy/
total 1 replies
Yuni Anto
🥰KKA author 🥰 tersayang mkasih update nya 🥳🥳🥳🥰bulan ini di kasih update terbaru 2x🤩🤩🥳🥳🥰🥰🥰💪 semangat terus ya Thor 💪😍 sehat selalu Bwt kka/Determined//Angry//Determined//Angry/😍
Erunisa: terima kasih kaka, semoga kaka juga sehat
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
mantab Nayla
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Putra Satria
🥰wah my 🩷 Thor 🩷 cinta banyak 2 bwt kka🥰 mkasih update terbaru hari ini 💪💪💪 terus y
Yuni Anto
🥰 makasih 🥰 update terbaru nya 💪💪💪 terus y Thor 🥳🥳🥳🥳🥰
Yuni Anto
next Thor 🥰
kawaiko
Gemes deh!
Rizitos Bonitos
Plot yang rumit tapi berhasil diungkap dengan cerdas.
Re Creators
Wah seru banget!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!